Anda di halaman 1dari 3

ANALISA EKSISTENSI, SUBSTANSI PENCIPTAAN MANUSIA

DILIHAT DARI SUDUT PANDANG AGAMA DAN SAINS

Pandangan Agama Kristen :

“Maka Tuhan menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Tuhan
diciptakan-Nya dia; … itulah hari keenam.” [ Kejadian 1:26-31]

Kejadian 2:7 menyatakan: “Kemudian Tuhan Allah mengambil sedikit tanah, membentuknya
menjadi seorang manusia, lalu menghembuskan nafas yang memberikan hidup ke dalam
lobang hidungnya”.

2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah
mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. 2:22 Dan
dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang
perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah
dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku . Ia akan dinamai perempuan, sebab ia
diambil dari laki-laki. “ [Kejadian 2 :21-23]

Pandangan Agama Islam :

(ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat: "Sesungguhnya Aku akan


menciptakan manusia dari tanah". [QS.Shaad (38): 71]

Allah berfirman: "Hai iblis, Apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-
ciptakan dengan kedua tangan-Ku. [QS.Shaad (38) :75]

Aku = belum ada campur tangan yang lain

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari
jenis yang satu (sama), dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada
keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak [QS.An-
Nisa’(4) :1]

Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang
perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling
kenal-mengenal. [QS. Al-Hujurat(49):13]

Dalam pandangan Agama Kristen dan Islam : Manusia yang pertama itu diberi nama Adam
dan isterinya bernama Hawa/Eva

Adam (bhs.Ibrani ‫ אדם‬, 'ÂDÂM, bhs.Arab ‫آدم‬, berarti tanah, manusia atau cokelat muda)

Hawa (bhs.Ibrani ‫חַ וָּה‬, Ḥawwāh ; bahasa Arab : ‫ حواء‬Hawwāʾ, berarti hasrat, keinginan dan
ada yang menyebut َّ‫ َحي‬Hayya berarti hidup bhs.Inggris Eve atau Eva, Chava, Hava.
REPRODUKSI MANUSIA

Kita tidak menemukan penjelasan proses Reproduksi di dalam Kitab Tuhan di dalam
BIBLE/ALKITAB tetapi ada menemukan proses Reproduksi di dalam Kitab Tuhan yang lain
yakni di dalam Alquran. Demikian dijelaskan :

12. Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati dari tanah. 13.
Kemudian Kami jadikan saripati itu nuthfah dalam tempat yang kokoh (rahim).14. Kemudian
nuthfah itu Kami jadikan ‘alaqah, lalu ‘alaqah itu Kami jadikan mudhghah (segumpal
daging), dan segumpal daging itu Kami jadikan ‘izhaam ( tulang belulang ), lalu tulang
belulang itu Kami bungkus dengan lahm (daging). kemudian Kami jadikan dia makhluk yang
(berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. [QS Al-Mu’minuun
(23) :12-14 ]

Kami = sudah ada campur tangan selain Allah, yakni kedua orangtua janin

Dari ayat di atas menyimpulkan proses reproduksi manusia dari segi fisik dalam 5 tahap :

1. Nuthfah (pertemuan sperma dan ovum)

2. ‘Alaqah (sesuatu yang melekat) mirip lintah

3. Mudhghah (segumpal daging) —pembentukan organ-organ yang penting

4. ‘izhaam (tulang)

5. Lahm (daging)

Dr. Ketih L. Moore, seorang Ahli Embriologi terkenal dari Amerika, tertegun, ketika
membaca suatu tulisan bahwa di dalam Al Qur’an memuat ihwal pertumbuhan janin dari
masa pembuahan hingga lahir. “ini sulit dipercaya”,…”Embriologi baru dikenal belakangan,
terutama sejak ditemukannya mikroskop dan piranti-piranti canggih ilmu kedokteran
modern” kilah nya. Ketika dia pelajari lagi, ilmu mengenai embriologi yang tersebar di
banyak ayat dalam Al Qur’an, ia semakin heran dan terkagum-kagum,…Embriologi dibahas
lengkap dan tuntas, pada Al Qur’an yang diturunkan Abad ke 6 Masehi!!! “Apa yang dikupas
dalam Al Qur’an sungguh tidak mungkin terjangkau pada saat itu, ini benar-benar mukjizat!”

Ayat-ayat di atas adalah pengetahuan embriologi yang tidak mungkin muncul dari pemikiran
manusia pada saat itu!…Ilustrasi mengenai fetus (embrio yang telah berkembang dalam
uterus/peranakan) baru muncul dalam kedokteran barat pada abad-15, itupun belum ada
gambaran sama sekali seperti apa fetus itu termasuk perkembangannya. Baru setelah
ditemukannya mikroskop pada abad-16 penelitian mengenai fetus berkembang, hingga saat
ini. …

Dalam Kitab yang diturunkan Tuhan yakni Al Qur’an, istilah fetus dinyatakan sebagai
“alaqah”, yang sering diartikan sebagai segumpal darah/sesuatu yang menempel. Dalam
pengertian etimologis “alaqah” lebih tepat diartikan sebagai “penghisap darah” atau
Lintah!…karena sejatinya, ‘alaqah ini mempunyai karakter persis seperti lintah, ia menempel
di peranakan dan makanannya adalah darah sang ibunda,..dan ternyata, ketika piranti
mikroskop sudah ada, ketika diperbesar, alaqah ini bentuknya memang betul-betul
menyerupai “lintah”

Bayangkan, abad ke-6, belum ada mikroskop!, sehingga tidak mungkin proses embriologi
datang dari manusia,…dan siapa lagi kalau bukan dari Allah, Yang Maha Menguasai Semua
Ilmu!

PROSES MASUKNYA RUH PADA MANUSIA

Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai nuthfah


selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi ‘alaqah selama empat puluh hari,
kemudian menjadi mudhghah selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya
malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat hal :
menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya. [ HR Bukhari –
Muslim ]

Dari perkataan Nabi Muhammad di atas diperoleh penjelasan bahwa setelah berumur 120
hari janin di dalam perut ibunya barulah Tuhan meniupkan Ruh pada si janin.

Dengan terintegrasinya jasad dan ruh ,maka baru ada eksistensi manusia secara utuh.