Anda di halaman 1dari 3

DELIRIUM

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/6
PUSKESMAS Dr.HERMANSYAH,MM
BALONG NIP.19681004 200212 1 004
1. Pengertian Delirium merupakan gangguan kesadaran yang ditandai dengan
berkurangnya kemampuan memfokuskan, mempertahankan dan
mengalihkan perhatian.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan Delirium di Puskesmas Balong.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Balong Nomor : 188.4/ /405.09.20/SK/2015
tentang.............
4. Referensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Klinis bagi Dokter di
Fasyankes Primer.
Joesoef, aboe amar. Vertigo Dalam Kapita Selekta Neurologi Edisi ke dua.
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 2000 : 341-358
Poerwadi, Troeboes dan Herjanto Poernomo. Vertigo Dalam Neurologi
Klinik. Surabaya : FK UNAIR/RSUD Dr. Soetomo, 1994 : 132-145
5. Prosedur/ 1. Petugas menanyakan keluhan dan gejala yang dirasakan oleh
Langkah- pasien
langkah 2. Mencatat hasil anamnesa di kartu status pasien
3. Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tanda-tanda vital meliputi:
keadaaan umum, tekanandarah, tensi, nadi, berat badan, suhu
tubuh, pemeriksaankepala/leher, dada, perutdanektremitas
4. Penegakan diagnosisDelirium
5. Penatalaksanaan :
a. Kondisi pasien harus dijaga agar terhindar dari risiko kecelakaan
selama perawatan.
b. Apabila pasien telah memperoleh pengobatan, sebaiknya tidak
menambahkan obat pada terapi yang sedang dijalanin oleh pasien.
c. Bila belum mendapatkan pengobatan, pasien dapat diberikan obat
anti psikotik. Obat ini diberikan apabila ditemukan gejala psikosis dan
atau agitasi, yaitu: Haloperidol injeksi 2-5 mg IntraMuskular (IM)/
IntraVena (IV). Injeksi dapat diulang setiap 30 menit, dengan dosis
maksimal 20 mg/hari.
6. Konseling dan Edukasi,memberikan informasi terhadap keluarga
tentang penyakit Delirium
7. Kriteria Rujukan : Bila gejala agitasi telah terkendali, pasien dapat
segera dirujuk ke fasilitas pelayanan rujukan sekunder untuk
memperbaiki penyakit utamanya.
6.Diagram Alir
Mulai

Anamnesa keluhan pasien& pemeriksaanfisik


Kartu rekam medic
resep

Pemeriksaan tanda vital dan general


Kartu rekam medic
resep

Mencatat hasil anamnesa

terapi :
Haloperidol injeksi 2-5 mg IntraMuskular (IM)/ IntraVena (IV).

KIE Lembar observasi rujukan


resep

Form rujukan
Rujuk Rumah sakit bila agitasi terkendali

Form Informed consent


resep
Selesai

7.Unit Terkait Unit layanan UGD


Unit layanan poli umum
Unit layanan KIA
8. Rekaman Historis Perubahan

N Isi Perubahan
Yang diubah Tgl. Mulai Diberlakukan
o