Anda di halaman 1dari 4

TIKET MASUK

STUDI LABORATORIUM TPPHP

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.1.1 Pengertian Laboratorium Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian
Laboratorium Teknologi Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian pada awalnya
bernama Laboratorium Prosesing Hasil Pertanian di bawah Jurusan Teknologi Pertanian
Fakultas Pertanian. Pada tahun 1998, ketika jurusan Teknologi Pertanian menjadi Fakultas
Teknologi Pertanian, nama Laboratorium berubah menjadi Laboratorium Teknologi
Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian .
Laboratorium pengolahan pangan dan hasil pertanian adalah walinya pengetahuan
dan keterampilan mahasiwa dalam bidang pengolahan pangan berbasis hasil pangan dan
pertanian. Laboratorium ini juga berfungsi untuk pengembangan pangan alternatif berbasis
hasil pertanian dan pangan.

1.1.2 Fungsi Laboratorium

1.2 Tujuan
a. Mahasiswa mampui mengetahui alat beserta fungsinya
b. Mahasiswa mampu memahami prinsip kerja alat

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Vacum Frying

Mesin penggoreng hampa (Vacum Frying) adalah mesin produksi untuk menggoreng
berbagai macam buah dan sayuran dengan cara penggorengan hampa. Penggorengan
vakum. merupakan cara pengolahan yang tepat untuk menghasilkan kripik buah dengan
mutu tinggi.
Prinsip kerja dengan mengatur keseimbangan suhu dan tekanan vakum. Untuk
menghasilkan produk dengan kualitas yang bagus dalam artian warna, aroma, dan ras buah-
sayur tidak berubah dan renyah pengaturan suhu tidak boleh melebihi 90˚C dan tekanan
vakum antara 65 – 76 cmHg. Sebaiknya air dalam bak penampung pada vacuum frying tidak
mengandung partikel besi karena dapat menyebabkan air keruh dan dapat merusak pompa
vakum yang akhirnya mempengaruhi kerenyahan keripik . (Sapitri,2015)
2.2 Autoclave

Autoclave adalah alat pemanas tertutup yang digunakan untuk mensterilisasi suatu
benda menggunakan uap bersuhu dan bertekanan tinggi (1210C, 15 lbs) selama kurang lebih
15 menit. Penurunan tekanan pada autoklaf tidak dimaksudkan untuk membunuh
mikroorganisme, melainkan meningkatkan suhu dalam autoklaf. Suhu yang tinggi inilah
yang akan membunuh microorganisme. (Pudji,2016)
Autoclave ditujukan untuk membunuh endospora, yaitu sel resisten yang diproduksi
oleh bakteri, sel ini tahan terhadap pemanasan, kekeringan, dan antibiotik. Pada spesies
yang sama, endospora dapat bertahan pada kondisi lingkungan yang dapat membunuh sel
vegetatif bakteri tersebut. (Hartono,2016)
2.3 Oven

Oven laboratorium adalah salah satu alat laboratorium yang memiliki fungsi cukup
penting, fungsin Oven laboratorium ini untuk memanaskan atau juga bisa mengeringkan
alat-alat laboratorium dan objek-objek lainnya. (Anugrah,2015)
Umumnya pemakaian digunakan untuk mengeringkan gelas laboratorium, zat-zat
kimia dan pelarut organik dan dapat juga digunakan untuk mengukur kadar air. Suhu oven
lebih rendah dibandingkan dengan suhu tanur yaitu berkisar antara 105ºC. (Aga,2016)
2.4 Alat Cetrifuge

Alat untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel yang lebih
berat terkumpul ke dasar tabung centrifuge. Pemisahan antara filtrate dan substrat.
(Diana,2013)
Sentrifuge berfungsi untuk memisahkan partikel-partikel dalam suatu larutan yang
mempunyai berat molekul yang berbeda. Sentrifuge bekerja dengan menggunakan
prinsipsedimentasi, dimana percepatan sentripetal menyebabkan zat yang lebih padat
akanmengendap di dasar tabung. Dengan cara yang sama, benda ringan akan cenderung
bergerakke atas tabung (melayang di dalam tabung) . Gaya sentrifugal yang dihasilkan
berasaldari putaran motor listrik yang mendapat supply. Semakin tinggi putaran motor maka
semakin besar gaya sentrifugal yang dihasilkan, begitu juga sebaliknya. (Haryani,2014)
2.5 Alat Destilasi

Destilasi merupakan suatu perubahan cairan menjadi uap dan uap tersebut di
dinginkan kembali menjadi cairan. Unit operasi distilasi merupakan metode yang digunakan
untuk memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu larutan atau campuran
dan tergantung pada distribusi komponen-komponen tersebut antara fasa uap dan fasa air.
(Lumenta,2013)
Alat Destilasi adalah alat dengan teknik pemisahan kimia untuk memisahkan dua
atau lebih komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang jauh. Suatu campuran dapat
dipisahkan dengan destilasi biasa ini untuk memperoleh senyawa murni. (Wuwung,2013)
2.6 Chopper

Chopper secara luas digunakan untuk pengendalian motor traksi pada automobil
elektris, mobil trolley, kapal pengangkut, truk forklift dan lain-lain. Bila digunakan untuk
pengaturan kecepatan motor, chopper dapat menghasilkan pengaturan kecepatan yang baik,
efisiensi yang tinggi dan respon dinamik yang cepat. Selain untuk mengatur kecepatan
motor chopper dapat juga digunakan untuk melakukan pengereman regeneratif pada motor-
motor DC. (Krisnawan,2016)
Chopper DC pada dasarnya merupakan regulator mode pensaklaran yang berfungsi
untuk mengubah tegangan DC yang tidak teregulasi menjadi tegangan keluaran DC yang
teregulasi. Hasil tegangan keluaran chopper dapat lebih besar ataupun lebih kecil dari
tegangan DC sumbernya, hal ini tergantung dari jenis rangkaian mode pensaklaran yang
digunakan. (Aditya,2016)