Anda di halaman 1dari 64

MATERI (K3)

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

MANAGEMENT TRAINING
PT. KAYU LAPIS INDONESIA
SENIN, 13 MEI 2019
OLEH
SLAMET RIYADI
C. SEJARAH K3
1. ERA REVOLUSI INDUSTRI (ABAD XVIII)
2. ERA INDUSTRIALISASI
3. ERA MANAJEMEN
4. ERA MENDATANG
E. PERATURAN TENTANG K3
Sebagai acuan dalam mengukur K3
1. Undang- Undang yang terkait K3
2. Peraturan Pemerintah yang terkait K3
3. Peraturan Menteri yang terkait K3
4. Keputusan Menteri yang terkait K3
5. Intruksi Menteri yang terkait K3
6. Surat Edaran dan Keputusan Dirjen Pembina Hubungan
Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan terkait K3
KECELAKAAN AKIBAT KERJA
KLASIFIKASI KECELAKAAN KERJA
Pengendalian merupakan salah satu diantara fungsi manajemen yang
penting, yaitu : perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan
pengontrolan. Seseorang yang secara profesional memimpin
perusahaan mengetahui tentang program keselamatan / loss control,
mengukur standar – standar, memimpin para karyawan untuk
mencapai standar, mengukur kinerja dirinya sendiri dan lain – lain.
Tanpa pengontrolan manajemen yang memadai, penyebab kecelakaan
dan pengaruh rangkaian dimulai tanpa koreksi yang mengarah pada
kerugian.
Penyebab nyata setelah kejadian gejala-gejala, alasannya mengapa terjadi
tindakan dan kondisi yang tidak standar, membuat pengendalian
menejemen yang berarti. Sering kali mengacu pada sumber penyebab,
penyebab dasar, penybab tidak langsung, penyebab utama, dan lain-lain.
Ini karena penyebab langsung umumnya benar-benar nyata, tetapi
memerlukan pemeriksaan yang seksama untuk mendapatkan penyebab
dasar dan untuk mencari pengendaliannya.
Penyebab dasar membantu menjelaskan kenapa karyawan melakukan
tindakan yang tidak standar. Secara logika seseorang tidak mungkin
mengikuti prosedur yang benar jika tidak pernah diajarkan prosedur
tersebut.
Penyebab langsung kecelakaan merupakan
sesuatu yang terjadi sebelum terjadi kontak dan
dapat dilihat, biasa disebut :
1. Tindakan tidak aman.
2. Kondisi yang tidak aman.
Setiap timbul potensi penyebab kecelakaan, maka selalu terbuka
kemungkinan terjadinya kontak dengan bahaya.
Di bawah ini beberapa jenis kejadian atau kontak yang sering
terjadi :
 Menabrak atau tertabrak
 Jatuh dari suatu ketinggian
 Jatuh dipermukaan yang sama (terpeleset)
 Terjepit
 Tersangkut
 Kontak dengan energi dll.
Akibat dari kecelakaan adalah kerugian yang
dapat berupa cidera bahkan kematian yang
menimpa karyawan atau kerusakan harta
benda atau kerugian proses operasi.
PENYAKIT AKIBAT KERJA
ANALISA RESIKO DAN
PENGENDALIAN RESIKO BAHAYA
SMK3
SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA
P2K3
PANITIA PEMBINA KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA
Pengertian
P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan
Kesehatan Kerja) menurut Permenaker RI
Nomor PER.04/MEN/1987 ialah badan
pembantu di tempat kerja yang merupakan
wadah kerjasama antara pengusaha dan
pekerja untuk mengembangkan kerjasama
saling pengertian & partisipasi efektif dalam
penerapan K3