Anda di halaman 1dari 2

TUGAS MODUL II

ASETON

Nama Kelompok:

1 Annisa Mayadewi (3335141977)


2 Citra Adelina (3335141023)

LABORATORIUM KOMPUTASI PROSES

JURUSAN TEKNIK KIMIA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

CILEGON - BANTEN

2017
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan industri di Indonesia saat ini mengalami


peningkatan pesat pada segala bidang, salah satunya dalam bidang industri
kimia. Pembangunan industri sebagai bagian dari usaha pengembangan
jangka panjang diarahkan untuk mencapai struktur ekonomi yang lebih
kuat, yaitu struktur ekonomi dengan titik berat industri yang maju. Untuk
itu proses industrialisasi lebih dimantapkan untuk mendukung
berkembangnya industri sebagai penggerak peningkatan laju pertumbuhan
ekonomi dan perluasan lapangan kerja.
Sekarang ini sistem refrigerasi memegang peranan penting dalam
kehidupan manusia, baik mesin refrigerasi yang berskala besar untuk
industri industri maupun untuk keperluan rumah tangga.. Teknologi ini
dibutuhkan untuk penyiapan bahan makanan, penyimpanan distribusi
makanan dan proses kimia yang memerlukan pendinginan. Perkembangan
teknologi yang sangat pesat menghasilkan peralatan yang berguna tinggi
haruslah bersahabat dengan lingkungan, hal inilah yang merupakan
masalah utama dalam bidang sistem refrigrasi yang mempunyai dampak
negatif sangat besar bagi lingkungan yaitu penipisan lapisan ozon dan
pemanasan global. Saat ini kebanyakan sistem refrigerasi atau mesin
refrigerasi yang bekerja baik untuk industri maupun untuk keperluan
rumah tangga menggunakan mesin refrigerasi yang menggunakan siklus
kompressi uap. Salah satu komponen sistem refrigerasi yang mempunyai
peranan penting adalah Evaporator.
Untuk terjadinya suatu proses pendinginan diperlukan suatu bahan
(refrigeran) yang mudah dirubah bentuknya dari gas menjadi cair atau dari
cair ke gas untuk mengambil panas dari evaporator dan membuangnya di
kondensor. Kebanyakan refrigeran yang digunakan adalah refrigeran
dengan jenis clorofluorocarbon (CFC) yang tidak ramah terhadap
lingkungan. Sehingga para pakar lingkungan hidup semakin gencar
memikirkan tentang penipisan lapisan ozon yang dirusak oleh gas-gas
klorine yang dilepaskan manusia maupun melalui proses alami. Bahan
perusak ozon merupakan turunan dari senyawa klor dan bahan karbon
seperti clorofluorocarbon (CFC), banyak digunakan oleh industri maupun
dalam rumah tangga. Alat refrigerasi seperti mesin pendingin ruangan (air
conditioner) dan lemari es juga masih menggunakan CFC yang terdiri atas
R11, R12, R22 yang dapat merusak lapisan ozon jika terlepas ke udara.

1.2 Tujuan
Laporan ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui proses sistem
refrigerant dan perhitungan kuantitatif dengan menggunakan program
aspenHysys.