Anda di halaman 1dari 22

BAGIAN I

DESKRIPSI MASALAH

Pemodelan merupakan suatu cara yang digunakan dalam rangka memperagakan


suatu objek yang dapat merepresentasikan suatu sistem nyata atau yang biasa
disebut sebagai model. (Sumber : Effendi Masud. (2012). Model dan Pemodelan.
Diakses 18 Maret 2017, dari masud.lecture.ub.ac.id). Sedangkan Sistem merupakan
suatu kesatuan yang terdiri dari komponen yang saling berinteraksi antara satu
dengan yang lainnya untuk mencapai suatu tujuan. Pemodelan sistem merupakan
suatu cara untuk mempelajari suatu model dari sistem, sehingga dapat memudahkan
dalam memahami informasi yang ada. (Sumber : Medikano Alsen. (2015). 1-2.
Konsep Dasar Pemodelan. Diakses 18 Maret 2017, dari
sugiartha.staff.gunadarma.ac.id). Simulasi merupakan suatu proses peniruan
sebuah model atau sistem nyata, yang kemudian dilakukan sebuah percobaan
penjalanan terhadap model yang diuji tersebut. (Sumber : Awan Indra. (2014).
Pengertian Sistem, Model, dan Simulasi. Diakses 18 Maret 2017, dari
indraawan.blog.uns.ac.id)
Seperti yang sudah kita ketahui, pemodelan dan simulasi merupakan suatu
metode eksperimental yang digunakan untuk menjelaskan perilaku sistem,
membangun teori atau hipotesa yang mempertanggungjawabkan kelakuan sistem
yang diamati, dan memakai tori-teori untuk meramalkan perilaku sistem yang akan
mendatang.
Pelayanan umumnya kita ketahui sebagai suatu proses interaksi yang terjadi
antara penyedia layanan dan pengguna layanan tersebut. Dalam suatu proses
pelayanan, layaknya setiap penyedia berusaha untuk mengoptimalkan pelayanan
yang disediakan, baik dengan upaya mengurangi keterlambatan, tepat waktu,
meningkatkatkan realibility, meningkatkan keamanan, kenyamanan, maupun
upaya lainnya untuk mengoptimalkan sistem pelayanan yang diterapkan.
Dalam pemodelan kali ini, kami mencoba untuk membuat suatu model dari
proses bisnis yang terjadi di gerai Optik. Seperti yang sudah kita ketahui, Optik
merupakan sebuah tempat yang menyediakan beberapa layanan dalam hal yang
menyangkut kesehatan mata maupun layanan dalam hal pemenuhan kebutuhan
pelanggan untuk dapat mengikuti tren aksesoris mata yang digandrungi. Dalam
proses bisnis yang terjadi di Optik, umumnya pelanggan yang datang pertama-tama
melakukan pemilihan layanan yang akan diterima saat ia masuk kedalam optik,
setelah itu barulah pelayan mulai melayani pelanggan dalam menjalani proses yang
ada, yang biasanya dilakukan proses pemilihan produk dalam waktu tertentu.
Dalam proses pemilihan produk yang terjadi di Optik ini biasanya pelanggann dapat
menghabiskan waktu pelayanan yang cukup lama, yang dapat menimbulkan
permasalahn antrean dan menyebabkan terjadinya balking pelanggan dari anteran
yang ada. Dan inilah yang menjadi permasalahan dalam sistem yang kemungkinan
terjadi di Optik.
Dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang ada, dimana permasalahan ini
mencakup aspek yang cukup luas, maka dilakukanlah sebuah pemodelan dari
proses bisnis yang terjadi di Optik. Simulasi model ini dibuat menggunakan
software Arena, dimana Arena mampu mensimulasikan model dari sistem yang
diteliti hingga mendekati keadaan yang sebenarnya, sehingga analisa yang
dihasilkan pun akan mendekati keadaan sebenarnya. Dan ditentukanlah Optik yang
dijadikan objek penelitian adalah Optik Melawai. Optik Melawai merupakan salah
satu optik terbesar yang ada di Indonesia, yang berlokasi di Bandung Indah Plaza
Lt. Dasar No.6. Pelayanan yang tersedia di Optik Melawai ini diantaranya
pelayanan cek mata dan pembelian kaca mata atau pembelian lensa kontak, maupun
pembelian kaca mata atau pembelian lensa kontak tersendiri, yang buka setiap hari,
dari jam 10 pagi sampai dengan jam 10 malam. Terdapat berbagai produk yang
disediakan oleh Optik Melawai, diantaranya Frame, Sunglass, dan Contact Lens
bagi pria, wanita, dan anak-anak, dari berbagai brand terkenal, diantaranya Lanvin
Paris, Guess Eyewear, Lacoste, Converse, dan banyak lagi yang lainnya.
Simulasi model dibuat menggunakan software Arena untuk dapat
mempresentasikan proses bisnis yang terjadi di Optik Melawai, yang mana
pemodelan ini mencakup beberapa proses pelayanan, diantaranya pelayanan cek
mata dan pembelian kacamata, pelayanan cek mata dan pembelian lensa kontak,
pelayanan pembelian kacamata, pelayanan pembelian lensa kontak, serta pelayanan
pembayaran produk yang dibeli.
Dari sekian proses pelayanan yang disediakan tentunya banyak aspek yang
terkait dalam berjalannya kegiatan proses bisnis yang terjadi. Dimana dari
pengamatan langsung yang dilakukan terhadap Optik Melawai, memperlihatkan
terjadinya antrean di beberapa waktu yang dapat menimbulkan balking.
Permasalahan ini tentunya tidak hanya dapat diselesaikan dengan cara matematis
saja, dikarenakan terbatasnya model matematis yang tidak dapat memperlihatkan
rancangan model yang dapat mempresentasikan sistem nyata yang terjadi pada
Optik Melawai. Maka dilakukanlah pembuatan model simulasi dari proses bisnis
yang terjadi di gerai Optik Melawai, yang berlokasi di Bandung Indah Plaza Lt.
Dasar No.6.
BAGIAN II
PENGUMPULAN DATA

2.1 Alur Proses Optik Melawai


1. Waktu kedatangan pelanggan, dengan tujuan kedatangan telah
ditetapkan.
2. Tujuan pelanggan yaitu melakukan cek mata, pembelian kaca mata, dan
pembelian soflens.
3. Apabila tujuan pelanggan yaitu melakukan pengecekan mata akan
dilayani oleh petugas pengecekan mata dengan cara, diskusi santai
seputar kondisi mata saat ini serta gaya hidup yang mungkin
mempengaruhi kesehatan mata, penilaian dari kacamata yang
digunakan saat ini serta kecocokannya, pengukuran elektronik dengan
komputer untuk mendapatkan estimasi yang akan digunakan optisien
untuk melakukan pemeriksaan manual, penilaian dari penglihatan
seberapa baik optisien melihat dengan atau tanpa kacamata, disini
optisien akan menggunakan Letter Chart berisi huruf-huruf dalam
berbagai ukuran yang biasa dipakai untuk melakukan uji mata, optisien
akan menggunakan lensa dengan ukuran power yang berbeda beda
untuk mengetahui apakah penglihatan dapat dikoreksi
dengan kacamata atau lensa kontak, petugas pengecekan mata akan
memperhatikan penglihatan opisien dalam berbagai jarak pandang,
jauh, menengah (komputer), dan membaca, termasuk jika ada
kebutuhan khusus, penilaian dari kesehatan mata jika terindikasi, disini
petugas pengecekan mata akan memeriksa bagian luar mata
menggunakan lampu terang untuk memastikan mata optisien sehat dan
berfungsi secara normal, para optisien akan dapat mengenali perubahan
yang terjadi yang dapat mempengaruhi kesehatan mata, sehingga dapat
merujuk ke dokter mata untuk evaluasi lebih lanjut, di akhir
pemeriksaan. Jika terdapat optisien yang sedang dilayani pada saat
pengecekan mata, optisien yang lain akan menunggu antrian.
4. Petugas mata akan memberikan hasil diagnosa dari uji mata yang
dilakukan kepada optisien.
5. Setelah proses pemberian hasil diagnosa dari pengecekan mata optisien
akan terjadi pengambilan keputusan yaitu pelanggan akan melakukan
pembelian kaca mata atau soflens.
6. Apabila pelanggan akan membeli kaca mata maka pelanggan akan
memilih kaca mata sesuai dengan frame yang diinginkan.
7. Apabila telah selesai memilih kaca mata pelanggan akan diberikan nota
pembelian.\
8. Setelah itu pelanggan melakukan prosedur transaksi pembelian dengan
membayar sesuai total yang telah diberikan.
9. Setelah dilakukan pembayaran, petugas kasir akan memberikan struk
pembayaran kepada pelanggan.
10. Proses selesai dari proses pengecekan mata sampai pembelian kaca
mata.
11. Dan apabila pelanggan yang tidak membeli kaca mata akan membeli
softlens akan memilih jenis soflens yang diinginkan.
12. Setelah selesai memilih softlens pelanggan akan diberikan nota
pembelian.
13. Setelah itu pelanggan melakukan prosedur transaksi pembelian dengan
membayar sesuai total yang telah diberikan.
14. Setelah dilakukan pembayaran, petugas kasir akan memberikan struk
pembayaran kepada pelanggan.
15. Proses selesai dari proses pengecekan mata sampai pembelian soflens.
16. Dari kedatangan pelangan dengan tujuan pembelian kaca mata
pelanggan akan memilih kaca mata sesuai dengan frame yang
diinginkan.
17. Apabila telah selesai memilih kaca mata pelanggan akan diberikan nota
pembelian.
18. Setelah itu pelanggan melakukan prosedur transaksi pembelian dengan
membayar sesuai total yang telah diberikan.
19. Setelah dilakukan pembayaran, petugas kasir akan memberikan struk
pembayaran kepada pelanggan.
20. Proses selesai dari proses pengecekan mata sampai pembelian kaca
mata. Dan apabila pelanggan yang tidak membeli kaca mata akan
membeli softlens akan memilih jenis soflens yang diinginkan.
21. Setelah selesai memilih softlens pelanggan akan diberikan nota
pembelian.
22. Setelah itu pelanggan melakukan prosedur transaksi pembelian dengan
membayar sesuai total yang telah diberikan.
23. Setelah dilakukan pembayaran, petugas kasir akan memberikan struk
pembayaran kepada pelanggan.
24. Proses selesai dari proses pengecekan mata sampai pembelian soflens.
25. Dan apabila kedatangan pelanggan dengan tujuan pembelian soflens
akan memilih jenis soflens yang diinginkan.
26. Setelah selesai memilih softlens pelanggan akan diberikan nota
pembelian.
27. Setelah itu pelanggan melakukan prosedur transaksi pembelian dengan
membayar sesuai total yang telah diberikan.
28. Setelah dilakukan pembayaran, petugas kasir akan memberikan struk
pembayaran kepada pelanggan.
29. Proses selesai dari proses pengecekan mata sampai pembelian soflens.
2.2 Bagan Alur Optik Melawai

Mulai
Periksa Mata
Hasil Diagnosa
Kedatangan
pelanggan
A

Pelayanan Memilih Kaca


Mata?
Nota Pembelian
Cek Mata?

Pembelian Pemilihan Menghitung


Kaca Mata? Kaca mata Jumlah Total

Pembelian Nota Pembelian Struk


Lensa Kontak Pembayaran

Pemilihan
Lensa Kontak

Nota Pembelian

Struk
Pembayaran

Selesai

Gambar 2.1 Flow Process Chart Optik Melawai


Sistem Pemeriksaan Mata Sistem Pemeriksaan Mata

Antrian Pelanggan Antrian Pelanggan

Pelanggan Pengecekan Mata Pelanggan Pengecekan Mata Pemilihan Softlens

Antrian Pelanggan
Pelanggan

Sistem Pemeriksaan Mata


Pengecekan Mata

Pintu Kedatangan/ Pintu Keluar

Pergerakan Pelanggan
Pembelian Kaca Mata
Pergerakan Pelanggan
Pembelian Softlens

Gambar 2.1 Bagan Plot Proses Optik Melawai


2.3 Formulir Pengamatan Optik Melawai
1. Formulir Pengamatan Kedatangan
FORMULIR PENGAMATAN KEDATANGAN
Time Between Arrival (TBA)

Tabel 2.1 Formulir Pengamatan Kedatangan Hari Ke 1

Costmr ke- Waktu Tiba TBA TBA (menit)

1 11:11:20
2 11:30:48 0:19:28 19.47
3 11:31:03 0:00:15 0.25
4 11:35:57 0:04:54 4.90
5 11:38:50 0:02:53 2.88
6 11:42:54 0:04:04 4.07
7 11:43:06 0:00:12 0.20
8 11:43:57 0:00:51 0.85
9 11:45:11 0:01:14 1.23
10 11:45:33 0:00:22 0.37
11 11:46:49 0:01:16 1.27
12 11:48:10 0:01:21 1.35
13 11:55:15 0:07:05 7.08
14 11:57:02 0:01:47 1.78
15 12:09:41 0:12:39 12.65
16 12:11:03 0:01:22 1.37
17 12:11:20 0:00:17 0.28
18 12:22:34 0:11:14 11.23

Tabel 2.2 Formulir Pengamatan Kedatangan Hari Ke 2

19 12:57:31
20 13:14:20 0:16:49 16.82
21 13:15:42 0:01:22 1.37
22 13:15:55 0:00:13 0.22
23 13:16:22 0:00:27 0.45
24 13:16:23 0:00:01 0.02
25 13:17:23 0:01:00 1.00
26 13:19:45 0:02:22 2.37
27 13:20:36 0:00:51 0.85
Lanjutan tabel 2.2 Formulir Pengamatan Kedatangan Hari Ke 2

28 13:21:02 0:00:26 0.43


29 13:30:27 0:09:25 9.42
30 13:54:51 0:24:24 24.40
31 14:01:26 0:06:35 6.58
32 14:08:03 0:06:37 6.62
33 14:15:04 0:07:01 7.02
34 15:44:08 1:29:04 29.07
35 15:54:20 0:10:12 10.20
36 15:55:23 0:01:03 1.05

Tabel 2.3 Formulir Pengamatan Kedatangan Hari Ke 3

37 15:55:39
38 17:16:21 1:20:42 20.70
39 17:25:03 0:08:42 8.70
40 17:54:06 0:29:03 29.05
41 17:55:13 0:01:07 1.12
42 18:16:15 0:21:02 21.03
43 18:38:25 0:22:10 22.17

Tabel 2.4 Formulir Pengamatan Kedatangan Hari Ke 4

44 18:50:08
45 18:50:47 0:00:39 0.65
46 19:02:30 0:11:43 11.72
47 19:05:38 0:03:08 3.13
48 19:08:36 0:02:58 2.97
49 19:11:45 0:03:09 3.15
50 19:15:10 0:03:25 3.42
51 19:25:12 0:10:02 10.03
2. Formulir Pengamatan Pelayanan Cek Mata
FORMULIR PENGAMATAN PELAYANAN
Waktu Proses (Delay Time)
CEK DAN PEMBELIAN KACA MATA

Tabel 2.5 Formulir Pengamatan Pelayanan Cek Mata

Waktu Mulai Waktu Selesai Waktu


Costmr ke-
Dilayani Dilayani Pelayanan

1 11:30:50 13:00:07 89.28


2 11:44:03 13:21:15 97.20
3 11:55:16 13:12:46 77.50
4 12:22:40 13:52:50 90.17
5 12:57:36 14:18:05 80.48
6 13:18:40 14:45:49 87.15
7 13:55:10 15:19:02 83.87
8 14:15:14 15:37:07 81.88
9 14:55:30 16:19:31 84.02
10 15:20:02 16:39:03 79.02
11 15:51:05 17:17:10 86.08
12 19:17:12 20:53:23 96.18
13 19:37:28 21:00:19 82.85
14 12:05:27 13:26:29 81.03
15 12:26:37 13:47:30 80.88
16 13:27:39 14:39:25 71.77
17 16:20:02 18:01:03 101.02
18 16:34:05 18:20:10 106.08
19 16:51:12 17:44:22 53.17
20 16:54:28 18:05:12 70.73
21 19:00:12 20:13:23 73.18
22 19:12:42 20:30:19 77.62
23 19:33:12 20:34:52 61.67
24 11:02:10 12:19:07 76.95
25 11:05:12 12:36:05 90.88
26 11:26:17 12:37:10 70.88
27 11:34:11 13:01:15 87.07
28 11:35:38 12:36:47 61.15
29 12:09:56 13:37:43 87.78
30 12:27:34 14:02:53 95.32
31 12:52:30 14:19:35 87.08
Lanjutan tabel 2.5 Formulir Pengamatan Pelayanan Cek Mata

32 13:18:40 14:39:41 81.02


33 13:22:40 14:22:50 60.17
34 13:35:10 14:33:52 58.70
35 13:35:10 14:33:52 58.70
36 13:55:16 14:52:46 57.50
37 14:35:30 15:51:31 76.02
38 15:21:02 16:29:03 68.02
39 15:43:15 17:07:11 83.93
40 19:00:03 20:08:17 68.23
41 11:29:43 12:37:43 68.00
42 12:50:01 14:00:32 70.52
43 16:00:32 17:21:39 81.12
44 16:21:05 17:43:10 82.08
45 16:31:52 18:00:10 88.30
46 19:00:03 20:08:17 68.23
47 19:17:38 20:53:23 95.75
48 19:27:38 20:57:03 89.42
49 19:37:48 21:00:19 82.52
50 20:04:42 21:30:23 85.68
3. Formulir Pengamatan Pelayanan Cek L
FORMULIR PENGAMATAN PELAYANAN
Waktu Proses (Delay Time)
CEK DAN PEMBELIAN LENSA KONTAK

Tabel 2.6 Formulir Pengamatan Pelayanan Cek dan Pembelian Lensa Kontak
Waktu
Waktu Mulai
Costmr ke- Selesai Waktu Pelayanan
Dilayani
Dilayani
1 11:16:50 11:29:04 12.23
2 11:16:54 11:35:15 18.35
3 11:31:08 11:42:46 11.63
4 11:48:16 11:59:50 11.57
5 12:07:47 12:19:05 11.30
6 13:16:50 13:29:04 12.23
7 13:16:54 13:35:15 18.35
8 13:19:50 13:29:50 10.00
9 10:18:25 10:29:16 10.85
10 13:11:15 13:19:26 8.18
11 13:11:26 13:24:23 12.95
12 13:15:07 13:26:19 11.20
13 13:16:50 13:29:08 12.30
14 13:16:54 13:28:15 11.35
15 13:19:50 13:29:50 10.00
16 13:52:50 14:02:25 9.58
17 14:18:05 14:32:22 14.28
18 14:45:49 14:55:04 9.25
19 15:19:02 15:32:00 12.97
20 15:57:07 16:06:47 9.67
21 16:19:21 16:29:12 9.85
22 12:19:07 12:32:45 13.63
23 12:36:47 12:50:36 13.82
24 13:01:15 13:13:46 12.52
25 13:16:29 13:23:41 7.20
26 13:17:32 13:25:58 8.43
27 13:37:43 13:51:40 13.95
28 14:12:50 14:25:28 12.63
29 14:23:52 14:35:07 11.25
30 14:29:35 14:39:33 9.97
31 14:30:45 14:39:03 8.30
Lanjutan tabel 2.6 Formulir Pengamatan Pelayanan Cek Mata dan Pembelian Lensa
Kontak

32 14:39:51 14:52:14 12.38


33 14:52:46 15:04:52 12.10
34 16:29:13 16:40:32 11.32
35 17:10:03 17:19:27 9.40
36 17:24:22 17:33:52 9.50
37 18:11:03 18:18:43 7.67
38 18:15:12 18:23:55 8.72
39 18:53:10 19:06:00 12.83
40 20:00:10 20:07:44 7.57
41 20:33:23 20:45:53 12.50
42 20:51:13 21:00:53 9.67
43 20:57:00 21:09:54 12.90
44 21:30:19 21:40:27 10.13
45 12:36:07 12:48:49 12.70
46 15:51:31 16:02:12 10.68
47 15:55:31 16:09:03 13.53
48 16:29:03 16:39:14 10.18
49 17:27:16 17:38:07 10.85
50 20:08:00 20:20:20 12.33
4. Formulir Pengamatan Pelayanan Kaca Mata
FORMULIR PENGAMATAN PELAYANAN
Waktu Proses (Delay Time)
PEMBELIAN KACA MATA

Tabel 2.7 Formulir Pengamatan Pelayanan Kaca Mata

Waktu Mulai Waktu Selesai Waktu


Costmr ke-
Dilayani Dilayani Pelayanan

1 10:29:16 11:06:29 37.22


2 11:21:22 12:39:55 78.55
3 11:43:25 12:20:50 37.42
4 13:16:30 14:23:10 66.67
5 13:30:30 14:42:24 71.90
6 15:44:10 16:37:25 53.25
7 11:22:04 12:15:49 53.75
8 11:35:05 12:21:02 45.95
9 11:42:40 12:40:07 57.45
10 12:59:45 13:59:31 59.77
11 12:11:05 13:21:03 69.97
12 13:19:26 14:12:00 52.57
13 13:19:50 14:35:19 75.48
14 13:20:03 14:02:47 42.73
15 13:23:13 14:31:14 68.02
16 13:27:08 14:27:30 60.37
17 13:27:15 14:25:25 58.17
18 13:29:34 14:22:10 52.60
19 13:29:50 14:30:22 60.53
20 13:35:25 15:03:23 87.97
21 14:01:25 14:54:22 52.95
22 14:25:42 15:35:32 69.83
23 14:55:04 16:06:47 71.72
24 13:23:41 14:47:33 83.87
25 13:25:58 14:38:17 72.32
26 14:39:03 15:38:52 59.82
27 15:32:00 16:37:43 65.72
28 16:06:47 16:58:44 51.95
29 16:29:12 17:39:22 70.17
30 16:37:32 17:39:58 62.43
31 17:19:27 18:11:03 51.60
Lanjutan tabel 2.7 Formulir Pengamatan Pelayanan Kaca Mata

32 18:18:43 19:29:55 71.20


33 19:02:10 19:50:36 48.43
34 20:07:44 20:56:00 48.27
35 20:45:53 21:31:40 45.78
36 21:00:53 21:52:43 51.83
37 12:32:45 13:37:14 64.48
38 12:51:36 13:25:28 33.87
39 12:51:41 13:56:33 64.87
40 13:13:43 14:08:07 54.40
41 14:00:28 15:00:12 59.73
42 14:35:00 15:13:20 38.33
43 14:39:31 15:01:14 21.72
44 14:42:14 15:32:07 49.88
45 15:04:51 16:00:03 55.20
46 16:01:12 17:06:19 65.12
47 16:09:01 17:05:53 56.87
48 19:17:38 19:54:52 37.23
49 19:33:52 20:53:46 79.90
50 20:40:27 21:42:45 62.30
5. Formulir Pengamatan Pelayanan
FORMULIR PENGAMATAN PELAYANAN
Waktu Proses (Delay Time)
PEMBELIAN LENSA KONTAK

Tabel 2.8 Formulir Pengamatan Pelayanan Lensa Kontak

Waktu Mulai Waktu Selesai


Costmr ke- Waktu Pelayanan
Dilayani Dilayani

1 11:36:04 11:42:03 5.98


2 11:46:52 11:53:15 6.38
3 12:09:48 12:16:46 6.97
4 12:13:10 12:20:50 7.67
5 13:16:30 13:23:05 6.58
6 13:19:44 13:24:49 5.08
7 14:01:30 14:07:02 5.53
8 14:55:42 15:01:07 5.42
9 15:18:25 15:24:31 6.10
10 11:21:00 11:27:55 6.92
11 11:41:25 11:49:50 8.42
12 13:06:30 13:14:10 7.67
13 13:30:10 13:37:24 7.23
14 15:44:20 15:52:25 8.08
15 10:29:46 10:36:29 6.72
16 11:22:44 11:29:49 7.08
17 11:35:04 11:41:02 5.97
18 11:42:45 11:50:00 7.25
19 11:59:42 12:07:31 7.82
20 12:11:45 12:17:03 5.30
21 13:10:03 13:15:12 5.15
22 13:11:26 13:19:00 7.57
23 13:15:50 13:21:19 5.48
24 13:20:58 13:26:31 5.55
25 13:22:13 13:30:11 7.97
26 13:22:15 13:28:25 6.17
27 13:22:21 13:30:41 8.33
28 13:24:34 13:30:10 5.60
29 13:24:50 13:30:10 5.33
30 13:34:25 13:41:23 6.97
31 14:01:21 14:08:25 7.07
Tabel 2.8 Formulir Pengamatan Pelayanan Lensa Kontak

32 14:09:04 14:15:04 6.00


33 14:12:42 14:19:12 6.50
34 14:19:08 14:27:32 8.40
35 14:33:03 14:40:13 7.17
36 15:32:10 15:40:00 7.83
37 16:06:41 16:12:47 6.10
38 16:29:11 16:34:12 5.02
39 16:37:12 16:43:32 6.33
40 17:13:27 17:19:21 5.90
41 18:11:43 18:17:51 6.13
42 19:02:20 19:08:10 5.83
43 19:33:32 19:41:52 8.33
44 20:01:44 20:08:14 6.50
45 20:40:57 20:47:27 6.50
46 20:45:13 20:51:53 6.67
47 21:02:53 21:08:23 5.50
48 12:51:16 12:58:36 7.33
49 12:51:31 12:58:41 7.17
50 18:43:25 18:50:55 7.50
6. Formulir Pengamatan Pelayanan Pembayaran
FORMULIR PENGAMATAN PELAYANAN
Waktu Proses (Delay Time)
PEMBAYARAN

Tabel 2.9 Formulir Pengamatan Pelayanan Pembayaran

Costmr Waktu Mulai Waktu Selesai


Waktu Pelayanan
ke- Dilayani Dilayani

1 11:06:33 11:09:02 2.48


2 11:29:12 11:31:08 1.93
3 11:35:23 11:37:12 1.82
4 11:39:13 11:41:21 2.13
5 11:42:57 11:44:47 1.83
6 11:53:26 11:55:12 1.77
7 12:00:02 12:02:25 2.38
8 12:16:54 12:18:55 2.02
9 12:20:57 12:22:54 1.95
10 12:27:58 12:29:49 1.85
11 12:31:39 12:33:43 2.07
12 12:40:01 12:42:15 2.23
13 12:50:06 12:52:18 2.20
14 13:00:11 13:02:15 2.07
15 13:12:20 13:14:05 1.75
16 13:21:20 13:23:29 2.15
17 13:29:38 13:31:43 2.08
18 13:43:12 13:45:23 2.18
19 13:58:11 14:00:12 2.02
20 14:29:11 14:31:21 2.17
21 14:34:56 14:36:45 1.82
22 14:40:04 14:42:29 2.42
23 14:45:24 14:47:40 2.27
24 14:53:01 14:55:10 2.15
25 15:07:11 15:09:01 1.83
26 15:18:13 15:20:01 1.80
27 15:23:16 15:25:02 1.77
28 15:31:13 15:33:16 2.05
29 15:42:30 15:44:19 1.82
30 15:45:55 15:47:35 1.67
31 16:01:12 16:03:41 2.48
Lanjutan tabel 2.9 Formulir Pengamatan Pelayanan Pembayaran

32 16:19:10 16:21:04 1.90


33 16:24:37 16:26:23 1.77
34 16:37:14 16:39:11 1.95
35 17:19:42 17:21:04 1.37
36 17:39:09 17:41:10 2.02
37 17:47:01 17:49:12 2.18
38 18:17:18 18:19:01 1.72
39 18:31:42 18:33:41 1.98
40 19:00:26 19:02:29 2.05
41 19:06:33 19:08:14 1.68
42 19:09:53 19:11:25 1.53
43 19:49:21 19:51:32 2.18
44 20:17:42 20:19:21 1.65
45 20:22:30 20:24:03 1.55
46 20:29:51 20:31:35 1.73
47 20:36:43 20:38:54 2.18
48 20:39:03 20:41:19 2.27
49 20:44:51 20:46:35 1.73
50 20:53:37 20:55:23 1.77
BAGIAN III
PEMODELAN

A. Hasil Capture Terhadap Model Tanpa Animasi

B. Hasil Capture Terhadap Model Dengan Layout Animasi


BAGIAN V
PENUTUP

Optik Melawai merupakan salah satu ritel optik terbesar di Indonesia. Pertama
kali Optik Melawai ini berdiri di Jakarta Selatan. Optik Melawai ini memiliki
beberapa cabang yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, diantaranya di
Bandung, yang berlokasi di Istana Plaza, Bandung Supermall, Bandung Trade
Center, Cihampelas Walk, Bandung Indah Plaza, dan banyak lagi. Yang mana
dalam penelitian ini, studi pengamatan dilakukan di Cabang Optik Melawai
Bandung Indah Plaza Lt. Dasar No. 6.
Terdapat beberapa macam pelayanan yang tersedia di Optik Melawai yang
berlokasi di pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza, diantaranya pelayanan cek
mata dan pembelian kaca mata, pelayanan cek mata dan pembelian lensa kontak,
pembelian kaca mata, dan pembelian lensa kontak.
Permasalahan yang terjadi di Optik Melawai ini terdapatnya antrean pelanggan
karena kuranga resourse yang tersedia, yang dapat menyebabkan balking antrian.
Maka, dalam mengatasi permasalahan yang ada, dilakukan sebuah upaya
pensimulasian model dari sistem nyata, menggunakan software Arena.
Dan dari model Simulasi yang telah dibuat, dapat dilihat permasalahan antrean
yang terjadi dalam sistem nyata nya pun memang terjadi dalam model simulasi
yang dibuat. Dimana antrean yang terjadi dalam sistem yang mencapai lebih dari
10 pelanggan. Maka dalam mengatasi hal tersebut kami melakukan penambahan
terhadap sumber daya atau pelayan dalam sistem yang akhirnya tidak terdapat lagi
antrean pelanggan. Dimana dari setiap proses pelayanan yang ada, di dalam sistem
nyatanya terdapat 4 pelayan yang dapat melayani pelanggan yang masuk. Karena
terjadi antrean, maka kami menambah jumlah pelayan menjadi 7 pelayan, dan
permasalahan antrean pun teratasi.