Anda di halaman 1dari 1

Berdasarkan kasus yang diperoleh, dapat disimpulkan penyelesaian kasus

menggunakan prinsip benefience. Disini, didasarkan pada


Studi kasus ini melibatkan sebuah keputusan apakah akan mengungkapkan
informasi rahasia (bahwa James tidak mengambil regimen pengobatan
antiseizure) ke pihak lain. Pengungkapan informasi tanpa izin pasien sangat
berkaitan dengan hak dan kewenangan pasien. Terserah James untuk
memutuskan informasi apa yang disampaikan kepada pihak lainnya tentang
terapinya. Argumen untuk melanggar kerahasiaan dalam situasi ini adalah pada
prinsip beneficence (bertindak untuk kepentingan terbaik James dengan
mencegah dia terluka dalam kecelakaan mobil). Pada kenyataannya Anda
mungkin akan dibenarkan dalam memecahkan rahasia dengan menerapkan
kewajiban untuk melindungi orang yang tidak bersalah (misalnya, mereka
mempunyai potensi terluka dalam kecelakaan mobil). Namun, keputusan untuk
menginformasikan kepada orang tua dan polisi akan dapat memecahkan
rahasia dan HIPAA. Dengan demikian, Anda mungkin tidak ingin mendekati
orang-orang ini. Salah satu pendekatan untuk menekan James adalah
mendiskusikan situasi ini dengan orang tuanya sehingga mereka dapat berperan
dalam proses yang kompleks. Motivasi ini didasarkan atas keinginan Anda untuk
membantu James dengan pengobatannya. Informasi dari dokter James umumnya
tidak akan dianggap sebagai pelanggaran rahasia, karena pengobatan dimulai
dari dokter dan informasi medis sah dapat dibagi dengan kalangan praktisi
kesehatan lain yang terlibat dalam perawatan pasien. Mungkin dokter James dan
Anda bisa mendiskusikan bagaimana pendekatan James dan orang tuanya
tentang masalah penting ini.