Anda di halaman 1dari 26
PEDOMAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TAHUN 2019 DIREKTORAT PEMBINAAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL
PEDOMAN
PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH
BERPRESTASI TAHUN 2019
DIREKTORAT PEMBINAAN TENAGA KEPENDIDIKAN
DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2019

KATA PENGANTAR

Pemilihan kepala sekolah berprestasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan merupakan salah satu bentuk penghargaan dari pemerintah bagi kepala

sekolah yang memiliki prestasi tinggi dalam bentuk keteladanan meningkatkan mutu

pendidikan di sekolah dan di daerahnya. Melalui penghargaan tersebut diharapkan dapat

lebih memotivasi dan meningkatkan profesionalisme kepala sekolah yang pada akhirnya

akan meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Ruang lingkup pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional tahun 2019

meliputi aspek kepemimpinan dan manajemen sekolah antara lain membangun budaya

literasi di satuan pendidikan, manajemen perubahan dan budaya kerja sekolah,

meningkatkan kepemimpinan pembelajaran Abad ke-21, optimalisasi peran tripusat

pendidikan (sekolah, keluarga, dan masyarakat) dalam penguatan pendidikan karakter,

inovasi, dan integritas tata kelola satuan pendidikan.

Pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional tahun 2019 meliputi tahapan

seleksi mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi sampai tingkat nasional. Kategori

peserta meliputi Kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK dengan aspek penilaian

meliputi tes tertulis, penilaian diri, portofolio, karya best practice, presentasi dan

wawancara serta tes lisan/table topic. Pedoman ini diterbitkan sebagai acuan bagi

penyelenggaraan pemilihan kepala sekolah berprestasi pada tingkat provinsi dan nasional.

Kami berharap kerjasama dari semua pihak agar pelaksanaan pemilihan ini berjalan

dengan baik dan berkualitas, baik dari segi penyelenggaraan maupun hasilnya.

M. Q. Wisnu Aji
M. Q. Wisnu Aji

Jakarta, 8 Maret 2019 Plt Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan, Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

i

DAFTAR ISI

ii

DAFTAR

TABEL

iii

DAFTAR

GAMBAR

iv

BAB

I PENDAHULUAN

1

A. Latar Belakang

1

B. Dasar Hukum

2

C. Ruang Lingkup

3

D. Pengertian

3

E. Prinsip Penyelenggaraan

3

 

F. Tujuan

4

G. Manfaat

4

H. Dampak

4

BAB II KATEGORI, PERSYARATAN PESERTA DAN SISTEM PENILAIAN

5

A. Kategori

5

B. Persyaratan Peserta

5

C. Aspek dan Bentuk Penilaian

6

BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN

8

A. Tahapan Pelaksanaan

8

B. Penyelenggaraan

9

 

1. Unsur-unsur Kepanitiaan

9

2. Tugas Panitia

9

3. Urutan pelaksanaan pemilihan di Tingkat Nasional

10

C. Jadwal Pelaksanaan

10

D. Pembiayaan

11

E. Dokumen Kelengkapan

11

Lampiran

15

ii

DAFTAR TABEL

Hal.

Tabel 1

Aspek dan Instrumen Penilaian Kepala Sekolah Berprestasi Tahun

 

2019

………………………….

6

Tabel 2

Sumber Pembiayaan Kegiatan Pemilihan Kepala Sekolah

Berprestasi Tahun 2019

11

Tabel 3

………………………………………… Dokumen Kelengkapan Peserta Pemilihan Kepala Sekolah

Berprestasi Tahun 2019……………………………………………

11

iii

Gambar 1

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Tahapan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun

2019

iv

Hal.

8

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kepala sekolah mempunyai peran yang sangat besar dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Kepala sekolah profesional berperan dalam mengembangkan suasana sekolah yang nyaman dan kondusif bagi proses pembelajaran melalui tugas manajerial, supervisi pendidik dan tenaga kependidikan, dan pengembangan kewirausahaan. Hal tersebut merupakan kebutuhan utama suatu sekolah untuk meraih prestasi dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Pasal 40 ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Mengingat fungsi strategis kepala sekolah berprestasi dalam meningkatkan kualitas lembaga yang dipimpinnya, maka penghargaan (apresiasi) layak diberikan kepada kepala sekolah yang secara nyata menjadi teladan dalam pengembangan mutu sekolah dan meningkatkan kualitas lulusan. Sistem penghargaan dalam bentuk pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 dilaksanakan secara selektif, ketat, transparan, dan akuntabel, sehingga diharapkan memberikan rasa bangga dan memotivasi kepala sekolah untuk menciptakan sekolah yang efektif, yaitu sekolah yang mampu meningkatkan kreativitas guru dalam proses pembelajaran dan memotivasi peserta didik untuk berprestasi di berbagai bidang. Melalui pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional diharapkan kualitas pendidikan dan pengelolaan sekolah lebih meningkat, sehingga mampu menjawab tantangan era global yang berbasis keunggulan. Untuk kelancaran pelaksanaan dan ketercapaian tujuan kegiatan pemilihan kepala sekolah berprestasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direkorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019.

1

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang- undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;

8. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter;

9. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Manusia Indonesia

10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah;

11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan.

12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Gerakan Literasi Sekolah;

13. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud.

14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah.

2

15.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah

C. Ruang Lingkup Ruang lingkup pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 meliputi aspek kepemimpinan dan manajemen sekolah yang berorientasi ke depan, bermutu, dan berkesinambungan, antara lain membangun budaya literasi di satuan pendidikan, manajemen perubahan dan budaya kerja sekolah, meningkatkan kepemimpinan pembelajaran Abad ke-21, optimalisasi peran tripusat pendidikan (sekolah, keluarga, dan masyarakat) dalam penguatan pendidikan karakter, inovasi dan integritas tata kelola satuan pendidikan.

D. Pengertian

1. Pemilihan kepala sekolah berprestasi adalah proses seleksi dalam rangka menentukan figur dan profil kepala sekolah yang berprestasi.

2. Kepala sekolah berprestasi adalah kepala sekolah yang memiliki kompetensi tinggi, prestasi kinerja yang unggul dan sebagai figur yang dapat dijadikan suri teladan bagi warga sekolah dan masyarakat.

E. Prinsip Penyelenggaraan Pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional tahun 2019 ini diselenggarakan dengan prinsip sebagai berikut.

1. Objektif dan komprehensif: proses pemilihan berbasis data dan bukti fisik (evidence) terkait dengan/kompetensi, prestasi, dan etos kerja.

2. Adil: proses pemilihan bebas dari kepentingan kelompok atau golongan, suku, agama, ras, daerah, politik, dan lain-lain.

3. Integritas dan akuntabel: proses pemilihan dilaksanakan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Transparan: proses pemilihan dilaksanakan secara terbuka dan mengacu pada pedoman pelaksanaan yang berlaku.

5. Demokratis: proses pemilihan dilaksanakan dalam suasana kebebasan dan tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

3

F. Tujuan Pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 bertujuan:

1. Memilih kepala sekolah berprestasi pada tingkat nasional.

2. Memberikan penghargaan kepada kepala sekolah berprestasi tingkat nasional.

G. Manfaat

1. Terpilihnya kepala sekolah berprestasi di tingkat nasional sebagai sosok yang unggul dan dapat diteladani;

2. Terwujudnya sistem pelaksanaan penghargaan kepala sekolah berprestasi selama menjalankan tugas dan fungsinya; dan

3. Terfasilitasinya promosi dan publikasi karya ilmiah kepala sekolah berprestasi melalui forum ilmiah.

H. Dampak

1. Meningkatnya kreativitas dan prestasi kepala sekolah dalam memimpin dan mengelola sekolah dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkemajuan;

2. Meningkatnya komitmen, kebanggaan, dan pengembangan karier kepala sekolah terhadap tugas dan fungsinya;

3. Menjadikan motivasi dan inspirasi bagi kepala sekolah lainnya;

4. Meningkatnya mutu pendidikan nasional; dan

5. Mewujudkan Kepala Sekolah Berprestasi sebagai agen perubahan di sekolah dan masyarakat.

4

BAB II KATEGORI, PERSYARATAN PESERTA DAN SISTEM PENILAIAN

A. Kategori Pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 terdiri atas 4 kategori yaitu:

1. Kepala SD Berprestasi

2. Kepala SMP Berprestasi

3. Kepala SMA Berprestasi

4. Kepala SMK Berprestasi

B. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional Tahun 2019 adalah sebagai berikut:

1. kualifikasi akademik minimal Sarjana (S1) atau Diploma IV (D-IV);

2. memiliki sertifikat pendidik;

3. menjabat sebagai kepala sekolah aktif pada satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan masa kerja minimal 2 tahun berturut-turut (dapat lebih dari satu sekolah);

4. belum pernah menjadi pemenang I, II, atau III pada pemilihan kepala sekolah berprestasi di tingkat nasional;

5. memiliki hasil penilaian prestasi kerja pegawai negeri sipil sekurang-kurangnya berkategori baik dalam 2 tahun terakhir;

6. tidak sedang menjalani hukuman dan pelanggaran berat disiplin kepegawaian;

7. sehat jasmani dan rohani;

8. tidak terlibat penyalahgunaan narkoba atau zat adiktif lainnya yang dinyatakan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah atau BNN;

9. peringkat I kepala sekolah berprestasi tingkat kab/kota untuk jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) dibuktikan dengan SK Bupati/Walikota/Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota, peringkat I kepala sekolah tingkat provinsi dibuktikan dengan SK Gubernur/Kepala Dinas Pendidikan Provinsi;

10. mendapatkan rekomendasi/ surat tugas dari kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan provinsi sesuai kewenangannya.

5

C. Aspek dan Bentuk Penilaian Aspek penilaian kepala sekolah berprestasi dilakukan dengan menggunakan kisi-kisi sebagai tertera pada Tabel 1.

Tabel 1. Aspek dan Bentuk Penilaian Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019

Aspek

 

Bentuk

 

Keterangan

Penilaian

Penilaian

Kompetensi

1.1.

Tes

Tes pemilihan kepala sekolah berprestasi untuk SD, SMP, SMA, dan SMK berbasis komputer untuk seleksi tingkat nasional. a. Penilaian berbasis komputer dilakukan ketika registrasi online. b.Peserta menjawab pertanyaan pada saat registrasi online melalui laman:

Kepala

 

Sekolah

Kompetens

i sosial

1.2.

Jurnal

Jurnal penilaian diri untuk menilai keterampilan.

penilaian diri

1.3. Table topic

Table topic dengan cara memberikan satu topik permasalahan atau pertanyaan yang diundi dan peserta harus menjawab/menjelaskannya secara lisan di depan forum sesuai dengan jenjangnya secara spontan

Prestasi dan

2.1 Portofolio

1) Penilaian terhadap prestasi - prestasi pada kepemimpinan di satuan pendidikan 2) Prestasi kepala sekolah di bidang akademik dan non akademik 3) Kelengkapan program sekolah (dilihat dari daftar dokumen yang harus diserahkan ke panitia tingkat nasional). 4) Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dua tahun terakhir 5) Penilaian kinerja kepala sekolah mengacu pada pemenuhan Beban Kerja Kepala Sekolah.

Etos Kerja

 

Karya Prestatif

(Kinerja)

 

Kepala

Sekolah

2.2 Karya Best

1) Karya tulis Best Practice yang merefleksikan etos kerja selama dua tahun terakhir 2) Petunjuk penulisan best practices dapat dilihat pada lampiran 2. 3) Petunjuk pembuatan banner dapat diihat pada lampiran 2

 

Practice

2.3 Presentasi dan

1)

Presentasi dengan memaparkan hasil karya best practice di depan para penilai Wawancara dilakukan untuk mengkonfirmasi dan mengklarifikasi portofolio

 

Wawancara

 

2)

2.4 Video success

Video berisi:

 

story

1) Profil kepala sekolah 2) Aktivitas program unggulan sekolah 3) Aktivitas kepala sekolah

6

Aspek

Bentuk

Keterangan

Penilaian

Penilaian

   

4) Prestasi kepala sekolah yang pernah diraih dalam kurun waktu 2 tahun terakhir 5) Testimoni tentang kepala sekolah dari pengawas, guru dan siswa.

Tes Lisan

Table Topic

Peserta diberi satu topik permasalahan atau pertanyaan yang diundi dan harus dijelaskan secara lisan di depan forum secara spontan.

Dinilai pada Pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional.

7

BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Tahapan Pelaksanaan Pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 dilaksanakan sebagaimana tertera pada Gambar 1.

tahun 2019 dilaksanakan sebagaimana tertera pada Gambar 1. Gambar 1. Tahapan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun

Gambar 1. Tahapan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019

Berdasarkan Gambar 1 di atas, tahapan pelaksanaan pemilihan kepala sekolah jenjang pendidikan dasar dimulai di tingkat kab/kota dengan peserta dari kepala sekolah jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP). Penyelenggaraan pemilihan kepala sekolah jenjang pendidikan dasar ini menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Kab/Kota. Peringkat 1 dari masing-masing kab/kota selanjutnya diajukan oleh dinas pendidikan kab/kota untuk mengikuti seleksi pemilihan kepala sekolah SD dann SMP tingkat provinsi yang pelaksanaannya oleh panitia pusat. Hasil dari seleksi pemilihan ini untuk menentukan peringkat 1 dari masing-masing provinsi. Peringkat I ini kemudian langsung diikutsertakan pada pemilihan tingkat nasional. Pelaksanaan pemilihan kepala sekolah SMA dan SMK langsung diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Pemilihan di tingkat provinsi ini untuk menentukan peringkat 1 provinsi yang akan diikutsertakan pada pemilihan di tingkat nasional. Peringkat 1 kepala sekolah untuk jenjang SMA dan SMK di tingkat provinsi ditetapkan dengan SK Gubernur atau Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Panitia

8

tingkat nasional menyeleksi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan untuk menentukan tiga peringkat terbaik, yaitu Peringkat I, II, dan III. Peringkat 1, II, dan III tersebut ditetapkan oleh SK Mendikbud. Pemilihan kepala sekolah tingkat nasional ini menjadi tanggung jawab panitia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

B. Penyelenggaraan Pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional dilakukan oleh panitia, dengan ketentuan sebagai berikut.

1. Unsur-unsur Kepanitiaan Panitia pemilihan kepala sekolah berprestasi memiliki unsur kepanitiaan sebagai

berikut.

a. Unsur kepanitiaan tingkat kabupaten/kota dapat terdiri atas: Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Pengawas Sekolah, perguruan tinggi, organisasi profesi tenaga kependidikan, tokoh masyarakat, dan atau pemerhati pendidikan

b. Unsur kepanitiaan tingkat provinsi dapat terdiri atas: Dinas Pendidikan, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Pengawas Sekolah, perguruan tinggi, organisasi profesi tenaga kependidikan tokoh masyarakat, dan/atau pemerhati pendidikan,.

c. Unsur kepanitiaan tingkat nasional dapat terdiri atas: Kemendikbud,

Perguruan Tinggi, Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dan unsur lain sesuai kebutuhan.

2. Tugas Panitia

a) Melaksanakan proses seleksi peserta pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi pada setiap kategori lomba.

b) Menetapkan peringkat I, II, dan III yang dilengkapi dengan berita acara penetapan peringkat.

c) Panitia tingkat kabupaten/kota mengirimkan peringkat I kepala sekolah jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) kepada panitia penyelenggara Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional; dan

9

d)

Panitia tingkat provinsi mengirimkan pemenang I jenjang pendidikan menengah (SMA dan MK) kepada panitia penyelenggara Pemilihan Kepala

Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional untuk jenjang pendidikan menengah.

3. Urutan pelaksanaan pemilihan di Tingkat Nasional

a) Sosialisasi penyelenggaraan kepala sekolah berprestasi tahun 2019

b) Pendaftaran calon peserta kepala sekolah berprestasi

c) Seleksi kepala sekolah SD dan SMP perwakilan tingkat propinsi

d) Pelaksanaan tes berbasis komputer;

e) Penilaian presentasi karya best practice;

f) Wawancara untuk konfirmasi portofolio;

g) Uji Similarity dan Penilaian Esensi karya best practices;

h) Penilaian portofolio karya prestatif;

i) penilaian poster/banner dan/atau video success story kepemimpinan kepala sekolah;

j) Penilaian kompetensi sosial melalui jurnal penilaian diri;

k) Penilaian tes lisan melalui table topic.

C. Jadwal Pelaksanaan

1. Pelaksanaan pemilihan kepala sekolah pendidikan dasar (SD dan SMP) berprestasi tingkat kabupaten/kota dan kepala sekolah pendidikan menengah (SMA dan SMK) tingkat provinsi selesai dilaksanakan paling lambat tanggal 10 Juli 2019.

2. Registrasi secara online peserta pemilihan peringkat 1 dari kab/kota beserta dengan persyaratannya telah diterima oleh Panitia Penyelenggara Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi tingkat nasional ke laman http://kesharlindung. tendik.kemdikbud. go.id paling lambat 15 Juli 2019.

3. Registrasi secara online peserta pemilihan peringkat 1 dari provinsi beserta dengan persyaratannya telah diterima oleh Panitia Penyelenggara Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi tingkat nasional ke laman http://kesharlindung.tendik. kemdikbud. go.id paling lambat 23 Juli 2019.

4. Pemilihan Kepala SD dan SMP untuk menentukan wakil provinsi yang dilaksanakan oleh panitia nasional (Kemdikbud) diselenggarakan mulai tanggal 16 s.d 22 Juli 2019.

10

5.

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional

dilaksanakan mulai tanggal 12 sd 18 Agustus 2019.

Catatan:

Jadwal pelaksanaan kegiatan pemilihan kepala sekolah berprestasi ini sewaktu-waktu dapat berubah, jika ada perubahan akan diberitahukan lebih lanjut

D.

Pembiayaan

 

Sumber pembiayaan kegiatan pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 dari

tingkat kabupaten/kota hingga nasional seperti terdapat pada Tabel 2 di bawah.

 

Tabel 2. Sumber Pembiayaan Kegiatan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019

No.

Jenjang

Tingkat

Sumber Biaya

1

SD dan SMP

Kabupaten/Kota

Dinas Pendidikan Kab/ Kota

2

SMA dan SMK

Provinsi

Dinas

Pendidikan

provinsi

3

SD, SMP, SMA, dan SMK

Nasional

Kemdikbud

E.

Dokumen Kelengkapan

 

Dokumen yang harus dikirim ke panitia untuk setiap jenjang tertera pada Tabel 3

berikut ini.

Tabel 3. Dokumen Kelengkapan Peserta Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tahun 2019

No.

Dokumen

Kab/Kota

Provinsi

Nasional

1.

SK Pemenang I

Hard copy/

Hard copy/

Hard copy dan Soft copy

Soft copy

Soft copy

2.

Berita acara penetapan peringkat kepala sekolah berprestasi tingkat kab/kota

-

 

- Soft copy

3.

Berita acara penetapan peringkat kepala sekolah berprestasi tingkat provinsi

-

 

- Soft copy

4.

SK pengangkatan sebagai kepala sekolah (dilegalisir oleh pejabat dinas pendidikan)

Hard copy/

Hard copy/

 

Soft copy

Soft copy

Soft copy

5.

Sertifikat pendidik

Hard copy/

Hard copy/

Soft copy

Soft copy

Soft copy

6.

Surat keterangan tidak sedang menjalani hukuman dan pelanggaran berat disiplin kepegawaian dari pejabat yang

Hard copy/

Hard copy/

 

Soft copy

Soft copy

Soft copy

11

No.

Dokumen

Kab/Kota

Provinsi

Nasional

 

berwenang

     

7.

Surat keterangan kesehatan dari dokter

Hard copy

Hard copy/

Soft copy

Soft copy

8.

Surat pernyataan tidak terlibat penyalahgunaan narkoba atau zat adiktif yang dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah atau BNN

Hard copy/

Hard copy/

 

Soft copy

Soft copy

Soft copy

9.

Sertifikat pelatihan/ Simposium/ Seminar/workshop/ lokakarya yang membanggakan di bidang pendidikan selama 2 (dua) tahun terakhir

Hard copy/

Hard copy/

Hard copy dan soft copy

Soft copy

Soft copy

10.

Sertifikat penghargaan/tanda jasa yang membanggakan selama 2 (dua) tahun terakhir

Hard copy/

Hard copy/

Hard copy dan soft copy

Soft copy

Soft copy

11.

Sertifikat penghargaan sekolah yang dipimpin yang membanggakan selama 2 (dua) tahun terakhir.

Hard copy/

Hard copy/

Hard copy dan Soft copy

Soft copy

Soft copy

12.

Karya tulis (penelitian tindakan, artikel jurnal, buku) yang berkaitan dengan tugas dan fungsi maksimal 3 karya yang membanggakan dalam 2 (dua) tahun terakhir.

 

Hard copy/

 

Soft copy

Soft copy

Soft copy

13.

Karya best practices yang akan dipresentasikan

Hard copy/

Hard copy/

Soft copy

Soft copy

Soft copy

14.

Surat keputusan sebagai

pengurus/anggota organisasi profesi di bidang pendidikan.

Hard copy/

Hard copy/

Soft copy

Soft copy

Soft copy

15.

Kerjasama sekolah dengan instansi lain

yang membanggakan dalam 2 (dua) tahun terakhir.

Hard copy/

Hard copy/

Soft copy

Soft copy

Soft copy

16.

Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) dalam 2 (dua) tahun terakhir.

Hard copy/

Hard copy/

 

Soft copy

Soft copy

-

 

Laporan Pelaksanaan Manajerial

Hard copy/

Hard copy/

 

17.

Sekolah (berdasarkan RKAS) dalam 2 (dua) tahun terakhir.

Soft copy

Soft copy

-

18.

Laporan pelaksanaan supervisi pembelajaran 2 (dua) tahun terakhir.

Hard copy/

Hard copy/

 

Soft copy

Soft copy

-

 

Laporan Penilaian Kinerja Guru yang

Hard copy/

Hard copy/

 

19.

dilakukan oleh Kepala Sekolah dalam 2 (dua) tahun terakhir.

Soft copy

Soft copy

-

20.

Video success story kepemimpinan kepala sekolah

Soft copy

Soft copy

Soft copy

21.

Banner best practices

Hard copy

Hard copy

Hard copy

22.

Rapor Mutu Sekolah

Soft copy

Soft copy

Soft copy

Keterangan:

1)

Hard copy /soft copy adalah dokumen dalam bentuk hard copy atau soft copy

2)

Hard copy point 1, 9, 10, 11, dan 21 diperlihatkan pada saat pemilihan di tingkat nasional

3)

Pengiriman dokumen/naskah soft file yang dikirim secara online ke panitia tingkat nasional hanya dilakukan satu kali. Untuk itu pastikan data yang dikirim adalah benar

12

Semua dokumen soft copy disimpan dalam format pdf, kecuali best practice dalam

format Microsoft Word dengan jenis font Times New Roman, ukuran 12 pt, jarak spasi

1,5, ukuran A4, dengan pias (margin) kiri dan atas adalah 3 cm, sedangkan pias kanan

dan bawah adalah 2,5 cm. Sistem penomoran bab, subbab, bagian dan seterusnya

dilakukan secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semua dokumen

persyaratan diisi dan disimpan ke dalam file dengan ekstensi pdf. File naskah Best

Practice dibuat dalam satu file yang utuh tidak terpisah-pisah antara judul, kata

pengantar, daftar isi, konten, dan daftar pustaka. Semua file dokumen yang

disyaratkan dapat diunduh dan diunggah pada laman:

http://kesharlindung.tendik.kemdikbud.go.id

Khusus media untuk presentasi best practice (Power point, poster, banner, atau media

lainnya), dibawa pada ssat mengikuti pemilihan Kepala Sekolah berprestasi tingkat

nasional.

Sebagai back up, semua file yang diunggah, dimasukkan ke dalam flashdisk dan

dikirimkan kepada:

Kepada Yth. Kasubdit Kesharlindung Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Komplek Kemendikbud, Gedung D Lt. 14 Jln. Pintu 1 Senayan Jakarta Pusat 12210 Telp. (022) 57974125

Penamaan file dengan ketentuan sebagai berikut:

NAMADOKUMEN_KS2019_NAMAKS_JENJANGSEKOLAH_PROVINSI

Contoh:

Portofolio_KS2019_Ngadimin_SMA_Jawatimur

13

BAB IV

PENUTUP

Kegiatan pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 merupakan salah satu wujud nyata program Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam memberikan penghargaan kepada kepala sekolah yang berprestasi. Melalui pemilihan ini diharapkan dapat memotivasi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalismenya sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan nasional. Pedoman pemilihan kepala sekolah berprestasi tahun 2019 ini merupakan acuan dalam pelaksanaan pemilihan pada tingkat provinsi dan nasional. Semoga dengan adanya pedoman pemilihan ini, kualitas pelaksanaan pemilihan kepala sekolah berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional mampu menghasilkan kepala sekolah berprestasi yang terbaik. Selamat menyelenggarakan Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019.

14

Lampiran 1: Rekap fortofolio kepala sekolah

REKAP PORTOFOLIO KEPALA SEKOLAH

I. DATA PERORANGAN

Pas Photo

Terakhir

Berwarna

Ukuran

(4x6) cm

1.

Nama Lengkap (dengan gelar)

 

2.

NIP (jika memiliki)

 

3.

NUPTK

 

4.

Jabatan

 

5.

Pangkat dan Golongan

 

6.

Tempat dan Tanggal Lahir

 

7.

Jenis Kelamin

: Laki-laki / perempuan *

8.

Agama

 

9.

Nama Sekolah

 

10.

Alamat Sekolah

   
 

a. Jalan

 

b. Kelurahan/Desa

 

c. Kecamatan

 

d. Kabupaten

 

e. Provinsi

 

11. Alamat Rumah

   

12. Telpon /Email

 

a.

HP

 
 

b.

e-mail

 

13. Jumlah Siswa

   

14. Jumlah Rombel

   

15. Jumlah Guru

   

*) Coret yang tidak perlu

II. RIWAYAT PENDIDIKAN

Tingkat

Pendidikan

Jurusan/Program Studi

Akreditasi

Tahun

Perguruan Tinggi

S1 / D4

S2

S3

15

III. PRESTASI/KINERJA

A. Narasumber/fasilitator/pemakalah pada kegiatan pelatihan/simposium/seminar/workshop/

lokakarya

Peran

(narasumber/

(Internasional/Nasional/

Provinsi/Kab/Kota)

No.

Nama Kegiatan

Tahun

pemakalah/pembaha

s)

1.

2.

3.

….

B. Penghargaan dan tanda jasa yang diperoleh

No.

Jenis

Peringkat

Tahun

Penyelenggara

(Internasional/Nasional/

Prestasi

Provinsi/Kab/Kota)

1.

         

2.

         

C. Penghargaan Prestasi sekolah yang dipimpin

   

Nama

Kegiatan

     

Tingkat

Prestasi

Bukti

fisik

No.

Tahun

Tempat

(Internasional/nasional/

yang

 

Provinsi/kab/kota)

diraih

 

1.

           

2.

           

….

           

D. Karya tulis/inovasi

 
     

Peran Penulis (Ketua /Anggota/Mandiri)

 

Pemberi

No.

Judul Penelitian

 

Tahun

Dana

1.

       

2.

       

….

       

E. Kerjasama Sekolah dengan instansi lain

No.

Nama Program

Instansi

Tahun

Lama Kerjasama

Bukti Fisik

Kerjasama

Mitra

(MoU)

1.

         

2.

         

….

         

16

IV.

ORGANISASI PROFESI

No.

Nama Organisasi

Peran Dalam Organisasi

1.

   

2.

   

V. TUGAS FUNGSI KEPALA SEKOLAH

Tahun

Pelaksanaan

No

Nama Kegiatan

1.

Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) tahun 2019

2.

Laporan Pelaksanaan Manajerial Sekolah (berdasarkan RKAS)

3.

Laporan pelaksanaan supervisi pembelajaran 1 (satu) tahun terakhir

4.

Laporan Penilaian Kinerja Guru yang dilakukan oleh Kepala Sekolah 1 (satu) tahun terakhir.

5.

Profil Mutu Sekolah

VI. DAFTAR RESPONDEN KUISIONER (1 Kepala Dinas/Pengawas, 3 Guru dan 3 Komite

Sekolah)

1. Kepala Dinas /Pengawas

No

Nama

Nama Sekolah

Nomor HP

e-mail

1

     

2.

Guru

 

No

Nama

Nama Sekolah

Nomor HP

e-mail

1

     

2

     

3

     

3. Komite Sekolah

 

No

Nama

Nama Sekolah

Nomor HP

e-mail

1

       

2

       

3

       

Saya menyatakan bahwa ringkasan portofolio tersebut benar disertai dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

………………., ………… Peserta,

2019

(…………………………………)

17

Lampiran 2a: Pedoman pembuatan best practices

PEDOMAN PEMBUATAN BEST PRACTICES BAGI KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TAHUN 2019

A. Pengertian

Best practices kepala sekolah berprestasi adalah tulisan yang berisi praktik

pengalaman terbaik yang dilakukan kepala sekolah dalam bidang supervisi,

manajerial, maupun pengembangan kewirausahaan pada sekolah yang dipimpin

minimal 2 (dua) tahun terakhir.

B. Sistematika

Naskah karya Best Practices menggunakan sistematika sebagai berikut.

1. Bagian Awal

Bagian ini terdiri atas halaman judul (cover), halaman pernyataan keaslian naskah

yang ditandatangani, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan atau

pejabat terkait, abstrak atau ringkasan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel,

daftar gambar, dan daftar lampiran.

2. Bagian Isi

Bagian ini terdiri atas:

a. Bab Pendahuluan, berisi latar belakang, masalah, tujuan, dan manfaat best practices yang dilaksanakan.

b. Bab Kajian Pustaka, berisi teori, kebijakan, pedoman dan/atau praktik yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.

c. Bab Metode, berisi tentang prosedur dan perangkat atau instrumen, dan cara pemecahan masalah.

d. Bab Hasil dan Pembahasan, berisi penyajian dan analisis data yang mencakup keadaan awal, proses, dan hasil akhir yang diperoleh dari hasil pelaksanaan serta dampaknya bagi komunitas sekolah.

e. Bab Simpulan dan Rekomendasi

3. Bagian Penutup

Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

18

C.

Teknik Penulisan Naskah Best Practices

Penulisan naskah karya best practices harus menggunakan kaidah penulisan sebagai berikut:

1. Sampul depan yang digunakan pada naskah best practices sebagaimana dijelaskan pada Lampiran 2.

2. Di bagian kanan atas sampul depan naskah untuk masing-masing kategori lomba/pemilihan diberi kode:

a. PKSBP-SD untuk kepala SD

b. PKSBP -SMP untuk kepala SMP

c. PKSBP -SMA untuk kepala SMA

d. PKSBP -SMK untuk kepala SMK

3. Jumlah halaman naskah antara 15-20 halaman tidak termasuk lampiran.

4. Naskah diketik dengan spasi 1,5; huruf Times New Roman; ukuran huruf 12; batas tepi/margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm. Khusus untuk ukuran huruf tabel dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan.

D. Ketentuan pembuatan poster/banner best practices

1. Format poster/banner:

a. Jenis harus X_Banner;

b. Desain standing banner dengan ukuran 60 cm x 160 cm;

c. Ukuran file tidak melebihi 500 KB;

d. Format file poster/banner harus jpg dengan resolusi minimal 300 dpi (contoh

nama file: banner_nama KS.jpg).

2. Konten poster/banner:

a. Tema poster/banner menyesuaikan dengan karya best practices;

b. Kerangka isi poster/banner meliputi latar belakang, tujuan, implementasi,

dan hasil;

c. Tampilan poster/banner dapat berisikan teks, gambar, foto, grafik, bagan,

atau tabel yang berkaitan dengan best practices;

d. Isi poster/banner yang disajikan mudah dipahami oleh orang yang

mengamati;

e. Pemilihan warna disesuaikan dengan kebutuhan; dan

f. Pemilihan lay out disesuaikan dengan kebutuhan.

19

Lampiran 2b: Format sampul best practice

Lampiran 2b: Format sampul best practice KODE PKSBP - …………(Jenjang) JUDUL Tuliskan Judul dengan huruf Times

KODE PKSBP - …………(Jenjang)

JUDUL

Tuliskan Judul dengan huruf Times New Roman

(font 16, semua dalam huruf kapital)

KEGIATAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI TAHUN 2019

Oleh

(Tuliskan Nama Lengkap, NIP/NUPTK)

(Nama Dinas Kabupaten/Kota, dan Provinsi)

TAHUN 2019

20

Lampiran 3: Ketentuan pembuatan video success story

KETENTUAN PEMBUATAN VIDEO SUCCESS STORY KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TAHUN 2019

1. Format video :

a. pembuatan video dapat menggunakan kamera smartphone /kamera digital

b. ukuran file video yang dibuat tidak melebihi 6 mb.

c. durasi video maksimal 3(tiga) menit.

d. format file video harus mp4 (contoh nama file: videoprofil_nama ks.mp4)

diunggah melalui youtube.com dan mengirimkan alamat tautannya ke

2. Konten video:

a. Profil kepala sekolah

b. Aktivitas program unggulan sekolah

c. Aktivitas kepala sekolah

d. Prestasi kepala sekolah yang pernah diraih dalam kurun waktu 2 tahun terakhir

e. Testimoni tentang kepala sekolah dari pengawas, guru dan siswa.

21