Anda di halaman 1dari 1

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Penggerakan/Motivatiting

Motivasi berasal dari bahasa Latin, Mavere yang berarti dorongan atau daya penggerak.
Adapun menurut para ahli, pengertian motivasi adalah sebagai berikut:
1. Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan, motivasi adalah pemberian daya penggerak yang
menciptakan kegairahan bekerja seseorang agar mereka mau bekerja sama, bekerja
efektif dan terintegrasi dengan segala upaya untuk mencapai kepuasan.
2. Wayne F. Cascio, motivasi adalah suatu kekuatan yang dihasilkan dari keinginan
seseorang untuk memuaskan kebutuhannya.
3. Stephen P. Robbine, motivasi adalah sebagai suatu kerelaan untuk berusaha seoptimal
mungkin dalam pencapaian tujuan organisasi yang dipengaruhi oleh kemampuan usaha
untuk memuaskan beberapa kebutuhan individu.

Penggerakan (Motivating) adalah keseluruhan proses pemberian dorongan bekerja


kepada para bawahan sedemikian rupa sehingga mereka mau bekerja dengan ikhlas demi
tercapainya tujuan organisasi dengan efisien dan ekonomis. Motivasi merupakan suatu
upaya yang dilakukan oleh seorang pemimpin untuk menggerkan atau memotivasi
seseorang atau sekelompok orang yang dipimpin dengan menumbuhkan dorongan pada diri
mereka untuk melakukan tugas yang diberikan kepadanya sesuai dengan rencana dalam
rangka mencapai tujuan organisasi. Hersey dan Blanchard (1982) menjelaskan bahwa
dorongan yang ada dalam diri seseorang berwujud kebutuhan, keinginan, rangsangan dan
kata hati.

Ditinjau dari segi filsafat, ada administrasi motivating dan menagerial motivating.
Administrasi motivating bersifat menyeluruh dan menyangkut semua orang di dalam
organisasi, yaitu pemberian motivasi kepada setiap orang di dalam organisasi, terutama
dilihat dari segi penentuan kebijakannya. Sedangkan menagerial motivating bersifat khusus
dan lebih menonjolkan pemberian motivasi kepada para anggota organisasi secara
individual.

B. Mengapa perlu dilakukan Penggerakan/Motivating