Anda di halaman 1dari 1

Pil KB

Kakak ipar Ungke mengandung lagi. Namanya Brenda. Karena suaminya baru saja
ke luar kota, Brenda meminta tolong Ungke mengantarnya ke bidan.

Sesampainya di klinik, bidan bertanya kepada Brenda, “Bukang ngana yang


beberapa bulan ada datang minta pil KB?”

“Iyo, kita no, bidan,” jawab Brenda.

“Trus… skarang ada kiapa?”

“Kita hamil ulang.”

“Tu pil KB kita kase pa ngana dang, nyandak (tidak) minum?” tanya bidan heran.

“Bagimana nyandak mo hamil, pil baru ada di leher, calana so sampe (sampai)
lutut.”