Anda di halaman 1dari 7

MANAGEMENT

Dr yan aslian noer ,mph


Indikator mutu higt alert dirawat inap
Infeksi fhlebilitis tidak mengarah k e hand hygine
Identifikasi pasien tidak indetik dengan memasang gelang , seperti infeksi
mendistribusikan obat tidak hanya menulis nama
Upaya time out bedah (tidak jelas ) penjelasanya
Pasien jatuh (plan) resiko jatuh identik asessment harus tercover dengan upayanya
Mdgs dokumen atau reguilasi harus ada dan disertai
HASIL PRESENTASI DR DOKTER AFTON

Jumlah karyawan jangan kurang lebih harujelas pasti tanggal terakhirnya


Grafik angka bor :
Jml karyawan lama ranap/ jumlah tempat tidur
Dasar kebijakan dan klarifikasi pengguna kebijakan pasl 43, pp no 70, permenkes 11
tahun 2917
Fokus area klinis minta diklarifikasi
Rs mengajukan klinikal patwayh, kenapa minta ttd ?
Indikator pemakaian antibiotik harus selektif dan seminimal mungkin permenkes
pelayanan di rs
Plebitis tidak han 1 faktor penenu (alat bahan kompetensi pegawai )
Kepatuyhan dalam untuk menentukan plebithis
Rekam medis resume idsk menentukan kelengkapan medik,yang harus dilakuakan
adalah dokter action rapat dokter dpjp kelengkapan semua terlibat
Skp 3
Kepatuhan penyimpanan obat yang perlu dan waspadai dan rawat inap target harus
safety 100%
Hand hygine jika untuk pengetahuan maka actionya adalah edukasi
Kalau action maka pelatihan
MFK
Mfk penaggulangan kebakaran
Penutup dari program kerja pencegahan kebakaran blm di ttd direktur
Sk direktur tentang penanggung jawab k3
Pengaas program
Rencana kompetensi
Program monitor resiko fasilitas lingkungan siapa yang memonitor
Keselamatan dan keamanan
Spo keselamatan dan keamanan
Spo pemberian indentitas kepada pengunjung
Program pedoman keselamatan pengunjung saat ada perbaikan di rs
Pemeriksaan terkini (pipa, genset, izin lift, b3 dll)
Izin limbah cair habis masa berlaku
Surat ijin ipal
Daftar limbah berbahaya terbaru
Spo tentang b3 sampah dan yang bertanggung jawab (syarat2 pengelola)
Sk yang mengurus kebkaran beserta bukti bukti dokumen
Identitas area resiko kebakaran tertulis
Deteksi dini kebakaran alatnya
Data data uji coba deteksi kebakaran
Bukti pelatihan kebakaran pada staff
Pemeriksaan dan pemeliharaan apar
Sk kebijakan dilarang merokok
Inspeksi inventaris non medis
Pemeliharaan preventif contoh ct scan dan diletkakkan dibawah ac bocor
Kriteria kompetensi pemeliharaan preventif sk
Bukti pemeliharaan preventif
Spo penarikan alat
Program kalibasi alat
Dokumen kapasitas air
Dokumen ketersediaan listrik 24 jam
Hitungan penggunaan listrik u rs bandingfan dengan kemampuan genset rs
Jika kebutuhan listrik lebih besar genset maka dilakukan mou pln
Pencataan air (quality qontrol)
Dokumen area yang beresiko tinggi terjadi pemadaman listrik ,air mati harus tanda
tangan direktur
Dokumen pencatatan uji coba air dan listrik
Pengecekan daya listrik berkala
Sistem kunci air,listrik,gas medis, ventilasi. Diperuksa secara teratusr dokumen
Uji coba sistem kunci
Pemantauan water treatmen di hd (dokumen)
Data hasil di kumpul (bukti)
Bukti sertifikat pelatihan di masing masing tanggung jawab / program
Tiap program harus dilakukan pelatihan
KPS

Perencanaan kebutuhan ketenagaan


Uraian tugas staf
Yang mendandatangani uraian tugas masing masing staf adalah direktur
Proses pengangkatan staf (mulai dari penerimaan dll)
Hasil penerimaan beda di sop dan uu dan yang menyetuhui siapa
Rekruitmen klinis harus kredensial
Spo rekrutmen non klinis yang ada bukan spo tetapi tugas dari staf tersebut
Spo penyusunan berkas karyawan
Spo penetepan pegawai baru a (point 5) ditetapkna oleh direktur
Dalam orientasi karyawan baru : - umum, - khusus
Program diklat
Ruang pelatihan sendiri untuk bhd beserta alat
Pelaksanaan k3 dan spo
Pelaksanaan kredensial untuk perawat, dokter
Mitra bestari harus pakai surat tugas
Untuk uraian tugas perlu yang bersangkutan bertanda tangan ( hanya direktur)
Sk pengangkatan kredensial
Staf profesional
MPO

Review (monitorng & evaluasi) = hasil riview system managemen (MPO 1,4)
Supervisi terkait review (monitoring dan evaluasi) MPO 1.1 = berdasarkan
permenkes 72 tentang supervisi = petugas tersebut memberikan uraian tentang
review system management harus ada surat pengangkatan yang bertanggung jawab
sebagai supervisi
Harus ada buku untuk pengadaan berdasarkan informasi tentang keamanan dan
efektifitas
Ketidaktersediaan obat di rs
MOU dengan rumah sakit lain dan apotek luar (disertakan bukti)
Bukti dokter terlibat dalam perencanaan obat yanga ada di IFRS dan dilampirkan
jurnal dan brosur,presture (dan data pendukung lainnya)
Kebijakan obat nutrisi (es.albumin)
Standar resep obat
Pelatihan penulisan resep (bukti)
Melengkapi NO SIP dokter dan apoteker
Sertifikat pelatihan rekontruksi oleh perawat (bukan sosialisasi)
Kriteria telaah resep (proses) di belakang resep
Kebijakan delegasi penyerahan obat oleh apoteker / TTK ke perawat untuk rawat
inap
Pembatasan pemberian obat oleh petugas ex. Obat sitostatik
Spo verifikasi resep rawat jalan
Ketepatan pemberian obat ke pasien
Kebijakan obat yang di bawa pasien dari rumah
Monitoring efek samping obat (bukti laporanya)
Kejadian nyaris cedera
PMKP

Laporan direktur rs : - pemilik , pemerintah


Usulan indikator mutu (bukti ) setiap unit
Evaluasi mutu oleh beberapa orang (rapat / pertemuan resmi)
Pengelolaan data excel
Bukti rumah sakit bahwa telah menerima hasil mutu (dalam bentuk tertulis)
Hasil mutu yang telah diserahkan ke tim PMKP diolah dan di kembalikan lagi ke unit
yang terkait agar dapat dievaluasi kembali untuk peningkatan kerja dari unit tersebut
FMEA (tinggal print)
Clinical pathway
SK direktur 5 area klinis (harus ada clinical pathway)
Bukti penilaian dalam bentuk tulisan ke pemilik
Data data siapa validatornya / siapa yang memverifikasinya (bukti tertulis)
SK validator dan memverifikasi
Dilakukan perbandingan data dengan rumah sakit lain, dibandingkan dari waktu ke
waktu dibandingkan standar yang ada,dengan praktek klinis yang lain
Data sebelum di publikasikan harus di validasi
Contoh RCA semua ruangan
KTD = grading
Bukti laporan pra bedah dan pasca bedah
KNC = SK
Perbaikan 5 prioritas
Perbaikan dari hasil indikator mutu
Ruang lingkup PMKP = mutu tiap tiap unit, manajemen, keselamatan pasien