Anda di halaman 1dari 4

1.

Jawaban Tugas A

Pentingnya Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar

Pada hakekatnya pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk


meningkatkan kemampuan berkomunikasi Bahasa Indonesia lisan dan tulis peserta
didik, serta menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra Indonesia dan karya
intelektual bangsa sendiri (Gipayana, 2008). Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD
memiliki nilai penting, karena pada jenjang pendidikan inilah pertama kalinya
pengajaran bahasa Indonesia dilaksanakan secara berencana dan terarah.

Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial dan


emosional. Bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar pendidikan di semua
jenis jenjang pendidikan mulai dari pendidikan dasar, menengah hingga pendidikan
tinggi. Bahasa Indonesia memegang peranan penting dalam upaya meningkatkan
mutu pendidikan dasar khususnya sekolah dasar (SD) yaitu mempercepat
penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi karena bahasa Indonesia merupakan
sarana berpikir untuk menumbuh kembangkan cara berpikir logis, sistematis, dan
kritis. Sasaran dari pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar adalah siswa
terampil dalam menggunakan bahasa (Subana dan Sunarti, 2009: 267). Sekolah
dasar mempunyai tujuan meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi secara
efektif, baik lisan maupun tertulis.

Fonem hakekatnya dan pembelajaran, lisan dan tulis, sosial dan emosional, menengah
dan memegang
Morfem Lisan, tulis, baik, efektif, siswa,
Imbuhan Pe-belajar-an = pembelajaran, di-arah-kan = diarahkan, me-tingkat-an =
meningkatkan
Kata depan di SD,
Kata majemuk peserta didik
Frase - Bahasa Indonesia lisan dan tulis
- apresiasi terhadap karya sastra Indonesia dan karya intelektual bangsa sendiri
- pertama kalinya pengajaran bahasa Indonesia dilaksanakan
kalimat Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD memiliki nilai penting, karena pada jenjang
pendidikan inilah pertama kalinya pengajaran bahasa Indonesia dilaksanakan
secara berencana dan terarah.
PEMETAAN KD PENGETAHUAN (KI-3)
KELAS IV - SEMESTER 1 - TEMA 4
TEMA 4
MUATAN
NO KOMPETENSI DASAR SUBTEMA 1 SUBTEMA 2 SUBTEMA 3
PELAJARAN
1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6
3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan
1 PPKn sila-sila Pancasila v v v v v v v v v

3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi


BAHASA
2 buku sastra (cerita, dongeng, dan v v v v v v v v v v v v
INDONESIA
sebagainya)
3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan
luas persegi, persegipanjang, dan segitiga
3 MATEMATIKA v v v v v v v v v
serta hubungan pangkat dua dengan akar
pangkat dua
3.8 Menjelaskan pentingnya upaya
4 IPA keseimbangan dan pelestarian sumber daya v v v v v v
alam di lingkungannya

Mengetahui Wuryantoro , 18 Juli 2018


Kepala SDIT ULIN NUHA
WURYANTORO Guru Kelas IV

KASTANTO, S.Pd. LARNO


Jawaban Tugas 3

Pendekatan whole language adalah sistem pembelajaran dalam bahasa yang memandang
aspek-aspek kebahasaan secara menyeluruh dan saling berkaitan, serta berpusat pada satu
tema, sehingga menghasilkan pembelajaran yang bermakna.

Ciri-ciri kelas whole language


a. Siswa belajar melalui model atau contoh
b. Siswa bekerja dan belajar sesuai dengan tingkat kemampuannya
c. Siswa berbagi tanggung jawab dalam pembelajaran
d. Siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran bermakna
e. Siswa berani mengambil resiko dan bebas bereksperimen
f. Siswa mendapat balikan (feedback) positif dari guru

Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan whole language


a. Tahap Persiapan
Guru harus mengetahui konsep pembelajaran dan langkah-langkah pembelajarannya.
Guru juga harus mempersiapkan bahan dan materi pembelajarannya
b. Tahap pelaksanaan
Guru melaksanakan pembelajaran dengan memadukan keterampilan bahasa sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran yang telah dipersiapkannya
c. Tahap evaluasi
Guru melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil kerja siswa

Contoh pendekatan language


Ketika pembelajaran dengan menonton sebuah video, yaitu:
a. Guru meminta siswa untuk menyimak video tentang dongeng yang ditonton oleh siswa
b. Kemudian, guru meminta siswa untuk menuliskan kembali apa yang telah ditontonnya
c. Lalu, siswa diminta untuk membacakan apa yang telah ditulisnya tersebut
d. Setelah itu, guru melakukan koreksi terhadap hasil kerja siswa, mulai dari penggunaan
kata dan kalimat sederhana yang tepat, memperhatikan letak dan penggunaan huruf
capital, ejaan, dan tanda baca yang tepat.
e. Terakhir, siswa diminta untuk memperbaiki hal-hal yang masih keliru dari hasil kerjanya
tesebut
Dari kegiatan ini, siswa dapat juga mendapatkan pengetahuan dan melakukan penilaian
terhadap hasil kerjanya dengan hasil kerja teman-temannya.