Anda di halaman 1dari 10

D.

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

No Hari/Tgl/Jam Dx Keperawatan Implementasi Evaluasi Paraf


1 Selasa Resiko Perilaku SP I Jam : 09 : 00 Wita
7 Desember Kekerasan / Amuk 1. Membina Hubungan Saling Percaya S : Klien senang karena di sapa
2010 dengan menggunakan komunikasi perawat klien mengatakan
09.00 wita terapeutik. bernama Tn. M.
a) Memberi Salam
b) Memanggil nama klien
c) Menjabat tangan pasien dan O:
menyebutkan nama. - Klien mau berjabat tangan.
d) Menyapa klien dengan ramah baik - Klien mau bercerita tentang
verbal maupun non verbal. dirinya.
e) Memperkenalkan diri dengan sopan.
f) Menjelaskan tujuan pertemuan. A:
g) Menanyakan nama klien.
h) Menunjukan rasa empati dan - Klien mampu Membina
menerima klien apa adanya. Hubungan Saling Percaya.SP I
i) Memberikan perhatian kepada klien
Sebagian teratasi.
dan perhatikan kebutuhan dasar klien.
a)
P : Lanjutkan SP I
Mengidentifikasi penyebab
perilaku kekerasan dan Tanda
dan Gejala perilaku kekerasan.
2 Rabu Resiko Perilaku SP I Jam : 09 : 00 Wita
8 Desember Kekerasan / Amuk 1. Mengkaji pengetahuan klien tentang S:
2010 perilaku kekerasan dan penyebab PK. - Klien marah apabila keinginan
a) Memberikan kesempatan pada klien
09.00 wita nya tidak dipenuhi, merasa
untuk mengungkapkan penyebab PK.
dibohongi oleh ibunya, dan
b) Memberikan pujian terhadap
merasa dikhianati .
kemampuan pasien dalam
- Klien mengatakan bicara dengan
mengungkapakan perasaannya.
nada keras.teriak-teriak, mata
2. Mengidentifikasi Tanda dan Gejala
melotot,nafas cepat.
Perilaku Kekerasan.
a) Mendiskusiakn bersama klien tentang
tentang apa yang dirasakan saat O:
marah. - Klien dapat mengungkapkan
b) Mendiskusikan bersama klien tentang
penyebab PK
tanda-tanda PK. - Klien dapat menyeebutkan tanda
dan gejala marah.
- Kontak mata cukup.
- Nada pelan ,Lemah lembut.
A:
- Klien mampu mengungkapkan
penyebab PK.
- SP I teratasi sebagian .

P:
Lanjutkan SP I
Mengidentifikasi perilaku
kekerasan yang biasanya dilakukan ,
dan akibat dari PK yang dilakukan.

3. Kamis Resiko Perilaku SP I Jam : 09 : 00 Wita


1. Menganjurkan
9 Desember 2010 Kekerasan / Amuk S : Klien
klien untuk
09.00 wita memecahkan
mengungkapkan
barang barang
perilaku kekerasan
dirumah ,
yeng biasa
memecahkan kaca
dilakukan.
, memarahi
a) Mendiskusikan
ibunya dan
bersama klien
memukuli dirinya
PK apa saja
sendiri , Klien
yang biasa
mengatakan
dilakukan .
b) Mendiskusikan menyesal
bersam klien memarahi ibunya
apa saja dan mengamuk
kerugian dirumah , klien
terhadap PK ingin minta maaf
yang dan ingin pulang
dilakukan. kerumah.
O:
Klien dapat
mengungkapkan
PK yang biasa
dilakukan dan
mengerti tentang
kerugian
akibatnya.

A:
- Klien mampu
mengungkapa
kan PK yang
biasa
dilakukan dan
mengerti
tentang
kerugian/
akibatnya.
- SpI sebagian
teratasi
P : Lanjutkan SP I
Latihan
mengontrol marah
dengan cara fisik :
Nafas Dalam

4 Jumat Resiko Perilaku SP I Jam 09 : 00 Wita


10 Desember 2010 Kekerasan / Amuk 1. Menanyakan S: Klien mengatakan
09.00 wita kepada klien merasa lebih baik
apakah mau karena sudah
mempelajari cara diajarkan dan
mengontrol marah merasa senang
secara fisik karena ditemani.
dengan cara nafas
dalam. O:
2. Melatih cara
- Ekspresi wajah
mengontrol marah
senang
secara fisik - Klien mampu
dengan nafas mempraktekkan
dalam. cara mengontrol
menghirup nafas perilaku
dalam lewat kekerasan
Dengan nafas
hidung lalu
dalam
mengeluarkan
Klien kooperatif
lewat mulut dan
mau
ulangi sebanyak
mengulangi
lima kali.
sampai lima
3. Menanyakan
kali.
perasaan klien
setelah melakukan
A: SP I teratasi
nafas dalam.

P: Lanjut SP II
Melatih cara
mengontrol marah
dengan cara fisik
2 yaitu dengan
memukul bantal
atau kasur.

5 Sabtu Resiko Perilaku SP II Jam 09 : 00 Wita


11 Desember Kekerasan / Amuk 1. Mengevaluasi kemampuan klien dalam S: Klien mengatakan senang karena
2010 dalam megontrol PK dengan cara fisik 1. diajari cara baru mengontrol
2. Menanyakan kepada klien apakah mau
09.00 wita marahnya.
mempelajari cara mengontrol PK dengan
cara yang baru: cara fisik 2 (memukul O:
bantal/kasur). - Klien ingat cara nafas dalam
3. Melatih cara mengontrol marah secara - Ekspresi wajah senang
- Klien mampu mempraktekkan
fisik dangan memukul bantal/kasur.
cara mengontrol PK dengan
4. Menanyakan perasaan pasien setelah
memukul bantal kooperatif mau
melakukan/memukul bantal.
mengulangi memukul-mukul
bantal

A: SP II teratasi sebagian

P: Lanjut SP II
Melatih cara mengontrol PK
dengan cara verbal.

6 Senin Resiko Perilaku SP II Jam 09 : 00 Wita


13 Desember Kekerasan / Amuk 1. Mengevaluasi kemampuan klien dalam S: Klien mengatakan senang di sapa
2010 mengontrol marah secara fisik I dan II perawat, mau belajar cara baru,
09.00 wita ( nafas dalam dan memukul bantal ). mengerti yg di katakan perawat.
2. Menanyakan kpda klien apakah mau
mempelajari cara verbal (mengatakan dg
O:
baik ).
- Klien tampak santai
3. Melatih mengontrol marah secara verbal
dg: - Ekspresi wajah klien rileks
a. Meminta dg baik tanpa marah- - Suara lemah, nada rendah
- Klien kooperatif mau menuruti
marah dgnada pelan / suara rendah
b. Mengungkapkan perasaan kesal, perintah
jika perlauan orang lan yg A: Klien mampu memahami dan
membuat kesal mengungkapkan marah secara verbal
4. Menanyakan kpda pasien tentang
(kata-kata baik ) SP II teratasi
perasaannya setelah melakukan atau
berbicara dg baik untuk mengungkapkan
P: Lanjut SP III
marah.
melatih mengontrol PK dg cara
spiritual

7. Selasa Resiko Perilaku SP III Jam 09 : 00 Wita


14 Desember Kekerasan / Amuk 1. Melatih klien mengontrol perilaku S: Klien mengatakan tidak shalat dan
2010 kekerasan dan penanganan dg cara merasa doanya tidak dikabulkan
09.00 wita berdoa atau shalat.
2. Menganjurka klien memasukkan
O: Klien tidak melaksanakan shalat dan
dalam jadwal kegiatan.
berdoa

A: SP III teratasi sebagian

P: Ulangi SP III
melatih mengontrol PK dg cara
spiritual

8. Rabu Resiko Perilaku SP III Jam 09 : 00 Wita


15 Desember Kekerasan / Amuk 1. Melatih klien mengontrol prilaku S: Klien mengatakan tidak shalat dan
2010 kekerasan dan penanganan dg cara merasa do anya tidak di dengar
09.00 wita berdoa atu shalat
2. Menganjurkan klien memasukkan
O:
jadwal kegiatan
- Klien mampu mengikuti kata-kata
perawat namun tidak bisa
mengulangi
- Klien tidak pernah shalat
- Klien nampak tenang
- Klien kooperatif

A: SP III belum teratasi

P: Lanjut SP III oleh perawat ruangan


melatih mengontrol PK dg cara
spiritual