Anda di halaman 1dari 3

PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN

OBAT/CAIRAN INTRAVENA
: 7.6.3.1/
No. Dokumen
SOP/PGBR/2018
SOP
No. Revisi :-
Tanggal Terbit : 31 Januari 2018
Halaman :1/2
Puskesmas dr. Herman Harun

Pegang Baru NIP. 19810410 200901 1 005

1. Pengertian Pemberian Cairan intravena adalah pemberian obat dengan cara


memasukkan obat kedalam pembuluh darah vena.
2. Tujuan  Untuk memperoleh reaksi obat yang cepat
 Untuk menghindari terjadinya kerusakan jaringan
 Untuk memasukkan obat dalam jumlah yang besar
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No 7.6.3.1/SK/KAPUS-PGBR/I/2018 tentang
Penggunaan dan pemberian obat dan/atau cairan intravena.
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan No HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang
panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat
pertama.
5. Alat/Langkah- 1. Petugas menyiapkan alat dan bahan
langkah  Buku catatan pemberian obat injeksi
a. Alat-alat  Kapas alkohol
 Sarung tangan
 Obat sesuai dengan resep dokter
 Spuit 2-5 ml
 Bak spuit
 Baki obat
 Plester
 Kasa steril jika perlu
 Bengkok
b. Langkah- 1. Petugas menyapa pasien dan memberi salam
langkah 2. Petugas menjelaskan Tujuan kepada pasien
3. Petugas menyiapkan posisi pasien yang nyaman
4. Petugas mencuci tangan dengan cara 7 langkah
5. Petugas melakukan pemeriksaan 6 Benar
6. Petugas mengisi spuit dengan obat yang hendak di suntikkan
7. Petugas membawa obat yang telah disiapkan ke meja pasien
PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN
OBAT/CAIRAN INTRAVENA
: 7.6.3.1/
No. Dokumen
SOP/PGBR/2018
SOP
No. Revisi :-
Tanggal Terbit : 31 Januari 2018
Halaman :2/2
Puskesmas dr. Herman Harun

Pegang Baru NIP. 19810410 200901 1 005

8. Petugas memasang pengalas dibagian yang akan di suntik dan


mendekatkan alat yang dibutuhkan ke dekat pasien
9. Petugas menentukan daerah yang akan disuntik kemudian
melakukan pembendungan di bagian vena.
10. Petugas memasang sarung tangan (handscoon)
11. Petugas mendesinfeksi permukaan kulit dengan alkohol
12. Petugas membuka tutup jarum dan memmasukkan jarum ke dalam
pembuluh darah yang dimaksud dengan lobang menghadap ke atas.
13. Petugas menarik penghisap spuit sedikit, bila jarum berhasil masuk
ke dalam vena maka darah akan masuk ke dalam spuit / mengalir
sendiri, bila tidak ada darah yang keluar berarti jarum tidak
berhasil, penyuntikan di pindahkan ke bagian yang lain. Setelah
berhasil buka lah segera karet pembendung
14. Petugas memasukkan obat perlahan – lahan
15. Petugas mencabut jarum agak cepat setelah semua obat masuk ,
bekas tusukan ditekan dengan kapas alkohol. Bila pemberian obat
melalui vena dilakukan dalam jumlah yang besar dan waktu yang
lama maka pemberiannya dilakukan dengan cara infus sesuai
dengan program pengobatan
16. Petugas membereskan dan membersihkan semua alat-alat
17. Petugas mencatat di buku injeksi
6. Hal-hal yang perlu 1. Informed consent
diperhatikan 2. Pemberian informasi kepada pasien
7. Unit Terkait 1.IGD 2.Poli KIA/KB 3.Poliklinik Gigi
4. Persalinan
8. Dokumen Terkait Form Rekam Medis,Form informed consent,Buku catatan injeksi obat
Form pencatatan pemberian obat/cairan intravena
9. Rekaman historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan

perubahan