Anda di halaman 1dari 4

2.

Pemeriksaan Fisik
A. Status Present
Keadaan umum

: Tampak sakit sedang

Kesadaran

: Compos Mentis

Nadi

: 90 x/menit

Frekuensi nafas

: 40 x/menit

Suhu

: 37,3C

B. Status Gizi
Berdasarkan Rumus Status Gizi Menurut Waterlow (1972)
BB/TB %

BB Aktual x 100%
BB baku untuk TB actual

= (14 x 100%) /20 = 70


= interprestasi Gizi Kurang
C. Status Generalis
1. Kulit
Warna

:Sawo Matang

Turgor

:Cepat Kembali

Sianosis

: (-)

Ikterus

: (-)

Oedema

: (-)

Anemia

: (-)

2. Kepala
Rambut

: Hitam, Sukar dicabut

Wajah

: Tidak ditemukan kelainan, simetris

Mata

: Konjungtiva pucat (-/-), sclera ikterik (-/-), reflex cahaya


langsung (+/+), reflex cahaya tidak langsung (+/+), pupil
isokor 3 mm

Telinga

: Simetris, Sekret (-/-), otorhea (-/-)

Hidung : Normal, Sekret (-/-), rinorrhea (-/-), nafas cuping

hidung

Mulut

(+/+)

: bibir kering (-), lidah kotor dan tremor (-),

faring

hiperemis (-).
3. Leher
Inspeksi

: Simetris, tidak terlihat benjolan

Palpasi

:Pembesaran KGB (-), distensi vena jugularis (-)

4. Thorax
Inspeksi

:Pergerakan dada simetris kanan dan kiri, retraksi


suprasternal(+)

Palpasi

:fremitus taktil normal

Perkusi

:Sonor

Aukultasi : suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang,


Wheezing (+/+)
5. Jantung
Inspeksi
Palpasi

: Ictus cordis terlihat (N)


:Ictus cordis teraba di ICS 5 di linea midklavikulavikula
sinistra (N)

Perkusi

: Batas atas jantung di ICS II LPSD,


kanan di ICS IV LPSD,
kiri

di ICS V LMCS

Auskultasi: BJ I/II normal, bising jantung (-), Gallop (-)


6. Abdomen
Inspeksi

:Simetris, perut datar

Palpasi

:Defans muscular (-)

Hepar : Tidak teraba


Lien

: Tidak teraba

Ginjal : Ballotement (-)


Perkusi

: Timpani

Auskultasi :Peristaltik usus normal


7. Genetalia : Tidak dilakukan pemeriksaan

2.4

8. Kelenjar limfe

: Pemeriksaan KGB (-)

9. Ekstremitas

: Akral hangat, edema (-/-), sianosis (-/-)

Diagnosis Banding
1. Asma Bronkhial
2. Bronkopneumonia
3. TB paru
Diagnosis Kerja
Asma Bronkhial : derajat sedang + episode sering

2.5

Rencana Pemeriksaan
Laboratorium
AGD
Eosinofil dan IgE
Foto Thorak
Faal paru

2.6

Terapi
1. Non Farmakologi

Hindari faktor pencetus yang mengakibatkan sesak seperti


makanan atau aktivitas tertentu

Perbanyak istirahat dikala timbul serangan.

2. Farmakologi

Oksigen 1-2 liter/menit

Oral :

-Paracetamol syrup 10-15 mg/kgBB/kali ( 3x cth

1 )

2.8

Erytrhomicin syrup(3xcth3/4)

CTM + Salbutamol pulvis 3 x 1

Prognosis
Quo Ad vitam

: Dubia ad bonam

Quo Ad fungsionam : Dubia ad bonam


Quo Ad sanctionam

: Dubia ad bonam

10