Anda di halaman 1dari 67

SOSIALISASI

SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi


Tahun Pajak 2016
OUTLINE

DASAR HUKUM

GAMBARAN
UMUM

SPT 1770 S
PMK NOMOR 243/PMK.03/2014
“Bentuk dan Isi Surat Pemberitahuan, serta Tata
Cara Pengambilan, Pengisian, Penandatanganan,
dan Penyampaian Surat Pemberitahuan”

PERDIRJEN NOMOR PER-34/PJ/2010 s.t.d.t.d. PER-


36/PJ/2015
“Bentuk Formulir Surat Pemberitahuan Tahunan
Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi dan
Wajib Pajak Badan Beserta Petunjuk Pengisiannya”
Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak
Penghasilan (PPh) merupakan formulir yang
digunakan Wajib Pajak untuk melaporkan
penghitungan dan/atau pembayaran PPh,
objek pajak PPh, bukan objek pajak PPh,
harta dan kewajiban.
01
MEMENUHI
PERSYARATAN SUBJEKTIF WAJIB PAJAK
DAN OBJEKTIF
02
MENGISI SPT DENGAN
BENAR, LENGKAP, DAN
JELAS, DAN
MENYAMPAIKAN KE KPP 03 MENANDATANGANI
TEMPAT TERDAFTAR
ATAU TEMPAT LAIN
YANG DITETAPKAN
OLEH DIRJEN PAJAK 04
Dapat Didownload / diunduh di
www.pajak.go.id

KPP / KP2KP

Mobil Pajak Keliling/


Pojok Pajak
Media Penyampaian SPT Tahunan

Pojok Pajak
KPP/KP2KP
Langsung
Drop Box
Tempat lain
Media
Mobil Pajak
Penyampaian
SPT Tahunan
Kantor Pos
dengan bukti pengiriman surat
ke KPP tempat WP terdaftar
Perusahaan ekspedisi/kurir

melalui website DJP


e-Filing (www.pajak.go.id) khusus
formulir 1770 S & 1770 SS
Defenisi Penghasilan

INDONESIA

DARI LUAR
TAMBAHAN KEMAMPUAN
EKONOMIS
INDONESIA
Penghasilan yang bukan merupakan
Objek PPh

Penghasilan

 Bantuan atau Sumbangan

 Harta hibahan

 Warisan, klaim asuransi,


beasiswa
Penghasilan yang merupakan
Objek PPh
Penghasilan
 dari pekerjaan, contoh: gaji, honor,
tunjangan, bonus, insentif, gratifikasi,
komisi, uang pensiun
 hadiah (kecuali dari undian) atau pekerjaan
atau kegiatan dan penghargaan
 laba usaha
 keuntungan karena penilaian harta
 bunga di luar bunga bank
 di luar bunga bank
 royalti, keuntungan karenapembebasan
hutang, keuntungan karena selisih kurs
Sumber Penghasilan

dari
dari pemberi
penghasilan
kerja
lain-lain

dari harta yang dari kegiatan


dimiliki usaha
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)
PTKP Setahun
Keterangan
(PMK Nomor 101/
PMK.010/2016)
Untuk diri Wajib Pajak Rp 54.000.000
Tambahan pegawai kawin Rp 4.500.000
Tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya Rp 54.000.000
digabung dengan penghasilan suami

Tambahan anggota keluarga sedarah & semenda dalam garis Rp 4.500.000


keturunan lurus, anak angkat yang menjadi tanggungan,
maksimum 3 orang
Status PTKP
WP Kawin Kode PTKP 2016
WP Tidak Kawin Kode PTKP 2016

0 Tanggungan K/0 58.500.000


0 Tanggungan TK/0 54.000.000

1 Tanggungan K/1 63.000.000


1 Tanggungan TK/1 58.500.000

2 Tanggungan TK/2 63.000.000 2 Tanggungan K/2 67.500.000

3 Tanggungan TK/3 67.500.000 3 Tanggungan K/3 72.000.000

WP Kawin + Istri Bekerja Kode PTKP 2016

0 Tanggungan K/I/0 112.500.000

1 Tanggungan K/I/1 117.000.000

2 Tanggungan K/I/2 121.500.000

3 Tanggungan K/I/3 126.000.000


Tarif Pajak

LAPISAN PENGHASILAN KENA


NO TARIF
PAJAK

1. s.d. Rp 50.000.000 5%

Di atas Rp 50.000.000 s.d. Rp


2. 250.000.000
15%

Di atas Rp 250.000.000 s.d. Rp


3. 500.000.000
25%

4. Di atas Rp 500.000.000 30%


S
Jenis-jenis SPT PPh Orang Pribadi
•Mempunyai penghasilan:
•dari usaha/pekerjaan bebas yang menyelenggarakan

1770 pembukuan atau norma penghitungan pengjasilan neto


•dari satu atau lebih pemberi kerja;
•yang dikenakan PPh final dan/atau bersifat final;
•dari penghasilan lain.

• Mempunyai penghasilan:

1770 S • dari satu atau lebih pemberi kerja;


• dalam negeri lainnya;
• yang dikenakan PPh final dan/atau bersifat final.

• Mempunyai penghasilan:

1770 SS
• Selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan
jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 60
juta setahun (pekerjaan dari satu atau lebih
pemberi kerja).
SPT Tahunan bagi Suami-Istri

Formulir Formulir
Suami Istri Keterangan
SPT Suami SPT Istri

PNS/ PNS/ Dalam hal status HB, PH atau MT:


1770S 1770S
Swasta Swasta • Suami dan Istri masing-masing
mengisi SPT Tahunan;
• Bagi suami-istri dengan status PH
PNS/ atau MT, besarnya PPh yang harus
Usaha 1770S 1770 dilunasi oleh masing-masing
Swasta
suami-istri dihitung berdasarkan
penggabungan penghasilan neto
suami-istri dan disesuaikan dengan
PNS/ perbandingan penghasilan neto
Usaha 1770 1770S
Swasta mereka
Pengurang Penghasilan Bruto
• Biaya Jabatan: 5% dari Penghasilan Bruto
Biaya Jabatan/ dengan batas maksimal Rp 6.000.000 per tahun

Biaya Pensiun • Biaya Pensiun: 5% dari Penghasilan Bruto dengan


batas maksimal Rp 2.400.000 per tahun
(pegawai pensiun)

Iuran Pensiun • 4,75% dari Gaji Pokok + Tunjangan Keluarga


(khusus PNS/TNI/POLRI)

• Zakat atau sumbangan keagamaan lainnya


kepada lembaga/badan yang telah ditetapkan
Zakat pemerintah

PTKP • Disesuaikan status Wajib Pajak dan jumlah


tanggungan
Lembar Informasi yang Dilekatkan
pada Amplop SPT Tahunan
LEMBAR INFORMASI AMPLOP SPT TAHUNAN

NPWP :

Nama Wajib Pajak :

Tahun Pajak :

Status SPT * : Nihil Kurang Bayar Lebih Bayar

Jenis SPT* : SPT Tahunan SPT Tahunan Pembetulan Ke- ...

Perubahan Data* : Ada Tidak Ada

Dicantumkan
Jika ada perubahan data Wajib Pajak, maka tempelkan formulir perubahan data pada amplop SPT Tahunan

No. Telp/HP :
untuk
pengiriman SPT
Tahunan
Pernyataan :
Dengan menyadari sepenuhnya atas segala akibat termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-

melalui Kantor
undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa informasi pada amplop ini sesuai dengan SPT Tahunan yang
terdapat dalam amplop ini.

Pos atau jasa


Tanda Tangan : pengiriman
SPT 1770 S
SPT PPh WP Orang Pribadi Sederhana
Pengurang Penghasilan Bruto

Merupakan formulir SPT bagi Wajib Pajak yang mempunyai


penghasilan:

dari satu atau lebih pemberi kerja;

dalam negeri lainnya; atau

yang dikenakan PPh Final dan/atau bersifat Final.


Status Perpajakan Suami-Istri

KK Kepala Pajak dikenakan atas


Keluarga gabungan
penghasilan seluruh
anggota keluarga
HB Hidup Berpisah

Wajib Pajak

PH
Kawin
Pisah Harta
PPh dihitung
berdasarkan
penggabungan
MT
Istri melaksanakan
kewajiban penghasilan neto
perpajakan sendiri suami-istri
Petunjuk Pengisian
1. Jika Wajib Pajak membuat sendiri formulir SPT
Tahunan PPh Orang Pribadi, jangan lupa untuk
membuat ■ (segi empat hitam) di keempat sudut
sebagai pembatas dokumen agar dokumen dapat
dipindai;
2. Ukuran kertas yang digunakan F4/Folio (8.5 x 13
inchi) dengan berat minimal 70 gram;
3. Kertas tidak boleh dilipat atau kusut;
4. Dalam mengisi kolom-kolom yang berisi nilai Rupiah,
harus tanpa nilai desimal. Contoh:
• dalam menuliskan sepuluh juta rupiah adalah: 10.000.000
(BUKAN 10.000.000,00);
• dalam menuliskan seratus dua puluh lima rupiah lima puluh sen
adalah: 125 (BUKAN 125,50).
Kolom Identitas
• Bagi Wajib Pajak yang mengisi menggunakan mesin ketik, dalam
mengisi isian yang tidak terstruktur (seperti: Nama Wajib Pajak,
Jenis Usaha) kotak-kotak dapat diabaikan sepanjang tidak melewati
batas samping kanan. Sedangkan untuk isian yang terstruktur
(seperti: NPWP, KLU, Status Perpajakan Suami-Isteri (bagi Wajib
Pajak dengan status kawin), NPWP Suami/Isteri, Nomor Telepon)
isian harus di dalam kotak.
• Contoh:

Untuk yang menggunakan komputer atau tulis


tangan, semua isian harus dalam kotak
Formulir
1770 S
Diisi dengan angka “1” dan “6”
LAMPIRAN - II

TAHUN PAJAK
FORMULIR

1770 S - II SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


2 0

Diisi dengan
PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • HARTA PADA AKHIR TAHUN
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK • KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN
• DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
identitas
NPWP :

NAMA WAJIB PAJAK :

BAGIAN A : PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


DASAR PENGENAAN PAJAK/
NO. SUMBER/JENIS PENGHASILAN PPh TERUTANG
PENGHASILAN BRUTO
(Rupiah) (Rupiah)
(1) (2) (3) (4)
BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT
1.
BERHARGA NEGARA

2. BUNGA/DISKONTO OBLIGASI

3. PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK

4. HADIAH UNDIAN

PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN


5.
YANG DIBAYARKAN SEKALIGUS

6. HONORARIUM ATAS BEBAN APBN/APBD

7. PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN

8. SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGGUNAN


Jika istri pegawai/
karyawan, yang
9.
BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUN GUNA
SERAH
penghasilannya
BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI semata-mata dari
10.
KEPADA ANGGOTA KOPERASI satu pemberi kerja
11. PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF dengan status
perpajakan suami-
12. DIVIDEN
istri KK, data dari
13. PENGHASILAN ISTERI DARI SATU PEMBERI KERJA 1721 A1/A2 diisi
PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL
disini
14.
DAN/ATAU BERSIFAT FINAL
JUMLAH BAGIAN A JBA
BAGIAN B : HARTA PADA AKHIR TAHUN
KODE TAHUN HARGA PEROLEHAN
NO. NAMA HARTA KETERANGAN
HARTA PEROLEHAN (Rupiah)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1.

2.

3.

4.

5.
dst

JUMLAH BAGIAN B JBB

BAGIAN C : KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN


KODE ALAMAT TAHUN
NO. NAMA PEMBERI PINJAMAN JUMLAH
UTANG PEMBERI PINJAMAN PEMINJAMAN
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

5 diisi daftar anggota keluarga Wajib pajak


dst
jangan lupa cantumkan Nomor Induk
Kependudukan (NIK )C dari setiap anggota keluarga
JUMLAH BAGIAN JBC

BAGIAN D : DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

NO. NAMA NIK HUBUNGAN KELUARGA PEKERJAAN

(1) (2) (3) (4) (5)


1

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI Halaman ke- dari halaman Lampiran-II
Daftar Kode Harta
Kas dan Setara Kas:
• 011 : uang tunai Investasi:
• 012 : tabungan • 031 : saham yang dibeli untuk dijual kembali
• 013 : giro • 032 : saham
• 014 : deposito • 033 : obligasi perusahaan
• 019 : setara kas lainnya • 034 : obligasi pemerintah Indonesia (Obligasi
Ritel Indonesia atau ORI, surat berharga syariah
negara, dll)
Piutang:
• 035 : surat utang lainnya
• 021 : piutang
• 036 : reksadana
• 022 : piutang afiliasi (piutang kepada pihak yang
• 037 : Instrumen derivatif (right, warran, kontrak
mempunyai hubungan istimewa sebagaimana
berjangka, opsi, dll)
dimaksud dalam Pasal 18 ayat (4) Undang-
Undang PPh) • 038 : penyertaan modal dalam perusahaan lain
yang tidak atas saham meliputi penyertaan modal
• 029 : piutang lainnya
pada CV, Firma, dan sejenisnya
• 039 : Investasi lainnya
Daftar Kode Harta
Alat Transportasi: 054 : kapal pesiar, pesawat terbang, helikopter,
jetski, peralatan olahraga khusus
041 : sepeda
055 : peralatan elektronik, furnitur
042 : sepeda motor
059 : harta bergerak lainnya
043 : mobil
049 : alat transportasi lainnya
Harta Tidak Bergerak
061 : tanah dan/atau bangunan untuk tempat
Harta Bergerak Lainnya:
tinggal.
051 : logam mulia (emas batangan, emas perhiasan,
062 : tanah dan/atau bangunan untuk usaha (toko,
platina batangan, platina perhiasan, logam mulia
pabrik, gudang, dan sejenisnya)
lainnya)
063 : tanah atau lahan untuk usaha (lahan
052 : batu mulia (intan, berlian, batu mulia lainnya)
pertanian, perkebunan, perikanan darat, dan
053 : barang-barang seni dan antik (barang-barang sejenisnya)
seni, barang-barang antik)
069 : harta tidak gerak lainnya
Daftar Kode Utang
101 : Utang Bank / Lembaga Keuangan
Bukan Bank (KPR, Leasing Kendaraan
Bermotor, dan sejenisnya)
102 : Kartu Kredit
103 : Utang Afiliasi (Pinjaman dari pihak
yang memiliki hubungan istimewa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18
ayat (4) Undang-Undang PPh)
109 : Utang Lainnya
Diisi dengan angka “1” dan “6”
LAMPIRAN - I

TAHUN PAJAK
FORMULIR

1770 S - I •
SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI
PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA 2 0
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK
Diisi dengan

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG
PEMERINTAH
identitas
NPWP :

NAMA WAJIB PAJAK :

BAGIAN A : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA


(TIDAK TERMASUK PENGHASILAN DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL)

JUMLAH PENGHASILAN
NO. JENIS PENGHASILAN
(Rupiah)
(1) (2) (3)

1. BUNGA

2. ROYALTI

3. SEWA

4. PENGHARGAAN DAN HADIAH

5. KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN/PENGALIHAN HARTA

6. PENGHASILAN LAINNYA

JUMLAH BAGIAN A JBA

Pindahkan Jumlah Bagian A ke Formulir Induk 1770 S Bagian A


angka (2)
BAGIAN B : PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

JUMLAH PENGHASILAN
NO. JENIS PENGHASILAN
(Rupiah)
(1) (2) (3)

1. BANTUAN/SUMBANGAN/HIBAH

2. WARISAN

3. BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM,


PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI

4. KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA

5. BEASISWA

6. PENGHASILAN LAINNYA YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

JUMLAH BAGIAN B JBB


Diisi dengan data
BAGIAN C : DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG PEMERINTAH
yang terdapat pada
NAMA PEMOTONG/ NPWP PEMOTONG/ BUKTI PEMOTONGAN/ JENIS PAJAK : JUMLAH PPh YANG form 1721 A1
NO
atau A2
PEMUNGUTAN PPh PASAL 21/
PEMUNGUT PAJAK PEMUNGUT PAJAK DIPOTONG / DIPUNGUT
NOMOR TANGGAL 22/23/24/26/DTP*
(4) (5)
(khusus pegawai/
(1) (2) (3) (6) (7)

1.

2.
karyawan)
3.

4.

5.
dst

JUMLAH BAGIAN C JBC

Pindahkan Jumlah Bagian C ke Formulir


Catatan : Induk 1770 S Bagian D angka 12
*) - DTP : Ditanggung Pemerintah
- Kolom (6) diisi dengan pilihan PPh Pasal 21/22/23/24/26/DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP)
- Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, maka jumlah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran tersendiri
(lihat petunjuk pengisian tentang Lampiran I Bagian C dan Induk SPT angka 3)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI Halaman ke- dari halaman Lampiran-I
Diisi dengan angka “1” dan “6”

SPT TAHUNAN
2 0

TAHUN PAJAK
1770 S
FORMULIR

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


BAGI WAJIB PAJAK YANG MEMPUNYAI PENGHASILAN :
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA; SPT PEMBETULAN KE - …
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK • DALAM NEGERI LAINNYA; DAN/ATAU
• YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL.
Diisi dengan
PERHATIAN • SEBELUM MENGISI BACA DAHULU PET UNJUK PENGISIAN • ISI DENGAN HURUF CET AK /DIKET IK DENGAN T INT A HIT AM
• BERI T ANDA "X" PADA (KOT AK PILIHAN) YANG SESUAI

identitas
NPWP :

NAMA WAJIB PAJAK :

PEKERJAAN : KLU :
IDENTITAS

NO. TELEPON : - NO. FAKS : - Diisi dengan status


STATUS KEWAJIBAN : KK HB PH MT perpajakan
PERPAJAKAN SUAMI-ISTERI

NPWP ISTERI / SUAMI :


Diisi dengan NPWP
suami/istri
Permohonan perubahan data disampaikan terpisah dari pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi ini, dengan menggunakan
Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dan dilengkapi dokumen yang disyaratkan.
*) Pengisian kolom-kolom y ang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat petunjuk pengisian halaman 3) RUPIAH *)
1 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN …….……………………………………………..
1
[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan atau Bukti Potong Lain]
A. PENGHASILAN NETO

2 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA ………………………………………………………………………………………………………………………….


2
[Diisi sesuai dengan Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian A ]

3 PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI ………………………………………………………………………………………………………………………….


3
[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat petunjuk pengisian]

4 JUMLAH PENGHASILAN NETO (1+2+3) ………………………………………………………………………………………


4

5 ZAKAT/SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ……………………………………………………………………………


5

6 JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN ………………………………………………………………………………………


6
Diisi sesuai penghitungan
YANG SIFATNYA WAJIB (4-5)
penghasilan
B.PENGHASILAN
KENA PAJAK 7 PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK TK / K/ K / I/ 7

8 PENGHASILAN KENA PAJAK (6-7) 8


…………………………………………………………………………………………….

9 PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh x ANGKA 8) ……………………………………………………………………


C. PPh TERUTANG

[Bagi Wajib Pajak dengan status PH atau MT diisi dari Lampiran Perhitungan PPh Terutang sebagaimana dimaksud dalam bagian 9
G: Lampiran huruf d]

10 PENGEMBALIAN / PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN ………………………………………


10

11 JUMLAH PPh TERUTANG (9+10) ……………………………………………………………………………………………


11

12 PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN/ATAU KREDIT PAJAK LUAR 12
NEGERI DAN/ATAU TERUTANG DI LUAR NEGERI [Diisi dari Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian C Kolom (7)]
D. KREDIT PAJAK

13 a. PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI


(11-12) ……………………………………………………..13
b. PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT

14 PPh YANG DIBAYAR SENDIRI a. PPh PASAL 25 ……………………………………………………………………


………………………………………………………………………
14a

b. STP PPh Pasal 25 (Hanya Pokok Pajak) ………………………………………………………


14b

15 JUMLAH KREDIT PAJAK (14a + 14b) …………………………………………………………………………………………


15
E. PPh KURANG/LEBIH BAYAR

TGL LUNAS

16 a. PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29)


(13-15) 16
b. PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A) TGL BLN THN

17 PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 16b mohon :


a. DIRESTITUSIKAN c. DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17C (WP dengan Kriteria Tertentu)

b. DIPERHITUNGKAN DENGAN d. DIKEMBALIKAN DENGAN SKKPP PASAL 17D (WP y ang Memenuhi Persy aratan Tertentu)
UTANG PAJAK
PAJAK BERIKUTNYA
F. ANGSURAN PPh
PASAL 25 TAHUN

18 ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA SEBESAR 18


……………………………………………………………………………………………………………………..
DIHITUNG BERDASARKAN :
a. 1/12 x JUMLAH PADA ANGKA 13
b. PENGHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI
Perhitungan PPh Terutang bagi Wajib Pajak dengan status perpajakan PH
G. LAMPIRAN

a. Fotokopi Formulir 1721-A1 atau 1721-A2 atau Bukti Potong PPh Pasal 21 d. atau MT
b. Surat Setoran Pajak Lembar Ke-3 PPh Pasal 29 e. …………………………………………………………..

c. Surat Kuasa Khusus (Bila dikuasakan)

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan TANDA TANGAN
perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah beritahukan diatas beserta lampiran-
lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas.

WAJIB PAJAK KUASA TANGGAL


TGL BLN THN

NAMA LENGKAP :

NPW P :

F.1.1.32.18

Jangan lupa
mengisi tanggal,
identitas dan
tanda tangan
Contoh Kasus
1. Nama Stefan Westvillage,SE, M.Sc.
2. NPWP 07.891.012.3-112.000
3. Alamat Jalan Menteng No.7 Medan

4. Jabatan Direktur Utama PT. Aman Sentausa

5. Status/Tanggungan Kawin/2 anak

Penghasilan tahun 2016


1. Gaji bersih sebagai direktur PT Aman Sentausa sebesar
Rp600.000.000
2. Keuntungan dari penjualan perhiasan emas sebesar
Rp40.000.000 (Stefan membeli batu mulia seharga
Rp40.000.000 dan kemudian dijual seharga
Rp80.000.000)
3. Mendapat uang transport sebagai peserta kegiatan dari
Medan Bestari (NPWP 01.234.567.8-111.000) sebesar
Rp5.000.000
Data Tambahan

Istri
Nama: Chyntia
NPWP 06.789.101.2-112.000
Penghasilan sebagai karyawan sebesar Rp68.700.000
Telah dipotong PPh Pasal 21 oleh Pemberi Kerja sebesar
Rp10.705.000
Penghitungan PPh Terutang
Uraian Dalam Rupiah Dalam Rupiah
Penghasilan Neto 645.000.000
Pengurang: PTKP (K/2)
Untuk diri WP 36.000.000
Untuk status kawin 3.000.000
Untuk 2 tanggungan (anak) 6.000.000
Total PTKP 45.000.000
Penghasilan Kena Pajak 600.000.000
PPh Terutang:
5% x Rp50.000.000 2.500.000
15% x Rp200.000.000 30.000.000
25% x Rp250.000.000 62.500.000
30% x Rp100.000.000 28.500.000
PPh Terutang (Dipotong pemberi kerja) 125.000.000
16

Bukti
Potong
PPh 21
Non 2016

Final
DAFTAR
BUKTI BIAYA
PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL
21 BAGI PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN ATAU FORMULIR 1721 - A1
Lembar 1 : Untuk Penerima Penghasilan
TUNJANGAN HARI TUA/JAMINAN HARI TUA BERKALA
Lembar 2 : Untung Pemotong

MASA PEROLEHAN PENGHASILAN


KEMENTERIAN KEUANGAN RI
[mm - mm]
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
NOMOR :
H.01 1 . 1 - 12 - 16
15 - 1 H.02 01 - 12

NPWP
- -
PEMOTONG : H.03 01.234.567.8 111 000
NAMA
PEMOTONG : H.04 PT AMAN SENTAUSA

A. IDENTITAS PENERIMA PENGHASILAN YANG DIPOTONG

1 NPWP : A.01 07.891.012.3 - 112 - 000 6 STATUS / JUMLAH TANGGUNGAN KELUARGA UNTUK PTKP
2 NIK/NO : K/ TK/ A.08 HB/ A.09
2 A.07
PASPOR A.02 319100078910
3 NAMA : A.03 STEFAN WESTVILLAGE, SE, M.Sc. 7 NAMA JABATAN : DIREKTUR UTAMA
A.10
4 ALAMAT : 8 KARYAWAN ASING : YA
A.04 JL MENTENG NO. 7 A.11

MEDAN 9 KODE NEGARA DOMISILI :


A.12

Bukti
5 JENIS KELAMIN : A.05
x LAKI-LAKI A.06 PEREMPUAN

B. RINCIAN PENGHASILAN DAN PENGHITUNGAN PPh PASAL 21


URAIAN JUMLAH (Rp)
KODE OBJEK PAJAK :

Potong
X 21-100-01 21-100-02

PENGHASILAN BRUTO

1. GAJI/PENSIUAN ATAU THT/JHT 458,720,472


2. TUNJANGAN PPh

3. TUNJANGAN LAINNYA. UANG LEMBUR DAN SEBAGAINYA 150,000,000

1721-A1
4. HONORARIUM DAN IMBALAN LAIN SEJENISNYA

5. PREMI ASURANSI YANG DIBAYARKAN PEMBERI KERJA 2,500,000


6. PENERIMAAN DALAM BENTUK NATURA DAN KENIKMATAN LAINNYA YANG DIKENAKAN PEMOTONGAN PPh PASAL 21

7. TANTIEM, BONUS, GRATIFIKASI, JASA PRODUKSI DAN THR 25,000,000


8. JUMLAH PENGHASILAN BRUTO (1 S.D. 7) 636,220,472
PENGURANGAN

9. BIAYA JABATAN/BIAYA PENSIUN 6,000,000


10. IURAN PENSIAUN ATAU IURAN THT/JHT 30,220,472
11. JUMLAH PENGURANGAN ( 9 S.D. 10) 36,220,472
PENGHITUNGAN PPh PASAL 21

12. JUMLAH PENGHASILAN NETTO (8 - 11) 600,000,000


13. PENGHASILAN NETO MASA PAJAK SEBELUMNYA

14. JUMLAH PENGHASILAN NETO UNTUK PENGHITUNGAN PPh PASAL 21 (SETAHUN/DISETAHUNKAN) 600,000,000
15. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) 45,000,000
16. PENGHASILAN KENA PAJAK SETAHUN/DISETAHUNKAN (14 - 15) 555,000,000
17. PPh PASAL 21 ATAS PENGHASILAN KENA PAJAK SETAHUN/DISETAHUNKAN 111,500,000
18. PPh PASAL 21 YANG TELAH DIPOTONG MASA PAJAK SEBELUMNYA

19. PPh PASAL 21 TERUTANG 111,500,000


20. PPh PASAL 21 DAN PPh PASAL 26 YANG TELAH DIPOTONG DAN DILUNAS 111,500,000

C. IDENTITAS PEMOTONG

1. NPWP : C.01 07.891.012.3 112 000 3. TANGGAL & TANDA TANGAN


- -
AMAN SENTOSA
2. NAMA : C.02 PT AMAN SENTAUSA C.03 31 - 12 - 2016
2015
[dd - mm - yyyy]
Penghitungan PPh Terutang Istri

Uraian Dalam Rupiah Dalam


Rupiah
Penghasilan Neto 68.700.000
Pengurang: PTKP
Untuk diri WP 36.000.000
Penghasilan Kena Pajak 104.700.00
0
PPh Terutang:
5% x Rp50.000.000 2.500.000
15% x Rp54.700.000 8.205.000
PPh Terutang (Dipotong pemberi 10.705.000
kerja)
Daftar HARTA

Jenis Harta Rumah Rumah Toko Toyota Perhiasan


Tahun
Perolehan
1996 1999 2000 1999
Jalan Bhakti 5, Jalan Cakti 10,
Alamat Medan Medan

Cara
Pembayaran
Tunai Tunai Warisan Tunai

NOP : NOP: No. BPKB :


Keterangan 13.12344567812 1519876454612 34598764

Harga Rp Rp
Rp 80.000.000 Rp 100.000.000
Perolehan 60.000.000 40.000.000
Laporan 1770 S
(Status KK
Penghasilan Digabung)
Diisi dari lampiran
Form 1770 S-II II terlebih dahulu Tahun pajak
yaitu 2016
LAMPIRAN - II

TAHUN PAJAK
FORMULIR

1770 S - II SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


2 0 1 6
5
• PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • HARTA PADA AKHIR TAHUN
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK • KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN
• DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

NPWP : 0 7 8 9 1 0 1 2 3 1 1 2 0 0 0
NPWP dan
NAMA WAJIB PAJAK : S T E F A N W E S T V I L L A G E Nama
BAGIAN A : PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL
DASAR PENGENAAN PAJAK/
NO. SUMBER/JENIS PENGHASILAN PPh TERUTANG
PENGHASILAN BRUTO
(Rupiah) (Rupiah)
(1) (2) (3) (4)
BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT
1.
BERHARGA NEGARA

2. BUNGA/DISKONTO OBLIGASI

3. PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK

4. HADIAH UNDIAN Jumlah


5.
PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN
YANG DIBAYARKAN SEKALIGUS
penghasilan
6. HONORARIUM ATAS BEBAN APBN/APBD dan PPh istri
7. PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN sesuai 1721
8. SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGGUNAN
A1 yang
9.
BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUN GUNA diberikan
pemberi
SERAH
BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI
10.
KEPADA ANGGOTA KOPERASI
kerja istri
11. PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF

12. DIVIDEN

13. PENGHASILAN ISTERI DARI SATU PEMBERI KERJA 68,700,000 10,705,000


Jumlah
14.
PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL
DAN/ATAU BERSIFAT FINAL total PPh
JUMLAH BAGIAN A JBA 10,705,000 terutang
Diisi data harta yang Harga pada saat
Diisi dengan Form 1770 S-II masih dimiliki pada pertama kali
membeli harta
kode harta akhir tahun
BAGIAN B : HARTA PADA AKHIR TAHUN
KODE TAHUN HARGA PEROLEHAN
NO. NAMA HARTA KETERANGAN
HARTA PEROLEHAN (Rupiah)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Rumah luas 120 m2, Jalan Bhakti 5,
1. 061 1996 80,000,000
Medan
062 Ruko luas 300 m2, Jalan Bhakti 5,
2. 1999 100,000,000
Medan
3. 043 Mobil (Toyota) 2000 60,000,000 Warisan Diisi data
4. 051 Perhiasan 1999 40,000,000 pendukung
5.
dst seperti NOP,
JUMLAH BAGIAN B JBB 280,000,000 BPKB, dll
BAGIAN C : KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN
KODE ALAMAT TAHUN
NO. NAMA PEMBERI PINJAMAN JUMLAH
UTANG PEMBERI PINJAMAN PEMINJAMAN
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Jumlah total
2 utang yang
3 masih harus
4 dibayar pada
5 akhir tahun
Diisi dengan
dst

kode utang JUMLAH BAGIAN C JBC

BAGIAN D : DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA


NO. NAMA NIK HUBUNGAN KELUARGA PEKERJAAN

(1) (2) (3) (4) (5)


1

3 Diisi dengan
4 data sesuai Akte
5 Kelahiran
JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI Halaman ke- 1 dari 1 halaman Lampiran-II
Form 1770 S-I Tahun pajak
yaitu 2016

LAMPIRAN - I

TAHUN PAJAK
FORMULIR

1770 S - I •
SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI
PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA 2 0 1 65
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG

NPWP dan
PEMERINTAH

NPWP : 0 7 8 9 1 0 1 2 3 1 1 2 0 0 0
Nama
NAMA WAJIB PAJAK : S T E F A N W E S T V I L L A G E

BAGIAN A : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA


(TIDAK TERMASUK PENGHASILAN DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL)

JUMLAH PENGHASILAN
NO. JENIS PENGHASILAN
(Rupiah)
(1) (2) (3)

1. BUNGA
Penghasilan
2. ROYALTI dari penjualan
perhiasan
3. SEWA
emas
4. PENGHARGAAN DAN HADIAH

5. KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN/PENGALIHAN HARTA 40,000,000

6. PENGHASILAN LAINNYA 5,000,000

JUMLAH BAGIAN A JBA 45,000,000


Pindahkan Jumlah Bagian A ke Formulir Induk 1770 S Bagian A Penghasilan
sebagai
angka (2)

peserta
kegiatan di
Medan
Bestari
Form 1770 S-I
BAGIAN B : PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

JUMLAH PENGHASILAN
NO. JENIS PENGHASILAN
(Rupiah)
(1) (2) (3)

1. BANTUAN/SUMBANGAN/HIBAH

2. WARISAN

3. BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM,


PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI

4. KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA

5. BEASISWA

6. PENGHASILAN LAINNYA YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


Nama dan NPWP
JUMLAH BAGIAN B JBB
Pemberi Kerja /
Pemotong PPh DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG PEMERINTAH
BAGIAN C :

pasal 21 NAMA PEMOTONG/ NPWP PEMOTONG/ BUKTI PEMOTONGAN/ JENIS PAJAK : JUMLAH PPh YANG
NO PEMUNGUTAN PPh PASAL 21/
PEMUNGUT PAJAK PEMUNGUT PAJAK DIPOTONG / DIPUNGUT
NOMOR TANGGAL 22/23/24/26/DTP*
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. PT AMAN SENTAUSA 01.234.567.8-111.000 1.1-12-15-1


1.1-12-15-1 31/12/2015
31/12/2016 PPh PASAL 21 111,500,000
Jumlah PPh
MEDAN BESTARI 03.456.789.1-111.000 1.3-11-15-784
1.3-11-15-784 20/11/2015 PPh PASAL 21
sesuai 1721 A1
2. 201/11/2016
250,000

3.
atau Bukti
4. Potong PPh 21
5.
dst
Tidak Final
JUMLAH BAGIAN C JBC 111,750,000
Pindahkan Jumlah Bagian C ke Formulir
Catatan : Induk 1770 S Bagian D angka 12
*) - DTP : Ditanggung Pemerintah

Nomor dan
- Kolom (6) diisi dengan pilihan PPh Pasal 21/22/23/24/26/DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP)
- Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, maka jumlah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran tersendiri
(lihat petunjuk pengisian tentang Lampiran I Bagian C dan Induk SPT angka 3)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI
tanggal sesuai
Halaman ke- 1 dari 1 halaman Lampiran-I
Bukti Potong
yang diterima
Form 1770 S Induk Tahun pajak

2 0 1 6
SPT TAHUNAN
5

TAHUN PAJAK
1770 S
FORMULIR

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


BAGI WAJIB PAJAK YANG MEMPUNYAI PENGHASILAN :
KEMENTERIAN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
• DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA;
• DALAM NEGERI LAINNYA; DAN/ATAU
SPT PEMBETULAN KE - …
NPWP dan
• YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL. Nama
PERHATIAN • SEBELUM MENGISI BACA DAHULU PETUNJUK PENGISIAN • ISI DENGAN HURUF CETAK /DIKETIK DENGAN TINTA HITAM • BERI TANDA "X" PADA (KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP : 0 7 8 9 1 0 1 2 3 1 1 2 0 0 0

NAMA WAJIB PAJAK : S T E F A N W E S T V I L L A G E


Pekerjaan dan
PEKERJAAN : D I R E K T U R U T A M A KLU :
Klasifikasi
IDENTITAS

NO. TELEPON : 0 8 2 1 - 4 5 6 7 8 9 1 0 NO. FAKS : - Lap.Usaha


STATUS KEWAJIBAN : X KK HB PH MT
PERPAJAKAN SUAMI-ISTERI

NPWP ISTERI / SUAMI : 0 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 0 0 0


Jumlah
Permohonan perubahan data disampaikan terpisah dari pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi ini, dengan menggunakan
Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dan dilengkapi dokumen yang disyaratkan. penghasilan
*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat petunjuk pengisian halaman 3) RUPIAH *) sesuai Bukti
1 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN …….……………………………………………..
1 Potong PPh
600,000,000
tidak final
[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan atau Bukti Potong Lain]

………………………………………………………………………………………………………………………….
A. PENGHASILAN NETO

2 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA 2


[Diisi sesuai dengan Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian A ] 45,000,000
3 PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI ………………………………………………………………………………………………………………………….
3
[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat petunjuk pengisian] -
4 JUMLAH PENGHASILAN NETO (1+2+3) ……………………………………………………………………………………… 4
645,000,000
5 ZAKAT/SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ……………………………………………………………………………
5
-
6 JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN ………………………………………………………………………………………
6
YANG SIFATNYA WAJIB (4-5) 645,000,000
Jumlah
B.PENGHASILAN
KENA PAJAK

7 PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK TK / K/ 2 K/I/ 7


45,000,000
Penghasilan Kena
Pajak setelah
8 PENGHASILAN KENA PAJAK (6-7)
Status kawin
……………………………………………………………………………………………. 8
600,000,000 penghitungan
9 PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh x ANGKA 8) dengan 2 anak
…………………………………………………………………… sendiri
C. PPh TERUTANG

[Bagi Wajib Pajak dengan status PH atau MT diisi dari Lampiran Perhitungan PPh Terutang sebagaimana dimaksud dalam bagian G: 9
Lampiran huruf d] 125,000,000
………………………………………
Jumlah PPh
10 PENGEMBALIAN / PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN 10

11 JUMLAH PPh TERUTANG (9+10) …………………………………………………………………………………………… 11


125,000,000
terutang sesuai
penghitungan
Form 1770 S Induk
Jumlah PPh
12 PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN/ATAU KREDIT PAJAK LUAR
NEGERI DAN/ATAU TERUTANG DI LUAR NEGERI [Diisi dari Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian C Kolom (7)] yang 12
111,750,000
dipotong
D. KREDIT PAJAK
13 a. X PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI
(11-12) …………………………………………………….. 13
b. PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT sesuai Form 13,250,000

14 PPh YANG DIBAYAR SENDIRI a. PPh PASAL 25 ……………………………………………………………………


………………………………………………………………………
1770 S-I
14a
bagian C -
b. STP PPh Pasal 25 (Hanya Pokok Pajak) ………………………………………………………
14b
-
15 JUMLAH KREDIT PAJAK (14a + 14b) …………………………………………………………………………………………
15
-

Jumlah PPh
E. PPh KURANG/LEBIH BAYAR

TGL LUNAS

16 X a. PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29)


(13-15)
2 5 0 3 1 76
16 13,250,000
yang masih
b. PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A) TGL BLN THN
harus dibayar
17 PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 16b mohon :
a. DIRESTITUSIKAN c. DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17C (WP dengan Kriteria Tertentu)

d.
Jumlah
b. DIPERHITUNGKAN DENGAN DIKEMBALIKAN DENGAN SKKPP PASAL 17D (WP yang Memenuhi Persyaratan Tertentu)
UTANG PAJAK

Pembayaran
PAJAK BERIKUTNYA
F. ANGSURAN PPh
PASAL 25 TAHUN

18 ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA SEBESAR 18


……………………………………………………………………………………………………………………..
dengan SSP
1,104,000
DIHITUNG BERDASARKAN :
a. X 1/12 x JUMLAH PADA ANGKA 13
b. PENGHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI Tanggal
Pembayaran
Perhitungan PPh Terutang bagi Wajib Pajak dengan status perpajakan PH atau
G. LAMPIRAN

a. x Fotokopi Formulir 1721-A1 atau 1721-A2 atau Bukti Potong PPh Pasal 21 d. MT
…………………………………………………………..
SSP
b. x Surat Setoran Pajak Lembar Ke-3 PPh Pasal 29 e.

c. Surat Kuasa Khusus (Bila dikuasakan)

PERNYATAAN Silangi berkas


Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan TANDA TANGAN yang
perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah beritahukan diatas beserta lampiran-lampirannya
adalah benar, lengkap dan jelas. dilampirkan
x WAJIB PAJAK KUASA TANGGAL 2 5 0 3 2 0 1 75

NAMA LENGKAP : S T E F A N W E S T
TGL

V I L
BLN

L A G E
THN

SW T Tanda tangan
NPWP : 0 7 8 9 1 0 1 2 3 1 1 2 0 0 0

F.1.1.32.18

Nama dan NPWP Tanggal pelaporan


Surat Setoran
Pajak
Elektronik
(SSE) 29

6
SURAT SETORAN PAJAK
LEMBAR

(SSP)
KEMENTERIAN KEUANGAN R.I.
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Untuk dilaporkan
Oleh WP ke KPP

NPWP : 0 0 . 0 0 7 . 2 0 2 . 5 - 6 4 5 . 0 0 0
Diisi sesuai dengan Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki
NAMA WP : STEFAN WESTVILLAGE
ALAMAT : JL. MENTENG NO. 7
MEDAN 20000

MAP/Kode Jenis Pajak Kode Jenis Setoran Uraian Pembayaran

Surat
4 1 1 1 2 51 2 0 0
PPh Pasal 29 Tahunan

©JOHAR ARIFIN, 2005

Setoran Jan

Jan
Feb

Feb
Mar

Mar
Apr

Apr
Mei

Mei
Masa
Jun Pajak

Jun
Jul

Jul
Agt

Agt
Sep

Sep
Okt

Okt
Nov

Nov
Des

Des
2
Tahun
0 1 5
6
Diisi tahun terutangnya

Pajak
Beri tanda silang pada salah satu kolom untuk masa yang berkenaan pajak

Nomor Ketetapan / / / /

(hardcopy)
Diisi sesuai Nomor Ketetapan : STP, SKPKB, SKPKBT

Jumlah Pembayaran Terbilang :


Diisi dengan rupiah penuh TIGA BELAS JUTA DUA RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH

Rp 13,250,000.00

Diterima oleh Kantor Penerima Pembayaran Wajib Pajak/Penyetor


Tanggal MEDAN tgl 25/03/2016
2017
Cap dan tanda tangan Cap dan tanda tangan

SW T
Nama Jelas : Nama Jelas : STEFAN WESTVILLAGE

Ruang Validasi Kantor Penerima Pembayaran

Diisi sesuai buku petunjuk pengisian

F.2.0.32.01
Nama : Stefan Westvillage

NPWP : 07.891.012.3-112.000

2016
Penghasilan Selama Tahun Pajak 2015

1 Penghasilan Neto Rp 600,000,000


2 Penghasilan lainnya Rp 45,000,000 (+)
3 Penghasilan Total Tahun 2015
2014 Rp 645,000,000
-/- Penghasilan Tidak Teratur Rp 45,000,000 (-)
4 Penghasilan Teratur Tahun 20142015 Rp 600,000,000
5 Penghasilan Tidak Kena Pajak (K/2) Rp 45,000,000 (-)
6 Penghasilan Kena Pajak Rp 555,000,000
7 PPh Terutang Rp 111,750,000
-/- Kedit Pajak : PPh 21 Telah Dipotong Rp 111,750,000
8 Angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2014 2015 NIHIL

Wajib Pajak

Stefan Westvillage
Stefan Westvillage
Formulir 1770 S
(Status PH atau MT
untuk suami-Istri yang
dikenakan pajak secara
terpisah
E PAJAK PENGHASILAN TERUTANG (GABUNGAN)

1 5% x Rp50.000.000 2,500,000
2 15% x Rp200.000.000 30,000,000
3 25% x Rp250.000.000 62,500,000
4 30% x Rp163.700.000 49,110,000
JUMLAH PAJAK PENGHASILAN TERUTANG (GABUNGAN) 144,110,000
F PPh TERUTANG YANG DITANGGUNG SUAMI [ (A.8.(3) / B) x E ]
130,140,257
[Pindahkan nilai pada bagian ini ke SPT Suami bagian C angka 12 Formulir 1770 atau ke bagian C angka 9 Formulir 1770 S]
G PPh TERUTANG YANG DITANGGUNG ISTERI [ (A.8.(4) / B) x E ]
13,969,743
[Pindahkan nilai pada bagian ini ke SPT Isteri bagian C angka 12 Formulir 1770 atau ke bagian C angka 9 Formulir 1770 S]

Jakarta, 25 Februari 2016


2017

SUAMI
Nama : Stefan Westvillage
NPWP : 07.891.012.3-112.000

SWT
Tanda Tangan

ISTERI

Nama : Cynthia Eastvillage


NPWP : 06.789.101.2-112.000

Cynthia
Tanda Tangan
Form 1770 S Induk (Suami)
SPT TAHUNAN
2 0 1 65

TAHUN PAJAK
1770 S
FORMULIR

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


BAGI WAJIB PAJAK YANG MEMPUNYAI PENGHASILAN :
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA; SPT PEMBETULAN KE - …
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK • DALAM NEGERI LAINNYA; DAN/ATAU
• YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL.
PERHATIAN • SEBELUM MENGISI BACA DAHULU PETUNJUK PENGISIAN • ISI DENGAN HURUF CETAK /DIKETIK DENGAN TINTA HITAM • BERI TANDA "X" PADA (KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP : 0 7 8 9 1 0 1 2 3 1 1 2 0 0 0

NAMA WAJIB PAJAK : S T E F A N W E S T V I L L A G E

PEKERJAAN : D I R E K T U R U T A M A KLU :
IDENTITAS

NO. TELEPON : 0 8 2 1 - 4 5 6 7 8 9 1 0 NO. FAKS : -

STATUS KEWAJIBAN
Status MT
PERPAJAKAN SUAMI-ISTERI
: KK HB PH x MT

NPWP ISTERI / SUAMI : 0 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 0 0 0

Permohonan perubahan data disampaikan terpisah dari pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi ini, dengan menggunakan
Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dan dilengkapi dokumen yang disyaratkan.
Diisi NPWP istri
*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat petunjuk pengisian halaman 3) RUPIAH *)
1 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN …….……………………………………………..
1
[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan atau Bukti Potong Lain] 600,000,000
………………………………………………………………………………………………………………………….
A. PENGHASILAN NETO

2 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA 2


[Diisi sesuai dengan Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian A ] 45,000,000
3 PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI ………………………………………………………………………………………………………………………….
3
[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat petunjuk pengisian] -
4 JUMLAH PENGHASILAN NETO (1+2+3) ……………………………………………………………………………………… 4
645,000,000
5 ZAKAT/SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ……………………………………………………………………………
5
-
6 JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN ………………………………………………………………………………………
6
PTKP dan PKP
YANG SIFATNYA WAJIB (4-5) 645,000,000
dikosongkan
B.PENGHASILAN
KENA PAJAK

7 PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK TK / K/ 2 K/I/ 7


-
8 PENGHASILAN KENA PAJAK (6-7) ……………………………………………………………………………………………. 8
-
Form 1770 S Induk (Suami) Diisi sejumlah PPh
terutang sesuai
9 PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh x ANGKA 8) ……………………………………………………………………
penghitungan
C. PPh TERUTANG [Bagi Wajib Pajak dengan status PH atau MT diisi dari Lampiran Perhitungan PPh Terutang sebagaimana dimaksud dalam bagian G: 9
Lampiran huruf d] 130,140,257
10 PENGEMBALIAN / PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN ………………………………………
10

11 JUMLAH PPh TERUTANG (9+10) …………………………………………………………………………………………… 11


130,140,257

12 PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN/ATAU KREDIT PAJAK LUAR 12
NEGERI DAN/ATAU TERUTANG DI LUAR NEGERI [Diisi dari Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian C Kolom (7)] 111,750,000
D. KREDIT PAJAK

13 a. X PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI


(11-12) …………………………………………………….. 13
b. PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT 18,390,257

14 PPh YANG DIBAYAR SENDIRI a. PPh PASAL 25 ……………………………………………………………………


………………………………………………………………………
14a
-
b. STP PPh Pasal 25 (Hanya Pokok Pajak) ………………………………………………………
14b
-
15 JUMLAH KREDIT PAJAK (14a + 14b) …………………………………………………………………………………………
15
-
E. PPh KURANG/LEBIH BAYAR

TGL LUNAS

16 X a. PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) 2 5 0 3 1 76


(13-15) 16 18,390,257
b. PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A) TGL BLN THN

17 PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 16b mohon :


a. DIRESTITUSIKAN c. DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17C (WP dengan Kriteria Tertentu)

b. DIPERHITUNGKAN DENGAN d. DIKEMBALIKAN DENGAN SKKPP PASAL 17D (WP yang Memenuhi Persyaratan Tertentu)
UTANG PAJAK
PAJAK BERIKUTNYA
F. ANGSURAN PPh
PASAL 25 TAHUN

18 ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA SEBESAR 18


…………………………………………………………………………………………………………………….. 1,532,500
DIHITUNG BERDASARKAN :
a. X 1/12 x JUMLAH PADA ANGKA 13
b. PENGHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI
Perhitungan PPh Terutang bagi Wajib Pajak dengan status perpajakan PH atau
G. LAMPIRAN

a. x Fotokopi Formulir 1721-A1 atau 1721-A2 atau Bukti Potong PPh Pasal 21 d. MT
b. x Surat Setoran Pajak Lembar Ke-3 PPh Pasal 29 e. …………………………………………………………..

c. Surat Kuasa Khusus (Bila dikuasakan)

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan TANDA TANGAN
perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah beritahukan diatas beserta lampiran-lampirannya
adalah benar, lengkap dan jelas.

x WAJIB PAJAK KUASA TANGGAL 2 5 0 3 2 0 1 56

NAMA LENGKAP : S T E F A N W E S T
TGL

V I L
BLN

L A G E
THN

SW T
NPWP : 0 7 8 9 1 0 1 2 3 1 1 2 0 0 0

F.1.1.32.18
Form 1770 S Induk (Istri)
SPT TAHUNAN
2 0 1 5
6

TAHUN PAJAK
1770 S
FORMULIR

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


BAGI WAJIB PAJAK YANG MEMPUNYAI PENGHASILAN :
KEMENTERIAN KEUANGAN RI • DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA; SPT PEMBETULAN KE - …
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK • DALAM NEGERI LAINNYA; DAN/ATAU
• YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL.
PERHATIAN • SEBELUM MENGISI BACA DAHULU PETUNJUK PENGISIAN • ISI DENGAN HURUF CETAK /DIKETIK DENGAN TINTA HITAM • BERI TANDA "X" PADA (KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

Diisi nama dan


0 6 7 8 9 1 0 1 2 1 1 2 0 0 0
NPWP :
NPWP Istri
NAMA WAJIB PAJAK : C Y N T H I A E A S T V I L L A G E

PEKERJAAN : K A R Y A W A N KLU :
IDENTITAS

NO. TELEPON : 0 8 2 2 - 0 1 9 8 7 6 5 4 NO. FAKS : -

STATUS KEWAJIBAN Status MT


PERPAJAKAN SUAMI-ISTERI
: KK HB PH x MT

NPWP ISTERI / SUAMI : 0 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 0 0 0

Permohonan perubahan data disampaikan terpisah dari pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi ini, dengan menggunakan
Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dan dilengkapi dokumen yang disyaratkan.
Diisi NPWP
*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat petunjuk pengisian halaman 3) RUPIAH *)
suami
1 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN …….……………………………………………..
1
[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan atau Bukti Potong Lain] 68,700,000
………………………………………………………………………………………………………………………….
A. PENGHASILAN NETO

2 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA 2


[Diisi sesuai dengan Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian A ] -
3 PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI ………………………………………………………………………………………………………………………….
3
[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat petunjuk pengisian] -
4 JUMLAH PENGHASILAN NETO (1+2+3) ……………………………………………………………………………………… 4
68,700,000
5 ZAKAT/SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ……………………………………………………………………………
5
-
6 JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN ………………………………………………………………………………………
6
PTKP dan PKP
YANG SIFATNYA WAJIB (4-5) 68,700,000
B.PENGHASILAN

dikosongkan
KENA PAJAK

7 PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK TK / K/ 2 K/I/ 7


-
8 PENGHASILAN KENA PAJAK (6-7) ……………………………………………………………………………………………. 8
-
Form 1770 S Induk (Istri) Diisi jumlah
PPh terutang
12 PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN/ATAU KREDIT PAJAK LUARsesuai 12
NEGERI DAN/ATAU TERUTANG DI LUAR NEGERI [Diisi dari Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian C Kolom (7)]
penghitungan 10,705,000
D. KREDIT PAJAK

13 a. X PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI


(11-12) …………………………………………………….. 13
b. PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT 3,264,743

14 PPh YANG DIBAYAR SENDIRI a. PPh PASAL 25 ……………………………………………………………………


………………………………………………………………………
14a
Diisi jumlah
-
PPh yang telah
b. STP PPh Pasal 25 (Hanya Pokok Pajak) ………………………………………………………
14b
- dibayar oleh
15 JUMLAH KREDIT PAJAK (14a + 14b) …………………………………………………………………………………………
15
-
pemberi kerja
E. PPh KURANG/LEBIH BAYAR

TGL LUNAS

16 X a. PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) 2 5 0 3 1 76


Diisi jumlah
b. PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A)
(13-15)
TGL BLN THN
16 3,264,743
pajak yang
17 PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 16b mohon :
telah dibay
a. DIRESTITUSIKAN c. DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17C (WP dengan Kriteria Tertentu)

b. DIPERHITUNGKAN DENGAN d. DIKEMBALIKAN DENGAN SKKPP PASAL 17D (WP yang Memenuhi Persyaratan Tertentu)
UTANG PAJAK
PAJAK BERIKUTNYA
F. ANGSURAN PPh
PASAL 25 TAHUN

18 ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA SEBESAR 18


…………………………………………………………………………………………………………………….. 272,062
DIHITUNG BERDASARKAN :
a. X 1/12 x JUMLAH PADA ANGKA 13
b. PENGHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI
Perhitungan PPh Terutang bagi Wajib Pajak dengan status perpajakan PH atau
G. LAMPIRAN

a. x Fotokopi Formulir 1721-A1 atau 1721-A2 atau Bukti Potong PPh Pasal 21 d. MT
b. x Surat Setoran Pajak Lembar Ke-3 PPh Pasal 29 e. …………………………………………………………..

c. Surat Kuasa Khusus (Bila dikuasakan)

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan TANDA TANGAN
perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah beritahukan diatas beserta lampiran-lampirannya
adalah benar, lengkap dan jelas.
Nama, NPWP,
x WAJIB PAJAK KUASA TANGGAL 2
TGL
5 0 3
BLN
2 0
THN
1 75
C ynthia dan tanda
NAMA LENGKAP : C Y N T H I A E A S T V I L L A G E tangan istri
NPWP : 0 6 7 8 9 1 0 1 2 1 1 2 0 0 0

F.1.1.32.18
Catatan:
“Perbedaan Beban Pajak disebabkan adanya
insentif yang diberikan kepada istri yang
memperoleh penghasilan semata-mata dari
satu pemberi kerja.”
pengaduan langsung
help desk
Direktorat KITSDA
surat elektronik
saluran telepon
kode.etik@pajak.go.id
(021) 52970777 pengaduan@pajak.go.id

surat tertulis
Kepada
Dirjen Pajak
Direktur KITSDA
Direktur P2Humas
Direktur Intelijen dan
Penyidikan
Pimpinan Unit Vertikal

SIKKA
masing-masing
pegawai
TERIMA KASIH
Materi Penyuluhan

e-doc (lengkap)
•http://e-doc/materi-penyuluhan

Portal P2humas
•http://p2humas.intranet.pajak.go.id/

Tax Knowledge Base


•http://tkb-djp/tkb/engine/info/bahan_sosialisasi.php

Portaldjp
•http://portaldjp/

Sharing Materi ke:


•materipenyuluhan@gmail.com atau materi.penyuluhan@pajak.go.id