Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.

M DENGAN DIAGNOSA
KEPERAWATAN GANGGUAN VENTILASI SPONTAN DI
RUANG ICU RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

Nama kelompok :
1. Laras A11501124
2. Melia Dwi Kupitasari A11501127
3. Naurah Nazhifah Rahma A11501164
4. Yuli Purwanti A11501219
5. Zaim Afifuddin Fasya A11501222

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN PROGRAM SARJANA


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG
2018/2019
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. M DENGAN DIAGNOSA
KEPERAWATAN GANGGUAN VENTILASI SPONTAN DI
RUANG ICU RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

Nama Perawat :X
Tanggal pengkajian : 04, Desember, 2018

1. PENGKAJIAN
1. Identitas Pasien
Nama : Ny. M
Umur : 68 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Tanggal masuk : 03, Desember 2018
Diagnose Medik : Asidosis Respiratori, Syok sepsis
2. Riwayat Penyakit
a. Keluhan Utama
Pasien mengalami penurunan kesadaran
b. Riwayat penyakit sekarang ( pengkajian yang dilakukan saat awal
ketemu pasien )
Pasien masuk ke ruang ICU setelah dari IGD dengan penurunan kesadaran
dengan syok sepsis, asidosis respiratory. Pasien terpasang ETT dengan
ukuran 6,5 kesadaran GCS : E : 1 M : 3 V : 1, terpasang NGT pada mulut,
terpasang DC dengan ukuran 16, pasien diberikan terapi obat NE 0,2 mg/kg
bb, TD : 140/70 mmHg, Nadi :115x/menit, RR : 15x/menit, SpO2 98%
c. Riwayat penyakit dahulu
a) Riwayat saat di IGD
Pasien datang ke Igd pada tanggal 03 Desember 2018 rujukan dari klinik,
dengan keluhan penurunan kesadaran sejak pagi, semalam sebelumnya
pasien masihbisa diajak komunikasi, demam +, sebelumnya sempat
pingsantidak sadarkan diri karena mempunyai riwayat hipertensi, hasil
pemeriksaan didapatkan GCS : E : 1 M : 3 V : 1, ukuran pupil 3mm,
akral teraba hangat, pernapasan bagging, SpO2 99% bagging 100%
dengan ETT pasien diberikan fentanyl 50 mg jam 08.58 WIB, PCT 1g
jam 09.00 WIB, miloz 1 mg 09.10, NE 12 cc/jam, ondansentron 4mg,
ranitidin 50 gr iv.
b) Riwayat pengobatan
Keluarga pasien mengatakan sebelumnya pasien tidak pernah minum
obat-obatan karena penyakit tertentu
c) Riwayat penyakit sebelumnya
Pasien merupakan rujukan dari klinik, keluarga pasien mengatakan
pasien tidak meliki riwayat penyakit tertentu
d. Riwayat keluarga
Keluarga mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang mengalami
penyakit yang sama dengan pasien. Tidak ada riwayat penyakit menular,
menahun ataupun menurun.
3. Pengkajian Kritis B6
a. B1 ( Breathing)
Pasien dengan penurunan kesadaran, gagal nafas, pernafasan bagging,
kusmaul, terpasang ETT dengan ukuran 6,5 terpasang DC dengan ukuran
16, RR : 25x/menit, terpasang ventilator, bunyi napas gaspring, ronchi,
produksi sputum 50cc.
b. B2 (Blood)
Irama jantung leguler, tidak ada pembesaran vena jugularis, TD : 123/90
mmHg, Nadi :115x/menit, SpO2 89%
c. B3 ( Brain)
Kesadaransomnolen, GCS E1 M3 V1, pupil isokor 3mm/3mm, reflek
cahaya +/+
d. B4 ( Bladder )
Terpasang DC no. 16, warna kuning jernih, jumlah 100cc,
e. B5 ( Bowel )
Terpasang NGT no. 16, terdapat stomatis, mukosa bibir kering, bising usus
3 menit
f. B6 ( Bone )
Akral hangat, turgor kulit baik, Suhu 360, tidak terdapat dekubitus,
4. Pemeriksaan head to toe
a. Kepala
Bentuk kepala mesochepal, tidak ada nyeri tekan, tidak terdapat lesi
b. Mata
Bentuk mata simetris, pupil isokor 3mm/3mm, reflek cahaya +/+
c. Hidung
Simetris, tidak ada perbesaran polip, tidak ada nyeri tekan, tidak ada
penumpukan kotoran
d. Telinga
Simetris, tidak ada luka atau jejas, bersih tidak ada penumpukan serumen
e. Mulut
Mukosa bibir kering, tidak terdapat stomatitis, gigi ompong, terpasang ETT
no 6,5
f. Leher
Tidak ada luka atau jejas, tidak ada perbesaran kelenjar tyroid, tidak ada
pembesaran vena jugularis
g. Dada
1) Jantung
Inspeksi : ictus cordis tidak tampak, simetris kanan dan kiri
Palpasi : ictus cordis teraba
Perkusi : pekak
Auskultasi : reguller, S1-S2, S3 ada suara tambahan gallop
2) Paru
Inspeksi : tampak simetris, tidak ada kelainan
Palpasi : vocal fremitus teraba kanan kiri
Perkusi : sbunyi resunan ics 7,8
Auskultasi : ronkhi pola pernapasan kusmaul
h. Abdomen
Tampak simetris, tidak dan luka atau jejas, tidak ada nyeri, tidak ada distensi
abdomen, tympani
i. Ekstremitas
1) Atas : tidak edema, tidak ada luka, turgor kulit baik, terpasang inful
ditangan sebelah kanan CRT <3 detik
2) Bawah : tidak edema, tidak ada luka, turgor kulit baik, CRT <4 detik
j. Genetalia
Pasien terpasang DC No.16
5. Data penunjang
a. Pemeriksaan Laboratorium (abnormal)
Tanggal Pemeriksaan Hasil Nilai rujukan Satuan
Darah lengkap :
Leukosit 11.29 H 3.6-11 Rb/ul
Eritrosit 4.12 3.8-5.2 Juta/L
Hemoglobin 12.3 11.7-15.5 Gr/dl
Hematokrit 42.1 35-47 %
MCV 102.2 H 80-100 FL
MCH 29.9 26-34 Pg
MCHC 29.3 L 32-36 g/dl
Trombosit 258 150-440 Rb/ul
Hitung jenis
Basofil 0.1 0.0-1.0 %
Eisonofil 1.7 L 2.0-4.0 %
Neutrofil 92.7 H 50.0-70.0 %
Limfosit 2.1 L 25.0-40.0 %
Monosit 3.4 2.0-8.0 %
Diabetes
GDS 148 H 70-105 Mg/dl
Faal ginjal
Ureum 107 H 15-39 Mg/dl
Creatinin 2.02 H 0.6-1.1 Mg/dl
Faal hati
SGOT 974.50 H 0-35 U/L
SGPT 612.00 H 0-35 U/L

b. Pemeriksaan CT-Scan :-
c. Pemeriksaan EKG : 03, Desember 2018
- Synus tacycardia - Unspelified ST-T Abnormality
- Synus arrhytmia - Synus P-R interval
6. Terapi
TANGGAL NAMA TERAPI DOSIS

03, Desember 2018 Ranitidine 2x50 mg 0.1.0


SNNCI+Nacl 100 mg 10cc/jam
Metronidazol 100cc mg
Ceftriaxone 2x1 gr 0.1.0
RL 50cc/jam
Dexametason 3x1gr 0.1.0
Methilprenidsolon 3x40 mg 0.1.0
Noreephineprinne 0,2 meg
7. Perjalanan ventilator (jika pasien terpasang vemtilator)
NO TANGGAL SETTINGAN VENTILATOR
03, Desember 2018 Mode :
Simv, R.R 12, F102 50 %,
PEEP 4.0, ETT 6,5, T.V 323
Posisi telentang