Anda di halaman 1dari 1

Metode pematangan lahan reklamasi

1. Vertical Drain
Rangkuman
Vertical drain merupakan salah satu metode pematangan tanah
untuk karakteristik tanah yang memiliki kadar air yang ekstrim,
kompresibilitas yang besar, dan koefisien permeabilitas yang kecil.
Salah satu tanah yang memiliki karakteristik seperti ini adalah
tanah yang digunakan untuk reklamasi.
Cara kerja dari metode vertical drain adalah dengan
memperpendek laju pengaliran air di dalam tanah. Karena tanah
reklamasi memiliki permeabilitas yang rendah maka tanah memiliki
waktu konsolidasi yang lama. Untuk mempersingkat waktu
konsolidasi tersebut maka salah satu caranya adalah dengan
memperpendek laju pengaliran air agar aliran air dalam tanah cepat
keluar sehingga konsolidasi lebih cepat terjadi. Vertical drain
merupakan jalur drainase buatan yang dimasukan ke dalam lapisan
tanah. Karena tujuannya adalah untuk mengurangi panjang lintasan
pengaliran, maka jarak antara drainasi merupakan hal yang
terpenting. Drainasi tersebut biasanya diberi jarak dengan pola
bujur sangkar atau segitiga. Jarak antara drainasi tersebut harus
lebih kecil daripada tebal lapisan lempung
Kelebihan dan Kekurangan
(+)

(-)
Vertical Drain tidak baik untuk tipe tanah yang memiliki rasio
kompresi sekunder yang tinggi, seperti lempung yang sangat
plastid dan gambut.
Harga lebih mahal karena menggunakan bahan tertentu,
seperti geotextile. Selain bahan yang mahal, bahan yang
diperlukan pun banyak mengingat vertical drain mempunyai
batasan jarak. Jarak antar satu vertical drain harus lebih
pendek dari tebal lapisan tanah sehingga membutuhkan
banyak titik pemasangan.

2. Pemadatan lahan reklamasi:


Dynamic Compaction
Rangkuman
Kelebihan dan Kekurangan

Vibro Floatation
Rangkuman
Kelebihan dan Kekurangan
Dynamic Consolidation
Rangkuman
Kelebihan dan Kekurangan

3. Mendiamkan tanah