Anda di halaman 1dari 12

RESUME KEPERAWATAN ANAK PADA An.

“E”

DI POLIKLINIK BALITA PUSKESMAS MANDAI

KABUPATEN MAROS

Nama mahasiswa : Hj.Risnawati

Tanggal Kunjungan : 1 Februari 2016

Tanggal Pengkajian : 1 Februari 2016

Waktu Pengkajian : 10.10 WITA

Ruangan : Poliklinik BALITA

A. Identitas

Nama inisial : An. E

Umur : 2 tahun 10 bulan

Jenis kelamin : Laki- laki

Alamat : Padangngalla

B. Keadaan Umum

1. Keluhan Utama : demam dan diare

Riwayat Keluhan utama : Anak di bawa kepuskesmas dengan keluhan demam

disertai diare di alami sejak 1 hari yang lalu.

2. Pemeriksaan Fisik

a. Kesadaran

Kualitatif : Compos Mentis (Sadar Penuh)


Kuantitatif : GCS I5

Respon Mata :4

Respon Verbal : 5

Respon Motorik : 6

b. Tanda-tanda Vital

N : 118x / menit

S : 36,5 ºC

P : 35 x/ menit

c. Berat badan : 13 kg

d. Tinggi Badan : tidak diukur

3. Terapi

Terapi obat : - parecetamol 3 X ½ tablet

- Contrimoxazole 3 X 1 sendok teh

- CTM

- Vitamin B kompleks 3 x 1 bks puyer

- Vitamin C
C. Klasifikasi Data

DATA SUBJEKTIF DATA OBJEKTIF

1. Nenek klien mengatakan bahwa 1. Klien nampak lemah

cucunya dari semalam diare 2. Tubuh klien tidak teraba panas

2. Nenek klien mengatakan bahwa 3. Suhu : 36,5 ºC

cucunya dari semalam demam

tinggi

3. Nenek klien mengatakan cucunya

demam pada malam hari

D. Diagnosa Keperawatan

1. Resiko kekurangan volume cairan dengan kehilangan volume cairan aktif, di

tandai dengan

DS :

a. Nenek klien mengatakan bahwa cucunya dari semalam diare

b. Nenek klien mengatakan bahwa cucunya dari semalam demam tinggi

DO :

a. Klien nampak lemah

b. Tubuh klien tidak teraba panas

c. Suhu : 36,5 ºC
2. Hipertermia berhubungan dengan peningkatan laju metabolisme, di tandai

dengan:

DS :

a. Nenek klien mengatakan bahwa cucunya dari semalam diare

b. Nenek klien mengatakan bahwa cucunya dari semalam demam tinggi

c. Nenek klien mengatakan cucunya demam pada malam hari

DO :

a. Klien nampak lemah

b. Tubuh klien tidak teraba panas

c. Suhu : 36,5 ºC

E. Rencana Keperawatan

Rencana keperawatan

Diagnosa
No. Tujuan/Kriteria Hasil Intervensi
Keperawatan

1. Resiko kekurangan Setelah dilakukan asuhan a. Anjurkan ibu/nenek klien

volume cairan keperawatan selama 1 X untuk memberikan minum

dengan kehilangan 24 jam,diharapkan pasien : klien lebih banyak.

volume cairan aktif a. Tidak ditemukan tanda b. Ajarkan kepada keluarga tanda

dan gejala dehidrasi – tanda dehidrasi misalnya

b. Kebutuhan cairan mata cekung, suhu tubuh


terpenuhi meningkat, anak gelisah dan

lemas, dan malas minum

2. Hipertermia Setelah dilakukan asuhan a. Ajarkan kepada keluarga cara

berhubungan keperawatan selama 1 X mengukur suhu tubuh

dengan 24 jam,diharapkan pasien : b. Ajarkan teknik kompres

peningkatan laju a. Suhu tubuh pasien hangat

metabolisme Suhu tubuh normal (36 c. Anjurkan keluarga untuk

– 37 0c). memakaikan klien baju yang

b. Pasien bebas dari tipis

demam

Rencana keperawatan sesuai Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) :

NO GEJALA KLASIFIKASI PENGOBATAN

1 a. Diare sudah 1 Diare tanpa a. Beri oralit

hari dehidrasi b. Nasihati ibu kapan kembali

b. Tidak ada c. Kunjungan ulang 5 hari jika tidak

tanda mata ada perbaikan

cekung

c. Kulit perut

kembali < 2

detik
2 a. Anak demam Demam mungkin a. Beri dosis pertama paracetamol jika

sejak 1 hari bukan malaria suhu tinggi (≥ 38,5 ºC )

b. Demam b. Obati penyebab lain dari demam

menurut c. Jika demam tiap hari selama > 7

anamnesis hari, rujuk untuk pemeriksaan

c. Demam pada lanjutan.

malam hari d. Nasihati kapan kembali segera

d. Suhu : 36,5 e. Kunjungan ulang 2 hari jika tetap

ºC demam
F. Implentasi

Implementasi Keperawatan

No. Diagnosa Keperawatan Implementasi Evaluasi

1. Resiko kekurangan volume 1. Menganjurkan ibu/nenek klien untuk S : ibu klien mengatakan anaknya kuat

cairan dengan kehilangan memberikan minum klien lebih minum

volume cairan aktif banyak. O : klien masih nampak lemas

2. Mengajarkan kepada keluarga tanda – A : masalah belum teratasi

tanda dehidrasi misalnya mata P : lanjutkan intervensi

cekung, suhu tubuh meningkat, anak 1. Anjurkan ibu/nenek klien untuk

gelisah dan lemas, dan malas minum memberikan minum klien lebih

banyak.

2. Ajarkan kepada keluarga tanda

– tanda dehidrasi misalnya mata

cekung, suhu tubuh meningkat,


anak gelisah dan lemas, dan

malas minum

2. Hipertermia berhubungan 1. Mengajarkan kepada keluarga cara S : ibu klien mengatakan anaknya

dengan peningkatan laju mengukur suhu tubuh demam tadi malam

metabolisme 2. Mengajarkan teknik kompres hangat O : Suhu : 36,5 0C

3. Menganjurkan keluarga untuk A : masalah teratasi

memakaikan klien baju yang tipis P : Pertahankan intervensi

1. Ajarkan kepada keluarga cara

mengukur suhu tubuh

2. Ajarkan teknik kompres hangat

3. Anjurkan keluarga untuk

memakaikan klien baju yang

tipis
Implementasi sesuai Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) :

KLASIFIKASI PENGOBATAN TINDAK LANJUT


NO
(Masalah Keperawatan) (Implementasi) (Evaluasi)

1 Diare tanpa dehidrasi a. Memberikan antibiotik dan obat sakit Setelah 5 hari:

perut (contrimoxazole dan papaverin) Tanyakan :

yang aman Apakah diare sudah berhenti?

b. Mengajarkan kepada ibu/nenek cara Tindakan:

pemberian oralit/cairan yang harus a. Jika diare belum berhenti, lakukan

diberikan setiap kali anak BAB yaitu penilaian ulang lengkap. Beri

umur 1 sampai 5 tahun 100 samapi pengobatan yang sesuai,selnjutnya

200 ml setiap kali BAB rujuk.

c. Menasihati ibu/nenek kapan kembali b. Jika diare sudah berhenti, nasehati

ke petugas kesehatan: ibu untuk menerapkan anjuran

Hasil penatalaksanaan: makan untuk anak sehat maupun


a. Memberitahu ibu/nenek agar kembali sakit sesuai dengan kelompok umur.

segera jika di temukan tanda-tanda

sebagai berikut:

 Anak malas minum

 Mata cekung

 Cubitan kulit perut kembali > 2

detik

 Memberitahukan pada ibu bahwa

kunjungan ulang 5 hari jika tidak

ada perbaikan

2 Demam mungkin bukan b. Memberikan dosis pertama Setelah 2 hari:

malaria paracetamol jika suhu tinggi (≥ 38,5 Periksa:

ºC ) a. Lakukan penilaian untuk demam

Hasil penatalaksanaan: b. Cari penyebab lain dari demam


Paracetamol 10 bungkus Puyer 3 Tindakan:

x 1 sesudah makan a. Jika ada tanda bahaya umum atau

c. Mengobati penyebab lain dari demam kaku kuduk, perlakukan sebagai

d. Menasihati ibu/nenek untuk kembali penyakit berat dengan demam

segera jika di temukan tanda-tanda b. Jika ada penyebab lain dari demam

sebagai berikut: selain malaria, beri pengobatan

 Ada tanda-tanda perdarahan c. Jika anak tetap demam > 7 hari,

 Ujung ekstremitas dingin RUJUK untuk pemeriksaan lanjutan

 Nyeri ulu hati atau gelisah

 Sering muntah

 Pada hari ke 3-5 saat suhu turun

dan anak tampak lemas

e. Kunjungan ulang 2 hari jika tetap

demam