Anda di halaman 1dari 1

PENGUKURAN SOUNDING KONFIGURASI

SCHLUMBERGER

Oleh
Rismawati

ABSTRAK

Telah dilakukan praktikum mengenai pengukuran sounding konfigurasi


Schlumberger. Praktikum ini bertujuan agar praktikan memahami konfigurasi
Schlumberger, dapat memahami keunggulan dan kelemahan dari konfigurasi
Schlumberger, dapat melakukan pengukuran dan pengambilan data (akuisisi data)
dengan konfigurasi Schlumberger, dapat menghitung nilai resistivity dan dapat
menggambarkan kurva matching sederhana pada kertas millimeter block, lalu
dapat menganalisa data hasil pengukuran di lapangan (sudah sesuai atau belum
dengan apa yang diharapkan). Pengukuran sounding itu sendiri merupakan
pengukuran yang dilakukan untuk memperoleh variasi resistivitas bawah
permukaan secara vertikal, dan biasanya konfigurasi yang lebih cocok untuk
pengukuran sounding adalah konfigurasi schlumberger. Pada konfigurasi
schlumberger, elektroda AB merupakan elektroda arus yaitu C1 C2, sedangkan
elektroda MN merupakan elektroda potensial yaitu P1 P2. Alat yang digunakan
pada praktikum ini yaitu adalah Naniura Resistivitymeter dengan panjang AB/2
yaitu mulai dari 1,5m sampai dengan 125m dan nilai a yaitu 0,5, 5 dan 10. Hasil
yang didapatkan pada praktikum ini yaitu adalah data hasil pengukuran dengan
nilai resistivitas yang berbeda-beda dengan nilai fault (gap) yaitu 464,6652 dan
15,59838 yang nantinya nilai dari gap tersebut akan dikoreksi agar menghasilkan
nilai resistivitas yang baik. Selain itu dihasilkan pula grafik hasil pengukuran
yaitu grafik hubungan antara AB/2 dan resistivitas.

ii