Anda di halaman 1dari 3

RESUME HANDS ON A2

(Management of Oral Hipersensitivity Reaction in Daily Dental Practice)


Nama: Trima Yusiana
NPM: 160112150080
Pembimbing kasus minor: Erna Herawati, drg., M.Kes

Alergi adalah reaksi yang tidak sesuai dan ditentukan oleh respon genetic yang
diinisiasi oleh terpaparnya terhadap susbtansi tertentu (allergen), reaksi imun
meliputi antibody (IgE), limfosit T, eosinophil, dan mastosit.

Klasifikasi reaksi imun meliputi:


Tipe I hipersensitivitas langsung meliputi IgE
Contoh: syok anafilaktik, angioedema
Tipe II Hipersensitivitas yang disebabkan oleh antibodi IgG dan IgM
langsung terhadap permukaan sel antigen
Contoh reaksi yang diinduksi obat: anemia hemolitik, agaranulositosis,
trombositosis
Tipe III reaksi imun kompleks meliputi IgG, IgA, IgM
Contoh: serum disease
Tipe IV hipersensitivitas yang tertunda dengan sel limfosit T
Contoh: dermatitis kontak, reaksi tuberculin

Alergi Penambalan Amalgam


Bahan tambal amalgam jarang menyebabkan respon alergi. Lesi pada mukosa oral
menyeru[ao erupsi dalam lichen planus dan terlokalisasi pada mukosa yang
berkontak dengan bahan penambalan. Disarankan untuk menghindari amalgam
dalam penyakit kulit, autism, multiple skelosis dan penyakit lainnya yang
disebabkan oleh sistem imun.
Gejala reaksi ini dapat berupa pembengkakan pada bibir, pembengkakan mukosa
oral, rash pada wajah dan terjadi reaksi lichenoid. Perawatan dari rekasi
hipersensitivitas pada bahan tambal amalgam adalah mengganti bahan tambal
tersebut dengan bahan tambal lainnya (komposit, dsb).
Contoh kasus hipersensitivitas terhadap amalgam:
Diagnosis kasus:
Lichen Planus ar Bukal Kiri ec hipersensitivitas tipe 4 terhadap amalgam

Gambaran klinis:

(McGivern et al., 2000)

Pemeriksaan intra oral:


Terdapat gigi 17 yang direstorasi penuh
Terdapat lesi atrofik berwarna kemerahan dengan striae keputihan pada mukosa
bukal kiri
Lesi ini berkontak langsung dengan permukaan bukal dan palatal restorasi
amalgam pada gigi 17

Pemeriksaan penunjang:
Patch Test Alergen menunjukkan respon positif yang kuat terhadap merkuri
(Trolab allergen E0602, 1% ammoniated mercury in petrolatum) dan respon
positif yang lemah terhadap amalgam (Trolab allergen E2509, 5% amalgam in
petrolatum) yang didapatkan setelah 72 jam.

Terapi:
Penggantian mahkota gigi 17 dengan porselen
Setelah 2 bulan penggantian mahkota pasien tidak memiliki keluhan dan dalam 12
bulan lichen planus telah hilang

(McGivern et al., 2000)