Anda di halaman 1dari 5

A.

Tranformasi Kewirausahaan

Menurut Dawam (1995), transformasi mengandung dua pengertian, pertama:

transformasi berkaitan dengan pengertian yang menyangkut perubahan mendasar

berskala besar dalam masyarakat dunia, yang beralih dari tahap masyarakat industri

menjadi masyarakat informasi. Kedua, pengertian tentang terjadinya transformasi itu

timbul dari kajian histroris, yang menyimpulkan bahwa selama kurang lebih dua atau

tiga abad terakhir telah terjadi perubahan fundamental dari masyarakat agraris-

tradisional kemasyarakatan industrial modern.

Berdasarkan pengertian transformasi tersebut, maka proses transformasi dapat

digambarkan sebagai berikut:

1. Perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan atau sedikit demi sedikit

2. Tidak dapat diduga kapan dimulainya dan sampai kapan proses itu akan berakhir

tergantung dari faktor yang mempengaruhinya

3. Komprehesif dan berkesinambungan

4. Perubahan yang terjadi mempunyai keterkaitan erat dengan emosional (sistem

nilai) yang ada dalam masyarakat (Dawam, 1995).

Definisi kewirausahaan menurut David (1996) adalah suatu pengetahuan terapan

dari konsep dan teknik manajemen yang disertai risiko dalam merubah atau memproses

sumberdaya menjadi output yang bernilai tambah tinggi (value edded). Perubahan ini

dilakukan melalui menciptaan diferensiasi, standarisasi, proses dan alat desain dalam

menciptakan pasar dan pelanggan baru.

Kewirausahaan memiliki proses yang saling terintegrasi satu dengan lainnya, meliputi

seluruh fungsi, aktivitas, dan tindakan yang berhubungan dengan perolehan peluang dan

penciptakan organisasi untuk merealisasikannya. Proses membentuk faktor-faktor tak-

samaan yang saling terkait yang membentuk domain wirausahawan (David, 1996)
Untuk menjadi wirausaha yang behasil, hal utama yang harus dimiliki adalah jiwa dan

waak kwirausahaan. Jiwa dan watak kewirausahaan akan dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu

keterampilan, pengetahuan dan kemampuan atau kompetisi. Kompetisi akan ditentukan

oleh pengetahuan dan pengalaman usaha. Seorang wirausaha adalah seseorang yang

memiliki jiwa dan kemampuan tertentu dalam berkreasi dan berinovasi, memiliki

kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (kreatif dan inovatif).

Kemampuan ini akna tercermin dalam iemampuan dan kemauan untuk memulai usaha

baru, berani mencoba, mengerjakan sesuatu yang baru, mampu mencari peluang, mampu

dan berani menagnggung resiko, berani gagal, berani sukses dan mamou mengembangkan

ide dan meramu sumber daya (Chandra, 2007).

Ciri dan Watak dalam Kewirausahaan yaitu:

No Ciri Watak

Keyakinan,
1 Percaya diri ketidaktergantungan,individualistis, dan
optimisme

Kebutuhan untuk berprestasi,


Berorientasi berorientasi laba, ketekunan dan
2 pada tugas dan ketabahan, tekad kerja keras,
hasil mempunyai dorongan kuat, energetik
dan inisiatif

Pengambilan Kemampuan untuk mengambil resiko


3
resiko yang wajar dan suka tantangan

Perilaku sebagai pemimpin, bergaul


4 Kepemimpinan dengan orang lain, menanggapi saran-
saran dan kritik

5 Keorisinilan Inovatif dan kreatif serta fleksibel

Berorientasi ke
6 Pandanga ke depan, perspektif
masa depan
Transformasi kewirausahaan adalah suatu sistem perubahan pola dan cara

menjalankan suatu usaha dari sistem sebelumnya yang pernah ada, yang bertujuan

memudahkan untuk menjalankan suatu wirausaha.

Untuk menjadi wirausaha yang sukses di perlukan langkah-langkah transfomasi

pola pikir dan paradigma. Ada empat (4) langkah atau tahapan dalam proses

transformasi dalam enterpreneurship,yaitu:

1. Transformasi pola pikir (mindset) dan paradigm (paradigm), yaitu sebuah

transformasi pemikiran,sikap,motif,semangat dan karakter untuk menjadi

enterpreneurship yang cerdas.

2. Transformasi pola pikir dari yang biasa menggunakan logika ke pola pikir kreatif

dalam menemukan inspirasi,ide dan peluang bisnis.

3. Transformasi enterpreneurial dari bersikap enterpreneur(owner) menjadi pengelola

bisnis(intrapreneur atau enterpreneurial organizatin) yang profesional.

4. Transformasi enterpreneurial dari pola pikir owner menjadi pola pikir ivestor.

Adapun faktor-faktor yang mendukung seseorang menjadi seorang pengusaha

adalah:

1. Faktor individual/personal, yaitu pengaruh pengalaman atau cita-cita hidup dari

kecil hingga dewasa

2. Suasana kerja

3. Tingkat pendidikan

4. Kepribadian

5. Prestasi dalam mengikuti pendidikan,

6. Dorongan keluarga

7. Lingkungan dan pergaulan

8. Keterpaksaan dan keadaan yang mengharuskan untuk menjadi wirausaha.


Kemampuan kewirausahaan dibagi berdasarkan tingkatan dalam menghadapi rasa

kegagalan, tingkatan tersebut dibagi menjadi 5 tingkat, yaitu:

1. Tingkat kemampuan dalam menghadapi rasa takut kecil sekali sehinngga ia

cenderung menghindari resiko.

2. Tingkat kemamapuan dalam menghadapi rasa takut yang ada dan ia selalu

menggunakan pengetahuannya untuk bekerja lebih lagi.

3. Tingkat kemampuan kewirausahaan dalam menghadapi rasa takutnya lebih

tinggi.dan ia memiliki keberanian untuk mengatasi resiko kegagalan.

4. Tingkat kemampuan kewirausahaan dalam menghadapi rasa takutnya lebih

kompleks.khususnya dalam hal yang memperhitungkan, mengatasi dan

menanggung risiko kegagalan dibanding dari ketiga tingkatan yang diatas.

5. Tingkat kemampuan kewirausahaan dalam menghadapi rasa takutnya yang sangat

tinggi, artinya dalam hal mengatasi rasa takut akan kegagalan yang cukup besar,

cendrung mengambil keputusan menggunakan intuisinya yang kuat sekali.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa setiap wirausahaan yang cerdas

mempunyai kesuksesan, adapun kunci yang penting dan sangat dibutuhkan untuk

menjadi wirausahawan yang sukses adalah lima K (5K) yaitu: Kemampuan (ability and

knowledge), keterampilan, kreatifitas, keteguhan hati serta keberuntungan.

Referensi:

Chandra, P. E. (2007). Cara Gila Jadi Pengusaha Virus Entrepreneur Jadi Pengusaha Sukses.

Jakarta: PT. Elex Media Kompetindo.

David E. R. (1996). Tools for Executive: The Vest-Poket Entrepreneur, Alih Bahasa:

Hadyana. (Ed. 1st) Jakarta: Prenhallindo.


Dawam, R. (1995). Dunia Pesantren dalam Peta Pembaruan, dalam Pesantren dan

Pembaruan. Jakarta: LP3ES.

http://ivansibarani.blogspot.com/2012/03/makalah-wirausaha-sukses.html