Anda di halaman 1dari 58

BAB I

PENDAHULUAN

Desa Ngadisalam secara administratif termasuk wilayah kecamatan Sapuran


Kabupaten Wonosobo, terletak di sebelah timur Kabupaten Wonosobo dengan jarak 15
km, dan 4 km dari kecamatan sapuran, tepatnya di lereng sindoro sumbing dengan
ketinggian 875 mdpl. Desa Ngadisalam sendiri terdiri dari 3 dusun yakni Dusun
Sabrang, Dusun Patunan, Dusun Ngadisalam, 6 RW dan 14 RT dengan luas wilayah
keseluruhan 352.747 Ha. Secara geografis wilayah desa Ngadisalam berbatasan dengan
desa lain seperti disebelah barat desa ini berbatasan dengan desa Sedayu, disebelah
timur berbatasan dengan dengan desa Marongsari, disebelah selatan berbatasan dengan
kelurahan Sapuran, dan sebelah utara desa Ngadisalam ini berbatasan langsung dengan
desa Tempuran Duwur. 13

Jika kita melihat letak wilayah desa Ngadisalam maka tidak mengherankan jika
sektor pertanian memang menjadi salah satu ujung tombak perekonomian
masyarakatnya. Hal ini karena, letaknya yang berada dilereng gunung sumbing yang
memiliki kandungan sumber mata air, sehingga dapat mengaliri sawah para petani atau
mengairi ladang mereka. Kondisi ini pun di dukung dengan letak desa iniyang tidak
terlalu jauh baik ke ibu kota kecamatan atau ibu kota kabupaten. Dengan kondisi
tersebut tentu saja memudahkan para petani untuk berinteraksi atau melakukan kegiatan
jual beli di daerah lebih beragam kebutuhannya.

Kondisi jalan didesa ini memang kurang baik. Hal ini terlihat dari tidak adanya
lampu penerangan jalan untuk malam hari, jalan yang masih rusak dan banyak batu-
batunya sehingga sulit diakses oleh kendaraan. Oleh karena itu, hasil alam dari desa ini
hanya bisa diangkut oleh angkutan bak terbuka, yang biasanya dimiliki oleh para
tengkulak. Hadirnya tengkulak tentu saja membuat petani tidak bisa berbuat apa-apa
dalam sistem ekonomi yang sesuai dengan permintaan pasar. Selain itu juga, adapun
tanah didesa ini memiliki kemiringan landai.

Adapun pola pemukiman didesa ini adalah mengelompok, hal ini terlihat dari 3
dusun yang ada dan jarak pemukiman antar dusun sangat jauh. Hal ini karena, pola

1
pemukiman penduduk yang mengikuti sawah atau ladang yang mereka miliki. Sawah
dan kebun yang terhampar tersebut membuat pemukiman warga memilih berada
ditengah-tengah tempat mereka. Hal tersebut membuat pemukiman warga menjadi
mengelompok secara alami.

Berdasarkan beberapa informan yang di temukan dilapangan termasuk beberapa


perangkat desa Ngadisalam terdapat beberapa versi mengenai sejarah desa mereka.
Menurut salah satu versinya adalah sejarah desa Ngadisalam yang diyakini dimulai
setelah perang diponegoro berakhir. Pada saat itu, banyak dari pengikut diponegoro
yang berpencar dan meneruskan perjuangan dalam penyebaran agama islam. Salah
seorang yang mengembangkan desa Ngadisalam adalah pengikut diponegoro yang saat
ini makamnya yang masih bisa ditemui di pemakaman desa Ngadisalam. Para tetua desa
Ngadisalam mengenalkan secara turun menurun dengan sebutan kyai Ngarsan yang
kemudian bergelar kyai haji Abu Mansyur. Meskipun sebelumnya juga telah ada kyai
Nursalam (Mbah Salam) yang pertama membuka daerah yang sekarang dinamai
ngadisalam.

Selain itu juga, desa Ngadisalam menurut Pak Kadus, diambil dari kata
mengabdi pada keselamatan. Hal ini terjadi karena menurutnya ketika pertama dibuka
tempat ini para penduduknya sering mengalami kejadian-kejadian ganjil, seperti
kesurupan. Oleh karena itu, para sesepuh ketika itu mulai memakai nama ngadisalam
yang berarti mengabdi pada keslamatan pada daerah ini.

Warga desa Ngadisalam merupakan penganut ajaran islam tarajumah. Ajaran ini
diyakini dibawa oleh kyai Ahmad Rivai, dan pengikutnya rivaiyah. Menurut cerita
setempat kyai Ahmad Rivai merupakan pelarian yang dikejar oleh belanda. Beliau
merupakan seorang pejabat dikerajaan mataram islam, namun ia tidak setuju dengan
kebijakan raja yang bekerja sama dengan belanda ketika itu. Hal tersebutlah membuat ia
menjadi buronan belanda dan diangap berbahaya. Dalam pelariannya ia pun sempat
ditinggal didesa ini dan menyebarkan ajarannya. Nama tarajumah sendiri berasal dari
kata terjemaahan, dimana untuk kita dapat mengerti isi kandungan dari kitab suci maka

2
kita harus tau artinya, oleh karena itu terjadilah akulturasi antara budaya jawa dengan
ajaran islam.

Beberapa tahun setelah berakhir nya perang diponegoro, penduduk ngadisalam


terkena imbas dari perang itu yaitu politik liberal pemerintah hindia belanda yang
membuka pasar bagi penanaman modal swasta di Indonesia saat itu. Ngadisalam yang
letaknya ada di pegunungan sangat cocok sebagai lahan perkebunan. Saat itulah swasta
belanda membuka perkebunan teh yang meliputi desa Ngadisalam dan desa-desa
disekitarnya yang sampai saat ini masih tersisa. Saat ini pun masih berdiri sebelum
perusahaan teh didekat desa Ngadisalam, dan masih terdapat perkebunan teh yang luas.
Perkebunan teh inipun dapat menyerap tenaga kerja bagi masyarakat desa Ngadisalam.
Namun, upahnya memang kurang karena dihitung berdasarkan jumlah pucuk daun teh.
Sehingga, jarang warga yang bekerja di perkebunan tersebut, kecuali sedang benar-
benar membutuhkan uang.

Pada masa revolusi setelah kemerdekaan Republik Indonesia sekitar taun 1945-
1949. Desa Ngadisalam pun kembali menjadi salah satu saksi , bisu sebuah sejarah
bangsa ini yakni dengan adanya peristiwa serangan Belanda dimana Pasukan Pelajar
Ronggolawe yang dipimpin oleh Mantan Wakil Presiden RI Sudharmono saat itu
bergerilya di desa Ngadisalam dan sekitarnya.

Desa Ngadisalam memiliki beragam keunikan dan telah banyak terjadi dinamika
kehidupan didalamnya selama rentang waktu yang cukup lama. Hal ini terlihat dari
sejarahnya yang beragam mulai dari jaman kerajaan hingga saat ini. Adapun
peninggalan yang masih ada adalah kompleks pemakaman yang dipercaya merupakan
salah satu pendiri ajaran Islam Tarajumah. Dengan hal tersebut, desa ini memiliki
potensi menjadi sebuah wisata religius.

3
BAB II

PERMASALAHAN , PENDEKATAN SOSIAL

A. Identifikasi Masalah
1. Bidang Pendidikan
a. Guna persiapan menghadapi ujian tengah semester dan lomba MAPSI
maka dilakukan kegiatan bimbingan belajar secara rutin untuk anak-anak
Desa Ngadisalam yang meliputi jenjang SD dan SMP.
b. Guna meningkatkan keterampilan membaca Al-quran untuk anak-anak di
Desa Ngadisalam maka dilakukan pendampingan mengaji.
c. Guna meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Ngadisalam,
dilakukan pembentukan pojok baca bagi anak-anak di Desa Ngadisalam.
d. Masih kurangnya penguasaan keterampiran dalam bidang komputerisasi
di Desa Ngadisalam, maka dilakukan program kerja pelatihan
ketrampilan komputer untuk perangkat desa Ngadisalam berupa pelatiha
Microsoft Excel.
e. Kurangnya tenaga pendidik untuk taman kanak-kanak, maka dilakukan
program kerja membantu mengajar TK.
2. Bidang Ekonomi
a. Guna memberikan variasi tanaman baru yang dapat ditanam di
pekarangan warga, maka dilakukan percobaan tanaman obat seperti,
Jahe, Temulawak, dan Kunyit.
b. Penyelenggaraan pelatihan/penyuluhan pemasaran secara online guna
meningkatkan daya jual hasil pertanian warga Desa Ngadisalam.
c. Perlunya peningkatan keterampilan bagi ibu-ibu PKK dapat dilakukan
dengan pelaksanaan program pelatihan kerajinan tangan dari limbah
plastik agar menghasilkan barang yang memiliki nilai jual.
d. Guna melengkapi data administrasi dalam keluarga khususnya akta
kelahiran maka dilakukan pendataan dan sosialisasi akta kelahiran
kepada warga.
3. Bidang Kesehatan

4
a. Meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya posyandu balita
maupun lansia dan bidan desa sebagai alat kesehatan di desa
Ngadisalam.
b. Meningkatkan kesadaran waraga Desa Ngadisalam khususnya ibu hamil
terkait pentingnya kesehatan ibu dan janin maka diadakan kelas ibu
hamil dengan bidan setempat sebagai fasilitator.
c. Meningkatkan kesehatan jasani dan rohani dengan pelatihan senam “Ayo
Sehat Bu” dan aerobik untuk ibu-ibu di desa Ngadisalam.
d. Meningkatkan kesehatan dan kebugaran anak dengan pelatihan senam
“Senam Anak Indonesia Sehat” untuk SD.
4. Bidang Lingkungan dan Infranstuktur
a. Penyelenggaraan kerja bakti bersama warga sebagai upaya menciptakan
lingkungan desa yang bersih dan sehat.
b. Unnes sebagai kampus konservasi mengharuskan mahasiswa KKN untuk
menanam pohon sebagai salah satu bentuk program kerjanya, yang
berpotensi untuk penghijauan.
c. Pembenahan tugu sepuluh program PKK dengan cara pengecatan
kembali pada tulisan yang sudah muali pudar.
d. Penyelenggaran turnamen balutangkis guna meningkatkan jiwa
sportifitas pemuda di Desa Ngadisalam.
e. Penyelenggaraan sosialisasi E-KTP guna memberikan kesadaran kepada
warga akan pentingnya identitas diri (E-KTP) khususnya bagi warga
yang sudah 17 tahun.
f. Penyelenggaraan program sampah sebagai upaya menanggulangi
masalah pembuangan sampah rumah tangga di sungai.
g. Terkait dengan kondisi gedung TK yang mulai usang maka dilakukan
pengecatan gedung TK.
B. Rumusan Masalah
Desa Ngadisalam merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan
Sapuran Kabupaten Wonosobo. Letak wilayah Desa Ngadisalam sekitar 3 km
dari jalan raya, dan sekitar 5,5 km dari kantor kecamatan Sapuran. Desa

5
Ngadisalam terdiri atas tiga dusun yaitu Dusun Ngadisalam, Dusun Sabrang, dan
Dusun Patunan dengan jarak antar dusun yang cukup jauh. Infranstuktur seperti
jalan sebagian besar dalam keadaan rusak ringan sampai rusak berat. Kondisi
lain yang ada di Desa Ngadisalam yang meliputi kegiatan posdaya telah
diterangkan di atas. Berdasarkan identifikasi masalah yang muncul di atas,
permasalahan yang muncul dalam program KKN Unnes di desa Ngadisalam
adalah sebagai berikut:
1. Bidang Pendidikan
a. Bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa SD dan SMP serta
mempersiapkan lomba MAPSI melalui bimbingan belajar?
b. Bagaimana cara meningkatkan keterampilan membaca Al-quran bagi
anak-anak Desa Ngadisalam?
c. Bagaimana cara meningkatkan minat baca anak-anak di Desa
Ngadisalam?
d. Bagaimana cara meningkatkan penguasaan keterampilan komputer bagi
perangkat desa Ngadisalam?
e. Bagaiamna cara mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar di taman
kanak-kanak Desa Ngadisalam terkait kurangnya tenaga pendidik?
2. Bidang Ekonomi
a. Bagaimana cara meningkatkan untuk membuat komoditi baru selain
tanaman palawija?
b. Bagaimana cara meningkatkan daya jual hasil pertanian masyarakat Desa
Ngadisalam?
c. Bagaimana cara meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam
mengolah limbah plastik menjadi barang yang memiliki nilai jual?
d. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kelengkapan
administrasi dalam keluarga khususnya akta kelahiran?
3. Bidang Kesehatan
a. Bagaimana cara meningkatkan kesadaran warga terkait pentingnya
posyandu balita maupun lansia?

6
b. Bagaimana cara meningkatkan kesadaran ibu hamil terkait pentingnya
kesehatan ibu dan janin.
c. Bagaimana cara meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani bagi ibu-ibu
di Desa Ngadisalam?
d. Bagaimana cara meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa SD?
4. Bidang Lingkungan dan Infrastruktur
a. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk menjaga lingkungan Desa
Ngadisalam agar tetap bersih dan sehat?
b. Bagaimana cara menciptakan lingkungan agar tetap asri dan hijau
c. Bagaimana cara memperbaiki tugu sepuluh program PKK?
d. Bagaimana cara meningkatkan jiwa sportifitas pemuda di Desa
Ngadisalam?
e. Bagaimana cara meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya E-
KTP?
f. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk menaggulangi masalah sampah
rumah tangga agar tidak dibuang di sungai?
g. Bagaimana cara memperbaiki kondisi gedung TK yang sudah mulai
usang?
C. Pendekatan Sosial
Pendekatan sosial yang dilakukan oleh tim KKN adalah sebagai berikut:
1. Pendekatan di bidang pendidikan dilakukan dengan cara mendatangi TK,
SD, TPQ, dan perangkat Desa Ngadisalam.
2. Pendekatan di bidang kesehatan dilakukan dengan cara mendatangi PKD
Desa Ngadisalam dan mengikuti kegiatan kesehatan di desa yang dipandu
oleh Bidan setempat.
3. Pendekatan di bidang ekonomi dilakukan dengan cara mendatangi
perangkat desa dan perbincangan dengan beberapa warga Desa Ngadisalam.
4. Pendekatan di bidang lingkungan dilakukan dengan cara menemui
perangkat desa dan mengadakan pertemuan dengan pemuda-pemudi Desa
Ngadisalam.

7
BAB III

PROGRAM KERJA

A. Penguatan Posdaya

Desa Ngadisalam sudah memiliki Posdaya yaitu Posdaya Siaga


Sejahtera, sehingga Tim Mahasiswa KKN Ngadisalam menguatkan Posdaya,
posdaya adalah suatu lembaga masyarakat yang berfungsi atau dapat
dimanfaakan sebagai forum silaturahmi, advokasi, komunikasi , edukasi dan
wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarrga secara terpadu yang
dilaksanakan dari , oleh, dan untuk keluarga dan masyarakat Posdaya Siaga
Sejahtera dibentuk pada bulan September 2014 selaras dengan program KKN
Unnes 2016 yaitu Posdaya suatu akronim dari pos pemberdayaan keluarga,
bersamaan dengan itu Program KKN di Desa Ngadisalam, Kecamatan Sapuran,
Kabupaten Wonosobo yaitu program pengadaan Posdaya mampu
mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngadisalam
pada berbagai bidang yaitu Bidang Pendidikan, Bidang Ekonomi, Bidang
Kesehatan, dan Bidang Lingkungan dan Infrastruktur . Empat Bidang ini yang
masuk ke dalam Posdaya dan diharapkan dapat berkembag dengan baik dan
dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngadisalam.

8
B. BIDANG GARAPAN POSDAYA
Waktu Pelaksanaan
Minggu KE Rencana Dana
Kode Nama Program Pelaksanaan Lokasi 1 2 3 4 5 6 Sasaran Asal Dana Jumlah
Bidang Pendidikan
Siswa SD 13.500
Bimbel SD - Balai Desa SMP Desa Iuran
A SMP Audi Abdillah Ngadisalam v v v v V v Ngadisalam Mahasiswa
TPQ Al-Mutohar Siswa SD -
A Giat Megaji Shalatul Fajri Ngadisalam v v v v V v Ngadisalam -
Anak-anak 12.000
Ruang PKK Desa Desa Iuran
A Pojok Baca K. Nisa Ngadisalam v v V v Ngadisalam Mahasiswa
Iuran 681.000
Mengajar TK TK Pertiwi Desa Siswa TK Mahasiswa
A dan Pengecatan D. Agnisa Ngadisalam v v v v v Pertiwi Donatur
Perangkat 118.000
Pelatihan Balai Desa Desa Iuran
A Microsoft S. Fajri Ngadisalam v Ngadisalam Mahasiswa

9
Bidang Kesehatan

Masyarakat -
Posyandu Lansia Desa
B Balita Tiara K.P Desa Ngadisalam v v v Ngadisalam -
Ibu-ibu -
Senam Mental Balai Desa PKK Desa
B PKK D. Agnisa Ngadisalam v Ngadisalam -
Bidang Ekonomi
Pelatihan Ibu-ibu 397.000
Pengolahan Balai Desa PKK Desa Iuran
C Sampah Very P Ngadisalam v Ngadisalam Mahasiswa
Pemuda 85.000
Desa
Ngadisalam
Penyuluhan , dan
Pemasaran Kediaman Perangkat Iuran
C Online Septina N Sekretaris Desa v Desa Mahasiswa
Pendataan Masyarakat -
C Kelengkapan Kartika J.P Dusun Ngadisalam v v Desa -

10
Administrasi Ngadisalam
Masyarakat 40.500
Dusun Iuran
C Percotohan Toga Very P Dusun Ngadisalam v v Ngadisalam Mahasiswa
Bidang Lingkungan

Lingkungan
Balai Desa Dusun -
D Gotong Royong Wisnu W[]’ Ngadisalam v Ngadisalam -
Masyarakat 1.111.000
Dusun
Ngadisalam, Iuran
Ibu PKK Mahasiswa
Pemberdayaan Desa Pinjaman
D Sampah M. Setiawan Dusun Ngadisalam v v v Ngadisalam Pamsimas

Penanaman Lapangan di Dukuh Ibu-ibu Iuran 113.000


D Pohon Kartika J.p Kunci v PKK Mahasiswa
Pembenahan Balai Desa Ibu-ibu Iuran 25.000
D Tugu PKK Wisnu W Ngadisalam v PKK Mahasiswa

11
Pemuda – 1.192.000
pemuda
Pertandingan GOR Desa Desa
D Bulu tangkis Audi A Ngadisalam v Ngadisalam Donatur

12
C. Program Konservasi

Jenis Pohon Jumlah Lokasi Sumber Pohon Estimasi Dana


Pohon Penanaman
Jinitri 4 Lapangan Mahasiswa 8000
Dukuh Kunci KKN
Dukuh 3 Lapangan Mahasiswa 30.000
Dukuh Kunci KKN
Pucuk Merah 3 Lapangan Mahasiswa 75.000
Dukuh Kunci KKN
Albasia 2 Lapangan Mahasiswa 4.000
Dukuh Kunci KKN

13
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

Program kerja ini dibuat dengan tujuan agar masyarakat dapat mengambil manfaat
dari KKN UNNES 2016

a. Bidang Pendidikan

Program posdaya yang ada pada bidang pendidikan bertujuan agar masyarakat
desa Ngadisalam khususnya anak yang masih sekolah dapat mendapatkankan ilmu
baru dari mahasiswa KKN dan bisa termotivasi untuk lebih maju dan mau
menimba ilmu setinggi-tingginya.

No Program Kerja Pelaksaaan


1 Bimbel SD – SMP Bimbingan Belajar ini dilakukan karena
banyak anak-anak usia Sekolah Dasar yang
tinggal di Desa Ngadisalam sehingga untuk
membantu Siswa dilakukan Bimbel.
Bimbingan belajar SD – SMP ini mulai
dilakukan sejak minggu ke 2 setelah Tim
KKN bersosialisasi selama 7 hari pertama di
lingkungan desa Ngadisalam, bimbingan ini
diberikan kepada siswa SD dan SMP disetiap
hari Senin – Sabtu pada pukul 13.00 – 15.00
dengan tujuan agar siswa SD – SMP ini dapat
belajar dengan lebih maksimal dan belajar
bukan hanya di sekolah saja diharapkan
dengan adanya bimbel ini siswa dapat lebih
terbantu dalam mata pelajaran yang
diperoleh.
Hasil yang didapatkan dapat lebih maksimal,

14
selain Bimbel mahasiswa KKN juga ikut
membantu dalam pelatihan Lomba Mapsi
tingkat Kecamatan Sapuran, dan Lomba
Olimpade Sains dan Matematika siswa SD N
Ngadisalam.
2 Giat Mengaji Giat mengaji ini dilakukan karena kondisi
desa Ngadisalam yang notabene adalah anak-
anak dan agar anak-anak desa Ngadisalam
lebih giat mengaji. Kegiatan ini dilakukan
setiap hari Jumat dan Sabtu setelah Ba’da
Maghrib yaitu pukul 18.30 – 19.30 di dalam
kegiatan ini mahasiswa KKN ikut membantu
Ustad yang ada di TPA ini untuk mengajar
mengaji anak- anak desa Ngadisalam agar
dapat mengaji dengan baik, kegiatan ini juga
didampingi oleh pemuka agama atau ustadz
di Desa Ngadisalam ada 2 Tempat TPQ yang
ada di Desa Ngadisalam yaitu di Dusun
Ngadisalam dan Dukuh Kunci .
3 Pojok Baca Program ini dibuat untuk membuat agar
minat baca anak-anak desa Ngadisalam
menjadi lebih tinggi karena ada buku-buku
baru , buku yang ada di dalam pojok baca
adalah buku cerita anak yang dapat menarik
minat baca anak-anak, bukan hanya buku
anak-anak saja tapi juga ada buku umum
yang dapat dibaca oleh warga . Buku-buku ini
didapatkan dari sumbangan teman-teman
Mahasiswa UNNES.
Pengumpulan buku dimulai sejak minggu ke-

15
1 dengan kerjasama teman-teman mahasiswa
di Universtas Negeri Semarang, pada saat
buku jumlahnya dinilai mencukupi lalu
teman-teman KKN Ngadisalam mengambil
buku yang sudah disumbangkan oleh rekan-
rekan Mahasiswa yang ada di Unnes .
Penempatan pojok baca ini dilakukan di
gedung PKK yang juga dijadikan Posko
KKN Ngadisalam untuk sementara waktu,
pojok baca ini mulai dimanfaatkan oleh anak-
anak untuk menambah wawasan ilmunya.
Partisipasi masyarakat sangat baik pada
pembuatan Pojok baca ini, setiap sepulang
sekolah anak-anak SD datang di Posko KKN
yang bertempat di Ruangan PKK untuk
membaca buku-buku yang ada.
4 Pelatihan Microsoft Awal diadakannya pelatihan Microsoft Excel
ini karena ada permintaan dari beberapa
perangkat tentang perangkat desa yang masih
belum bisa menggunakan Ms.Excel jadi
Mahasiswa KKN membuat pelatihan
Ms.Excel.
Pelatihan Microsoft ini diadakan pada
tanggal 28 Oktober 2016 , pelatihan
Microsoft ini lebih menekankan pada
Microsoft excel dan ditujukan untuk
perangkat desa dikarenakan pelatihan ini
diperlukan oleh perangkat desa karena masih
belum banyak perangkat yang mengetahui
tentang cara penggunaan MS.Excel
sedangkan Ms.Excel diperlukan sehingga

16
mahasiswa KKN mengadakan pelatihan
Ms.Excel .
Partisipasi yang ada pada kegiatan ini cukup
baik, perangkat desa mulai memahami
tentang pengoperasian Ms.Excel.
5 Mengajar TK Kegiatan ini dilakukan karena pada saat
melakukan survey desa, TK Pertiwi Desa
Ngadisalam sedang kekurangan tenaga
pengajar karena salah satu tenaga pendidik
sedang Cuti hamil.
Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin –
Sabtu pada pukul 08.00 sampai 10.00 pada
senin – Jumat kegiatan TK ini dilakukan
sesuai dengan panduan dari Buku ajar yang
dipunyai TK dan pada hari Sabtu anak-anak
TK diberikan hiburan agar tidak terlalu
menoton belajar didalam kelas yaitu
menonton hiburan yang tetap mendidik dan
tetap belajar tapi dengan suasana yang
berbeda , selain mengajar mahasiswa KKN
juga ikut mencoba memperbaiki kelas TK
karena kondisi yang sangat memprihatinkan.

17
b. Bidang Ekonomi

Program posdaya yang ada pada bidang ekonomi dibuat agar masyarakat desa
Ngadisalam mempunyai keterampilan baru dan dapat diginakan untuk dapat lebih
berkembang lagi karena kemajuan jaman cepat sekali berubah dan diperlukan
untuk berkembang.

No Program Kerja Pelaksaan


1 Percontohan Toga Desa Ngadisalam adalah desa yang
mayoritas hasil tanamnya adalah sayur-
mayur jadi Mahasiswa KKN berinisistif
untuk membuat hasil tanam baru yaitu
Tanaman Obat Keluarga yang terdiri dari
Jahe, Temulawak, dan Kunyit . Toga ini
dimulai dari Bibit kecil yang ditanam di
Polibag dari bibit kecil yang diharapkan
dengan berjalannya waktu tanaman ini dapat
bisa berkembang dan menjadi komoditi baru
di Desa Ngadisalam. Percontohan Toga ini
dilakukan 2 x yaitu pada tanggal 24
September 2016
2 Penyuluhan On-Line Kegiatan ini dilakukan dikarenakan
perkembangan jaman yang semakin cepat
perkembangannya mengharuskan masyarakat
juga ikut melakukan perkembangan agar
tidak tertinggal dalam pembaharuan
teknologi dan dalam perdagangan juga tidak
hanya dilakukan dengan cara berjualan
secara biasa tapi juga dilakukan secara On-
Line agar mempermudah penjualan dan
melebarkan daerah penjualan sehingga hasil
yang didapatkan juga semakin besar.

18
Penuluhan ini dilakukan pada hari Rabu
tanggal 12 Oktober 2016. Sasaran dari
kegiatan ini adalah pemuda desa, ibu PKK
dan Perangkat desa.
Pada Kegiatan ini pemuda dan perangkat
yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sangat
antusias dan hasil dari pelatihan ini perangkat
dan pemuda ada yang langsung
mempraktekan jual beli pada situs jual beli
On-line, harapannya kegiatan ini dapat
diteruskan oleh peserta yang sudah
mengikuti penyuluhan ini dan dapat ikut
serta dalam menyebarluaskan pelajaran yang
didapat setelah mengikuti program
penyuluhan ini .
3 Pengolahan Sampah Program pengolahan sampah ini berupa
pelatihan yang dilakukan pada tanggal 14
Oktober 2016 , yaitu pelatihan tentang
sampah Non Organik seperti sampah plastik
yang dapat dibuat menjadi Kerajinan seperti
tas , dan dompet .
Kegiatan ini dilakukan Tim KKN Desa
Ngadisalam bersama Ibu PKK Desa
Ngadisalam dengan mengundang Ibu
Sekretaris Desa Sedayu untuk mengisi acara
pelatihan pengolahan sampah.
Partisipasi yang ada pada kegiatan ini cukup
baik, Anggota PKK yang ada di Desa
Ngadisalam datang pada pelatihan
pengolahan sampah ini dan Ibu PKK antusias
dalam mengikuti pelatihan ini bahkan ada

19
Ibu PKK yang akan membawa pengolahan
sampah ini untuk dijadikan Keterampilan di
Sekolah tempat beliau mengajar, diharapkan
dengan adanya pengolahan sampah ini akan
menjadi kegiatan baru bagi Ibu- ibu PKK
Desa Ngadisalam dan dapat berkembang
terus mejadi lebih baik agar sampah yang
awalnya tidak bernilai menjadi memiliki nilai
jual yang tinggi .
4 Pendataan Kegiatan ini dilakukan untuk lebih
Kelengkapan melengkapi pendataan kelengkapan data di
Administrasi keluarga dilaksanakan pada minggu ke 4 dan
ke 5 bersamaan dengan adanya kegiatan
sosialisasi E-KTP data.
Sosialisasi ini dilakukan per RT disetap
dusun di Desa Ngadisalam, dan dibantu juga
dengan pembagian form F1 agar warga desa
tidak kesusahan dalam dalam meminta form
dikarenakan ada jarak satu Dusun yang jauh
dari pusat pemerintahan.
Kelengkapan administrasi keluarga ini
berguna untuk keperluan masyarakat Desa
Ngadisalam kedepannya baik untuk
bersekolah atau mendaftar keperluan
keluarga. Pendataan ini didalamnya adalah
pendataan keluarga Pra-Sejahtera dan
Sejahtera di Dusun Ngadisalam. Diharapkan
kedepannya pendataan ini akan selalu
dilakukan secara rutin agar administrasi
keluarga di Desa Ngadisalam lebih tertata

20
c. Bidang Kesehatan

Program Posdaya yang ada di bidang kesehatan dibuat agar masyarakat desa
Ngadisalam mengerti akan pentingnya kesehatan baik jasmani maupun rohani,
Desa Ngadisalam adalah Desa Siaga sehingga sebetulnya untuk kesadaran pada
kesehatan sebetulnya sudah baik, sehingga Tim KKN Ngadisalam tidak terllau
kesulitan dalam terjun pada bidang kesehatan, hanya menambahkan apa yang
belum ada di Desa Ngadisalam.

No Program Kerja Pelaksanaan


1 Posyandu Posyandu ini adalah program yang dilakukan
bersama dengan Bidan Desa Ngadisalam,
Posyandu yang dilakukan antara lain adalah
Posyandu balita, Posyandu lansia, dan
Posyandu Ibu hamil . Posyandu ini dilakukan
setiap bulan di 3 Dusun pada Desa
Ngadisalam yaitu Dusun Patunan, Dusun
Sabrang dan Dusun Ngadisalam . Posyandu
Balita pertama dilakukan pada minggu
pertama penerjunan KKN pada hari kamis
tanggal 8 September 2016 dan pada minggu
kedua pada hari Selasa , 13 September 2016,
Posyandu Lansia dilakukan pada hari Sabtu,
1 Oktober 2016 dan Posyandu Balita ke-dua
dilakukan di dusun Patunan pada hari Senin ,
10 Oktober 2016 untuk Dusun Sabrang pada
hari Selasa, 11 Oktober 2016 dan untuk
Dusun Ngadisalan pada hari kamis, 13
Oktober 2016 pada kegiatan ini tidak ada
kendala yang berarti Posyandu ini diadakan
dengan harapan balita, ibu hamil dan lansia
dapat terjaga kesehatannya.

21
2 Senam Ibu PKK Kegiatan ini dilakukan karena di desa
Ngadisalam ibu PKK tidak ada kegiatan
senam sehingga dilakukan kegiatan Senam
Ibu PKK dan diharapkan kegiatan ini dapat
dilanjutkan oleh ibu-ibu PKK, kesehatan ibu
pkk juga dapat di peroleh dari kegiatan ini ,
senam Ibu PKK ini dilakukan mulai pada
tanggal 29 September 2016 dan dilaksanakan
setiap hari Jum’at.
Diharapkan dengan adanya senam ini ibu –
ibu PKK akan lebih sehat lagi kesehatannya ,
dan kegiatan ini diharapkan dapat diteruskan
oleh ibu-ibu PKK di Desa Ngadisalam.
3 Senam SD Senam SD ini dilakukan di SD N Ngadisalam
kegiatan ini dilakukan atas permintaan
bantuan dari Kepala Sekolah SD Ngadisalam
dikarenakan di SD Ngadisalam tidak ada
kegiatan senam sedangkan senam termasuk
kegiatan yang dapat menyehatkan sehingga
KKN ikut membantu memberikan kegiatan
senam kepada siswa SD untuk kelanjutan
kegiatan ini akan dilanjutkan oleh siswa SD
yang sudah dilatih secara pribadi oleh
Mahasiswa KKN Ngadisalam kegiatan ini
mulai dilakukan sejak tanggal 15 Oktober
2016 dan dilakukan setiap hari Jum’at
Diharapkan kegiatan ini dapat diteruskan
oleh siswa-siswa SD sehingga kegiatan ini
akan terus berlangsung dan kesehatan siswa
SD di Desa Ngadisalam dapat terjaga.

22
d. Bidang Lingkungan dan Infrastruktur

Program yang ada pada posdaya bidang Lingkungan dan Infrastruktur adalah
program yang menyesuaikan keadaan lingkungan Desa Ngadisalam, dikarenakan
lingkungan yang airnya berlimpah sehingga kesadaran untuk membuang sampah
pada tempatnya masih sedikit, kebanyakan membuang sampah langsung di sungai
Karena sampah yang terbuang akan langsung hanyut di Sungai, dan jika
diteruskan tentu saja akan merusak keadaan ekosistem yang ada di sekitar
lingkungan

No Program Kerja Pelaksanaan


1 Gotong Royong Kegiatan ini dilakukan karena lingkungan
sekitar posko perlu dibenahi sehingga
mahasiswa KKN bersama perangkat, ibu pkk
, dan warga gotong royong untuk membenahi
lingkungan sekitar. Mulai dari bersih
lingkungan dan penempatan kembali
struktur- struktur organisasi di Balai desa.
Kegiatan ini dilakukan pada hari Jumat, 29
September 2016
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan
harapannya dapat bisa dilaksanakan tanpa
ada mahasiswa KKN, dan bisa diteruskan
oleh warga desa Ngadisalam
2 Penanaman Pohon Program ini merupakan program wajib yang
diberikan oleh Universitas Negeri Semarang
dikarenakan UNNES adalah Universitas
konservasi , sebagai perwujudan UNNES
adalah Universitas konservasi maka
dilakukan penanaaman beberapa pohon di
salah satu tempat yang sudah disiapkan oleh

23
perangkat desa, pada saat penanaman
bantuan dari masyarakat didapatkan dan
respon masyarakat sangat baik saat
dilakukan program ini.
Penanaman pohon dilakukan pada tanggal 9
Oktober 2016 , diharapkan pohon yang
ditanam dapat bermanfaat untuk kedepannya
dan setelah adanya penanaman pohon untuk
kedepannya diharapkan masyarakat juga ada
yang selalu bisa menyempatkan untuk
menaman pohon untuk perbaikan
lingkungan.
3 Pembenahan Tugu Program ini dilakukan dikeranakan kondisi
PKK tugu PKK yang mempriihatinkan karena
tulisan program pkk mulai pudar sehingga
diperlukan perbaikan untuk Tugu PKK yang
ada di Desa Ngadisalam.
Kegiatan ini dilakukan pada Hari Sabtu, 24
September 2016
4 Pertandingan Pemuda Ngadisalam sebetulnya sangat
Bulutangkis berbakat dalam bidang olahraga bahkan
anak-anak SD dan SMP di Desa Ngadisalam
biasa mendapatkan Juara untuk perlombaan
Bulutangkis tetapi untuk beberapa saat ada
ke vacuman dalam olahraga ini hanya
beberapa saja yang aktif sehingga
diadakannya pertandingan bulutangkis ini
dapat membuat Bulutangkis ini aktif kembali
di Desa Ngadisalam, waktu pelaksanaan
untuk pertandingan Bulutangkis ini adalah

24
pada hari Selasa dan Rabu, 4 – 5 Oktober
2016 , partisipasi pemuda pada ajang
pertandingan Bulutangkis ini sangat baik,
banyak pemuda yang ikut serta dalam
kegiatan ini .
6 Program Sampah Desa Ngadisalam adalah desa yang
wilayahnya dialiri aliran sungai kecilyang
airnya bervolume cukup besar dan deras
sehingga warganya membuang sampah
biasanya disungai , membuang sampah
disungai juga dilakukan karena tidak adanya
pengangkutan sampah dari Rumah Warga ke
TPA yang disediakan, sehingga kegiatan ini
dilakukan dengan cara menyediakan tempat
pembuangan sampah di Rumah Warga
dimulai di dusun Ngadisalam sebagai dusun
percontohan dan membantu membuang
sampah dibantu pemuda desa Ngadisalam
selain itu dilakukan juga penyuluahn
pembuatan kerajinan tangan yang
memanfaatkan SAmpah Plastik untuk
digunakan membuat Tas Tangan untuk
kegiatan pembuangan sampah dilakukan
setiap hari minggu,
7 Pengecatan TK Pengecatan ini dilakukan karena kondisi TK
Pertiwi catnya sudah mulai pudar dan
gedung TK mulai using sehingga perlu
diadakan pengecatan dan menggambar agar
kelihatan leih baik sehingga anak-anak akan
lebih semangat lagi untuk belajar.

25
Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu
terakhir KKN ada di Desa Ngadisalam,
kegiatan dilakukan mahasiswa KKn dibantu
oleh pemuda Desa Ngadisalam.
Setelah diadakannya pengecatan ulang
disertai gambar harapanya Gedung TK
Pertiwi dapat di perbaiki lebih baik lagi agar
lebih bagus dan menambah semangat belajar
anak-anak.

26
BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan
Desa Ngadisalam meruapakan sebuah desa yang berbatasan
langsung kebun the milik PT.TAMBI. Desa Ngadisalam terdiri dari 3
dudun antara lain, Dusun Ngadisalam, Dusun Sabrang, Dusun Patunan.
Pusat pemerintahan terdapat di Dusun Ngadisalam, Kegiatan pemerintahan
dilakukan di kantor Kepala Desa. Jalan didesa Ngadisalam sudah beraspal
60%, termasuk jalan menuju Balai Desa. Akan tetapi jalan menunju Dusun
Patunan masih kurang baik,jalan masih berupa susunan batu. Akses jalan
menuju ke kecamatan hanya ada dua jalur. Masyarakat desa Ngadisalam
sebagian besar bekerja sebagai petani dan karyawan pabrik, sebagian lagi
ada yang mengadu nasibnya diluar negeri.
Semua program kerja yang dilaksanakan oleh tim KKN UNNES di
Desa Ngadisalam berjalan dengan lancar, walaupun ada sedikit hambatan
dalam pelaksanaanya dikarenakan terkadang kondisi cuaca yang tidak
bersahabat dan program kerja harus dilakukan diluar ruangan sehingga
enghambat aktifitas yang harus dilakukan diluar ruangan. Agar
memperoleh hasil yang maksimal maka beberapa program perlu
ditindaklanjuti oleh masyarakat desa Ngadisalam, Tim KKN UNNES
sendiri saat bekerja untuk menjalankan program untuk KKN bekerja sama
dengan pemuda karang taruna yang ada di Desa Ngadisalam.
Program yang dibuat KKN Unnes mengikuti apa yang dibutuhkan
oleh desa, masalah yang paling utama adalah masalah sampah sehingga
KKN banyak membuat program tentang sampah antara lain : tempat
sampah di beberapa rumah yang dibagi menjadi Organik dan Non
Organik, tempat pembuangan, membantu pemuda dalam pembuat proposal
bantuan untuk sampah, dan pelatihan sampah untuk ibu PKK.

27
B. Saran
Adapun saran dari Mahasiswa KKN UNNES setelah melakukan
program kerja sebagai berikut :
1. Sebaiknya pihak UNNES memeberi bantuan dana pada tim KKN
UNNES untuk membantu pelaksanaan program kerja, sehingga
program kerja dapat berkembang luas jangkauannya dalam melakukan
pengabdian kepada masyarakat.
2. Perlu adanya kesadaran sumber daya manusia untuk memajukan
desanya dalam mempertahankan keberhasilan yang pernah dicapai
sebagai pemenang desa siaga, sehingga mampu mempertahankan dan
lebih kreatif agar tidak diambil penghrgaanya oleh desa lain.
3. Perlu adanya komunikasi yang tepat untuk menindak lanjuti program
kerja yang sudah berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi kesalah
pahaman antara pihak yang melakukan kerjasama demi kemajuan desa.
4. Perlu adanya kerjasama berkelanjutan antara pihak UNNES dengan
pemerintah desa agar program kerja yang sudah berjalan dapat
dikembangkan oleh tim KKN UNNES angkatan berikutnya agar
beberapa program kerja dapat menghasilkan hasil yang maksimal dan
kerja sama yang terjalin dapat membawa nama baik UNNES didesa
tersebut terjaga dan dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat.

28
LAMPIRAN

1. Biodata Mahasiswa KKN

Anggota 1

1. Nama : Diniagnisa Nurelita


2. NIM : 1511413015
3. Program Studi : Psikologi
4. Jurusan : Psikologi
5. Fakultas : Ilmu Pendidikan
6. Telepon : 082227005266

Anggota 2

1. Nama : Wisnu Wardhana


2. NIM : 1511413065
3. Program Studi : Psikologi
4. Jurusan : Psikologi
5. Fakultas : Ilmu Pendidikan
6. Telepon : 082214617018

Anggota 3

1. Nama : Khoirun Nisa


2. NIM : 2611413018
3. Program Studi : Sastra Jawa
4. Jurusan : Bahasa dan Sastra Jawa
5. Fakultas : Bahasa dan Seni
6. Telepon : 085640797791

Anggota 4

1. Nama : Mohammad Setiawan


2. NIM : 5213413008
3. Program Studi : Teknik Kimia
4. Jurusan : Teknik Kimia
5. Fakultas : Teknik
6. Telepon : 085293083334

Anggota 5

29
1. Nama : Tiara Khalifa Permani
2. NIM :5213413014
3. Program Studi : Teknik Kimia
4. Jurusan : Teknik Kimia
5. Fakultas : Teknik
6. Telepon : 082225704482

Anggota 6

1. Nama : Kartika Jaya Puspita


2. NIM : 7111413052
3. Program Studi : Ekonomi Pembangunan
4. Jurusan : Ekonomi Pembangunan
5. Fakultas :Ekonomi
6. Telepon : 087731182942

Anggota 7

1. Nama : Very Primadani


2. NIM : 7211413237
3. Program Studi : Akutansi
4. Jurusan :Akutansi
5. Fakultas :Ekonomi
6. Telepon :

Anggota 8

1. Nama : Septina Nugrahwati


2. NIM : 7311413038
3. Program Studi : Manajemen
4. Jurusan : Manajemen
5. Fakultas : Ekonomi
6. Telepon :087737490505

Anggota 9

1. Nama : Audi Abdillah Rachman


2. NIM :8111413026
3. Program Studi : Ilmu Hukum
4. Jurusan : Ilmu Hukum
5. Fakultas : Hukum
6. Telepon : 085876132913

30
Anggota 10

1. Nama : Shalatul Fajri


2. NIM : 8111413135
3. Program Studi : Ilmu Hukum
4. Jurusan : Ilmu Hukum
5. Fakultas : Hukum
6. Telepon : 081365531099

31
2. Surat Kepustusan Kepala Desa

SURAT KEPUTUSAN

Nomor:

Tentang

PEMBINAAN POSDAYA DAN SUSUNAN PENGURUS

KEPALA DESA NGADISALAM

MENIMBANG : Bahwa untuk menjamin terlaksananya kegiatan Pemberdayaan Keluarga


perlu dibentuk Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) beserta
susunan pengurusnya.

MENGINGAT : 1. Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Desa.

2. Peraturan Pemeritah No. 72 Tahun 2005 tentang Desa

3.Peraturan Menteri Dalam Negeri No.5 Tahun 2007 tentang


Pedoman Penataan Lembaga Pemasyarakatan

4. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 53 Tahun 2000 tentang


Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Hasil Lokakarya Mini KKN Kelurahan tanggal 13 September 2014

MEMPERHATIKAN : MEMUTUSKAN

MENETAPKAN

PERTAMA : Membina Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) “Siaga Sejahtera”


dengan susunan pengurus seperti tercantum dalam lampiranSurat
Keputusan ini.

32
KEDUA : Menugaskan pada pengurus untuk mengurus dan mengelola kegiatan
dalam posdaya.

KETIGA : 1. Surat Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan

2. Apabila terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini akan ditinjau


kembali untuk diadakan perbaikan.

Ditetapkan di : Sapuran

Pada tanggal : September 2014

Kepala desa :
Ngadisalam

Kabul Riyanto

33
3. Ringkasan Posdaya
Desa Ngadisalam sudah memiliki Posdaya yaitu Posdaya Siaga
Sejahtera, sehingga Tim Mahasiswa KKN Ngadisalam menguatkan
Posdaya, posdaya adalah suatu lembaga masyarakat yang berfungsi atau
dapat dimanfaakan sebagai forum silaturahmi, advokasi, komunikasi ,
edukasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarrga secara
terpadu yang dilaksanakan dari , oleh, dan untuk keluarga dan masyarakat
Posdaya Siaga Sejahtera dibentuk pada bulan September 2014 selaras
dengan program KKN Unnes 2016 yaitu Posdaya suatu akronim dari pos
pemberdayaan keluarga, bersamaan dengan itu Program KKN di Desa
Ngadisalam, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo yaitu program
pengadaan Posdaya mampu mengembangkan dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Desa Ngadisalam pada berbagai bidang yaitu
Bidang Pendidikan, Bidang Ekonomi, Bidang Kesehatan, dan Bidang
Lingkungan dan Infrastruktur . Empat Bidang ini yang masuk ke dalam
Posdaya dan diharapkan dapat berkembag dengan baik dan dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngadisalam
Posdaya siaga sejahtera sudah berdiri sejak tahun 2014, kegiatan
posdaya ini cukup lumayan banyak saat baru pertama kali berdiri dari
pengelolaan hasil dari posdaya, tetapi berjalannya waktu kegiatan POsdaya
mulai menghilang dikarenakan banyaknya masalah yang timbul dari
pengelaan program posdaya, awalnya ada warung yang digunakan untuk
mengelola uang untuk Posdaya siaga sejahtera tetapi akhirnya berhenti
juga karena timbul masalah, untuk tahun ini harapannya kegiatan yang
sudah ada dapat berjalan dengan baik dan diteruskan dengan baik oleh
pemuda karang taruna.

34
Kecamatan Desa Dusun Alamat Nama Bidang Ketua NO HP Ketua Tanggal
Posdaya Posdaya Unggulan Posdaya Berdiri
Sapuran Ngadisalam Jln. Braja Siaga Tabungan Heriyana 081327488646 13
Kosa Sejahtera Hari Raya September
Km.01 Pengolahan 2014
Telp. Sampah
Kode Pos
56373

35
4. Tabel Penanaman Pohon

Jenis Pohon Jumlah Lokasi Sumber Pohon Estimasi Dana


Pohon Penanaman
Jinitri 4 Lapangan Mahasiswa 8000
Dukuh Kunci KKN
Dukuh 3 Lapangan Mahasiswa 30.000
Dukuh Kunci KKN
Pucuk Merah 3 Lapangan Mahasiswa 75.000
Dukuh Kunci KKN
Albasia 2 Lapangan Mahasiswa 4.000
Dukuh Kunci KKN

36
5. Peta Wilayah

37
6. Tabel Program Kerja BIDANG GARAPAN POSDAYA
Waktu Pelaksanaan
Minggu KE Rencana Dana
Kode Nama Program Pelaksanaan Lokasi 1 2 3 4 5 6 Sasaran Asal Dana Jumlah
Siswa SD -
Bimbel SD - Balai Desa SMP Desa
A SMP Audi Abdillah Ngadisalam v v v v v v Ngadisalam -
TPQ Al-Mutohar Siswa SD
A Giat Megaji Shalatul Fajri Ngadisalam v v v v v v Ngadisalam
Anak-anak
Ruang PKK Desa Desa
A Pojok Baca K. Nisa Ngadisalam v v v v Ngadisalam
Lingkungan
Balai Desa Dusun
D Gotong Royong Wisnu W Ngadisalam v Ngadisalam
Masyarakat
Pemberdayaan Dusun
D Sampah M. Setiawan Dusun Ngadisalam v v v Ngadisalam,

38
Ibu PKK
Desa
Ngadisalam
Pendataan Masyarakat
Kelengkapan Desa
C Administrasi Kartika J.P Dusun Ngadisalam v v Ngadisalam
Masyarakat
Posyandu Lansia Desa
B Balita Tiara K.P Desa Ngadisalam v v v Ngadisalam
Ibu-ibu
Senam Mental Balai Desa PKK Desa
B PKK D. Agnisa Ngadisalam v Ngadisalam
Masyarakat
Dusun
C Percotohan Toga Very P Dusun Ngadisalam v v Ngadisalam
Penanaman Lapangan di Dukuh Ibu-ibu
D Pohon Kartika J.p Kunci v PKK
Penyuluhan Kediaman Pemuda
C Pemasaran Septina N Sekretaris Desa v Desa

39
Online Ngadisalam
, dan
Perangkat
Desa
Perangkat
Pelatihan Balai Desa Desa
A Microsoft S. Fajri Ngadisalam v Ngadisalam
Pembenahan Balai Desa Ibu-ibu
D Tugu PKK Wisnu W Ngadisalam v PKK
Mengajar TK TK Pertiwi Desa Siswa TK
A dan Pengecatan D. Agnisa Ngadisalam v v v v v Pertiwi
Masyarakat
Penyuluhan E – Desa
D KTP / AKTA S. Fajri Desa Ngadisalam v v Ngadisalam
Pemuda –
pemuda
Pertandingan GOR Desa Desa
D Bulu tangkis Audi A Ngadisalam v Ngadisalam

40
7. Dokumentasi

DOKUMENTASI PROGRAM KERJA KKN LOKASI TAHAP I

DESA NGADISALAM, KECAMATAN SAPURAN KABUPATEN


WONOSOBO

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Bimbingan belajar SD dan SMP

Giat mengaji

41
42
Senam SD

43
Pojok baca

44
Gotong royong

45
Pengolahan sampah

46
Posyandu Lansia dan Balita

47
48
Senam mental dan aerobik ibu PKK

49
Percontohan toga

Penanaman pohon

50
Penyuluhan pemasaran secara online

51
Pelatihan microsoft excel

52
Pembenahan tugu PKK

53
Mengajar TK

54
Pertandingan persahabatan bulutangkis

55
Pengecatan TK

56
Program sampah

57
Link Youtube : KKN DESA NGADISALAM

https: // youtu.be/srV8LBzkQZE

58