Anda di halaman 1dari 3

final

Manajemen pendidikan tinnggi islam

Nama : Nurfajrina

Nim : 140206007

Unit :1

1. Jelaskan apa makna manajemen dalam pendidikan tinggi islam


2. Sebutkan aspek-aspek manajemen dalam pendidikan tinggi islam, fungsi manajemen dan
kepemimpinan
3. Kemukakan menurut pendapat saudara tentang pendidikan islam dalam konteks kekinian
4. Jelaskan sumber dana atau biaya pendidikan islam :
a. Waqaf
b. Zakat
c. Sedekah
d. Hibah
e. Sumber dana lain
5. Jelaskan tugas yang di emban oleh seorang manager dalam pemimpin lembaga
pendidikan tinggi islam.

1
Jawab:

1. Makna manajemen dalam pendidikan tinggi islam yaitu untuk memantapkan PTI itu
sendiri, mengapa, karena manajemen itulah sebagai yang mengatur, sehingga apapun
yang akan di kerjakan dan dilaksanakanakan lebih sistematis, karena adanya aspek-aspek
yang mendukung dan juga adanya fungsi-fungsi yang dapat menjalankan dan juga
mengatur perguruan tinggi itu sendiri.

2. Aspek-aspek manajemen yaitu, sumber daya manusia, money, material, metode, produk,
pasar dan orang. Sedangkan fungsi manajemen ada: perencanaan, pengorganisasian,
pengawasan, pelaksanaan, dan evaluasi.Kepempinan merupakan jabatan seseorang dalam
mengatur lembaga perguruan tinggi islam baik dalam merumuskan visa misinya maupun
dengan cara mempengaruhi bawahan-bawahannya agar ikut menerapkan pendidikan
islam secara menyeluruh. Aspek manajemen pendidikan islam luar sekolah mengacu
pada aspek intuisi, lembaga structural, personalia, informasi, teknik dan lingkungan.

3. Pendidikan islam dalam konteks kekinian sudah banyak di bicarakan, mulai dari yang
dulunya dianggap tabuh terutama di Negara Eropa khususnya, tapi sekarang pendidikan
islam sudah tidak menjadi yang baru lagi, dapat kita lihat saja sekarang ini, sudah banyak
sekali orang-orang muslim khususnya wanita yang memakai jilbab, dan busananya sudah
tertutup. Kita lihat saja seperti para model ataupun artis lebih banyak yang memakai
kerudung , dah bahkan kini sudah menjadi sebuah trend dan gaya tersendiri dalam
berbusana. Di Negara maju saja misalnya sekarang sudah banyak yang menggunakan
sistim islam, contohnya jepang, jerman mereka lebih disiplin di bandingkan Negara
muslim kita sebut saja Indonesia, yang masih menjadi Negara berkembang, sedangkan
mereka sudah terus maju dengan menerapkan sistim pendidikan islam tadi, kemudian
memisahkan kelas antara laki-laki dan perempuan akan berakibat meningkatnya nilai dan
kreativitas dari para pelajarnya, jadi pendidikan islam dalam konteks kekinian sudah
menjadi sebuah trend yang dianggap sangat perlu bahkan hasilnya dapat dirasakan sendiri
oleh orang-orang yang menerapkannya. Perlu kita ketahui bahwa pendidikan islam tidak
akan berhenti hingga dunia ini berakhir.

4. Sumber dana dan biaya pendidikan islam


a. Waqaf,sumber dana ini biasanya disumbangkan kepada lembaga islam seperti masjid,
ataupun tempat ibadah yang bertujuan untuk memudahkan pendidikan islam itu.
b. Zakat, dikeluarkan apabila telah sampai hisab, yaitu kadar tertentu yang akan
digunakan juga untuk keperluan pendidikan tetapi lebih diutamakan kepada orang-
orang yang di jalan Allah, jika dikaitkan dengan pendidikan.

2
c. Sedekah, sedekah di berikan dalam bentuk yang tidak di batasi , baik ukuran maupun
tujuannya tetapi tetap saja niatnya karena mencari ridha Allah.
d. Hibah, dikeluarkan semasa masih hidup dengan tujuan kasih saying baik untuk
kepentingan seseorang ataupuun lebih.
e. Sumber dana lainnya , ada yang internal maupun eksternal. Yang internalnya ada
koperasi, zakat ataupun bentuk lain yang di usahakan dari usaha sendiri ataupun
lembaga yang bersangkutan. Sedangkan eksternal berasal dari luar misalnnya pihak-
pihak UNICEF, UNESCO, UNHCR, ataupun pihak dunia dan lembaga ataupun
organisasi yang berasal dari organisasi yang lain baik luar negeri maupun di dalam
negeri.

5. Tugas yang di emban oleh seorang manajer dalam perguruan Tinggi, seorang manajer
harus bisa merumuskan visi dan misi daripada lembaga yang sedang dia atur atau yang
sedang dia pimpin, manajer juga harus menyususn perencanaan atas tugas yang
pimpimnya, menyusun anggaran , tanpa anggaran sebuah organisasi dan sebuh tujuan
sangat sulit utuk di capai, karena anggaran sangat menentukan suatu pelaksanaan.
Kemudian seorang manajer harus mengorganisisir semua kegiatan dan potensi yang ada
baik sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya. Kemudian yanh terakhir
seorang manajer harus dapat mengarahkan, mengontrol dan mengevaluasi atas apa yang
telah di pimpinya dan harus mengacu terhadap visi dan misi yang telah di tetapkan
pertama tadi.