Anda di halaman 1dari 5

Tekstur batuan sedimen adalah pengendapan batuan sedimen.

segala kenampakan yang


menyangkut butir sedimen seperti
Besar Butir (Grain Size)
besar butir, kebundaran, pemilahan
dan kemas. Tekstur batuan sedimen Besar Butir adalah ukuran/diameter
mempunyai arti penting karena butiran, yang merupakan unsur
mencerminkan proses yang telah utama dari batuan sedimen klastik,
dialami batuan tersebut (terutama yang berhubungan dengan tingkat
proses transportasi dan energi pada saat transportasi dan
pengendapanannya) dan dapat pengendapan. Klasifikasi besar butir
digunakan untuk menggunakan skala Wentworth
menginterpretasikan lingkungan (Tabel 1)
Besar butir ditentukan oleh :
Jenis pelapukan : pelapukan kimiawi (butiran halus), pelapukan mekanis (butiran
kasar)
Jenis transportasi
Waktu/jarak transportasi
Resistensi

Tabel 1. Klasifikasi besar butir

Tabel 1. Klasifikasi besar butir


Pemilahan (sorting)
Pemilahan (sorting) adalah derajat keseragaman besar butir. Istilah yang dipakai dalam
pemilahan adalah terpilah sangat baik, terpilah baik, terpilah sedang, terpilah buruk dan
terpilah sangat buruk (Gambar 3).

Gambar 3. Pemilahan dan tingkat penamaan keseragaman butir

Kebundaran (Roundness)
Kebundaran (roundness) adalah tingkat kebundaran atau ketajaman sudut butir, yang
mencerminkan tingkat abrasi selama transportasi. Kebundaran dipengaruhi oleh komposisi
butir, besar butir, jenis transportasi, jarak transportasi dan resistensi butir. Istilah yang dipakai
dalam kebundaran adalah very angular (sangat menyudut), angular (menyudut), sub angular
(menyudut tanggung), sub rounded (membundar tanggung), rounded (membundar) dan well
rounded (sangat membundar) (Gambar 4).

Gambar 4. Tingkat kebundaran butir


Kemas (fabric)
Kemas (fabric) adalah sifat hubungan antar butir di dalam suatu masa dasar atau diantara
semennya, sebagai fungsi orientasi butir dan packing. Kemas secara umum dapat
memberikan gambaran tentang arah aliran dalam sedimentasi serta keadaan porositas dan
permeabilitas batuan. Istilah yang dipakai adalah kemas terbuka (bila butiran tidak saling
bersentuhan) dan kemas tertutup (bila butiran saling bersentuhan). Jenis-jenis kontak antar
butir (Gambar 5) :

Gambar 5. Jenis-jenis kontak antar butir


Porositas
Porositas adalah perbandingan antara volume rongga dengan volume total batuan (dinyatakan
dalam persen). Porositas dapat diuji dengan meneteskan cairan (air) ke dalam batuan. Istilah
yang dipakai adalah porositas baik (batuan menyerap air), porositas sedang (di antara baik-
buruk), dan porositas buruk (batuan tidak menyerap air). Jenis-jenis porositas : intergranular,
microporosity, dissolution dan fracture (Gambar 6).

Gambar 6. Jenis-jenis porositas


Warna
Warna pada batuan sedimen berwarna putih (misal
mempunyai arti yang penting karena batupasir quartz arenite).
mencerminkan komposisi butiran Warna matrik atau semen,
penyusun batuan sedimen dan dapat contoh : bila matriks/semen
digunakan untuk mengandung oksida besi,
menginterpretasikan lingkungan maka batuan akan berwarna
pengendapan. Warna batuan merah coklat kemerahan.
menunjukan lingkungan Warna material yang
oksidasi,sedangkan warna batuan meyelubungi (coating
hitam atau gelap menunjukan material), contoh : batupasir
lingkungan reduksi. Secara umum kuarsa yang diselubungi oleh
warna pada batuan sedimen glaukonit akan berwarna hijau
dipengaruhi oleh : Derajat kehalusan butir
penyusunnya, contoh : pada
Warna mineral pembentuk batuan dengan komposisi
batuan sedimen, contoh : bila sama jika makin halus ukuran
mineral pembentuk batuan butir maka warnanya akan
sedimen didominasi oleh cenderung lebih gelap.
kuarsa maka batuan akan