Anda di halaman 1dari 36

ICE 305

Perpindahan Kalor
(Heat Transfer)

Kuliah 6
Konsep Radiasi (1)
 Radiasi merupakan perpindahan panas melalui
gelombang elektromagnetik yang dipancarkan ke semua
arah dalam lingkup hemisphere suatu bidang datar
Konsep Radiasi (2)
 Radiasi/ gelombang elektromagnetik tidak memerlukan
medium perantara perpindahan
 Gelombang elektromagnetik mengikuti hubungan
berikut:

l : panjang gelombang
c : kecepatan rambat gelombang elektromagnetik dalam medium
n : frekuensi gelombang elektromagnetik
Konsep Radiasi (3)
 Radiasi elektromagnetik juga merupakan cara
perambatan paket-paket energi yang disebut photon
atau quanta, seperti ditunjukkan oleh Max-Planck:

l : panjang gelombang
c : kecepatan rambat gelombang elektromagnetik dalam medium
n : frekuensi gelombang elektromagnetik
h : konstanta Planck, 6.6256 x 10-34 J.s
Radiasi Thermal
 Radiasi elektromagnetik pada
berbagai panjang gelombang akan
memiliki kelakuan yang berbeda-
beda.
 Radiasi thermal (dipancarkan
sebagai akibat transisi energi pada
molekul, atom, atau elektron) akan
timbul pada l = 10-1 – 102 mm
 Radiasi termal jatuh pada daerah
UV, IR, dan cahaya tampak
 Pada T kamar : IR
 Pada T >800 K : cahaya tampak
Blackbody
 Blackbody merupakan bahan ideal yang
memancarkan (emitting) dan menerima (absorbing)
radiasi panas dari dan kepada dirinya secara
sempurna
 Pada T dan l tertentu, tidak ada benda lain yang
memancarkan energi lebih besar dari blackbody
 Blackbody memancarkan energi secara seragam pada
semua arah per unit area normal terhadap arah
pancar (merupakan diffuse emitter)
 Backbody menyerap seluruh radiasi, tak tergantung
pada arah dan l
NOTE: “Black” body ≠ benda berwarna “hitam”
Warna Benda
 Warna benda ditetukan bukan oleh radiasi
yang dipancarkannya, melainkan oleh radiasi
yang diserap dan dipantulkannya
Radiasi Blackbody (1)
 Radiasi total (pada seluruh l) yang dipancarkan
blackbody:

dengan s= 5.67 x 10-8 W/ m2-K4

 Radiasi blackbody spectral (pada T dan l tertentu


pada medium vakum atau gas):

dengan C1 = 3.742 x 108 W.mm4/ m2


C2 = 1.349 x 104 mm.K
Radiasi Blackbody (2)

Hukum Wien:
Emisivitas (Benda bukan Blackbody)
Pada benda-benda tidak ideal// bukan blackbody,
perlu ditentukan faktor emisivitas e:

Emisivitas =
Ratio antara radiasi yag dipancarkan suatu
permukaan dengan radiasi yang dipancarkan suatu
blackbody pada temperatur yang sama
Graybody dan Diffuse Surface
Dua keadaan yang merupakan penyederhanaan
keadaan nyata:
 Graybody : emisivitas tidak tergantung pada l
 Diffuse : emisivitas tidak tergantung pada arah
Emisivitas gray,diffuse body: total hemispherical
emissivity dari permukaan (bukan fungsi arah dan l)
Radiasi yang Dipancarkan
(Emitted Radiation) -1
 Intensitas radiasi Ie(q,f) didefinisikan sebagai laju
pancaran energi radiasi dQe yang dipancarkan ke arah
(q,f) per satuan luas bidang normal terhadap arah
tersebut dan per satuan solid angle pada arah tersebut:

 Daya pancar radiasi E adalah laju pancaran energy


radiasi per satuan luas permukaan pancaran/ fluks
radiasi:

NOTE: Pelajari sendiri konsep solid angle/ steradian


Toal Emitted Radiation

 Radiasi dari suatu permukaan


dipancarkan ke hemisphere di
atasnya

 Integrasi dari persamaan fluks untuk


seluruh hemisphere menghasilkan
fluks radiasi total yang dipancarkan
surface
Emisivitas Benda Nyata dan Daya
Pancarannya -1

 Perhitungan E real body dapat didekati dengan E


graybody. Walau demikian, sebenarnya pada real body
terdapat lembah dan puncak sehingga perlu dilakuka
aproksimasi
Emisivitas Benda Nyata dan Daya
Pancarannya -2
Emisivitas Benda Nyata dan Daya
Pancarannya -3
Emisivitas Benda Nyata dan Daya
Pancarannya -4
Emisivitas Benda Nyata dan Daya
Pancarannya -5
Radiasi yang Diterima
(Incident Radiation)
 Intensitas radiasi yang diterima Ii(q,f) didefinisikan
sebagai laju energi radiasi yang diterima dG dari arah
(q,f) per satuan luas bidang normal terhadap arah
tersebut dan per satuan solid angle pada arah tersebut:
 Iradiasi G adalah fluks radiasi yang diterima oleh suatu
permukaan dari seluruh arah:
Absorptivitas, Reflektivitas Transmisivitas

a,r, dan t adalah untuk luasan


hemispherical dan seluruh l,
dengan demikian a, r, dan t
adalah nilai rata-rata
Pada permukaan opaque,
t = 0,
Reflektivitas
Absorptivitas
 Absorptivitas bukan fungsi temperatur bahan (sperti
pada emisivitas), tetapi fungsi temperatur sumber
radiasi
Hukum Kirchoff
“Suatu benda yang berada pada kesetimbangan
thermodinamik dengan lingkungannya akan
memancarkan energi sama besar dengan energi
yang diserapnya”

(untuk sinar monokromatik dengan arah dan T tertentu)

Untuk benda diffuse :

Untuk benda gray, diffuse :


Gustav Robert Kirchoff
Radiasi Antar Dua Permukaan:
View Factor -1
 Radiasi antara dua permukaan bergantung pada
orientasi masing-masing permukaan
 Penyelesaian kasus-kasus ini dapat dilakukan
dengan bantuan view factor Fij

 Definisi view factor:

NOTE:
- Radiasi yang mengenai (strikes) suatu permukaan
tidak harus seluruhnya diserap
Radiasi Antar Dua Permukaan:
View Factor -2
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -1:

 Kalor yang dipindahkan oleh radiasi oleh blackbody


degan luasan dA1 ke blackbody dengan luasan dA2:

 Integrasi untuk seluruh permukaan menghasilkan:

 Pembagian terhadap seluruh radiasi yang


dipancarkan oleh permukaan A1 menghasilkan:
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -2:

 Dengan cara yang sama didapatkan:

 Sehingga:

 Konsekuensi dari persamaan reciprocal ini:


Suatu view factor dapat dihitung dari nilai view factor
kebalikannya
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -3:

Beberapa catatan:
1. View Factor Fij selalu bernilai
0≤Fij≤1
2. Fij = 0 jika kedua surface sama
sekali tidak “melihat” surface yang
lain
3. Fij = 1 jika surface j melingkupi
seluruh surface i
4. View Factor terhadap permukaan
sendiri Fii akan bergantung pada
geometri bidang i sendiri
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -4:

5. View factor untuk berbagai bentuk


geometris dapat dicari dengan
melakukan integrasi (beberapa di
antaranya telah dilakukan dan
hasilnya telah dinyatakan dalam
bentuk tabel atau grafis)
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -5:
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -6:
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -7:
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -8:
Radiasi Antar Dua Permukaan dan View
Factor -9:
Persiapan Kuliah 7:
PR

Pelajari:
1. Net radiation heat transfer untuk black dan
gray 2-surfaces
2. Radiation heat transfer untuk surface >2
3. Radiasi jika terdapat gas di antara surfaces