Anda di halaman 1dari 19

SISTEM REPRODUKSI

1. Wanita 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada payudara dan keluar darah.
Sebelumnya riwayat orang tua sudah meninggal dengan keluhan serupa. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan ulkus dan darah pada mamae. Diagnosis pada pasien adalah
A. Mastoiditis
B. Karsinoma mammae
C. Abses payudara
D. FAM
E. Paget disease

2. Wanita 20 tahun G2P1A0 hamil 30 minggu datang dengan keluhan nyeri kepala,
mata kabur dan nyeri ulu hati. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/110 mmHg, nadi
85x/menit, napas 16x/menit, suhu afebris. Pada pemeriksaan urin didapatkan hasil protein
+3. Diagnosis pada pasien adalah
A. Eklampsia
B. Hipertensi gestasional
C. Impending eklampsia
D. Superimposed preeklampsia
E. Preeklamsia berat

3. Wanita usia 30 tahun datang dengan keluhan keluar darah dari kemaluan sejak 2
hari yang lalu. Pasien terakhir haid 6 minggu yang lalu. Pasien sudah menikah selama 9
tahun dan belum mempunyai anak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90 mmHg,
nadi 75x/menit, napas 20x/menit, suhu afebris. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb
9,8 gr/dl. Diagnosis pada pasien adalah
A. Amenorea
B. Menoragia
C. Polimenorea
D. Oligomenorea
4. Seorang wanita 30 tahun hamil 10 minggu datang dengan keluhan nyeri perut
bagian bawah. Riwayat trauma disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan
umum tampak sakit berat, TD 90/60 mmHg, nadi 112x/menit, napas 24x/menit, suhu
afebris. Didapatkan konjungtiva anemis, abdomen tegang, dan nyeri lepas. Pada
pemeriksaan vaginal toucher didapatkan nyeri goyang portio, cavum douglass menonjol.
Pemeriksaan beta-HCG (+). Diagnosis pada pasien adalah
A. KET
B. Mola hidatidosa
C. Abortus insipiens
D. Abortus iminens
E. Plasenta previa totalis

5. Perempuan 20 tahun G1P0A0 usia kehamilan 12 minggu datang ke dokter untuk


memeriksa kesehatan. Dari pemeriksaan didapatkan IgM toxoplasma reaktif, IgG
toxoplasma non reaktif. Diagnosis pada pasien adalah
A. Infeksi toxoplasma akut
B. Infeksi toxoplasma laten
C. Infeksi toxoplasma sekunder
D. Reaktivasi infeksi toxoplasma
E. Infeksi toxoplasma masa lampau

6. Perempuan usia 33 tahun datang dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir sejak 1
minggu yang lalu. Pasien melahirkan 1 minggu yang lalu dengan berat badan bayi 3500
gram. Pada pemeriksaan fisik didapatkan fundus uteri teraba 1 jari diatas umbilicus. Tidak
ada robekan jalan lahir. Diagnosis pada pasien adalah
A. Subinvolusi uterus
B. Ruptur uteri
C. Ruptur perineum
D. Atonia uteri
7. Seorang pasien perempuan 24 tahun G3P2A0 hamil 12 minggu datang ke IGD RS
dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa
kram pada perut. Pada pemeriksaan kandungan didapatkan kontraksi uterus. Pada
pemeriksaan dalam tampak keluar flek namun OUE tertutup. Pemeriksaan USG umur
kehamilan 12 minggu. Apa diagnosis pasien?
A. Abortus komplit
B. Abortus inkomplit
C. Blighted ovum
D. Abortus iminens
D. Missed abortion

8. Wanita post partum dengan berat badan lahir bayi 3900 gram mengeluhkan
perdarahan dari jalan lahir. Pada pemeriksaan fisik didapatkan robekan pada jalan lahir
sampai sfingter ani interna. Diagnosis pada pasien adalah
A. Rupture perineum grade 1
B. Rupture perineum grade 2
C. Rupture perineum grade 3A
D. Rupture perineum grade 3B
E. Rupture perineum grade 3C

9. Wanita 60 tahun P4A0 mengeluhkan keluar benjolan dari jalan lahir sejak 2 bulan
yang lalu. Pasien merasa benjolan keluar pada saat BAK dan BAB. Pemeriksaan fisik
umum normal. Pemeriksaan genitalia tampak portio maju ke depan vagina. Pemeriksaan
VT normal. Tes valsava (+). Diagnosis yang mungkin pada pasien adalah
A. Prolaps uteri
B. Carcinoma serviks
C. Carcinoma uteri
D. Inversio uteri
E. Subinvolusio uterus
10. Seorang pasien perempuan usia 33 tahun dirujuk ke IGD RS oleh bidan dengan
keluhan perdarahan yang tidak berhenti. Pasien telah melahirkan anak keempatnya secara
spontan sejam yang lalu dengan berat 3300 gram namun plasenta belum lahir. Dari
pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen, TD 90/70 mmHg, nadi 100x/menit,
TFU setinggi pusat dan kontraksi uterus sedang. Apakah kemungkinan penyebab
perdarahan pada pasien?
A. Kelainan pembekuan darah
B. Laserasi jalan lahir
C. Atonia uteri
D. Retensio plasenta
E. Sisa plasenta

11. Seorang perempuan usia 34 tahun G2P1A0 datang ke puskesmas untuk


pemeriksaan kehamilan. Pasien telah diketahui hamil 24 minggu. Anak pertama berusia 3
tahun. Riwayat DM dalam keluarga disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TB 154
cm, BB 90 kg, TD 130/80 mmHg. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 14 gr/dl,
glukosa urin +3. protein urin (-). Apakah diagnosis pasien?
A. Diabetes gestasional
B. Gangguan filtrasi glukosa
C. Hipertensi gestasional
D. Preeklampsia
E. Tiroksikosis gestasional

12. Seorang wanita 57 tahun datang dengan keluhan pembesaran payudara kanan
dengan warna kemerahan dan terasa nyeri. Payudara kanan mengeluarkan cairan serum. Ibu
pasie meninggal 2 tahun yang lalu karna penyakit serupa. Pada pemeriksaan fisik pada
mammae didapatkan kulit hiperemis, tertarik seperti kulit jeruk dan terdapat pembesaran
limfe regio aksilaris dextra. Apa diagnosis paling mungkin pada pasien ini?
A. FAM
B. Karsinoma mammae
C. Penyakit paget
D. Abses mastitis
E. Tumor philoides

13. Wanita usia 27 tahun ingin melakukan tes IVA. Pasien tidak memiliki gejala. Pada
pemeriksaan inspekulo ditemukan masa putih mengkilat berwarna pucat pada serviks.
Tatalaksana yang tepat pada pasien adalah
A. Kauterisasi
B. Pofidofilin
C. Observasi
D. Kolposkopi
E. Enuklasi

14. Seorang perempuan 32 tahun G3P2A0 usia kehamilan 12-13 minggu datang dengan
keluhan keluar darah dari kemaluan sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri. Tanda-
tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan TFU 2 jari di atas simfisis pubis. Pemeriksaan
Ginekologi ditemukan darah di liang vagina dan ostium uteri tertutup. Apakah diagnosa
yang tepat untuk kasus ini?
A. Abortus iminens
B. Abortus insipiens
C. Abortus inkomplit
D. Abortus komplit
E. Missed abortion

15. Seorang perempuan datang diantar ke IGD akibat keluar perdarahan yang tidak
berhenti. Pasien diktahui sebelumnya melahirkan dengan dukun beranak, pemotongan tali
pusat dengan pisau belati. Anak dallam keadaan mencucu dan tidak bisa minum. Keluhan
pada anak tersebut dapat dicegah dengan?
A. Pemberian imunisasi TT saat hamil
B. Pemberian ATS saat hamil
C. Konsumsi zat besi saat hamil
D. Pemberian antibiotik broad spectrum

16. Perempuan G2P1A0 hamil 32 minggu datang dengan keluhan nyeri kepala yang
dirasakan semakin memberat. Pasien memiliki riwayat hipertensi yang tidak terkontrol.
Pemerikaan fisik didapatkan TD 160/80 mmHg, nadi 100x/menit, napas 20 x/menit.
Pemeriksaan urin didapatkan hasil proteinuria (-). Diagnosis yang tepat pada pasien
adalah
A. Preeklampsia
B. Hipertensi gestasional
C. Eklampsia
D. Impending eklampsia
E. Sindroma HELLP

17. Seorang perempuan 40 tahun G2P1A0 hamil 26 minggu datang ke IGD RS dengan
keluhan pusing. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 160/100 mmHg,
nadi 85x/menit, napas 24x/menit dan suhu afebris. Pemeriksaan fisik tidak didapatkan
edema pretibial dan proteinuria. Pasien mengaku menderita hipertensi sejak hamil dan
pasien mendapat obat anti hipertensi. Diagnosis pada pasien adalah
A. Preeklampsia ringan
B. Preeklampsia berat
C. Hipertensi gestasional
D. Hipertensi kronik
E. Superimpossed preeclampsia

18. Wanita G2P1A0 usia kehamilan 28 minggu datang dengan keluhan demam
menggigil 7 hari disertai nyeri kepala, mual, muntah dan disertai nyeri pada tulang. Demam
sekarang berangsur menurun. Pasien baru saja pulang dari Maluku. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan TD 120/80 mmHg, nadi 104x/menit, napas 17x/menit, dan suhu 40oC. Apakah
diagnosa yang tepat?
A. Demam tifoid
B. Demam dengue
C. Malaria
D. Leptospirosis

19. Wanita 28 tahun datang dengan keluhan nyeri perut bawah sejak 4 hari yang lalu.
Keluhan disertai demam yang hilang timbul. Nyeri juga muncul saat bersenggama disertai
keputihan. Pemeriksaan abdomen didapatkan nyeri tekan. Tidak terdapat nyeri lepas dan
massa. Pada pemeriksaan genitalia interna didapatkan hiperemis pada ostium uterus
eksternal. Adneksa digoyangkan simetris didapatkan nyeri. Diagnosis pada pasien tersebut
adalah...
A. Salpingitis
B. Appendisitis
C. Endometriosis
D. Sistitis
E. Torsio ovarium

20. Seorang perempuan G3P2A0 dengan usia kehamilan 38 minggu mengeluh lemas
dan pusing. Pasien rutin kontrol ke puskesmas dan selalu mengambil obat tambah darah.
Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 9 gr/dl. Apa yang menyebabkan hal tersebut?
A. Dosis obat tambah darah kurang
B. Tidak mau minum obat tambah darah karena banyak alasan
C. Jumlah obat tambah darah yang diberikan kurang
D. Ukuran obat tambah darah terlalu besar
E. Obat tambah darah diminum dengan susu

21. Seorang wanita P1A0 dirujuk dari bidan dengan keluhan perdarahan aktif setelah
melahirkan. Pasien melahirkan bayi dengan berat 3800 gram. 5 menit setelahnya plasenta
lahir lengkap. Kontraksi uterus baik. Apa penyebab perdarahan yg dialami oleh pasien?
A. Ruptur uterus
B. Plasenta rest
C. Atonia uteri
D. Ruptur serviks
E. Inversio uteri

22. Wanita G1P0A0 usia kehamilan 34 minggu datang dengan keluhan pusing dan
nyeri ulu hati sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 200/120
mmHg. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil proteinuria +3 dan oliguria.
Diagnosis yang mungkin pada pasien adalah
A. Preeklamsia berat
B. Impending eklampsia
C. Eklampsia
D. Hipertensi gestasional
D. HELLP sindrom

23. Seorang wanita 31 tahun G4P3A0 hamil 31-33 minggu mengeluhkan keluar darah
dari jalan lahir sejak 3 jam yang lalu. Darah yang keluar berwarna hitam disertai nyeri
perut. Dari hasil pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg, nadi 110x/menit, napas
26x/menit dan suhu afebris. TFU teraba keras. Diagnosis pasien adalah
A. Vasa previa
B. Placenta previa
C. Abrupsio placenta
D. Mola hidatidosa
E. Retensio plasenta

24. Seorang ibu 30 tahun G3P2A1 datang ke puskesmas dengan keluhan mules sejak 1
hari yang lalu. Mules dirasakan sering dan semakin kuat disertai keluhan keluar lendir
darah dari jalan lahir. Tanda-tanda vital dalam batas normal. His (+) adekuat, DJJ terdengar
lemah, perut membesar setinggi procesus xiphoideus dan tampak mengkilat. Bagian tubuh
janin sulit diraba. Tindakan yang dilakukan adalah
A. Tirah baring, observasi kemajuan persalinan
B. Rujuk ke Sp.OG dengan dampingan perawat/ bidan
C. Terapi konservatif dengan tokolitik
D. Persalinan pervaginam
E. Amniotomi

25. Seorang laki laki usia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan tidak punya
anak setelah 10 tahun menikah. Pasien mengaku rutin melakukan hubungan dengan
istrinya. Dari pemeriksaan istri tidak ada kelainan. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.
Dari analisis sperma ditemukan pasien kurang subur. Dari hasil pemeriksaan analisis
sperma bagaimanakah hasilnya?
A. Kurang dari 20 juta/mm3
B. Kurang dari 30 juta/mm3
C. Kurang dari 40 juta/mm3
D. Kurang dari 50 juta/mm3
E. Kurang dari 60 juta/mm3

26. Wanita 24 tahun datang ke poli kandungan dengan keluhan nyeri perut bagian
bawah sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai demam, mual dan muntah. Pasien mengaku
baru menggunakan IUD sejak 1 bulan yang lalu. Keputihan disangkal. Tanda-tanda vital
dalam batas normal. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan nyeri tekan pada perut bagian
bawah. Pada pemeriksaan dalam tidak didapatkan nyeri goyang portio. Plano test (-).
Diagnosis yang tepat adalah
A. Kista ovarium
B. Kista bartolini
C. Salpingitis
D. Servisitis
E. Kehamilan ektopik
27. Pasien perempuan usia 40 tahun datang dengan keluhan nyeri tungkai bawah. Ini
merupakan hari kedua masa nifas pasien. Keluhan juga disertai demam naik turun. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan dan edema tungkai kiri. Diagnosis yang tepat
pada pasien adalah
A. Pelvic tromboflebitis
B. Tromboflebitis femoralis
C. Tromboflebitis archiles

28. Perempuan 38 tahuan datang ke bidan untuk konsultasi KB. Pasien telah memiliki 2
orang anak dan memiliki riwayat KET. Suami pasien tidak mau menggunakan kondom dan
pantang berkala. Metode KB yang cocok untuk pasien adalah
A. Kontrasepsi mantap
B. Implan
C. AKDR
D. Pil KB
E. Suntik KB

29. Perempuan 25 tahun datang ke klinik dengan suaminya dengan keluhan nyeri pada
kemaluannya. Nyeri dirasakan saat berhubungan suami istri. Keluhan dirasakan sejak
pertama kali menikah. Pasien tidak mendapat orgasme karena nyeri yang dirasakan. Tanda-
tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan genikologi didapatkan vagina tampak
hiperemis, nyeri goyang (+). Diagnosis yang tepat adalah
A. Vaginismus
B. Endometriosis
C. Salpingitis
D. Karsinoma serviks
E. KET
30. Pasien perempuan usia 38 tahun G3P0 datang dengan keluhan keluar darah dari
jalan lahir. Sebelumnya pasien sudah 2 kali mengalami keguguran dengan usia kehamilan
di bawah 4 bulan. Diagnosis yang tepat pada pasien adalah
A. Inkompeten uteri
B. Plasenta previa
C. Abruptio plasenta
D. KET
E. Aborsi

31. Wanita 18 tahun datang ke IGD dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir sejak 3
jam yang lalu. Pasien mengaku tidak haid selama 3 bulan. Plano test (+). Pada pemeriksaan
didapatkan jaringan di serviks. Diagnosis pada pasien adalah
A. Abortus insipiens
B. Abortus iminens
C. Abortus inkomplit
D. Abortus komplit
E. Abortus septic

32. Seorang wanita usia 28 tahun dengan kehamilan 35 minggu datang dengan keluhan
edema pada kedua tungkai. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/100 mmHg, nadi
80x/menit, napas 20x/menit dan suhu 36,5C. Pada pemeriksaan lab didapatkan hasil
proteinuria +2. Apa terapi yang tepat diberikan pada pasien tersebut?
A. MgSO4
B. Nifedipin
C. Diazepam
D. Induksi
E. Sectio sesarea

33. Pasien perempuan usia 30 tahun G2P1A0 datang dengan keluhan mules sejak 1
hari. Sebelumnya pasien dibawak ke bidan tapi 5 jam kemudian bayi belum juga lahir.
Pemeriksaan tanda vital normal, his 3x dalam 10 menit, durasi 40 detik, DJJ meningkat,
mekonium (+). Penatalaksanaan yang tepat pada pasien ini adalah
A. Sectio sesarea
B. Ekstraksi vakum
C. Drip oksitosin
D. Injeksi antibiotik

34. Wanita 25 tahun datang dengan keluhan nyeri hebat saat haid. Dari pemeriksaan
fisik didapatkan massa lunak di forniks posterior yang terasa nyeri saat uterus digerakkan.
Apa diagnosis yang mungkin pada pasien ini?
A. Adenomiosis
B. Endometriosis
C. Mioma uteri
D. Kista ovarium
E. Karsinoma serviks

35. Wanita 29 tahun G2P1A0 datang dengan keluhan partus tidak maju sejak 4 jam
yang lalu. Pembukaan 4 cm dan kepala bayi teraba di hodge II. Pasien mengaku bahwa
anak pertamanya berusia 3 tahun dengan riwayat lahir dengan sectio caesaria oleh karena
gagal induksi. Berat lahir anak pertama 3000 gram. Tindakan yang dilakukan pada pasien
adalah
A. Persiapan SC
B. Persiapan forceps
C. Persiapan vakum ekstrasi
D. Amniosentesis
E. Observasi

36. Perempuan usia 38 tahun G3P1A1 hamil 37 minggu datang dengan keluhan sakit
kepala dan mual. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 170/100 mmHg. Pemeriksaan
darah rutin dalam batas normal. Pemeriksaan urin didapatkan proteinuria +3. Tindakan
definitif yang dilakukan pada pasien adalah...
A. Pasang akses intravena
B. Injesi MgSO4
C. Masker O2
D. Uterotonika

37. Pasien wanita 26 tahun G2P1A0 usia kehamilan 32-34 minggu datang dengan
keluhan keluar darah dari jalan lahir sejak 1 hari yang lalu. Darah keluar berwarna merah
segar dan tidak nyeri. Riwayat trauma tidak ada. Tanda-tanda vital dalam batas normal, DJJ
normal, kontraksi uterus tidak ditemukan. Kemungkinan diagnosis pasien adalah
A. Persalinan kala I
B. Persalinan preterm
C. Vasa previa
D. Plasenta previa
E. Solution plasenta

38. Pasien wanita 26 tahun datang dengan keluhan payudara kanan lecet sejak 10 hari
setelah melahirkan. Pasien baru saja melahirkan anak pertamanya 20 hari yang lalu. Saat ini
pasien sedang menyusui. Pada pemeriksaan fisik didapatkan payudara kanan bengkak,
merah dan lecet pada papilla mamae. Diagnosis yang mungkin pada pasien adalah
A. Inverted nipple
B. Cracked nipple
C. Abses payudara
D. Mastitis
E. Fibroadenoma mamae

39. Pasien perempuan 38 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan perdarahan dari
jalan lahir sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai keputihan berbau sejak 1 tahun dan
akhir-akhir ini keluar bercak darah ketika bersenggama. Pada pemeriksaan ginekologi
didapatkan massa pada serviks yang rapuh, mudah berdarah, dan sebagian nekrosis.
Diagnosis pada pasien adalah
A. Karsinoma serviks
B. Servisitis
C. Polip serviks
D. Endometriosis
E. Myoma Geburt

40. Perempuan 26 tahun G3P2A0 kehamilan 18 minggu datang dengan keluhan


penurunan berat badan. Pasien mengaku berat badan sebelum hamil 44 kg, saat ini turun
menjadi 37 kg. Jika dilakukan pemeriksaan penunjang urinalisis, maka yang ditemukan
adalah
A. Protein (+)
B. Leukosit (+)
C. Lipid (+)
D. Trombosit (+)
E. Keton (+)
41. Pasien perempuan 28 tahun G1P0A0 kehamilan 39 minggu datang dengan riwayat
hipertensi dan penyakit gula. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan lab
ditemukan Hb 10,5 gr%. Kapan seharusnya dilakukan terminasi pada pasien ini?
A. Kehamilan 37 minggu
B. Kehamilan 38 minggu
C. Kehamilan 39 minggu
D. Kehamilan 40 minggu
E. Kehamilan 41 minggu

42. Perempuan 29 tahun P1A0 dibawa ke IGD dengan keluhan perdarahan dari jalan
lahir. Darah yang keluar bergumpal dengan jumlah sekitar 500cc. Pasien baru saja
melahirkan anak pertamanya dengan BBL 3800 gram, plasenta lahir tidak lengkap. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60 mmHg, nadi 96x/menit, napas 24x/menit dan suhu
afebris. Didapatkan kontraksi uterus baik, konjungtiva anemis, tinggi fundus uteri 2 jari
diatas pusat. Terdapat robekan pada portio serviks dan perineum menonjol. Diagnosis
pasien adalah
A. Subinvolusio uteri
B. Ruptur perineum
C. Atonia uteri
D. Plasenta rest
E. Ruptur uteri

43. Pasien perempuan 28 tahun G3P2A0 dibawa ke puskesmas dengan keluhan mules.
Tafsiran usia kehamilan sesuai HPHT 28 minggu. Riwayat anak pertama dan kedua pasien
dilahirkan secara normal dengan BBL 1600 gram dan 1700 gram. Dari pemeriksaan fisik
didapatkan keadaan umum baik, kesadaran komposmentis, tanda-tanda vital dalam batas
normal. Pemeriksaan tinggi fundus uteri tiga jari di atas pusat, DJJ 140x/menit. Diagnosis
yang mungkin pada pasien adalah
A. Distoleransi peradangan panggul
B. Inkompeten serviks
C. Rupture serviks
D. Prolapsus uteri
E. Persalinan preterm

44. Pasien perempuan 30 tahun G3P2A0 dengan usia kehamilan 37 minggu datang ke
puskesmas dengan keluhan mulas sejak 2 jam yang lalu. Pada saat dilakukan palpasi teraba
janin letak lintang, kontraksi uterus kuat, dilatasi serviks 1 cm, DJJ 145x/menit. Dokter
kemudian merujuk pasien ke RS terdekat. Tindakan selanjutnya adalah
A. Maneuver mourubech
B. Injeksi oksitosin
C. Versi ekstraksi
D. Sectio cesarean
E. Versi luar
45. Pasien perempuan 22 tahun hamil 26 minggu datang ke poliklinik untuk
memeriksakan kehamilannya dengan fasilitas USG lengkap. Suami pasien berumur 23
tahun. Tidak ditemukan adanya paparan zat iatrogenic. Pada pemeriksaan USG ditemukan
janin tidak memiliki esktremitas kecuali humerus dextra. Dokter kemudian merujuk pasien.
Diagnosis pada kasus ini adalah
A. Akondroplasia
B. Amelia
C. Osteogenik imperfect
D. Kretinisme
E. Amniotic band

46. Perempuan 26 tahun datang dengan keluhan keluar darah dari kmaluan sebanyak
lebih kurang 3x ganti pembalut. Pasien terlambat haid 2 bulan. Pada pemeriksaan
ginekologi didapatkan porsio terbuka 1 cm, plasenta terlihat di porsio. Tatalaksana yang
tepat adalah
A. Konservatif
B. Kuretase
C. Pemberian uterotunika
D. Pemberian tokolitik
E. Pembersihan dengan jari

47. Perempuan 26 tahun datang ke poliklinik untuk program hamil. Pasien memiliki
riwayat abortus dua kali. 5 tahun sebelumnya pasien diperiksa dan didapatkan igM
toxoplasma meningkat 4 kali dari normalnya dan dikatakan dalam fase laten. Jika diperiksa
saat ini, hasil yang didapatkan adalah
A. IgA toxoplasma (+)
B. IgG toxoplasma (+) meningkat dari normal
C. IgG toxoplasma (+) tetap meningkat 4 kali
D. IgM toxoplasma (+)
E. IgG dan IgA toxoplasma (+)

48. Pasien wanita 25 tahun G1P0A0 hamil 38-39 minggu rujukan dari bidan datang
dengan keluhan persalinan macet. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam
batas normal. Pemeriksaan obstetric didapatkan TFU 30cm, masuk PAP, penurunan 2/5,
Hodge 3, pembukaan 8cm, his 1-2x lemah. Riwayat uterotonika (-) Selaput ketuban utuh.
Apa tindakan yang tepat?
A. Augmentasi uterotonika
B. Pecahkan ketuban
C. Tunggu lahir spontan
D. SC

49. Perempuan 25 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan perdarahan post partum.
Pasien baru saja melahirkan bayi dengan BBL 4200 gram. Pada pemeriksaan didapatkan
fundus uteri teraba 2 jari di bawah pusat dan keras. Terdapat ruptur mukosa vagina hingga
muskulus sfingter ani interna. Hal ini terjadi karena...
A. Perineum kaku
B. Distosia bahu
C. Episiotomi mediana
D. Persalinan yang salah
E. Kepala lahir terlalu cepat

50. Seorang wanita G3P2A0 dibawa ke IGD dengan keluhan perdarahan sejak 1 jam
yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan tampak seperti daging keluar dari vagina.
Diagnosis yang mungkin adalah...
A. Inversio uteri
B. Retensio plasenta
C. Tumor vagina
D. Mioma uteri
51. Perempuan 35 tahun P4A2 datang dengan keluhan nyeri perut bawah sejak 1 hari
yang lalu. Pasien juga mengeluhkan demam dan bau dari jalan lahir. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan suhu 39,8C, nyeri tekan perut bawah (+), lokia purulen berbau (+), uterus
tegang dan subinvolusi. Diagnosis pasien adalah
A. bses pelvis
B. Abses perineum
C. Endometritis
D. Adnexitis
E. Selulitis luka insisi

52. Wanita 30 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan keputihan kental. Pasien
merupakan akseptor AKDR sejak 3 tahun yang lalu. Pemeriksaan selanjutnya yang
dilakukan adalah
A. USG
B. Biopsi serviks
C. Swab vagina
D. Evaluasi AKDR
E. Pemeriksaan dalam

53. Perempuan 26 tahun G2P1A0 hamil 36 minggu datang dengan keluhan nyeri
kepala. Pasien juga mengeluhkan pandangan mata buram. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tekanan darah 180/110 mmHg, nadi 98x/menit, nafas 20x/menit, suhu 36,7 C.
Pada pemeriksaan obstetri didapatkan DJJ janin 132x/menit, tafsiran berat janin 2.800
gram. Diagnosis yang mungkin adalah
A. Eklampsia
B. Hipertensi gestasional
C. Impending ekslampsia
D. Superimposed ekslampsia
E. Hipertensi kronik
54. Wanita 35 tahun P3A0 dibawa ke IGD dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir
yang tidak berhenti setelah melahirkan plasenta. Pada pemeriksaan uterus terasa lembek,
tidak ditemukan massa pada jalan lahir. Diagnosis yang mungkin adalah
A. Robekan porsio
B. Atonia uteri
C. Ruptur perineum
D. Sisa jaringan plasenta
E. Inversio uteri

55. Pasien wanita 25 tahun G1P0A0 hamil 32 minggu datang dengan keluhan keluar
darah dan lendir dari jalan lahir. Keluar cairan jernih tidak ada. Pada pemeriksaan
didapatkan his 1 kali dalam 10 menit. Tindakan yang tepat adalah
A. Pantau kemajuan persalinan
B. Pimpin persalinan
C. Induksi persalinan
D. Injeksi oksitosin
56. Wanita G2P1A0H1 hamil 39 minggu datang ke IGD rujukan puskesmas dengan
keluhan kala II lama. Ibu sudah mengedan selama 30 menit tapi bayi tidak lahir. Pada
pemeeriksaan didapatkan pembukaan lengkap, posisi kepala bayi di dasar pangul. Tindakan
selanjutnya adalah
A. Pemberian oksitosin
B. SC
C. Persalinan vakum
D. Amniotomi
E. Forsep