Anda di halaman 1dari 2

SPO PELAYANAN PASIEN DENGAN ALAT

BANTU HIDUP (VENTILATOR)


NO. DOKUMEN NO.REVISI HALAMAN
00 1/1

RSU NATALIA
Jl. Teratai no.15 Pulisen- Boyolali
Telp./Fax (0276) 325302
Email:rsunataliaboyolali@gmail.com
Tanggal terbit Ditetapkan
STANDAR Direktur RSU NATALIA
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Yulika Putri Dasa Panjuis


NIK 19870710 201606 2 037
PENGERTIAN Ventilasi mekanik adalah alat pernafasan
bertekanan negativeatau positif yang dapat
mempertahankan ventilasi danpemberian oksigen
dalam waktu yang lama
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk ;
1. Mengurangi kerja pernafasan
2. Meningkatkan tingkat kenyamanan pasien
3. Pemberian MV yang akurat
4. Menjamin hantaran O2 ke jaringan adekuat.
KEBIJAKAN 1. Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
2. Keputusan Direktur no.
PROSEDUR Sebelum memasang ventilator pada pasien, lakukan tes
paru pada ventilator untuk memastikan pengesetan
sesuai pedoman standar. Sedangkan pengesetan awal
adalah sebagai berikut:
1. Fraksi oksigen inspirasi (FiO2)100%
2. Volume tidal:4-5 ml/kg BB
3. Frekuensi pernafasan :40-60 liter/detik
PEPP (Positif End Expiratory Pressure) atau tekanan
positif ekspirasi: 0-5 cm. ini diberikan pada pasien
yang mengalami oedema paru dan untuk mencegah
atelectasis. Pengesetan untuk pasien ditentukan oleh
tujuan terapi dan perubahan pengesetan ditentukan
oleh respon pasien yang ditunjukkan oleh hasil analisa
gas darah (Blood Gas)
UNIT TERKAIT 1. Intalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Intensive