Anda di halaman 1dari 2

Perbedaan perokok dan non perokok

Perbedaan Perokok Non perokok


Rambut Perokok memiliki rambut yang rapuh Rambut non perokok terlihat lebih
dan memiliki risiko lebih besar bagus dan sehat.
mengalami kebotakan. Hal ini
disebabkan bahan kimia dari
tembakau yang ada di rambut dan
menyebabkan rambut putus sebelum
tumbuh panjang.
Wajah Kulit wajah perokok terlihat tidak Kulih wajah non perokok terlihat
sehat, hal ini disebabkan oleh bahan sehat.
kimia dalam asap rokok sehingga
keelastisan kulih hilang.
Jerawat Lebih banyak terdapat bintik pada Kulit terlihat lebih bersih
wajahnya, karena merokok dapat dibandingkan perokok, karena
membuat sirkulasi darah tidak lancar sirkulasi non perokok lebih lancar
sehingga meningkatkan risiko sehingga membantu menghindari
infeksi. Dan jerawat pada perokok infeksi dan dapat dengan mudah
sulit sembuh dibandingkan non menghilangkan bintik-bintik pada
perokok. wajah.
Keriput Keriput datang lebih cepat karena Risiko keriput lima kali lebih
merokok dapat menurunkan kolagen kurang.
kulit.
Mulut Gigi terlihat menjadi kuning, karena Non perokok mempunyai risiko
tar yang terjebak di sela-sela gigi dan empat kali lebih sedikit terkena
dapat menyebabkan kanker mulut. kanker mulut.
Nafas Perokok mempunyai nafas yang Tidak berbau dan tidak ada dahak
lebih bau. hijau seperti perokok yang sedang
batuk.
Kuku Terlihat kuning Terlihat lebih natural dan sehat.
Perut Terdapat lubang ulkus peptikum, Ketebalan lambung tetap kuat
karena zat nikotin yang terkandung terhadap Helicobacter pylori yang
dalam rokok dapat melemahkan dapat menyebabkan tukak
lambung untuk melawan lambung.
Helicobacter pylori.
Paru-paru Rokok dapat merusak paru-paru dan Paru-paru lebih sehat.
membuat sulit bernafas.
Kanker paru- Terdapat benjolan hitam pada paru- Risiko terkena kanker paru-paru
paru paru, semakin lama merokok maka sangat kecil.
semakin tinggi risiko terkena kanker
paru-paru.
Pembuluh darah Terjadi pembekuan darah yang dapat Pembuluh darah lebih sehat.
menyebabkan kematian mendadak.
Perokok mempunyai risiko
pembekuan darah dua kali lipat
dibandingkan non perokok.