Anda di halaman 1dari 4

PENORMAAN

 PENGELOMPOKAN NORMA
 Norma perilaku:
1. Pengendara kendaraan bermotor jenis sepeda motor dilarang melintasi
jalan-jalan utama di kota surabaya mulai jam 07-00 sampai 17.00 WIB.
2. Untuk kendaraan bermotor jenis mobil pribadi dilarang melintas jalan-
jalan utama kota surabaya apabila memuat kurang dari 3 penumpang.
3. Untuk angkutan umum wajib beroperasi sesuai dengan jam/waktu yang
telah ditentukan.
4. Untuk perusahaan-perusahaan yang mayoritas karyawanya tinggal di
wilayah kota surabaya wajib menyediakan angkutan khusus untuk
transportasi pulang dan pergi karyawan.
5. Setiap orang wajib menggunakan angkutan umum sebagai alat
transportasi penganti kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun mobil
yang sudah ditentukan jam melintas di jalan-jalan utama kota surabaya.
6. Untuk kendaraan pengangkutan barang dilarang melintasi jalan-jalan
utama dikota surabaya pada jam 07.00 wib-jam 08.00 wib dan jam 16.00
wib-18.00 wib,kemudian diatas jam 24.00 wib.
7. Untuk kendaraan pengangkut barang dapat melintasi jaln-jalan utama
dikota surabaya pada jam-jam yang telah ditentukan.
8. Perda ini berlaku untuk semua jenis kendaraan kecuali pada ambulance,
pemadam kebakanran, dan kendaraan-kendaraan lain yang ditentukan oleh
undang-undang merupakan kendaraan darurat.
9. Untuk kepentingan darurat yang ditentukan oleh Perda dapat melintasi
semua jalan di kota Surabaya pada setiap saat.

 Norma kewenangan:
1. Petugas penjaga pos pemantau kendaraan adalah petugas polisi.
2. Apabila terjadi pelanggaran polisi yang bertugas berwenang untuk
memberikan sanksi pada setiap kendaraan bermotor yang telah
melanggar peraturan tersebut.
3. Dinas perhubungan wajib memberikan penyuluhan tentang ketepatan
waktu beroperasi angkutan umum di kota surabaya.
4. Dinas perhubungan wajib memberikan peringatan pada sopir angkutan
umum yang telah melanggar peaturan ketepatan waktu beroperasi.
5. Polisi berhak untuk memberikan surat tilangan apabila kendaraan
bermotor melanggar ketentuan dalam perda tersebut.
6. Dinas perhubungan berhak mencabut izin beroperasi angkutan umum
apabila melalakukan pelanggaran lebih dari dua kali.
7. Apabila kendaraan pengangkut barang suatu perusahaan yang
berkedudukan di wilayah kota surabaya melakukan pelanggaran secara
terus-menerus terhadap ketentuan perda ini maka pemerintah daerah
dapat melakukan pencabutan izin usaha perusahaan tersebut.
8. Apabila kendaraan pengangkut barang milik perusahaan yang
kedudukanya diluar wilayah kota surabaya maka yang petugas polisi
dapat menilang kendaraan tersebut sesuai dengan perda tersebut.
9. Pihak kepolisian wajib melakukan razia terhadap kendaraan mobil
pribadi maupun motor yang melintas di wilayah kota surabaya setiap
hari.

 RUMUSAN ATURAN
1. Membentuk pos-pos pemantauan kendaraan bermotor di wilayah kota Surabaya.
2. Menertibkan kendaraan bermotor yang melewati jalan-jalan utama di kota
Surabaya
3. Membentuk tim pemantau kendaraan dari kepolisian.
TUGAS PERANCANGAN PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN
(Norma Perilaku Dan Norma Kewenangan serta Rumusan Aturan)

MOCHAMMAD ALIVIAREZA

FAKULAS HUKUM

UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA