Anda di halaman 1dari 17

TRANSPORTASI LAUT

OLEH : YULISAF RAMADHAN


PT. MITRA PERSADA BHAKTI
Outlines

 Indonesia 2/3 nya Laut


 Pembangunan Infra struktur Pelabuhan
 Situasi Pelabuhan utama saat ini
 Mahal dan Lamanya untuk membangun dan
merawat kedalaman air suatu Pelabuhan laut.
 Konstruksi Pelabuhan Yang ada saat ini
 Terobosan
 Contoh Aplikasi
 Perbandingan PTHC dan Conventional Port
INDONESIA 2/3 NYA LAUT
PEMBANGUNAN INFRA STRUKTUR PELABUHAN

1. Total 81 Pelabuhan dibangun sejak 2015 – 2017


antara lain 25 pelabuhan di 2015,22 Pelabuhan di
2016,dan 34 Pelabuhan di 2017.(sumber OK zone.com 21oktober 2017)
2. Revitalisasi Belawan, Makasar, Sorong T.Priok,,
T.Perak dan Bitung sebagai Hub Internasional.
3. Itu Masif… tapi masih belum mencukupi untuk
Indonesia yang terdiri >17.500 pulau ini.
SITUASI PELABUHAN UTAMA
Antrian kapal di Pelabuhan utama seperti T.Priok,T.Perak, Belawan
dll
• Salah satu jalan keluarnya ,Perbanyak fasilitas Pelabuhan
untuk pemerataan Pembangunan
• Disisi lain sangat banyak sekali daerah terisolasi, belum
memiliki pelabuhan,meskipun kondisi alamnya sangat
memungkinkan untuk punya pelabuhan
• Perlu adanya ide ide baru dan kesungguhan untuk
melaksanakan terobosan itu.
MAHAL & LAMANYA UNTUK MEMBANGUN
DAN MERAWAT KEDALAMAN AIR SUATU PELABUHAN

 Mahalnya membangun suatu Pelabuhan laut,


disebabkan berbagai hal termasuk :
 Pembebasan lahan.
 Biaya material yang sangat banyak.
 Biaya konstruksi dilaut , peralatan, serta tingkat
kesulitan nya lebih tinggi dibanding pekerjaan didarat.
 Konstruksinya Full,( padahal fungsinya tidak lebih dari
hanya untuk mengikatkan/menambatkan tali tambat
kapal dan peralatan angkat angkut saja)
 Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk
pembangunan (3 – 5 th)karena banyak sekali
menggunakan tiang pancang ke bumi
 Mahalnya biaya Perawatan kedalaman
air(Pengerukan) yang di beberapa pelabuhan harus
dilakukan secara berkala .
KONSTRUKSI PELABUHAN YANG SAAT INI
PELABUHAN TERPADU HEMAT & CEPAT (PTHC)

 Merupakan kombinasi terpadu “susunan mooring


buoy” yang berfungsi untuk mengikatkan kapal,
dengan “bangunan yang menyerupai jembatan”,
yang melewati bagian atas kapal,lengkap dengan
peralatan pendukung guna ;
Pengangkat,pengatur,pemindahan,penurunan
barang cair,barang curah, barang berbentuk kotak
ataupun barang lain yang dapat dimuat/bongkar
kekapal.
 Suatu konsep yang dirancang untuk meminimalkan
“Mafia lahan & Celah Korupsi ”.
 Konsep yang mempunyai tingkat keamanan yang
tinggi & Environmental friendly .
PELABUHAN TERPADU HEMAT & CEPAT(PTHC)
Paten Cert : IDS 000001458 ®
RIO –NITEROI BRIDGE BRAZIL

Dimenssion :
Total Length : 10.332 m
Main Span : 200 m – 300 m – 200 m
Height from WL of Main Span : 72 m
Approaches Standard Span : 80 m
Deck width : 26,6 m
Deck depth : 4,70 m
Year of Commissioning : 1976
CONTOH APLIKASI
Di Utara Tanjung Pajarakan :
Kedalam air 21m berjarak 1,8 km dari bibir pantai.
Kedalaman 10 m hanya dengan jarak 700 m dari bibir
pantai.

Kapal Kontainer Terbesar di Dunia


saat ini :
Nama Kapal : UASC.BARZAN
GT : 195.636 MT
Capacity :18.800 Teus
LOA : 400 M
BEAM : 58,6 m
Draft : 16 M
TANKER TERBESAR

MV. : JAHRE VIKING


Tonnage : 260,941 GT
LOA : 458.45 m
Beam : 68.8 m
Draught : 24.611 m
Capacity : 564,763 DWT
BULK CARIER TERBESAR

MS VALE BRAZIL
LOA :361 M
Draught :20 M
GT :388,000 MT
Rel KA

Tol Bali
Referensi
Harga Tanah permeter : Rp.1.000.000 (Berita Jatim 16/9/2014 lahan Pel.Kali Mireng antara Rp.500.000 – 1.300.000)
Biaya Keruk per M3 : Rp75.500/M3 (Bisnis.com Kemenhub menganggarkan Rp.794 miliar utk total Volume 10.521.000
M3)
Biaya pancang per meter : Rp
Biaya Cor Deck Jetty perM3 : Rp
Ongkos Muat Bongkar per TEUS : Rp.1.282.500 (THC T.Priok 22/9/2014) USD 95/20 ft.
Mari kita buktikan
Rakyat Indonesia betul betul dapat merasakan
manfaat yang sangat berarti bagi kehidupan

NKRI sebagai Negara Ribuan Pulau,punya Modal


Konsep dari putra bangsa sendiri yang sangat masuk akal.

Bila dibangun dengan penuh kesungguhan


Bukan harus hanya bangsa asing menjadi acuan penemuan
Putra Indonesia juga bisa tampil kedepan

Kepala Negara telah menjadikan Sektor Maritim sebagai Program Utama


Tol laut yang jadi andalan nya,
Semoga konsep PTHC ini salah satu jalan nya
Untuk membawa“Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”

Thank you