Anda di halaman 1dari 3

1.

Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk

mencapai suatu tujuan . Contoh sistem yang dekat dengan kehidupan kita adalah :

Sistem dalam Tubuh Manusia


Sistem satu ini sangat dekat , bahkan menempel dan kita bawa kemana-mana setiap hari.
Sistem dalam tubuh manusia merupakan kerja dari gabungan beberapa organ atau
komponennya adalah organ tubuh . Sistem dalam tubuh manusia dibagi menjadi beberapa
, yaitu :
-

2.

Sistem ekskresi , pekerjaannya adalah mengatur mengenai pembuangan zat sisa yang
tidak lagi diperlukan oleh tubuh ,seperti keringat , urin , dan sebagainya.
Sistem koordinasi, bekerja untuk mengatur tanggapan terhadap lingkungan sekitar
mengatur gerak pada tubuh manusia .
Sistem Reproduksi , bekerja untuk mengatur mengenai perkembangbiakan manusia,
seperti pematangan sel telur dan sel sperma .
Sistem Pernafasan , bekerja mengatur proses pernafsan dalam tubuh,
Sistem Pencernaan, bekerja mengatur jalannya makanan yang telah masuk lewat
mulut dan pencernaannya atau penyerapan zat-zat berguna hingga pembuangan zat
sisanya .
Sistem Indra , bekerja mengatur pengenalan terhadap dunia di luar tubuh.

Seperti layaknya suatu sistem, komponen pemrosesan terdiri dari Input, Proses, , Output.

1.
2.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Input
Input dalam suatu proses transaksi adalah dokumen sumber yang dapat berupa formulir atau
bukti transaksi lainnya.Sebelum suatu transaksi diproses terlebih dahulu kita harus melakukan
pengumpulan data transaksi. Pengumpulan data-data transaksi ini tidak dapat dipisahkan dari
desain suatu formulir, sebab suatu formulir merupakan gambaran atau rekaman dari suatu
transaksi.
Tujuan dari formulir :
Formulir dibuat untuk meminta dilakukannya suatu tindakan.
Formulir digunakan untuk mencatat tindakan yang telah dilaksanakan.
Kegiatan yang berhubungan dengan penggunaan formulir biasa disebut sebagai Record
Management.
Pertimbangan dalam merancang formulir :
Menentukan kebutuhan formulir.
Merencanakan formulir yang akan dibuat.
Menentukan kuantitas kebutuhan formulir.
Mengawasi penggunaan formulir.
Menentukan jangka waktu penyimpanan dan pemusnahan.
Menentukan alat untuk meyortir dan menyimpan formulir.

Proses
Dalam sistem manual, proses disini terdiri dari kegiatan pemasukkan data transaksi kedalam
jurnal. Dalam sistem komputer, prosesnya dilakukan dengan memasukkan data kedalam file
transaksi.
Jenis jurnal :
Jika perusahaan masih dalam skala kecil, maka dapat digunakan jurnal umum, tapi jika
perusahaan mulai membesar dan aktivitas perusahaan bertambah, tidak dapat lagi digunakan
jurnal umum, harus digunakan jurnal khusus. Misalnya, Jurnal pembelian, jurnal penjualan,
jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas.
Langkah Perancangan Jurnal
1. Identifikasi karakteristik transaksi.
2.
Buat jurnal standar.
3.
Merancang jurnal (kolomnya) berdasarkan jurnal standar.
Keluaran( Output)
Terdapat berbagai macam jenis keluaran yang dihasilkan dari proses transaksi, antara lain :
Laporan keuangan, Laporan Operasional, Dokumen Pengiriman, faktur, dsb.
3. Mungkin, sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka
(open system) Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak
terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut

campur tangan dari pihak diluarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi
kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed
system (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem
yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan
dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Karena sistem
sifatnya terbuka dan terpengaruh oleh lingkungan luarnya, maka suatu sistem harus
mempunyai suatu sistem pengendalian yang baik. Sistem yang baik harus dirancang
sedemikian rupa, sehingga secara relatif tertutup karena sistem tertutup akan bekerja secara
otomatis dan terbuka hanya untuk pengaruh yang baik saja. Jadi sistem akuntansi mungkin
dijadikan sistem tertutup .
4. Tidak, karena Tujuan-tujuan ini saling berhubungan dari ketiga tujuan tersebut harus
dipertimbangkan pada waktu penyusunan suatu sistem informasi akuntansi, sehingga dapat
diharapkan tidak ada salah satu tujuan yang terlewatkan.