Anda di halaman 1dari 1

iv

ABSTRAK

Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Medan berperan dalam


melayani masyarakat dalam hal pemotongan hewan, pengadaan, dan penyaluran
daging yang sehat dan bermutu. Jenis hewan yang termasuk dalam kegiatan PD
RPH ini antara lain sapi/kerbau, babi, kambing/domba. Limbah RPH tergolong
limbah organik karena mengandung protein, lemak, dan karbohidrat yang cukup
tinggi sehingga berpotensi sebagai pencemar lingkungan.

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi sarana bangunan


Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Potong Hewan Medan dengan
cara menganalisis penyaluran air buangan dengan memuat perhitungan dan
pendimensian tiap unit bangunan IPAL di RPH Medan dan menganalisis dimensi
saluran dan kondisi tiap-tiap unit pengolahan di lokasi studi apakah masih
memadai atau perlu pengembangan, serta menganalisis kualitas air limbah
buangan dilihat dari tinggi rendahnya tingkat pencemaran pada tiap
parameternya.

Rincian masing-masing efisiensi reduksi BOD, COD, TSS , minyak dan


lemak, NH3-N dan pH pada IPAL RPH Medan adalah : Kolam K-3 40 % dan
kolam K-4 50 %. Dari hasil studi yang dilakukan, kualitas BOD effluent yakni
sebesar 112,54 mg/l, kualitas COD effluent sebesar 1579,39 mg/l, kualitas TSS
effluent sebesar 680 mg/l, kualitas minyak dan lemak effluent sebesar 130 mg/l,
kualitas NH3-N effluent sebesar 3,061 mg/l, kualitas pH effluent sebesar 6,52 mg/l
sehingga kita dapat mengetahui bahwa kadar BOD, COD, TSS serta minyak dan
lemak pada limbah cair RPH Medan belum memenuhi standar yang ditetapkan
Permenlh Nomor 2 Tahun 2006 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Kegiatan
Rumah Potong Hewan. Sedangkan kadar NH3-N dan pH pada limbah cair RPH
Medan sudah memenuhi standar yang ditetapkan.
Dari report tahunan RPH diketahui adanya peningkatan jumlah hewan
yang dipotong yang berdampak pada peningkatan volume limbah cair sebesar
123 m3/hari. Analisis berupa perhitungan efektifitas dan efisiensi terhadap
peningkatan volume limbah dibandingkan dengan dimensi unit pengolahan IPAL
yang ada pada saat ini, kualitas kandungan air buangan dan tahapan pengolahan
yang kemudian dievaluasikan terhadap parameter-parameter yang berlaku pada
limbah cair sebelum akhirnya limbah tersebut dibuang ke saluran penduduk. Dari
hasil evaluasi yang dilakukan, untuk kapasitas 123 m3/hari ada beberapa unit
pengolahan yang harus didesain ulang agar sistem pengolahan dapat
berlangsung efektif.
Kata Kunci : RPH Medan, Air Limbah

Universitas Sumatera Utara