Anda di halaman 1dari 10

BAB II

LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Sistem
Pengertian sistem menurut Jogiyanto (2005), sistem
adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling

berhubungan,

berkumpul

bersama-sama

untuk

melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu


sasaran yang tertentu.
2.2. Konsep Dasar Informasi
2.2.1.
Pengertian Informasi
Menurut Jogiyanto (2005:8) Informasi adalah data yang
telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna
bagi penerimanya untuk mengambil keputusan masa kini
maupun masa yang akan datang.
Sumber dari informasi adalah
kenyataan

yang

menggambarkan

data.

Data

adalah

kejadian-kejadian

dan

kesatuan nyata.Informasi diperoleh setelah data-data mentah


diproses atau diolah.
2.2.2.

Kualitas Informasi
Kualitas informasi menurut Jogiyanto (2005), kualitas

dari suatu informasi tergantung dari tiga hal:


1. Akurat (Accurate)
Berarti informasi

harus

bebas

dari

kesalahan-

kesalahan da tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga


berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
2. Tepat Waktu (Timeliness)
Berarti informasi yang dating pada penerima tidak
boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan
mempunyai

nilai

lagi.

Karena

informasi

landasan didalam pengambilan keputusan.


3. Relevan (Relevance)

merupakan

Berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk


pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang
satu dengan yang lain berbeda.

10

10

2.2.3.

Nilai Informasi
Nilai dari Informasi ditentukan dari dua hal, yaitu

manfaat

dan

biaya

mendapatkannya.

Suatu

informasi

dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan


dengan biaya mendapatkannya (Jogiyanto, 2005).
2.3. Konsep Dasar Sistem Informasi
Sistem informasi didefinisikan Robert A. Leitch dan K.
Roscoe Davis dalam buku karangan Jogiyanto HM, 2005
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu
organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan
kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
2.4. Teori Tentang Permasalahan
2.4.1.
Pengertian Pengelolaan
Pengelolaan adalah proses, cara, perbuatan mengelola, melakukan
kegiatan tertentu dengan menggerakkan tenaga orang lain yang membantu
merumuskan

kebijaksanaan

dan

tujuan

organisasi

dan

memberikan

pengawasan pada semua hal yang terlibat dalam pelaksanaan kebijaksanaan


dan pencapaian tujuan (KBBI Online, 2015).
2.4.2.

Pengertian Promosi
Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan

produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli
atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor
mengharapkan kenaikannya angka penjualan (Wikipedia).
2.4.3.

Pengertian Katalog Digital


Katalog digital adalah sebuah dokumen digital yang dibuat untuk

memudahkan calon pelanggan mempelajari sebuah produk atau layanan


secara interaktif. Katalog digital juga merupakan media promosi untuk suatu

11

produk yang berbasis multimedia. Pada kata ios digital, informasi dari suatu
produk akan lebih lengkap karena dilengkapi dengan simulasi produk tiga
dimensi dan virtual reality, sehingga informasi suatu produk lebih interaktif,
menarik, lebih lengkap dan lebih akurat. Katalog digital dikembangkan
sebagai alat untuk iklan dan penjualan online, dan memungkinkan sejumlah
besar orang untuk mendapatkan akses kepada perusahaan mereka. Catalog
digital merupakan bagian dari komunikasi pemasaran (Wikipedia, 2014).
2.5.1 Flow Of Document(FOD)
Flow Of Document (FOD) merupakan Bagan yang menunjukkan
aruspekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urutanurutandari prosedur-prosedur yang ada didalam sistem, bagan alur
digambarkandengan menggunakan simbol-simbol yang tampak)sebagai
berikut :
Tabel 2.1 Simbol Flow Of Document
No

Gambar

Nama

Keterangan

1.

Dokumen

2.

Kegiatan

Menunjukkan dokumen input dan


output baik untuk proses manual
atau
komputer.
Menunjukkan pekerjaan manual.

manual
3.

proses

Menunjukkan kegiatan proses dari


operasi komputer.

4.

arsip

Menunjukkan simpanan dokumen


atau arsip

5.

arus

Menunjukkan arus dari proses.

6.

penghubung

Menunjukkan penghubung
kehalaman yang masih sama atau
kehalaman lain.
Sumber : Jogiyanto (1989, h:796-799)

(bersambung)
(bersambung)

12

2.5.2 Unifed Modelling Language (UML)


Menurut Nugroho (2010:6) UML (Unified Modeling Language)
adalah bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang
berparadigma (berorientasi objek).
2.5.2 Diagram Grafis UML
a. Use Case Diagram
Diagram Use Case atau Use Case Diagram menyajikan interaksi
antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat untuk
mengetahui fungsi apa saja ada di dalam sebuah sitem informasi dn siapa saja
yang berhak menggunakan funsi-fungsi itu.(Rosa A.S dan M. Shalahuddin,
2011).
Tabel 2.2 Notasi UML Use Case Diagram
No
1.

Simbol

Nama
Use Case

2.

Actor

3.

Association

4.

Extend
<<extends>>

5.

6. 2.2 Lanjutan
Tabel
<<include>>
Bersambun
g

Generalization

Include

Keterangan
Menggambarkan
fungsionalitas sistem atau
persyaratan-persyaratan yang
harus dipenuhi sistem dari
pandangan pemakai
Menspesifikasikan himpuan
peran
yang
pengguna
mainkan ketika berinteraksi
dengan use case.
Menunjukkan
komunikasi
antara actor dan use case
Kelakuan
yang
hanya
berjalan dibawah kondisi
tertentu.
Disebut juga inheritance
(pewarisan),
digunakan
ketika ada dua atau lebih
actor
use
case
yang
mempunyai kesamaan
Kelakuan
yang
harus
terpenuhi agar sebuah event
dapat terjadi, dimana pada

13

kondisi ini sebuah use case


adalah bagian dari use case
lainnya.
Sumber : Rosa A.S dan M. Shalahuddin (2011)
b. Class Diagram
Diagram kelasatau Class Diagram menunjukkan interaksi antar kelas
dalam sitem. Kelas adalah sebuah kategori yang membungkus informasi dan
perilaku. Diagram kelas di gunakan untuk menampilkan kelas-kelas atau
paket-paket di dalam system dan relasi antar mereka.(Rosa A.S dan M.
Shalahuddin, 2011).
Tabel 2.3 Notasi UML Class Diagram
No
1.

Gambar

Nama
Class

2.

Interface

3.

Association

4.

Directed
Association

5.
Generalization
Tabel 2.3
<<extend>>
Lanjutan
6.
Bersambung
NewClass4
8.

Dependency

NewClass5
Aggregation

Keterangan
Merupakan kumpulan obyek
yang memiliki atribut dan
operasi yang sama atau
mengabstrakkan
elemenelemen yang sedang dibangun
Kumpulan operasi tanpa
implementasi dari suatu class.
Menjelaskan hubungan dua
atau lebih obyek yang saling
terkait.
Relasi antar kelas dengan
makna kelas yang satu
digunakan oleh kelas yang
lain, asosiasi biasanya juga
disertai dengan multiplicity
Hubungan spesialisasi dimana
objek dari elemen khusus
(anak) merupakan pengganti
untuk objek elemen umum
(induk).
Menunjukkan bahwa sebuah
kelas tergantung pada kelas
yang lain
Menunjukkan relasi antara

14

keseluruhan
bagian
Sumber : Rosa A.S dan M. Shalahuddin (2011)

dengan

c. Sequence Diagram
Sequence Diagram digunakan untuk menunjukkan aliran fungsional
dalam use case. (Rosa A.S dan M. Shalahuddin, 2011)
Tabel 2.4 Notasi UML Sequence Diagram
No
1.

Gambar

Nama
Actor

nama aktor

2.

Menggambarkan segala pengguna


software aplikasi (sistem). Aktor
juga dapat berinteraksi dengan
objek
Lifeline
/ Lifeline menandakan keberadaan
sebuah object dalam basis waktu
garis hidup

3.

Object

4.

Focus of
Control

5.

6.

Keterangan

Merupakan entitas-entitas yang


dipengaruhi aliran kerja.
Menjelaskan dimana suatu obyek
menampilkan aksi

Komunikasi
antara
dua
object/intances yang merupakan
Message
informasi
yang
selanjutnya
merupakan kegiatan/action yang
akan dilakukan.
Reflexive
Komunikasi yang merupakan
informasi yang dilakukan oleh
Message
object itu sendiri, dapat diartikan
rangsangan object itusendiri.
Sumber : Rosa A.S danM,Shalahuddin (2011)

d. Activity Diagram
Activity Diagram atau diagram aktivitas menggambarkan workflow
(aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Dapat juga
digunakan untuk menggambarkan aliran kejadian (flow of events) dalam use
case. (Rosa A.S dan M,Shalahuddin, 2011)

15

Tabel 2.5 Notasi UML Activity Diagram


No
1.

Gambar

Nama
Initialstate

Keterangan
Menunjukkan awal aliran
kerja.
2.
Activity
Menggambarkan
aktivitas
yang ada.
3.
Decision
Untuk
menggambarkan
behaviour
pada
kondisi
tertentu.
4.
Penggabungan / Asosiasi
penggabungan
join
dimana lebih dari satu
aktivitas digabungkan menjadi
satu
5.
Status akhir / Menunjukkan akhir aliran
Finalstate
kerja.
6.
Swimlane
Menjelaskan
siapa
yang
bertanggung jawab terhadap
aktivitas yang terjadi dalam
suatu diagram
Sumber : Rosa A.S dan M. Shalahuddin (2011)
e. Statechart Diagram
Statechart Diagram atau Diagram Statechart menyediakan sebuah
cara untuk memodelkan bermacam-macam keadaan yang mungkin di alami
oleh sebuah obyek. Jika dalam diagram kelas menunjukkan gambaran statis
kelas-kelas dan relasinya, diagram statechart digunakan untuk memodelkan
tingkah laku dinamik sistem. (Rosa A.S dan M,Shalahuddin, 2011).

Tabel 2.6 Notasi UML Statechart Diagram


N
o
1.

Simbol

Nama

Keterangan

Start state

Start adalah state atau keadaan


awal pada saat sistem mulai hidup

16

2.

3.

End State

End atau final state adalah state


keadaan akhir dari daur hidup
suatu system

Transition

Menunjukkan sebuah pergerakkan


dari satu state ke state yang lain

State

State adalah menjelaskan kondisi


yang mungkin dialami oleh suatu
obyek

Selftransition

Tidak merubah state (bergerak


balik ke state itu sendiri)

4.

5.

Sumber : Rosa A.S dan M. Shalahuddin (2011)


2.6 Entity Relationship Diagram (ERD)
Menurut Al-Bahra bin Ladjamuddin (2005:142) ERD adalah suatu
model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem
secara abstrak.
Tabel2.5Notasi-notasisimbolikdalamERD
Simbol

1N

Keterangan
persegi panjang, menyatakan himpunanan entitas
Lingkaran (Ellips), menyatakan atribut (yang
berfungsi sebagai key digaris bawahi).
Belah ketupat (diamond), menyatakan himpunan
relasi
Garis (link), sebagai penghubung
Kardinalitas relasi, N relasi banyak (many), 1
relasi satu (one)

Tahapanpembuatan ER-Diagram
1. Identifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas.
2. Menentukan atribut key dari masing-masing himpunan entitas.
3. Identifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi di antara himpunan
entitas tang ada beserta kunci tamunya(foreign key).
4. Menentukan derajat relasi untuk setiap himpunan relasi.
5. Melengkapi himpunan relasi dengan atribut-atribut deskriptif.

17

2.7 SQL ((Structured Query Language)


Pemrograman database dengan SQL ( Structured Query Language)
adalah bahasa standart untuk melakukan berbagai operasi data pada database,
diantaranya mendefinisikan tabel, menampilkan data dengan criteria tertentu,
menambahkan data hingga menghapus data tertentu.
SQL terdiri dari tiga komponen yaitu :
1. Data Definition Language (DDL) digunakan untuk mendefinisikan data
dengan perintah :Create, Drop, Altel.
2. Data Manipulasi Language (DML) digunakan untuk memanipulasi data
dengan perintah :Select, Insert, Update, Delete. Data manipulation language
merupakan bagian terpadu bahasa SQL. Perintah-perintahnya bias dibuat
secara interaktif atau ditempelkan pada sebuah program aplikasi.
3. Data Control Language (DCL) digunakan untuk mengontrol hak para
pemakai dengan perintah :Grant, Revoke.