Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN INSTRUMENTASI KENDALI

Disusun Oleh :
Ilham Habibi

(131910101012)

Agung Budi Cahyono


Fiqih Muhammad
Ahmad Zainuri
Puji Kristianto
Muhammad kurniawan
Akbar Eka Presetya

(131910101025)
(131910101042)
(131910101054)
(131910101087)
(131910101099)
(131910101103)

PROGRAM STUDI STRATA 1 TEKNIK


JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS JEMBER
2016

LAPORAN PRAKTIKUM INSTRUMENTASI KENDALI

1. Menghitung Nilai Hambatan


1.1 Alat dan Bahan
1.1.1 Alat
a) Multimeter analog
b) Project board
c) Adaptor 0.5 A
d) Kabel engkel
e) Solder
f) Timah
1.1.2 Bahan
a) Resistor warna hijau,coklat, merah , emas
b) Resistor warna merah,ungu, merah, emas

(R1)
(R2)

c) Resistor warna coklat, abu-abu, coklat, emas (R3)


d) Resistor warna coklat, merah, jingga, emas

(R4)

1.2 Langkah Kerja


1.2.1 Rangkaian Resistor Secara Seri
a) Ambil Toolbox yang di dalamnya berisi solder, timah, obeng, tang potong,
tang cucut, multimeter analog, adaptor 0.5 A, kotak komponen yang berisi
resistor, kawat, kabel engkel, project board, PCB berlobang, PCB yang sudah
jadi.
b) Mengambil 4 resistor, kemudian hitung berapa hambatan dan toleransinya.
c) Merangkai resistor yang sudah di ambil ke project board secara seri.
d) Ukur rangkain yang sudah di buat di project board menggunakan multimeter
atau avometer.
e) Baca hasil pengukuran hambatan (ohm) yang di tunjukkan oleh Multimer.
f) Cocokkan hasil pengukuran yang di tunjukkan oleh multimer dengan hasil
pengukuran yang di lakukan dengan menghitung nilai-nilai warna yang ada di
resistor.
g) Lakukan percobaan ini selama 4 kali dengan merangkai R1 dan R2 , R2 dan
R3 , R1 dan R3 , R2 dan R4.

1.2.2 Rangkaian Resistor Secara Paralel


a)

Ambil Toolbox yang di dalamnya berisi solder, timah, obeng, tang potong,
tang cucut, multimeter analog, adaptor 0.5 A, kotak komponen yang berisi
resistor, kawat, kabel engkel, project board, PCB berlobang, PCB yang
sudah jadi.

b) Mengambil 4 resistor, kemudian hitung berapa hambatan dan toleransinya.


c) Merangkai resistor yang sudah di ambil ke project board secara seri.
d) Ukur rangkain yang sudah di buat di project board menggunakan multimeter
atau avometer.
e) Baca hasil pengukuran hambatan (ohm) yang di tunjukkan oleh Multimer.
f) Cocokkan hasil pengukuran yang di tunjukkan oleh multimer dengan hasil
pengukuran yang di lakukan dengan menghitung nilai-nilai warna yang ada
di resistor.
g) Lakukan percobaan ini selama 4 kali dengan merangkai R1 dan R2 , R2 dan
R3 , R1 dan R3 , R2 dan R4.
1.3 Perhitungan
1.3.1 Data Percobaan
No

Warna

Nilai (ohm)

Hasil Pengukuran (ohm)

1.

Hijau, Coklat, Merah, Emas

5100

5000

2.

Merah, Ungu, Merah, Emas

2700

2700

3.

Coklat, Abu-Abu, Coklat,


Emas

180

180

4.

Coklat, Merah, Jingga, Emas

12000

12500

1.3.2 Perhitungan Seri


1.

Nilai perhitungan = 7800 ohm dan hasil pengukuran = 7700 ohm


2.

Nilai perhitungan = 2880 ohm dan hasil pengukuran = 2700 ohm


3.

Nilai perhitungan = 14700 ohm dan hasil pengukuran = 15500 ohm

4.

Nilai perhitungan = 17100 ohm dan hasil pengukuran = 18000 ohm


1.3.3 Perhitungan Pararel
1.

Nilai perhitungan = 1765,4 ohm dan hasil pengukuran = 1800 ohm


2.

Nilai perhitungan = 168,75 ohm dan hasil pengukuran = 120 ohm

3.

Nilai perhitungan = 2204,08 ohm dan hasil pengukuran = 2400 ohm


4.

Nilai perhitungan = 3578,94 ohm dan hasil pengukuran = 3500 ohm

2. Menghitung Nilai Tegangan


2.1 Alat dan Bahan
2.1.1 Alat
a) Multimeter analog
b) Project board
c) Adaptor 0.5 A
d) Kabel engkel
e) Solder
f) Timah

2.1.2 Bahan
a) Resistor warna hijau,coklat, merah , emas

(R1)

b) Resistor warna merah,ungu, merah, emas

(R2)

c) Resistor warna coklat, abu-abu, coklat, emas (R3)


d) Resistor warna coklat, merah, jingga, emas

(R4)

2.2 Langkah Kerja


2.2.1 Rangkaian Resistor Secara Seri
a) Ambil Toolbox yang di dalamnya berisi solder, timah, obeng, tang potong,
tang cucut, multimeter analog, adaptor 0.5 A, kotak komponen yang berisi
resistor, kawat, kabel engkel, project board, PCB berlobang, PCB yang sudah
jadi.
b) Mengambil 4 resistor.
c) Merangkai resistor yang sudah di ambil ke project board secara seri.
d) Reset multimeter sampai menunjukkan nilai 0.
e) Tegangan yang terukur yaitu 8.5V.
f) Ukur rangkain yang sudah di buat di project board menggunakan multimeter
atau avometer.
g) Baca hasil pengukuran tegangan (Volt) yang di tunjukkan oleh Multimer.
h) Cocokkan hasil pengukuran yang di tunjukkan oleh multimer dengan tegangan
terukur yang menjadi patokan yaitu 8.5 v. Hasil pengukuran yang di lakukan
dengan menentukan dulu nilai Ampere.
i) Lakukan percobaan ini selama 2 kali dengan merangkai R1 dan R2 , R2 dan
R3.
2.2.2 Rangkaian Resistor Secara Paralel
a) Ambil Toolbox yang di dalamnya berisi solder, timah, obeng, tang potong,
tang cucut, multimeter analog, adaptor 0.5 A, kotak komponen yang berisi
resistor, kawat, kabel engkel, project board, PCB berlobang, PCB yang sudah
jadi.
b) Mengambil 4 resistor.
c) Ukur nilai ampere yang di tunjukkan oleh multimeter karena rangkain yang di
buat parallel, maka tegangan sama dan yang berbeda nilai amperenya,
sehingga yang menjadi patokan yaitu nilai nilai arusnya (Ampere).
d) Merangkai resistor yang sudah di ambil ke project board secara parallel.

e) Ukur nilai tegangan rangkain yang sudah di buat di project board


menggunakan multimeter atau avometer.
f) Baca hasil pengukuran tegangan (Volt) dan arus (Ampere) yang di tunjukkan
oleh Multimer.
j) Bandingkan hasil pengukuran yang di tunjukkan oleh multimer dengan arus
terukur yang menjadi patokan.
2.3 Perhitungan
2.3.1 Data Percobaan Seri
No

Warna

Hambatan (ohm)

Tegangan (volt)

1.

Hijau, Coklat, Merah, Emas

5100

4,8

2.

Merah, Ungu, Merah, Emas

2700

2,4

2.3.2 Data Percobaan Paralel


No

Warna

Hambatan (ohm)

Kuat Arus(miliampere)

1.

Hijau, Coklat, Merah, Emas

5100

1,48

2.

Merah, Ungu, Merah, Emas

2700

2,8

2.3.3 Perhitungan Seri

Vtotal hasil pengukuran adalah 7,6 volt dan Vtotal hasil perhitungan adalah V1 + V2 =
4,8 + 2,4 = 7,2 Volt.

2.3.4 Perhitungan paralel

Itotal hasil percobaan adalah 5,5 mA dan Itotal hasil perhitungan adalah I 1 + I2 = 1,48 +
2,8 = 4,28 mA
3. Mikrokontroler
3.1 Alat dan Bahan
a)

ATmega8 yang sudah jadi dan sudah di rangkai dan di lengkapi lampu

b) Software Code Vision VR (CVAVR)


c) Software extreme burner
d) Downloader
e) IC ( Miso,Mosi, Sck, Rst )
3.2 Langkah Kerja
a) Aktifkan atau buka program CVAVR yang sudah di install
b) Pilih Codewizard , untuk memilih chip yang di gunakan, disini di gunakan
ATmega8
c) Pilih Port D sebagai Ouput kemudian generate program, save and exitdan sn
simpan file dengan nama yang sama dalam format Compire Files (*c), Project
files (*prj) , CodeWizardAVR (*cwp)
d) Kemudian pada perinta while, tulis kode kode atau perintah yang ingin di
jalankan
e) Setelah itu di compile
dengan tujuan program yang sudah di
masukkan,dirubah menjadi bahasa mesin.
f) Sambungakan PCB yang sudah terhubung dengan downloader ke computer

g) Kemudian aktifkan aplikasi extreme burner, untuk dapat membaca program yang
udah di compile tadi menjadi bahasa mesin, yang bisa di lihat dari nyala lampu
yang akan menyala sesuai perintah yang telat di buat.
3.3 Data Hasil Percobaan
3.3.1 Data Hasil Percobaan Lampu Hidup Berjalan
Chip type
Program type

: ATmega8L
: Application

AVR Core Clock frequency: 1.000000 MHz


Memory model
External RAM size

: Small
:0

Data Stack size

: 256

*****************************************************/

#include <mega8.h>

// Declare your global variables


here unsigned int a;

unsigned int kali2(unsigned int angka)


{
angka = angka * 2;
return angka;
}

void kanan()
{
PORTD = 0b10000000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b01000000;

delay_ms(500);
PORTD = 0b00100000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00010000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00001000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00000100;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00000010;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00000001;
delay_ms(500);
}
void liplop()
{
PORTD = 0b11110000;
delay_ms(200); PORTD
= 0b00001111;
delay_ms(200);

}
void kiri()
{
PORTD = 0b00000001;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00000010;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00000100;

delay_ms(500);
PORTD = 0b00001000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00010000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00100000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b01000000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b10000000;
delay_ms(500);
}
void main(void)
{
/ Declare your local variables
here unsigned char a;
/ Input/Output Ports initialization
/ Port B initialization
/ Func7=In Func6=In
Func1=In Func0=In

Func5=In

Func4=In

Func3=In

Func2=In

/ State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T


PORTB=0x00;
DDRB=0x00;

/ Port C initialization
/ Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
/ State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTC=0x00;
DDRC=0x00;

/ Port D initialization
/ Func7=In Func6=In
Func1=In Func0=In

Func5=In

Func4=In

Func3=In

Func2=In

/ State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T


PORTD=0x00;
DDRD=0x00;

/ Timer/Counter 0 initialization
/ Clock source: System Clock
/ Clock value: Timer 0 Stopped
TCCR0=0x00;
TCNT0=0x00;

/ Timer/Counter 1 initialization
/ Clock source: System Clock
/ Clock value: Timer1 Stopped
/ Mode: Normal top=0xFFFF
/ OC1A output: Discon.
/ OC1B output: Discon.
/ Noise Canceler: Off
/ Input Capture on Falling Edge
/ Timer1 Overflow Interrupt: Off
/ Input Capture Interrupt: Off
/ Compare A Match Interrupt: Off
/ Compare B Match Interrupt:
Off TCCR1A=0x00;
TCCR1B=0x00;
TCNT1H=0x00;

TCNT1L=0x00;
ICR1H=0x00;
ICR1L=0x00;
OCR1AH=0x00;
OCR1AL=0x00;
OCR1BH=0x00;
OCR1BL=0x00;

/ Timer/Counter 2 initialization
/ Clock source: System Clock
/ Clock value: Timer2 Stopped
/ Mode: Normal top=0xFF
/ OC2 output:
Disconnected ASSR=0x00;
TCCR2=0x00;
TCNT2=0x00;
OCR2=0x00;

/ External Interrupt(s) initialization


/ INT0: Off
/ INT1: Off
MCUCR=0x00;

/ Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization


TIMSK=0x00;

/ USART initialization
/ USART disabled

UCSRB=0x00;

/ Analog Comparator initialization


/ Analog Comparator: Off
/ Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0x80;
SFIOR=0x00;

/ ADC initialization
/ ADC disabled
ADCSRA=0x00;

/ SPI initialization
/ SPI disabled
SPCR=0x00;

/ TWI initialization
/ TWI disabled
TWCR=0x00; a
= 1;

while (1)
{
/ Place your code here
kanan();
liplop();
liplop();
kanan();
liplop();

kiri();
PORTD = a;
a = kali2(a);
if (a > 0b10000000)
{
a = 1;
}
delay_ms(100);
}
}
3.3.2 Data Hasil Percobaan Lampu Kedip Bergantian 2 dan 4 Lampu

Chip type

: ATmega8L

Program type

: Application

AVR Core Clock frequency: 1.000000 MHz


Memory model
External RAM size

: Small
:0

Data Stack size

: 256

*****************************************************/

#include <mega8.h>
#include <delay.h>

// Declare your global variables here

void main(void)
{
// Declare your local variables here

unsigned char a;

/ Input/Output Ports initialization


/ Port B initialization
/ Func7=In Func6=In
Func1=In Func0=In

Func5=In

Func4=In

Func3=In

Func2=In

/ State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T


PORTB=0x00;
DDRB=0x00;

/ Port C initialization
/ Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
/ State6=P State5=P State4=P State3=P State2=P State1=P State0=P
PORTC=0x7F;
DDRC=0x00;

/ Port D initialization
/ Func7=Out Func6=Out Func5=Out Func4=Out Func3=Out Func2=Out
Func1=Out Func0=Out
/ State7=0 State6=0 State5=0 State4=0 State3=0 State2=0 State1=0 State0=0
PORTD=0x00;
DDRD=0xFF;

/ Timer/Counter 0 initialization
/ Clock source: System Clock
/ Clock value: Timer 0 Stopped
TCCR0=0x00;

TCNT0=0x00;

/ Timer/Counter 1 initialization
/ Clock source: System Clock
/ Clock value: Timer1 Stopped
/ Mode: Normal top=0xFFFF
/ OC1A output: Discon.
/ OC1B output: Discon.
/ Noise Canceler: Off
/ Input Capture on Falling Edge
/ Timer1 Overflow Interrupt: Off
/ Input Capture Interrupt: Off
/ Compare A Match Interrupt: Off

/ Compare B Match Interrupt:


Off TCCR1A=0x00;
TCCR1B=0x00;
TCNT1H=0x00;
TCNT1L=0x00;
ICR1H=0x00;
ICR1L=0x00;
OCR1AH=0x00;
OCR1AL=0x00;
OCR1BH=0x00;
OCR1BL=0x00;

/ Timer/Counter 2 initialization

/ Clock source: System Clock


/ Clock value: Timer2 Stopped
/ Mode: Normal top=0xFF
/ OC2 output:
Disconnected ASSR=0x00;
TCCR2=0x00;
TCNT2=0x00;
OCR2=0x00;

/ External Interrupt(s) initialization


/ INT0: Off
/ INT1: Off
MCUCR=0x00;

// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization


TIMSK=0x00;

/ USART initialization
/ USART disabled
UCSRB=0x00;

/ Analog Comparator initialization


/ Analog Comparator: Off
/ Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0x80;
SFIOR=0x00;

/ ADC initialization
/ ADC disabled
ADCSRA=0x00;

/ SPI initialization
/ SPI disabled
SPCR=0x00;

/ TWI initialization
/ TWI disabled
TWCR=0x00; a
= 0;

while (1)
{
/ Place

your

code

here if (PINC.5 == 0)
{
a = 2;
}
if (a==2)
{
PORTD = 0b11110000;
delay_ms(500);
PORTD = 0b00001111;
delay_ms(500);

}
if ( PINC.4 == 0 )
{
PORTD = 0;
a = 0;
}
if (PINC.3 == 0 )
{ a = 1;
}
if ( a == 1)
{
PORTD = 0b11001100;
delay_ms(100);
PORTD = 0b00110011;
delay_ms(100);
PORTD = 0b01010101;
delay_ms(100);
PORTD = 0b10101010;
delay_ms(100);
}
}
}

4. PLC ( Programmable Logic Control )


4.1 Alat dan Bahan
a) ATmega8 yang sudah jadi dan sudah di rangkai dan di lengkapi lampu untuk
simulasi PLC.

b) Software Ldmicro.
c) Software extreme burner.
d) Downloader.
e) IC ( Miso,Mosi, Sck, Rst ).
4.2 Langkah Kerja
a) Aktifkan atau buka program Ldmicro yang sudah di install.
b) Pilih Setting , untuk memilih microkontroler yang di gunakan, disini di gunakan
ATmega8.
c) Masukkan program yang akan dibuat, untuk inputnya, bisa tekan Ctrl+c, maka
akan muncul xnew.
d) Tekan Ctrl+L untuk outputnya sehingga akan muncul Ynew.
e) Isi program sesuai dengan perintah yang ingin dibuat, jika ingin menambakan
timer bisa klik instruction kemuadian pilih insert Ton.
f) Setelah itu di compile dengan tujuan program yang sudah di masukkan,dirubah
menjadi bahasa mesin.
g) Sambungakan PCB yang sudah terhubung dengan downloader ke computer.
h) Kemudian aktifkan aplikasi extreme burner, untuk dapat membaca program yang
udah di compile tadi menjadi bahasa mesin, yang bisa di lihat dari tampilan
lampu sebagai simulasi dari PLC yang akan menampilkan sesuai perintah yang
telat di buat.

4.3 Hasil Data Percobaan


4.3.1 Hasil Data Percobaan Tombol Normally Close

4.3.2 Hasil Data Percobaan Kombinasi Tombol Normally Close dan Open

4.3.3 Hasil Data Percobaan Lampu Berkedip

4.3.4 Hasil Data Percobaan Timer