Anda di halaman 1dari 7

22

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Metode Penelitian yang Digunakan


Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kuantitatif. Metode kuantitatif mempunyai tata cara yaitu pengambilan
keputusan, interpretasi data, dan kesimpulan berdasarkan angka-angka
yang diperoleh dari hasil analisis statistik. Alat untuk menjaring data
biasanya menggunakan tes atau angka kuesioner sehingga didapatkan
data yang sifatnya rasio, internal, ordinal, atau nominal
(Priyanto,2014,h. 29)

B. Identifikasi Variabel Penelitian


Identifikasi variabel dilakukan untuk menetapkan rancangan
penelitian. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1. Variabel Bebas : Sikap terhadap Pengembangan Karir
2. Variabel Tergantung : Motivasi kerja

C. Definisi Operasional Variabel Penelitian


1. Motivasi Kerja
Motivasi kerja adalah suatu kekuatan dalam diri yang
menimbulkan semangat atau dorongan yang menggerakkan perilaku
seorang pekerja untuk mencapai tujuan pribadi dan perusahaan.
Tinggi rendahnya motivasi kerja diukur dengan menggunakan skala
motivasi kerja yang disusun berdasarkan aspek keuletan, kemauan,
23

dan pencapaian prestasi. Semakin tinggi skor yang diperoleh maka


semakin tinggi motivasi kerjanya, dan sebaliknya.

2. Sikap terhadap Pengembangan Karir


Sikap terhadap pengembangan karir adalah respon evaluatif
seorang karyawan yang didasari komponen kognitif, afektif, dan
konatif yang saling berinteraksi terhadap pengembangan karir yang
disusun oleh perusahaan untuk menentukan kebutuhan karir
pegawai, dan menyesuaikan antara kebutuhan karyawan dengan
tujuan perusahaan
Skor sikap terhadap pengembangan karir diperoleh dari skala
sikap terhadap pengembangan karir, yang terdiri dari aspek sikap,
yang dikaitkan dengan aspek dari pengembangan karir. Semakin
tinggi skor yang diperoleh maka semakin tinggi sikap terhadap
pengembangan karir, dan sebaliknya.

D. Subjek Penelitian
1. Populasi
Populasi adalah kelompok subjek yang hendak dikenai
generalisasi hasil penelitian ( Azwar, 2011, h. 77). Sebagai suatu
populasi, kelompok subjek ini harus memiliki ciri-ciri atau
karakteristik bersama yang membedakannya dari kelompok subjek
yang lain. Pada penelitian ini peneliti menggunakan studi populasi
yaitu karyawan marketing bank Jateng .
24

E. Metode Pengumpulan Data


Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skala
sikap model likert. Skala sikap disusun untuk mengungkap positif
dan negative ( Azwar, 2011, h.97). Skala yang digunakan dalam
penelitian ini ada dua jenis, yaitu pernyataan favorable dan
unfavorable. Pernyataan favorable adalah pernyataan yang
mendukung objek, sedangkan unfavorable adalah pernyataan tidak
mendukung objek.

1. Skala Motivasi Kerja


Skala ini bertujuan untuk mengungkap motivasi kerja para
karyawan marketing bank Jateng. Skala motivasi kerja disusun
berdasarkan aspek motivasi kerja yaitu keuletan, kemauan, dan
pencapaian prestasi.
Subjek penelitian diminta untuk memilih salah satu dari empat
kemungkinan yang telah disediakan. Semakin tinggi skor yang
diperoleh, semakin tinggi motivasi kerjanya. Begitu juga sebaliknya.
Rencangan skala motivasi kerja dapat dilihat pada tabel 1.
25

Tabel 1
Rancangan Skala Motivasi Kerja

Aitem Jumlah
Aspek
Favourable Unfavourable Aitem
1. Keuletan 3 3 6
2. Kemauan 3 3 6
3. Pencapaian
3 3 6
prestasi
Jumlah 9 9 18

2. Skala Sikap terhadap Pengembangan Karir


Skala ini bertujuan untuk mengungkan sikap karyawan terhadap
pengembangan karir. Skala ini disusun berdasarkan aspek sikap
yaitu kognitif, afektif, dan konatif. Aspek pengembangan karir yaitu
perlakuan yang adil dalam berkarir, kepedulian atasan, informasi
tentang berbagai peluang promosi, minat untuk dipromosikan,
kepuasan karir.
Rencangan skala sikap terhadap pengembangan karir dapat
dilihat pada tabel 2.
26

Tabel 2
Angket Sikap terhadap Pengembangan Karir

Sikap Kognitif Afektif Konatif Jumlah


Pengembangan F U F U F U Aitem
Karir
1. Perilaku adil 1 1 1 1 1 1 6
2. Kepedulian atasan 1 1 1 1 1 1 6
3. Informasi peluang 6
1 1 1 1 1 1
promosi
4. Minat 6
1 1 1 1 1 1
dipromosikan
5. Kepuasan karir 1 1 1 1 1 1 6
Jumlah Item 5 5 5 5 5 5 30
Keterangan :
F = Favourable
U = Unfavourable

Jawaban yang dapat dipilih oleh subjek penelitian terdiri dari


empat alternatif jawaban.

untuk pernyataan favorable, yaitu:

Skor4 : (SS) sangat setuju


Skor3 : (S) setuju
Skor2 : (TS) tidak setuju
Skor1 : (STS) sangat tidak setuju
27

Begitu juga dengan sebaliknya, untuk pernyataan unfavorable,


yaitu:
Skor 1 : (SS) sangat setuju
Skor2 : (S) setuju
Skor3 : (TS) tidak setuju
Skor4 : (STS) sangat tidak setuju

F. Validitas dan Reliabilitas


1. Validitas
Validitas didefinisikan sebagai sejauh mana ketepatan dan
kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Suatu
alat ukur dikatakan valid apabila alat ukur tersebut mampu mencapai
tujuan pengukuran yang dikehendaki dengan tepat
(Azwar,2010,h.5).
Menguji validitas yang terdapat pada skala motivasi kerja dan
sikap terhadap pengembangan karir adalah menguji korelasi antara
nilai item dengan nilai total item. Maka pada skala motivasi kerja
dan sikap terhadap pengembangan karir menggunakan teknik
Product Moment Pearson dari Karl Pearson.

2. Reliabititas
Reliabilitas artinya tingkat kestabilan hasil suatu pengukuran yang
mampu memberikan hasil ukur yang terpercaya. Dasar dari konsep
reliabilitas adalah sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya.
Artinya hasil pengukuran terhadap kelompok subjek yang sama
28

diperoleh hasil yang relatif sama. Apabila aspek yang diukur dalam diri
subjek belum berubah ( Azwar , 2010, h.4).
Metode yang digunakan untuk menguji internal dengan teknik
koefisien alpha cronbach. Analisis validitas dan reliabilitas ini
menggunakan komputer program. statistical packager for social
sciencies (SPSS) release 13.0.

G. Teknik Analisi Data


Analisis data adalah cara yang digunakan dalam mengolah data
yang diperoleh sehingga suatu hasil analisis atau hasil uji tepercaya
(Suryabrata, 2002, h.22). Data-data yang diperoleh dari penelitian tidak
dapat member keterangan yang dapat dipahami, jelas , dan teliti. Untuk
melihat hubungan antara sikap terhadap pengembangan karir dengan
motivasi kerja, digunakan teknik analisis data korelasi Product Moment
dari Pearson.