Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN INFORMASI TENTANG EFEK

SAMPING DAN RESIKO PENGOBATAN


No. Dokumen : 100/SOP/PKM.SR/XII/2016
Terbitan : 01
SOP No. Revisi : 00
Tgl. Terbit : 23 Desember 2016
Halaman : 1/2
PUSKESMAS Jamali, S. Kep
SAKRA NIP.197012311991031054

1. Pengertian 1. Pemberian informasi tentang efek samping dan resiko pengobatan adalah
kegiatan memberikan penjelasan mengenai pengobatan yang akan dilakukan
termasuk didalamnya penjelasan mengenai efek samping dan resiko dari
pengobatan yang akan dilakukan baik pada saat pengobatan berlangsung atau
setelah pengobatan selesai.
2. Efek samping obat adalah respon terhadap suatu obat yang merugikan yang tidak
diinginkan dan terjadipada dosis yang biasanya digunakan pada manusia untuk
pencegahan diagnosis atau terapi penyakit atau untuk modifikasi fungsi fisiologik.
3. Resiko adalah probabilitas bahaya yang dapat ditimbulkan oleh suatu obat selama
penggunaan klinis
2. Tujuan 1. Memberi kenyamanan kerja pada petugas kesehatan dalam melaksanakan
tugasnya berkaitan dengan tindakan medis yang akan diberikan kepada pasien di
Puskesmas Sakra
2. Menghindari kejadian yang tidak diinginkan pada pasien terkait efek samping obat
yang mungkin saja terjadi.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Sakra No:001/SK/PKM.SR/XII/2016 tentang
Standar Pelayanan Publik Puskesmas Sakra. Kebijakan Peningkatan Mutu dan
Keselamatan Pasien.
4. Referensi Pedoman Monitoring Efek Samping Obat (MESO) Bagi Tenaga Kesehatan. Badan
POM RI (2012)
5. Prosedur 1. Pasien dipanggil sesuai nomor urut loket pendaftaran untuk dilakukan
pemeriksaan oleh perawat berupa pengukuran tekanan darah dan berat badan.
2. Pasien masuk ke ruang periksa untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
3. Dokter melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang diperlukan
4. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang telah
dilakukan
5. Obat disesuaikan dengan diagnosis yang telah di tegakkan
6. Efek samping dan resiko diberitahukan secara singkat kepada pasien dan akan di
jelaskan lebih mendetail oleh petugas obat di apotek
7. Resep ditebus apotek
8. Apoteker memanggil pasien untuk pemberian informasi obat dan menjelaskan
dosis yang sesuai, efek samping masing masing obat, dan resiko yang
kemungkinan timbul jika dikonsumsi tidak sesuai dosis atau sesuai dengan
anjuran dokter
9. Apoteker menanyakan kembali apakah penjelasan yang disampaikan sudah jelas
PEMBERIAN INFORMASI TENTANG EFEK
SAMPING DAN RESIKO PENGOBATAN
No. Dokumen : 100/SOP/PKM.SR/XII/2016
Terbitan : 01
SOP No. Revisi : 00
Tgl. Terbit : 23 Desember 2016
Halaman : 2/2
PUSKESMAS Jamali, S. Kep
SAKRA NIP.197012311991031054

10. Apoteker memberikan penjelasan jika terjadi efek samping segera kembali ke
Puskesmas

6. Unit terkait Dokter, Dokter gigi, Apoteker, Bidan, Perawat,