Anda di halaman 1dari 7

ASI EKSKLUSIF

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi sejak usia 0 – 6 bulan, tanpa penambahan
apapun air juga tidak, jadi benar – benar hanya ASI yang diberikan. ASI mengandung zat gizi
yang lengkap diantaranya karbohidrat, protein, multivitamin, dan mineral secara lengkap yang
mudah diserap secara sempurna dan sama sekali tidak mengganggu fungsi ginjal bayi yang sangat
lemah. ASI merupakan cairan hidup karena mengandung sel darah putih, zat kekebalan, enzim,
hormon, dan protein yang cocok untuk bayi. Pemberian makanan atau minuman selain ASI
sebelum 6 bulan dapat mengurangi produksi ASI, meningkatkan risiko infeksi, alergi, serta
mengurangi ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi.

Manfaat ASI bagi bayi antara lain bayi menjadi tidak mudah sakit, sumber makanan terbaik sampai
usia 6 bulan, meningkatkan kasih sayang ibu dan bayi, dan menunjang tumbuh kembang yang
optimal. Manfaat pemberian ASI kepada bayi juga dapat dirasakan bagi ibu adalah mengurangi
risiko kanker payudara, mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mempercepat pemulihan
kandungan, mempercepat penurunan berat badan setelah melahirkan, dan menunda kehamilan.
Selain itu ASI sangat mudah pemberiannya, praktis, kapan pun dapat diberikan tanpa membuang
waktu lama, dan juga sangat ekonomis.

ASI dapat bertahan selama 6-8 jam dalam suhu ruangan, 3 hari dalam lemari es, 2 minggu di
freezer lemari es satu pintu, 3-6 bulan pada freezer lemari es dua pintu atau freezer khusus.

IMUNISASI DASAR

Imunisasi adalah tindakan atau upaya pemberian perlindungan dan kekebalan ke dalam tubuh anak
untuk mengurangi komplikasi atau derajat keparahan terhadap suatu penyakit. Zat yang diberikan
berupa bakteri yang dilemahkan atau dimatikan yang dimasukkan ke dalam tubuh anak dengan
cara ditetes ke mulut ataupun disuntik dengan harapan akan memberikan suatu efek perlindungan
agar tidak terjadi kecacatan jika suatu hari anak tersebut menderita penyakit tertentu. Imunisasi
dasar adalah imunisasi yang diberikan secara rutin sampai anak berusia 9 bulan. Imunisasi dasar
adalah program wajib pemerintah untuk turut menyehatkan bayi dan menurunkan derajat
keparahan suatu penyakit. Efek samping pemberian imunisasi adalah demam, kejang, mual,
muntah, serta dapat nyeri dan bengkak disekitar tempat penyuntikan.
DETEKSI dan STIMULASI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK dalam

1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Prologue : Guna meningkatkan kesehatan anak dan mengurangi angka kejadian gizi buruk di
Indonesia, saat ini sedang berlangsung Program Duta 1000 Hari Pertama Kehidupan
(HPK). Program 1000 HPK ini mengedukasi mengenai pentingnya gizi bagi bayi sejak masa
konsepsi dan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk bayi berusia 0 hingga dua tahun.
Pada kesempatan Posyandu bulan ini, diadakan penyuluhan atau sosialisasi mengenai deteksi dan
stimulasi dini tumbuh kembang anak dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Dengan memberikan pemahaman mengenai:


- Apa yang dimaksud dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan
Yaitu masa dimana anak sejak dalam kandungan hingga seorang anak berusia 2 tahun
- Mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan disebut Periode Emas Pertumbuhan
Karena pada periode ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, yang mendukung seluruh
proses pertumbuhan anak dengan sempurna
- Apa yang terjadi jika bayi tidak mendapatkan cukup gizi yang dibutuhkan di Periode
Emas ini
 Pertumbuhan otak terhambat, anak tidak cerdas
 Pertumbuhan jasmani dan perkembangan kemampuan anak terhambat, dan anak menjadi
pendek ( stunting )
 Anak menjadi lemah dan mudah sakit
 Anak akan sulit mengikuti pelajaran saat bersekolah nantinya
 Setelah dewasa akan sulit mendapatkan pekerjaan atau melakukan pekerjaan dengan
penghasilan yang baik seperti yang diinginkannya

- Bagaimana cara agar kebutuhan gizi bayi di 1000 Hari Pertama Kehidupan (Periode
Emas) dapat dipenuhi dengan sempurna
 Makan lebih banyak (dua porsi) dan beraneka ragam lauk pauk, sayur dan buah, agar
kebutuhan gizi janin terpenuhi dengan cukup sejak awal dan selama masa kehamilan, dan minum
tablet tambah darah 1 butir sehari = 90 butir selama kehamilan
 Tidak merokok, tidak minum bersoda, beralkohol, tidak makan mie instan sebagai
makanan pokok, hindari makanan berpengawet, dan tidak minum obat tanpa resep dokter
 Ikuti kelas ibu hamil, dan lakukan perawatan payudara untuk menjamin keberhasilan
pemberian ASI
 Lakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali selama masa kehamilan untuk memantau
pertumbuhan janin
 Rencanakan dimana tempat persalinan
 Lakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) langsung setelah lahir, agar bayi mendapatkan
kolostrum dalam kehangatan dekapan ibu dan inisiasi ini sangat mendukung keberhasilan
pemberian ASI Eksklusif
 Berikan ASI secara Eksklusif mulai bayi usia 0-6 bulan. Hanya ASI saja tanpa tambahan
apapun, air juga tidak. Lambung bayi sangan kecil, dan semua kebutuhan gizinya sampai dengan
usia 0-6 bulan sudah terpenuhi dengan sempurna hanya dengan ASI saja
 Setelah usia 6 bulan sampai usia 2 tahun, teruskan pemberian ASI dengan makanan
tambahan pendaming ASI ( MP- ASI )
 Menimbang bayi tiap bulan di Posyandu untuk dipantau tumbuh kembangnya
 Berikan kapsul vitamin A da imunisasi lengkap sesuai jadwal
 Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum memberi ASI, sebelum menyiapkan
dan memberi MP-ASI, sesudah membersihkan tinja anak, sebelum makan dan sesudah BAB. Ini
dilakukan agar bayi dan ibu tidak jatuh sakit pada Periode Emas ini.

 = Perkembangan otak bayi paling signifikan berlangsung pada masa periode emas
dalam 2 tahun pertama kehidupan bayi. Pada periode ini, otak mengalami tumbuh kembang yang
sangat pesat. Milyaran sel otak yang telah terbentuk mulai menjalin hubungan satu sama lain.
Semakin banyak dan kuat hubungan antar sel otak, semakin cepat bayi mempelajari dunia baru.
Jika anak terlanjur kekurangan gizi maka pertumbuhan dan perkembangan otaknya terganggu dan
sulit bisa diperbaiki. Untuk itu diperlukan perhatian lebih bagi orang tua untuk mencukupi gizi
anak pada masa usia dini ini guna pencapaian tumbuh kembang anak dengan sempurna, khususnya
bagi masyarakat (orang tua bayi/balita) wilayah kerja Puskesmas Maridan. =
Penyuluhan Kesehatan "1000 HPK" di Posyandu AsterXI menggunakan media alat bantu Booklet dan peserta diberikan Leaflet mengenai
"1000 HPK"

Penyuluhan Kesehatan "1000 HPK" di Posyandu Aster II menggunakan media alat bantu Booklet dan peserta diberikan Leaflet mengenai
"1000 HPK"



 Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi
mengenai pengertian 1000 hari pertama kehidupan atau masa periode emas, beberapa
akibat kurang gizi, cara pemenuhan kebutuhan gizi dalam periode emas.

 Kegiatan berlangsung selama 20 menit dengan tahapan pembukaan,
pelaksanaan penyampaian materi, evaluasi materi kemudian penutup. Dalam
berlangsungnya kegiatan, masyarakat wilayah kerja Puskesmas Maridan cukup
memahami materi dengan baik dimana pada saat pelaksanaan evaluasi penyuluh
kesehatan menanyakan kembali mengenai materi yang telah disampaikan dan
masyarakat mampu menjawab dan memahami pemenuhan gizi pada periode emas anak.