Anda di halaman 1dari 33
© ee MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN, NOMOR : KM 35 TAHUN 2008 TENTANG KAWASAN KESELAMATAN OPERAS! PENERBANGAN DI SEKITAR BANDAR UDARA AHMAD YANI DI KOTA SEMARANG PROVINS! JAWA TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang : a. bahwa untuk menjamin keselamatan operasi penerbangan di bandar udara dan sekitamya perlu menetapkan kawasan keselamatan operasi penerbangan; b. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 11 KM'35 TAHUN 2008 TANGGAL ; 25 JULI 2008 KAWASAN DIBAWAH PERMUKAAN HORIZONTAL DALAM s. LAMPIRAN = IVA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR =: KM35 TAHUN 2008 TANGGAL, 25 JULI 2008 KAWASAN DI BAWAH PERMUKAAN HORIZONTAL LUAR KOORDINATIACS KOORDINAT GEOGRAFIS Titik Ls BT X (Meter) Y (Meter) a * ° 2 i. Daa 11350.200 21036.470 | 6 | 65| 13156| 116 | 19 | 44.240 DAz 17260.000 26000.000 | 6 | 55 13.853| 116 | 23 | _ 52.728 DAs 20060.000 26000.000 | 6 | 56 i2680| 116 | 25 [2 DAs 25969.800 21036.470_[7 | 0 20.333| 116 | 25 | 45.231 EAd 2448.690 22371.700_| 6 | 51 32.79| 116 | 16 | 27.758 E42 17260.000 36000.000 | 6 | 51 29.928 | 416 | 27 1.927 E13 20060.000 35000.000__| 6 | 52 28.748 | 116 | 268 | 11.637 E14 34871.310 zasri.700_| 7 | 2 54.108| 116 | 20 | 54.997 D241 11350.200_ | 18963530 | 6 | 56 a72i| 116 | 18 | 57.649 [p22 25969.800 18963.630_| 7 | 1 11.908 | 116 | 25 1.641 D23 |_20060.000 44000.000 | 7 | 1 14.216 | 116 | 20 50.099 D24 ~17260.000 14000.000 | 7 | 0 12.378| 116 | 19 | 40.385 E24 2448.690 17628.300_| 6 | 53 30.859| 116 | 14 | 48.008 E22 34871.310 17628.300_| 7 | 4 52.137| 116 | 28 | 15.254 £23 20060.000 000.000 | 7 | 4 55.088| 116 | 17 | 40.783 E24 17260.000 000.000 |7| 3 | 86.242] 116 | 16 | 31.068, MENTERI PERHUBUNGAN ttd Ir, JUSMAN SYAFII DJAMAL an aslinya KSLN 49 LAMPIRAN = IV PERATURAN MENTER! PERHUBUNGAN NOMOR — : KM35 TAHUN 2008 KAWASAN DIBAWAH PERMUKAAN HORIZONTAL LUAR TANOGAL : 25 ULI 2000 LAMPIRAN : VA. PERATURAN MENTER! PERHUBUNGAN NOMOR KM 35 TAHUN 2008 TANGGAL, 25 JULI 2008 KAWASAN DI BAWAH PERMUKAAN KERUCUT KOGRDINATIACS KOORDINAT GEOGRAFIS Titik Ls Br X (Meter) Y(Meter) | ° | * ” ol: ” cat 19328.980 | 20730650 | 6 | 56 2.420| 116 | 20| 24.257 C12 17260.000 | 24000000 | 6 | 56 3610| 116 | 23 | 10.677 13 20060000 | 24000.000 | 6 | 57 2.439 | 116 | 24 | 20.390 C14 23991.020 | 20739650 |6|59| 46.145] 116 | 24| 49.715 C24 13328.980 | 19260.360 | 6 | 56| 38919/ 116 | 19) 53.149 C22_ 23991.020 | 19260360 |7| 0 22.949| 116 | 24| 18.608 C23 20060.000 | 16000000 |7| 0 | 21464] 116 | 21| 32.162 C24 17260.000 | 16000.000 | 6|69| 22627| 116 | 20| 22.448 | D2t 71350.200 | 18063630 | 6|56| 4.721| 116 | 18| 57.649 D22 25960,.800 | 18063530 |7| 1 | 11.908| 116 | 25 1.641 | [p23 20060.000 | 14000.000 | 7 | 1 11.216 | 116 | 20| 50.099 D24 17260,000 | 14000.000 [7 | 0 | 123978 116 | 19| 40.385 | Dat 1360.20 | 21036470 |6|55| 13.156 | 116 | 19| 41.240 DA2 17260.000 | 26000000 |[6|55| 13.853| 116 | 23| 52.728 DAS 20060.000 | 26000.000 | 6|s6| 12680| 116 | 25| 2.440 (0.1.4 25969.800 21036.470 | 7 | 0 20.333 | 116 | 25 | 45.231 MENTERI PERHUBUNGAN td Ir, JUSMAN SYAFII DJAMAL 20 KAWASAN DIBAWAH PERMUKAAN KERUCUT LAMPIRAN :-V PERATURAN MENTER! PERHUBUNGAN NOMOR — : KM35 TAHUN 2008 TANGGAL : 25 JULI 2008 KAWASAN DI BAWAH PERMUKAAN TRANSIS! LAMPIRAN = PERATURAN MENTER! PERHUBUNGAN KM 35 TAHUN 2008 NOMOR TANGGAL, VIA. 25 JULI 2008 ban aslinya KOGRDUIAT ACE KOORDINAT GEOGRAFIS Titik Ls BT | x (Meter) | ¥ (Meter) | ° | * . oles = Att 17260.000 | 20150.000 | 6 | 57 | 39.300| 116 | 21 | 49.722 Ai2 17260.000 | 19850.000 [6 | 57 | 46.853| 116 | 21 | 43.413 Bit 15057.000 | 20480450 | 6 | 56 | 44.879| 116 | 21 1.825 B12 22310,000 | 20487.500 | 6 | 59 | 17.100/ 116 | 24 2.555 B24 15057.000 | 19519550 | 6 | 57 87e3| 116 | 20 | 41.619 B22 22310.000 | 19512500 | 6 | 59 | 41.357| 116 | 23 | 42.052 A241 20060.000 | 20150000 | 6 | se | 38.222| 116 | 22 | 59.495 Aza 20060.000 | 19850.000 | 6 | 58 | 45.686] 116 | 22 | 53.126 MENTERI PERHUBUNGAN td Ir, JUSMAN SYAFII DJAMAL 241 LAMPIRAN : V PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR — ; KM35 TAHUN 2008 KAWASAN DIBAWAH PERMUKAAN KERUCUT TANGGAL : 25,UL2008 LAMPIRAN : VIL PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN, NOMOR : TANGGAL LEMBAR 1 BATAS - BATAS DISEKITAR PENEMPATAN NON DIRECTIONAL BEACON (NDB) 1, LUAS TANAH DAN LOKAS! PERLETAKAN NDB "ang Antenna 100M ~Jaringan Kewet Tanah Luas Tanah : 100 mx 100m Koordinat Lokasi NDB : 06°58! 31,800" LS 11022! 54,670" BT 2. PI BATAS - BATAS KETINGGIAI Al rere Tena 3. PERSYARATAN BANGUNAN DAN BENDA TUMBUH ~ Didalam batas tanah 100 m x 100 m : bebas bangunan dan benda tumbuh = Sampal radius 300 m dar’ titik tengah antenna tidak diperkenankan ada bangunan - bangunan metal seperti konstruksi baja, tiang listrik dan lain - lain - Sampai radius 1.000 m dari titik tengah antenna, kelompok pohon dan bangunan - bangunan lainnya tidak diperkenankan melebihi batas ketinggian permukaan kerucut sebagaimana ditentukan pada angka 2 22 LEMBAR 2 BATAS - BATAS DISEKITAR PENEMPATAN VERY HIGH FREQUENCY DIRECTIONAL OMNI RANGE ( VOR ) / DISTANCE MEASURING EQUIPMENT ( DME} 1. LUAS TANA\ [AKAN VOR / DME Luas Tanah 200m x 200 m Koordinat Lokasi : 06° 58’ 28,280" LS 10 22 47,940" BT 2. PERSYARATAN BATAS - BATAS KETINGGIAN DISEKITAR VOR / DME Permukaan Kerueut Bidang Counterpoise Froer Tanah — 200M 3. PERSYARATAN BANGUNAN DAN BENDA TUMBUH ~ Didalam radius 100 m dari titik tengah lahan : bebas benda tumbuh dan bangunan. = Didalam radius 100 - 200 m dari titik tengah lahan : ketinggian bangunan dan benda tumbub tidak melebini bidang Counterpotse. ~ Sampai radius 600 m dari titik tengah lIahan pada permukaan kerucut harus bebas dari Saluran Udara Tegangan Tinggi ( SUTT ) (> 20 KV). - Sampai radius 600 m batas-batas ketinggian ditentukan oleh permukaan kerucut sebagaimana ditentukan pada angka 2 diatas. 23 IEMBAR 3 BATAS - BATAS DISEKITAR PENEMPATAN. INSTRUMENT LANDING SYSTEM (ILS - LOCALIZER ) 1, LUAS TANAH DAN LOKASI PERLETAKAN /LS- LOCALIZER urtrsen ‘onman ve on Luas Tanah : 600 mx 220m Koordinat Lokasi_ : 06°58! 48,257" LS M0°23 3,750" BT 2. PERSYARATAN BATAS - BATAS KETINGGIAN DISEKITAR /L5 - LOCALIZER Sampai dengan jarak 20 km dari antenna ke arah landasan, ketinggian maksimum bangunan den benda tumbuh ditentukan oleh sudut bidang datar sebagaimana ditentukan pada angka 2 di atas 3. PERSYARATAN BANGUNAN DAN BENDA TUMBUH DI DAERAH KRITIS DAN SENSITIE ~ Ketinggian lahan di antenna Localizer sarva dengan ketinggian threshold runway - Perataan shoulder didaerah kritis < 3 cm ~ Pada daerah kritis /LS Localizer tidak boleh terdapat gundukan tanah, bangunan dan pohon yang dapat mengganggu pancaran Locallzer. 24 LEMBAR 4 BATAS - BATAS DISEKITAR PENEMPATAN INSTRUMENT LANDING SYSTEM (ILS GLIDE PATH ) 1, LUAS TANAH DAN LOKASI PERLETAI 5 200-200 ms} ‘Omen SENT Luas Tanah : 600 m x 300 m Koordinat Lokasi ILS 06° 57' 50,030" LS Glide Path. NO 21' 50,966" BT 2. PERSYARATAN BATAS - BATAS KETINGGIAN DISEKITAR ILS - GLIDE PATH. Antenna a Sampai dengan jarak 6.000 m dari titik tengah antenna kearah pendaratan, bangunan dan benda tumbuh ditentukan oleh sudut sebagaimana pada angka 2 diatas 3. PERSYARATAN BANGUNAN DAN BENDA TUMBUH = Kemiringan shoulder didaerah kritis < 1% - Perataan shoulder didaerah kritis < 3 cm - Pada daerah kritis dan sensitif tidak boleh terdapat bangunan, gundukan tanah dan pepohonan yang dapat mengganggu pancaran Glide Path. 25 LEMBAR 5 BATAS - BATAS DISEKITAR PENEMPATAN /NSTRUMENT LANDING SYSTEM (ILS - MIDDLE MARKER ) 1. LUAS TANAH DAN LOKASI PERLETAKAN /LS - MIDDLE MARKER 10mx10m 06°57" 22,275" LS 10> 21' 21,173" BT Luas Tanah Koordinat Lokasi Middle Marker 2: \N BATAS - BATAS KETINGGIAN DISEKITAR_ILS - R 3, PERSYARATAN BANGUNAN DAN BENDA TUMBUH ~ Sampai dengan radius 60 m batas ketinggian bangunan-bangunan dan benda tumbuh dibatasi oleh permukaan kerucut sebagaimana ditentukan pada angka 2 diatas. 26 LEMBAR 6 BATAS - BATAS DISEKITAR PENEMPATAN RADAR 4. LUAS TANAH DAN LOKAS! PERLETAKAN RADAR Luas Tanah 100m x 100m Koordinat Lokasi Radar: 07° 01' 16,960" LS 110° 25 45,080" BT 2. PERSYARATAN BATAS - BATAS KETINGGIAN DISEKITAR RADAR “lang Antenne 3. PERSYARATAN BANGUNAN DAN BENDA TUMBUH = Dalam radius 500 meter dar’ tik tengah antena radar, elevasi ketinggian bangunan berpenghuni maksimum sama dengan Elevasi Dasar Antena Radar ( T ) ~ _ Batas ketinggian bangunan-bangunan dan benda tumbuh dibatasi oleh permukaan kerucut sebagaimana ditentukan pada angka 2 diatas MENTERI PERHUBUNGAN tta, Ir, JUSMAN SYAFII DJAMAL 27