Anda di halaman 1dari 4

PENATALAKSANAAN MEDIS

No Nama Obat Dosis Rute Indikasi Efek Samping


1. Aspilet 1x1 Oral Sebagai obat anti trombotik kegunaan obat  Perasaan tidak nyaman pada lambung dan sekitar
aspilet adalah terutama pada pencegahan ulu hati
dan pengobatan berbagai keadaan  Perasaan mual dan muntah
trombosis atau agregasi platelet  Pada pemakaian jangka panjang dapat
(pembekuan darah) yang terjadi pada tubuh menyebabkan terjadinya tukak lambung,
terutama pada saat mengalami serangan pendarahan lambung, dan efek samping Asam
jantung atau pada penyakit jantung dan Asetilsalisilat lainnya seperti gangguan pada
pasca stroke. fungsi hati dan gangguan pada fungsi ginjal.
2. Brilinta 2x1 Oral Brilinta merupakan salah satu obat yang  Mimisan atau pendarahan lain yang tidak segera
biasanya diberikan pada pasien yang berhenti
mengalami serangan jantung atau nyeri  Napas pendek, susah bernapas
pada dada yang cukup parah, stroke atau  Mudah mengalami memar dan pendarahan yang
orang-orang yang mengalami masalah pada tidak wajar
sirkulasi darah lainnya yang juga dapat  Air kencing berwarna merah atau merah muda
menyebabkan stroke atau serangan jantung.  Kulit pucat, demam
 Sakit kepala
 Batuk
 Mual

3. Lovenox 2 x 0,6cc Perut  Pencegahan kelainan tromboemboli  Munculnya gejala berupa pendarahan
vena, terutama setelah melakukan  Timbul reaksi alergi pada kulit
bedah tulang atau bedah umum pada  Diare dan mual
pasien yang memiliki resiko sedang  Demam
maupun tinggi.  Pembengkakan di kaki atau tangan
 Mencegah timbulnya trombosis pada  Pembengkakan, ruam, ataupun nekrosis kulit pada
sirkulasi ekstrakorporeal selama area penyuntikan
hemodialisa.
 Terapi angina yang tidak stabil dan
infark miokard gelombang non-Q jika
diberikan bersama dengan asetosal.
 Profilaksis penyakit tromboembolik
vena pada setiap pasien yang sedang
dalam keadaan harus terbaring di
tempat tidur, dengan tingkat resiko
sedang hingga tinggi.

4. Furosemide 1 x 2 ml IV  Sebagai obat lini pertama pada  Sama seperti loop diuretik lain furosemide dapat
keadaan edema yang disebabkan oleh menyebabkan hipokalemia, hal ini dapat diatasi
penyakit gagal jantung kongestif, dengan mengkombinasikan obat dengan produk
penyakit sirosis hati, dan penyakit kalium.
ginjal serta sindrom nefrotik  Furosemide juga dapat menyebabkan terjadinya
 Sebagai terapi tambahan pada keadaan peningkatan kadar asam urat dan kadar gula darah
edema serebral atau edema paru yang \
memerlukan diuresis cepat termasuk  pada saluran pencernaan dapat menimbulkan mual,
juga pengobatan hiperkalsemia muntah, nafsu makan menurun, iritasi pada mulut
 Sebagai terapi hipertensi dapat dan lambung, dan diare.
digunakan secara tunggal maupun  Efek samping lainnya yang juga dapat timbul
kombinasi dengan diuretik lain seperti antara lain gangguan pendengaran, sakit kepala,
spironolakton pusing dan penglihatan kabur.
 Efek samping yang berat antara lain anemia
aplastik, anemia hemolitik, trombositopenia,
leukopenia, agranulositosis,dan eosinofilia
5. Ondansentron 2 x 4 ml IV Mencegah dan mengobati mual dan  Sakit kepala dan pusing.
muntah akibat kemoterapi, radioterapi, dan  Mudah mengantuk.
pascaoperasi  Kepanasan.
 Pusing ketika berdiri.
 Mudah lelah.
 Konstipasi.
 Sakit perut.

6. Cefotaxime 1 x 100 IV  diare berair atau berdarah Cefotaxime adalah obat antibiotik yang digunakan
gr  ruam, memar, kesemutan, mati rasa, untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri
nyeri, otot lemah misalnya infeksi pernafasan bagian bawah, infeksi
 detak jantung tidak teratur saluran kemih, meningitis, dan gonore.
 demam, menggigil, sakit pada tubuh,
gejala flu
 mudah memar atau berdarah, lemah
lesu tidak biasa
 demam, sakit tenggorokan, dan sakit
kepala dengan kulit melepuh,
mengelupas, dan ruam
 Kejang-kejang atau pingsan atau
 mata atau kulit menguning

7. ISDN 3 x 5 mg Oral Isosorbide Dinitrate adalah obat yang dapat Isosorbide Dinitrate pernah dilaporkan menimbulkan
digunakan untuk mengatasi Angina (nyeri efek samping. Sakit kepala merupakan efek samping
dada) yang disebabkan oleh penyakt yang paling umum dan biasanya berkaitan dengan
jantung. Obat ini bekerja dengan cara dosis (peningkatan dengan dosis yang lebih tinggi).
merelaksasi pembuluh darah pada tubuh, Flushing atau kemerahan mungkin terjadi karena obat
sehingga mengurangi kerja yang harus ini dapat melebarkan pembuluh darah.
dilakukan jantung untuk memompa darah.
Dengan berkurangnya kerja jantung maka
kebutuhan oksigen jantung juga akan
berkurang dan nyeri dada pun berkurang.