Anda di halaman 1dari 4

ASSESMEN PASIEN RAWAT INAP

No.Dokumen : No.Revisi : Halaman :

- - 1/2
RS Citra Sari Husada
Jl. Raya Kosambi – Telagasari Km. 3
Telp. (0267) 437507, Fax. (0267) 438681
KARAWANG
Ditetapkan :
Tanggal Terbit Direktur RS Citra Sari Husada

STANDAR PROSEDUR -
OPERASIONAL

dr. Tresna Karmila, Sp.PK

PENGERTIAN Asesmen pasien inap adalah pelaksanaan komprehensif dimana


dokter, perawat, ahli gizi mengevaluasi pasien yang masuk rawat inap

Mendapat hasil penilaian yang akurat, tepat dan cermat sehingga


TUJUAN ditemukan masalah yang dialami pasien dan upaya penyelesaian
masalah

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT CITRA SARI


KEBIJAKAN
HUSADA NOMOR : 045/ SK-DIR / CSH / XII / 2015

1. Pasien baru telah diantarkan ke ruang perawatannya.


2. Perawat mempelajari rekam medis pasien baru tersebut secara
lengkap terutama tentang asesmen awal yang telah dilakukan staf
klinis dibagian rawat jalan dan dokter ruangan yang dilakukan
dalam 24 jam pertama sejak rawat inap lebih cepat sesuai kondisi
pasien.
3. Perawat mendatangi pasien diruang perawatannya, pasien dapat
didampingi keluarga jika diperlukan kecuali jika pasien tidak
mengizinkan adanya keluarga saat dilakukan asesmen. Dalam
keadaan ini asesmen terhadap keluarga dilakukan terpisah.
PROSEDUR 4. Perawat melakukan kontak awal secukupnya untuk memahami
masalah keperawatan pasien dan melakukan identifikasi dengan
benar.
5. Perawat melakukan asesmen awal dengan mengevaluasi masalah
keperawatan pasien sesuai prosedur anamnesa meliputi riwayat
penyakit saat ini (RPS), riwayat penyakit dahulu (riwayat
kesehatan/RPD) dan riwayat penyakit keluarga (RPK) termasuk
kemampuan pasien dalam memenuhi kebutuhan ADLs (activity
daily living) dengan memperhatikan keterangan yang telah diberikan
di UGD/poliklinik dan dokter ruangan.
ASSESMEN PASIEN RAWAT INAP

No.Dokumen : No.Revisi : Halaman :

- - 1/2
RS Citra Sari Husada
Jl. Raya Kosambi – Telagasari Km. 3
Telp. (0267) 437507, Fax. (0267) 438681
KARAWANG
Ditetapkan :
Tanggal Terbit Direktur RS Citra Sari Husada

STANDAR PROSEDUR -
OPERASIONAL

dr. Tresna Karmila, Sp.PK

6. Perawat melakukan asesmen psikologis dan spiritual jika


diindikasikan oleh hasil temuan dalam anamnesa atau jika pasien
membutuhkan/menginginkannya untuk menetapkan status
emosional pasien (contoh: pasien depresi, ketakutan atau agresif
dan potensial menyakiti diri sendiri atau orang lain) dengan
memperhatikan keterangan yang telah diberikan di UGD/poliklinik
dan dokter ruangan.
7. Perawat melakukan asesmen sosial jika diindikasi oleh hasil
temuan dalam anamnesa atau jika pasien
membutuhkan/menginginkannya. Pengumpulan informasi sosial
pasien tidak dimaksudkan untuk mengelompokkan pasien namun
karena konteks sosial, budaya, keluarga, dan ekonomi pasien
merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi respon pasien
terhadap penyakit dan pengobatan. Dalam hal ini anggota keluarga
dapat sangat menolong untuk memahami keinginan dan preferensi
PROSEDUR
pasien dengan memperhatikan keterangan yang telah diberikan di
UGD/poliklinik dan dokter ruangan.
8. Perawat melakukan asesmen faktor ekonomi jika diindikasikan
oleh hasil temuan dalam anamnesa atau jika pasien
membutuhkan/menginginkannya. Asesmen faktor ekonomis dinilai
sebagai bagian dari asesmen sosial jika pasien membiayai dirinya
sendiri dan dinilai secara terpisah (melibatkan penanggungjawab
biaya) bila pasien tidak bertanggungjawab atau hanya bertanggung
jawab terhadap sebagian dari biaya perawatan dengan
memperhatikan keterangan yang telah diberikan di UGD/poliklinik
dan dokter ruangan.
9. Perawat melakukan asessmen kebutuhan pendidikan dan hambatan
komunikasi pada pasien. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh
data tentang kemampuan klien dalam menerima informasi dan
kebutuhan terhadap informasi.
ASSESMEN PASIEN RAWAT INAP

No.Dokumen : No.Revisi : Halaman :

- - 1/2
RS Citra Sari Husada
Jl. Raya Kosambi – Telagasari Km. 3
Telp. (0267) 437507, Fax. (0267) 438681
KARAWANG
Ditetapkan :
Tanggal Terbit Direktur RS Citra Sari Husada

STANDAR PROSEDUR -
OPERASIONAL

dr. Tresna Karmila, Sp.PK

9. Perawat melakukan evaluasi hasil asessmen lebih lanjut melalui


pemeriksaan fisik sesuai prosedur pemeriksaan fisik dan
membandingkannya dengan hasil pemeriksaan staf klinis di
UGD/poliklinik dan dokter ruangan.
10. Perawat menyimpulkan masalah keperawatan pasien dan
menegakkan diagnosa awal keperawatan serta membandingkannya
dengan diagnosa staf klinis di UGD/poliklinik dan dokter ruangan.
11. Perawat menyusun rencana asuhan keperawatan berdasarkan
PROSEDUR
diagnosa keperawatan awal sesuai dengan prioritas masalah
12. Perawat melakukan pendokumentasian asesmen awal pada catatan
pengkajian awal keperawatan di rekam medis
13. Perawat melakukan dokumentasi diagnosa dan rencana asuhan
keperawatan yang telah dibuat pada catatan rencana asuhan
keperawatan di rekam medis pasien.
14. Data dan informasi pasien yang diperoleh dintegrasikan dalam
pemberian pelayanan.

1. Instalasi Rawat Inap RS CITRA SARI HUSADA


2. Customer service RS CITRA SARI HUSADA
3. Bagian Kedokteran
UNIT TERKAIT
4. Bagian Keperawatan
5. Komite Keperawatan
6. Komite Medik
ASSESMEN PASIEN RAWAT INAP

No.Dokumen : No.Revisi : Halaman :

- - 1/2
RS Citra Sari Husada
Jl. Raya Kosambi – Telagasari Km. 3
Telp. (0267) 437507, Fax. (0267) 438681
KARAWANG
Ditetapkan :
Tanggal Terbit Direktur RS Citra Sari Husada

STANDAR PROSEDUR -
OPERASIONAL

dr. Tresna Karmila, Sp.PK