Anda di halaman 1dari 2

HORDEOLUM

No. Dokumen : UKP/ /VII/2016


No. Revisi :
Tanggal Efektif :18 JULI 2016
Halaman :
SOP

BLUD UPT r
PUSKESMAS MOKHAMAD NASIBAN,SKM
KALIWUNGU NIP.19704006199031004
1. Pengertian Hordeolum adalah peradangan supuratif kelenjar kelopak mata.

2. Tujuan
Memberikan terapi rasional pada pasien hordeolum
3. Kebijakan
Berlaku untuk semua pasien hordeolum

4. Referensi 1.Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas, hal 202, Depkes RI, 2007
2.Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer hal
179 -181

5. Prosedur 1. Gambaran klinik


1.1. Biasa berawal dengan kemerahan, nyeri bila ditekan dan nyeri pada tepi
kelopak mata.
1.2. Mata mungkin berair, peka terhadap cahaya terang dan penderita merasa
ada sesuatu di dalam matanya. Biasanya hanya sebagian kecil di daerah
kelopak yang membengkak, meskipun ada seluruh kelopak membengkak.
1.3. Di tengah daerah yang membengkak sering kali terlihat bintik kecil yang
berwarna kekuningan.
1.4. Bisa terbentuk abses yang cenderung pecah dan melepaskan sejumlah
nanah.
2. Penatalaksanaan
- Mata dikompres hangat 4-6 kali sehari selama 15 menit setiap kalinya untuk
membantu drainase
- Pemberian terapi topikal dengan Oxytetrasiklin salep mata atau
kloramfenikol salep mata setiap 8 jam. Apabila menggunakan kloramfenikol
tetes mata sebanyak 1 tetes tiap 2 jam atau
- Salep mata sulfasetamide 10%, 4 kali sehari selama 7 hari atau
Salep polymyxin bacitracin, 4 kali sehari selama 10 hari
1. Unit Terkait POLI UMUM,POLI KIA/KB,RAWAT INAP
2. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
historis diberlakukan
perubahan