Anda di halaman 1dari 9

DASAR-DASAR PEMROGRAMAN

Mempelajari pemrograman komputer bisa dibilang susah-susah gampang, tapi jika anda
perhatikan ada beberapa konsep dan istilah yang perlu anda pahami terlebih dahulu sebelum
memulai belajar pemrograman komputer.

Konsep dan istilah ini berlaku untuk seluruh Bahasa pemrograman yang akan anda pelajari, baik
itu Pascal, Delphi, Visual Basic, C++ atau sebagainya. kabar baiknya, yang akan saya bagikan
sekarang akan sangat membantu anda untuk mempelajari Bahasa pemrograman.
Algoritma
Jika anda mau jadi programmer yang handal anda harus memiliki algoritma yang baik begitu
kata para programmer. Lalu apa arti algoritma itu sendiri?
Sebagai contoh perhatikan cerita berikut.
Saya membeli sebuah Handphone tercanggih, tentunya saya tidak dapat mengoperasikannya
sama sekali saking canggihnya. tapi karena di dalam paketnya terdapat buku panduan manual,
maka sayapun dapat menggunakan handphone tersebut.
Buku Manual bisa saya sebut dengan buku algoritma, di dalamnya terdapat langkah-langkah
mulai dari cara menghidupkan handphone, memasang kartu, menyimpan data, cara menelfon
dan banyak lagi.
Langkah-langkah tersebut disusun sedemikian rupa sehingga yang tidak tahu cara kerja
handphone tersebutpun jadi tahu hanya dengan membaca langkah-langkah tersebut.
Komputer bukanlah alat yang hebat, komputer sendiri tidak tahu apa yang sedang ia lakukan.
Namun karena para programmer telah memberikan panduan-panduan sebelumnya (Dalam
bentuk Algoritma pemrograman) maka komputerpun menjadi alat yang berguna.
Algoritma sama halnya dengan panduan-panduan untuk melakukan sesuatu, anda belajar
algoritma berarti anda belajar membuat panduan untuk komputer (hebat bukan?). camkan
bahwa komputer itu tak ubahnya seperti bayi yang baru lahir, kita harus mengajarinya mulai
dari nol.
Tipe Data
Dalam Matematika ada bermacam-macam bilangan, misalnya Bilangan Bulat, Bilangan Desimal
dan sebagainya. Dalam bahasa pemrograman Bilangan bulat disebut dengan Integer dan
Bilangan Desimal disebut dengan Real atau Double. lalu bagaimana dengan Huruf? Kumpulan
beberapa huruf dan angka disebut dengan String. sebagai contoh.
10,20,3,5,100,125,175 disebut dengan Integer.
12.5, 14.75, 1.2, 1.0 disebut dengan real atau Double
"ada 3 Apel di box" disebut String, biasanya diapit dengan tanda kutip.
Variable
Jika anda ingat pelajaran Matematika dulu, maka variable sering ditemukan disana, Variable
biasa disebut dengan peubah. Tapi samakah arti variable di matematika dan bahasa
pemrograman?.
Jawabannya sama, variabel di dalam bahasa pemrograman tak ada bedanya dengan yang ada di
matematika. Variabel digunakan untuk menyimpan data sementara, dan dapat berubah-ubah
sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan.
Jika anda tidak mengerti sama sekali variabel, saya sederhanakan dengan sebuah
perumpamaan. bayangkan variabel itu adalah sebuah box kardus. Anda dapat memasukkan
barang apapun kedalam kardus tersebut. :).
Contoh matematisnya adalah seperti berikut:
x= 10
y = 20
x+y=30
x dan y disebut dengan variabel, untuk variabel X kita masukkan angka 10 dan untuk Y kita
masukkan angka 20. jadi jika kita baca baris selanjutnya, X+Y=30 maka yang dimaksud dengan X
dan Y disini adalah 10+20 Penamaan Variabel tidak harus x dan y, anda dapat memberi nama
variabel sesuka anda asalkan tidak memusingkan anda jika anda membutuhkannya kembali
untuk suatu operasi.

Array
Di dalam bahasa pemrograman ada yang dinamakan dengan Array, Array sama halnya dengan
Variable, digunakan untuk menyimpan data. Namun berbeda dengan variable, jika variabel
hanya mampu menyimpan satu tipe data, maka array dapat menyimpan berbagai macam
data/tipe data sekaligus.
Dulu saya sering mengumpamakan array dengan sebuah lemari yang memiliki beberapa
tingkatan di dalamnya. misalnya kita memasukkan Kemeja dan Kaos ditingkat 1, Celana di
tingkat 2, buku di tingkat 3, dan berbagai macam peralatan di tingkat 4.
Maka jika kita ubah dengan pendekatan bahasa pemrograman, informasi tersebut menjadi
seperti berikut.
Lemari[1] = Baju
Lemari[2] = Celana
Lemari[3] = Buku
Lemari[4] = Perkakas
Maksud dari Lemari[1] adalah lemari di tingkat 1, dan 1 disini disebut dengan Index.
Percabangan
Jika Andi belajar maka Andi akan Pintar, Jika tidak maka Andi akan bodoh.

Ya, kalimat tersebut merupakan contoh percabangan sederhana. di dalam bahasa


pemrograman, anda tidak perlu pusing dengan percabangan, anda tinggal mengkonversinya ke
dalam bahasa inggris :). misalnya.
If Andi Study then
Andi will be smart
else
Andi will be stupid
Percabangan If-then-Else ini akan sering anda temukan dalam bahasa pemrograman apapun.
Contoh pendekatan bahasa pemrogramannya :
X = 10
If x > 5 then
x lebih besar dari 5
else
x lebih kecil dari 5
Sebelumnya kita memasukkan angka 10 ke variabel x, lalu dengan menggunakan percabangan
sebagai pengujian kita tentukan apakah x itu lebih dari 5 atau kurang dari 5. jika kita konversi ke
bahasa indonesia maka menjadi seperti berikut :
x = 10
jika X lebih besar dari 5 maka x lebih besar dari 5 jika tidak maka x

lebih kecil dari 5.


Looping/Perulangan
Saya melakukan kesalahan disekolah, dan saya dihukum untuk menulis Saya Bersalah di
papan tulis sebanyak 250 kali.
itulah Contoh perulangan. saya akan terus menulis Saya Bersalah di papan tulis sebanyak 250
kali, selama belum mencapai 250 saya akan terus mengulang aktifitas menulis tersebut.

Dengan komputer anda bisa melakukan aktifitas tersebut dengan mudah, sayangnya saya
disuruh menulis di papan tulis, kalau saja di komputer akan sangat mudah dilakukan :).
Biasanya struktur perlungan dalam bahasa pemrograman seperti berikut.
X=0
Do
Tulis "Saya Bersalah"
X+1
Until X=250
Bingung? saya jelaskan, pertama-tama agar saya tidak lupa jumlah yang telah saya tulis, maka
saya tulis terlebih dahulu di kertas bahwa saya belum menulis sama sekali (x=0), Setiap setelah
menulis Saya bersalah, saya juga menuliskan di dalam kertas (Mirip dengan penghitungan

suara ) Begitu seterusnya sampai saya selesai menulis Saya Bersalah sebanyak 250 kali.

jadi aktifitas yang diulang disini adalah Menulis Saya Bersalah dan mencatat jumlah yang
telah ditulis.
Kesimpulan
Jika anda sudah mengerti konsep dan istilah tersebut, yang perlu anda pelajari ketika
mempelajari bahasa pemrograman tertentu, adalah Bagaimana cara penulisannya dengan
benar. Bagaimana penulisan Percabangan (If-then-else) yang benar, bagaimana cara membuat
looping, cara pendeklarasian tipe data, dan cara membuat dan menggunakan variable
Cara membuat Flowchart untuk dasar pemrograman komputer
Algoritma yang telah dibuat kemudian digambarkan dalam bentuk bagan alir (flowchart)
dengan menggunakan simbol-simbol untuk memudahkan memecahkan masalah yang akan
diselesaikan. Flowchart adalah skema penggambaran dari algoritma yang disusun dalam bentuk
bagan secara berurutan.

Simbol-simbol yang digunakan untuk membuat Flowchart dalam pemrograman komputer.


Contoh-1:

Buatlah flowchart untuk menghitung nilai y dari persamaan y = 2x + 6

Contoh di atas menunjukkan bagaimana cara menterjemahkan algoritma menjadi flowchart.

Contoh-2:

Buatlah flowchart untuk menghitung luas lingkaran dengan rumus L = r2.

Algoritma:
Mulai
Tentukan nilai phi dan r
Hitung L = phi x r2
Cetak Hasil
Selesai
Flowchart:

Setelah membuat flowchart, maka langkah selanjutnya adalah menuliskan kode-kode program
berdasarkan bagan alir yang sudah dibuat. Dalam pembahasan ini, saya akan menggunakan
Program Pascal. Alasannya karena Program Pascal adalah bahasa yang mudah dipelajari untuk
mempelajari konsep-konsep dasar dalam ilmu pemrograman komputer dibandingkan dengan
bahasa yang lain. Setelah seseorang telah menguasai konsep dasar pemrograman, maka akan
mudah untuk mempelahari bahasa pemrograman yang lain. Sebelum mempelajari kode-kode
program, maka kita perlu mengetahui bagaimana struktur dan aturan-aturan program Pascal
yang akan kita gunakan.

Anda mungkin juga menyukai