Anda di halaman 1dari 1

Menurut Almatsier S 2004 tentang prinsip dasar ilmu gizi .

Seng diabsorbsi di
duodenum dan usus halus proksimal. Di dalam lumen intestinal, seng dari diet
bercampur dengan seng dari sekresi pankreas dan hasil deskuamasi usus yang
mengandung seng. Setelah uptake oleh sel usus, seng melintasi permukaan
serosa dan secara aktif disekresikan ke dalam sirkulasi portal dimana kemudian
seng terikat dengan albumin. Mekanisme ini bersifat reversibel, dan juga terjadi
uptake seng portal oleh usus.
Menurut Dra.Eddy Sulistyowati,Apt.,M.S. 2010.Kecepatan absorbsi obat melalui
oral tergantung pada ketersediaan obat terhadap cairan biologik yang disebut
ketersediaan hayati. Urutan berkurangnya ketersediaan hayati dari bentuk obat
adalah larutan-suspensi oral-kapsul-tablet-tablet bersalut. Pemberian obat secara
peroral melalui jalur absorbsi obat melalui mulut masuk saluran intestinal
(lambung), penyerapan obat melalui membran mukosa pada lambung dan usus
sehingga memberikan efek sistemik
Mohrle, 1989 Tablet effervescent yaitu tablet berbuih dibuat dengan cara
kompresi granul yang mengandung garam effervescent atau bahan lain yang
mampu melepaskan gas ketika bercampur dengan air (Ansel, 1989). Keuntungan
tablet effervescent sebagai bentuk obat adalah kemungkinan pembentukan
larutan dalam waktu cepat dan mengandung dosis obat yang tepat. Kerugian
tablet effervescent adalah kesukaran menghasilkan produk yang stabil secara
kimia. Kelembaban udara selama pembuatan produk sudah dapat untuk
memulai reaksi effervescent. Selama reaksi berlangsung air yang dibebaskan
dari bikarbonat menyebabkan autokatalisis. Tablet effervescent dikemas secara
khusus dalam kantong lembaran alumunium kedap udara atau kemasan padat di
dalam tabung silinder dengan ruang udara yang minimum
Anief,1994 Sirup adalah merupakan larutan jernih brasa manis yang dapat
ditambahkan Gliserol, Sorbitol, Polialkohol yang lain dalam jumlah sedikit dengan
maksud untuk meningkatnya kelarutan obat dan menghalangi pembentukan
hablur sukrosa.
WHO,2007 Insiden yang pernah terjadi terdapat kontaminasi melibatkan dietilen
glikol, Menelan dietilen glikol sering menyebabkan kematian karena gagal ginjal.
Pada tahun 1996 Di Haiti, sekitar 100 anak meninggal setelah mengkonsumsi
sirup pediatric yang mengandung gliserol dan terkontaminasi dengan dietilen
glikol. Lebih lanjut insiden telah terjadi pada tahun 1998 di Gurgaon, India,