Anda di halaman 1dari 47

49

Lampiran 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP 1)

Satuan pendidikan :
Mata pelajaran : Geografi
Kelas/semester : X / Genap
Materi pembelajaran : Dinamika Hidrosfer
Alokasi waktu : 2 x 45 menit

I. STANDAR KOMPETENSI : 3. Menganalisis unsur-unsur Geosfer


II. KOMPETENSI DASAR : 3.3. Menganalisis hidrosfer dan dampaknya
di kehidupan di muka bumi
III. kehidupan muka bumi
IV. INDIKATOR :
A. KOGNITIF
1. PRODUK : a. Menjelaskan pengertian Hidrosfer
b. Menjelaskan tentang siklus pendek
c. Menjelaskan tentang siklus sedang
d. Menjelaskan tentang siklus panjang

2. PROSES : a. Menjelaskan pengertian Hidrosfer melalui kajian literatur


b. Menjelaskan tentang siklus pendek melalui gambar
c. Menjelaskan tentang siklus sedang melalui gambar
d. Menjelskan tenatang siklus panjang melalui gambar

B. PSIKOMOTOR
50

C. AFEKTIF
1. KARAKTER
a. Religius
b. Peduli lingkungan
c. Disiplin
d. Rasa ingin tahu
e. Kerja keras
f. Gemar membaca
g. Komunikatif
h. Kreatif
i. Jujur
j. Toleransi
k. Demokratis
l. Menghargai prestasi
2. KETERAMPILAN SOSIAL
a. Bertanya
b. Menyumbang ide atau Berpendapat
c. Menjadi pendengar yang baik
d. Berkomunikasi
V. TUJUAN PEMBELAJARAN
A. KOGNITIF
1. PRODUK
a. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian Hidrosfer
b. Peserta didik mampu menjelaskan tentang siklus pendek
c. Peserta didik mampu menjelaskan tentang siklus sedang
d. Peserta didik mampu menjelaskan tentang siklus panjang
2. PROSES
a. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian Hidrosfer melalui
kajian literatur
51

b. Peserta didik mampu menjelaskan tentang siklus pendek melalui


gambar
c. Peserta didik mampu menjelaskan tentang siklus sedang melalui
gambar
d. Peserta didik mampu menjelaskan tentang siklus panjang melalui
gambar
52

VI. MATERI PEMBELAJARAN

DINAMIKA HIDROSFER

. Hidrosfer berasal dari kata hidros = air dan sphere = daerah atau bulatan.

Hidrosfer dapat diartikan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat.

Daerah perairan ini meliputi samudera, laut, danau, sungai, gletser, air tanah, dan uap

air yang terdapat di atmosfer. Diperkirakan hampir tiga perempat atau 75 % muka

bumi tertutup oleh air. Jadi dapat dikatakan bumi kita ini adalah planet air.

Sumber. http://aneka-wacana.blogspot.com

Air di bumi memiliki jumlah yang tetap dan senantiasa bergerak dalam suatu

lingkaran peredaran yang disebut dengan siklus hidrologi, siklus air atau daur

hidrologi.

Untuk keperluan pemahaman praktis dalam mempelajari tentang air diperlukan

beberapa cabang ilmu, antara lain sebagai berikut :

 Hidrometeorologi, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antara unsur2

meteorologi dan siklus hidrologi yang ditekankan kepada hubungan timbal

balik.
53

 Potamologi, yaitu ilmu yang mempelajari air yang mengalir di permukaan

tanah, baik yang melalui saluran, maupun yang tidak melalui saluran.

 Geohidrologi, yaitu ilmu yang mempelajari keberadaan, persebaran, dan gerak

air di bawah permukaan tanah.

 Limnologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk air yang berada di

danau.

 Oseanologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang keadaan air di lautan.

Siklus air dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sebagai berikut :

1. Siklus Air Kecil, yaitu air laut menguap, mengalami kondensasi menjadi awan

dan hujan, lalu jatuh ke laut

Sumber. http://aneka-wacana.blogspot.com

2. Siklus Air Sedang, yaitu air laut menguap, mengalami kondensasi dan dibawa

angin, membentuk awan di atas daratan, jatuh sebagai hujan, lalu masuk ke

tanah, selokan, sungai, dan ke laut lagi.


54

Sumber. http://aneka-wacana.blogspot.com

3. Siklus Air Panjang, yaitu air laut menguap menjadi gas kemudian membentuk

kristal2 es di atas laut, dibawa angin ke daratan (pegunungan tinggi), jatuh

sebagai salju, membentuk gletser (lapisan es yang mencair), masuk ke sungai,

lalu kembali ke laut.

Sumber. http://aneka-wacana.blogspot.com
55

Terjadinya siklus air tersebut disebabkan oleh adanya proses2 yang mengikuti

gejala meteorologis dan klimatologis, antara lain :

 Evaporasi, yaitu penguapan benda2 abiotik dan merupakan proses perubahan

wujud air menjadi gas. Penguapan di bumi 80 % berasal dari penguapan air

laut.

 Transpirasi, yaitu proses pelepasan uap air dari tumbuh2an melalui stomata

atau mulut daun.

 Evapotranspirasi, yaitu proses gabungan antara evaporasi dan transpirasi.

 Kondensasi, yaitu proses perubahan wujud uap air menjadi air akibat

pendinginan.

 Adveksi, yaitu transportasi air pada gerakan horizontal seperti transportasi

panas dan uap air dari satu lokasi ke lokasi yang lain oleh gerakan udara

mendatar.

 Presipitasi, yaitu segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi

yang meliputi hujan air, hujan es, dan hujan salju.

 Run Off (Aliran Permukaan), yaitu pergerakan aliran air di permukaan

tanah melalui sungai dan anak sungai.

 Infiltrasi, yaitu perembesan atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori

tanah.

Di dalam siklus hidrologi terjadi proses kondensasi dan sublemasi. Kondensasi

adalah proses berubahnya uap air menjadi butir2 air, sedangkan sublemasi adalah

proses berubahnya uap air menjadi butir2 es atau salju. Menurut perkiraan, air yang
56

ada dipermukaan bumi seluruhnya mencapai 1.360.000.000 km3. Sekitar

1.320.000.000 km3 berada di lautan/samudera dan sisanya terjadi sirkulasi pada

atmosfer ke daratan dan kembali ke laut atau samudera.

Air yang ada dipermukaan bumi dan di udara berada dalam bentuk cair, gas

dan padat (es atau salju). Perubahan air dalam tiga bentuk ini memang sangat

menakjubkan. Jika terjadi perubahan temperatur, air dapat berubah menjadi es yang

disebut membeku (freezing), atau sebaliknya es akan berubah menjadi air yang

disebut mencair (melting), dan air yang mencair tersebut dapat pula berubah menjadi

gas melalui proses penguapan (evaporation).

Dalam setahun tidak kurang dari 500.000 km3 air di muka bumi berubah

menjadi gas ke dalam atmosfer. Kurang lebih 430.000 km3 air laut berubah menjadi

uap air atau sekitar 1.000 km3 setiap hari, dan sisanya 70.000 km3 menguap dari

daratan (termasuk penguapan dari tanaman yang disebut dengan Transpiration).

Uap air yang terdapat dalam udara dapat berubah menjadi butir2 air atau es

(kondensasi). Jika temperatur udara terus menurun, butiran air berubah menjadi

kristal2 es, lama kelamaan semakin besar, dan udara tidak lagi mampu menahan

beratnya sehingga jatuh ke bumi sebagai hujan (precipitation). Butiran2 air atau

kristal2 es yang masih bertahan melayang-layang di udara karena amat kecil disebut

awan.

Sebaliknya, setiap tahunnya curah hujan yang jatuh ke permukaan bumi

sekitar 500.000 km3, yaitu 390.000 km3 langsung jatuh di laut/samudera, dan 110.000

km3 jatuh di daratan. Persebaran air yang berada di muka bumi secara persentase
57

adalah sebagai berikut : air laut 97,5 %, air sungai, air danau, air tanah, dan salju

2,449 %, serta berupa uap air 0,001 %.

VI. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN


Model pembelajaran : Cooperatif learning Tipe NHT
Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya jawab, diskusi

VII. SUMBER/MEDIA PEMBELAJARAN


A. Sumber
1. BSE untuk SMA/MA Kelas X , halaman 3 - 8, oleh Danang Endarto,
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Nasional, 2009.
2. BSE untuk SMA/MA Kelas X, halaman 4 - 10, oleh Bagya Waluya,
Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Nasional, 2009.
3. BSE untuk SMA/ MA Kelas X, halaman 2 - 12, oleh Bambang Utoyo,
Penerbit PT. Pusat Perbukuan Departemen Nasional. 2009..

B. Media
Gambar Siklus Hidrologi
VIII. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Langkah-langkah Kegiatan Guru dan Siswa Waktu


Kegiatan Pendahuluan 1. Berdoa, dan memperhatikan kebersihan kelas Religius, 5 menit
2. Apersepsi : guru menyapa siswa, kemudian mengabsen
Disiplin 5 menit
3. Menginformasikan SK, KD, indikator, serta tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai. Rasa ingin tahu, kerja 5 menit
keras
4. Materi : Dinamika Hidrosfer. Rasa ingin tahu, gemar
membaca, komunikatif, kreatif 5 menit

Kegiatan Inti Eksplorasi :


1. Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap peserta didik 5 menit
dalam setiap kelompok mendapat nomor. Disiplin, kreatif
Elaborasi :
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok
58

mengerjakannya. Kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, 10 menit


gemar membaca, komunikatif
3. Kelompk mendiskusikan jawaban yang benar dan
memastikan tiap anggota kelompok dapat
mengerjakannya/mengethaui jawabannya. Kerja keras, 15 menit
kreatif, rasa ingin tahu, gemar membaca, komunikatif
4. Guru memberi memanggil salah satu nomor peserta didik
dan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama
mereka.
.Kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, gemar membaca, 10 menit
komunikatif 5 menit
5. Teman yang lain memberikan tanggapan, kemudian guru
menunjuk nomor yang lain. Kerja keras, kreatif, rasa
ingin tahu, gemar membaca, komunikatif, demokrasi, 5 menit
saling mrnghargai
6. Guru dan peserta didik menyimpulkan. Kerja keras,
kreatif, komunikatif, demokrasi, saling mrnghargai
Konfirmasi : 5 menit
7. Guru memberikan evaluasi.. komunikatif

Kegiatan Penutup 1. Bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dibahas, 10 menit


kemudian guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk bertanya mengenai materi yang kurang dimengerti
.Jujur, komunikatif, kerja keras
2. Penugasan secara individu, siswa mencari konsep dasar 5 menit
geografi dari para ahli geografi dan konsep dasar geografi
dari berbagai pakar dari situs di www.yahoo.com,
www.wikipedia.com, www.google.com. Rasa ingin tahu,
kerja keras, mandiri, jujur
IX. PENILAIAN

A. Teknik Penilaian : Tugas individu

B. Bentuk Instrumen : Tertulis, unjuk kerja

C. Instrumen Penilaian :

1. Pilihan Ganda

1. Berikut ini tiga macam siklus air kecuali….

a. Siklus kecil atau pendek

b. Siklus sedang

c. Siklus panjang atau besar


59

d. Siklus daratan

2. Berdasarkan jenisnya, air tanah dapat dikelompokkan ke dalam tujuh bagian,

diantaranya yaitu sebagai berikut. Kecuali…..

a. Meteoric Water (Vadose Water)

b. Connate Water (Air Tanah Tubir)

c. Air Danau

d. Fossil Water (Air Fosil)

3. Jenis laut diantaranya adalah…

a. Laut ingresi

b. Laut tepi

c. Laut pertengahan

d. Jenis laut berdasarkan letaknya

4. Air tanah yang berasal dari air hujan dan terdapat pada lapisan tanah yang tidak

jauh, disebut ....

a. meteoric water

b. connate water

c. fossil water

d. phreatis water

5. Air tanah yang berada di antara dua lapisan batuan yang kedap air sehingga dapat

menyebab kan air tersebut dalam keadaan tertekan dan jika ada jalan keluar akan

memancar. Air ini disebut ....

a. meteoric water
60

b. connate water

c. fossil water

d. artesian water

Kunci jawaban

1. d

2. c

3. d

4. a

5. d

2. Soal Uraian

1. Jelaskan pengertian perairan darat!

2. Jelaskaskan pengertian air tanah!

3. Jelaskan 3 air tanah berdasarkan jenisnya!

4. Jelaskan pengertian sungai dan sebutkan klasifikasinya!

5. Jelaskan dua pola aliran sungai!

Kunci Jawaban

1. Perairan darat adalah semua bentuk air yang terdapat di daratan. Air dapat

berupa benda cair atau benda padat (es dan salju).


61

2. Air tanah adalah massa air yang ada di bawah permukaan tanah. Air tanah pada

litosfer kurang dari 0,62 % dari seluruh air yang ada di bumi.

3. a) Meteoric Water (Vadose Water)

Air tanah ini berasal dari air hujan, dan terdapat pada lapisan tanah yang tidak

jenuh.

b) Connate Water (Air Tanah Tubir)

Air tanah ini berasal dari air yang terperangkap dalam rongga-rongga batuan

endapan, sejak pengendapan tersebut terjadi. Termasuk juga air yang

terperangkap pada rongga-rongga batuan beku leleran (lelehan) ketika magma

tersembur ke permukaan bumi. Dapat berasal dari air laut atau air darat.

c) Fossil Water (Air Fosil)

Air tanah ini berasal dari hasil pengendapan fosil-fosil, baik fosil tumbuhan

maupun fosil binatang.

4. Sungai adalah bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air

mengalir. Sifat yang dimaksud adalah bagian permukaan bumi yang paling

rendah jika dibandingkan dengan daerah sekitarnya.

1) Klasifikasi Sungai

Berdasarkan letaknya, sungai dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai

berikut.

- Bagian hulu

- Bagian hilir

- Bagian tengah
62

5. - Pola memusat (centripetal), yaitu pola aliran yang memusat pada suatu depresi,

seperti cekun gan, atau kawah.

- Pola menyebar radial (centrifugal), yaitu pola aliran yang tersebar dari suatu

puncak, seperti pada kubah, gunungapi, dan bukit terpencil.

Pedoman Penskoran
SKOR
NO.
4 3 2 1
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
1
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
2
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
3
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
4
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
5
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
63

Nilai = Jumlah skor perolehan x 100


Skor Maksimal

Makassar, Februari 2013

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

………………………………….
NIP. NIM.
64

DAFTAR PUSTAKA

Anjayani, Eni dkk. 2009. “Geografi 1 : Kelas X SMA dan MA Buku Sekolah
Elektronik” . Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Endarto, Danang; Sarwono; Prihadi, Singgih. 2009. “Geografi SMA/MA kelas XI


Buku Sekolah Elektronik”. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional.

Hartono, 2009. “SMA/MA kelas X Buku Sekolah Elektronik”. Pusat Perbukuan


Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Khosim, Amir. 2007. “Geografi”. Grasindo. Jakarta.

Sumantri, Lili. 2011. “Geografi”. Grafindo Media Pratama. Jakarta.

Sugiyanto, Danang Endarto. 2008. “Mengakaji Ilmu Geografi”. Platinum.

Waluya, Bagja.2009. “SMA/MA kelas X Buku Sekolah Elektronik”. Jakarta. Pusat


Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
65

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP 2)

Satuan pendidikan :
Mata pelajaran : Geografi
Kelas/semester : X / Genap
Materi pembelajaran : Dinamika Hidrosfer
Alokasi waktu : 2 x 45 menit

I. STANDAR KOMPETENSI : 3. Menganalisis unsur-unsur Geosfer


II. KOMPETENSI DASAR : 3.3. Menganalisis hidrosfer dan dampaknya di
kehidupan di muka bumi
III. INDIKATOR : Mengidentifikasi macam-macam perairan
IV. INDIKATOR :
A. KOGNITIF
1. PRODUK : a. Menjelaskan tentang pengertian perairan darat
b. Mengidentifikasi jenis-jenis perairan darat

2. PROSES : a. Menjelaskan tentang pengertian perairan darat melalui


kajian literatur
b. Mengidentifikasi jenis-jenis perairan darat melaui kajian
literatur
B. PSIKOMOTOR
C. AFEKTIF
3. KARAKTER
m. Religius
n. Peduli lingkungan
o. Disiplin
p. Rasa ingin tahu
66

q. Kerja keras
r. Gemar membaca
s. Komunikatif
t. Kreatif
u. Jujur
v. Toleransi
w. Demokratis
x. Menghargai prestasi
4. KETERAMPILAN SOSIAL
a. Bertanya
b. Menyumbang ide atau Berpendapat
c. Menjadi pendengar yang baik
d. Berkomunikasi
V. TUJUAN PEMBELAJARAN
A. KOGNITIF
1. PRODUK
a. Peserta didik mampu menjelaskan tentang pengertian perairan darat

b. Peserta didik mampu menjelaskan tentang jenis-jenis perairan darat

2. PROSES
a. Siswa mampu menjelaskan tentang pengertian perairan darat melalui
kajian literatur
b. Siswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis perairan darat melaui kajian
literatur
B. PSIKOMOTOR
C. AFEKTIF
1. KARAKTER
a. Religius
b. Peduli lingkungan
67

c. Disiplin
d. Rasa ingin tahu
e. Kerja keras
f. Gemar membaca
g. Komunikatif
h. Kreatif
i. Jujur
j. Toleransi
k. Demokratis
l. Menghargai prestasi
2. KETERAMPILAN SOSIAL
a. Bertanya
b. Menyumbang ide atau Berpendapat
c. Menjadi pendengar yang baik
d. Berkomunikasi

VI. MATERI PEMBELAJARAN


1. Pengertian Perairan Darat

Perairan darat adalah semua bentuk air yang terdapat di daratan. Air

dapat berupa benda cair atau benda padat (es dan salju). Adapun dari

keduanya yang banyak dimanfaatkan oleh manusia adalah yang berbentuk

benda cair yaitu air. Meliputi di antaranya air permukaan,air tanah, sungai,

danau, dan sebagian air rawa. Air di daratan sebagian besar berasal dari curah

hujan. Air hujan ini sebagian meresap ke dalam tanah, ada yang mengalir

pada permukaan tanah melalui sungai kemudian terus ke laut. Ada juga yang

mengalir ke danau atau ke rawa-rawa, sebagian ada yang menguap langsung


68

atau melalui tumbuh-tumbuhan atau binatang-binatang. Kesemuanya akan

mengalir kembali ke laut. Dari laut airnya akan menguap dan akhirnya

menjadi hujan, kemudian menuju ke daratan lagi. Proses inilah yang

dinamakan siklus air.

2. Macam-Macam Perairan Darat

a. Air Tanah (Ground Water)

Air tanah adalah massa air yang ada di bawah permukaan tanah.

Air tanah pada litosfer kurang dari 0,62 % dari seluruh air yang ada di

bumi. Volume air tanah yang ada di berbagai tempat tidak sama,

bergantung kepada persyaratan yang menunjang proses peresapannya.

1) Media Peresapan Air Tanah

Air tanah berasal dari air hujan yang meresap melalui berbagai media

peresapan, yaitu sebagai berikut.

a. Pori-pori tanah. Tanah yang gembur atau berstruktur lemah akan

meresapkan air lebih banyak daripada tanah yang pejal.

b. Retakan-retakan lapisan tanah akibat kekeringan yang terjadi pada

musim hujan sangat basah dan becek, seperti tanah liat dan lumpur.

c. Rongga-rongga yang dibuat binatang (cacing dan rayap).

d. Rongga-rongga akibat robohnya tumbuh-tumbuhan yang berakar

besar.

e. Rongga-rongga akibat pencairan berbagai kristal es yang membeku

pada musim dingin.


69

Selain kelima faktor tersebut, penutupan vegetasi di permukaan bumi

pun besar pengaruhnya terhadap peresapan air (infiltrasi) hujan ke dalam

tanah. Hujan yang lebat akan tertahan oleh daun-daun dan ranting-

ranting sehingga jatuhnya di permukaan bumi perlahan-lahan. Dengan

demikian, proses peresapan air berlangsung lebih lancar. Air tanah

mengalami proses penguapan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut.

1) Penguapan langsung, yaitu melalui pori-pori di permukaan tanah

2) sebagai akibat dari pemanasan lapisan tanah oleh sinar matahari.

3) Jenis penguapan ini dalam bahasa Inggris disebut evaporasi.

4) Penguapan yang tidak langsung, yaitu melalui permukaan daun

5) tumbuh-tumbuhan. Jenis penguapan ini dinamakan transpirasi.

Di dalam klimatologi dan hidrologi, kedua jenis penguapan ini

dinamakan evapotranspirasi. Lapisan tanah yang dipengaruhi evapo

transpirasi hanya sampai kedalaman 30 cm saja. Di daerah gurun

menjadi lebih dalam lagi karena curah hujan rendah dan pemanasan

terus-menerus. Lapisan atas tanah gurun itu menjadi kering.

2) Klasifikasi Air Tanah

Berdasarkan jenisnya, air tanah dapat dikelompokkan ke dalam tujuh

bagian, yaitu sebagai berikut.

a) Meteoric Water (Vadose Water)

Air tanah ini berasal dari air hujan, dan terdapat pada lapisan tanah yang

tidak jenuh.
70

b) Connate Water (Air Tanah Tubir)

Air tanah ini berasal dari air yang terperangkap dalam rongga-rongga

batuan endapan, sejak pengendapan tersebut terjadi. Termasuk juga air

yang terperangkap pada rongga-rongga batuan beku leleran (lelehan)

ketika magma tersembur ke permukaan bumi. Dapat berasal dari air laut

atau air darat.

c) Fossil Water (Air Fosil)

Air tanah ini berasal dari hasil pengendapan fosil-fosil, baik fosil

tumbuhan maupun fosil binatang.

d) Juvenil Water (Air Magma)

Air ini berasal dari dalam bumi (magma). Air ini bukan dari atmosfer

atau air permukaan.

e) Pelliculkar Water (Air Pelikular)

Air yang tersimpan dalam tanah karena tarikan molekul-molekul tanah.

f) Phreatis Water (Air Freatis)

Air tanah yang berada pada lapisan kulit bumi yang poreus (sarang).

Lapisan air tersebut berada di atas lapisan yang tidak tembus air

(pejal/kedap) atau di antara dua lapisan yang tidak tembus air.

g) Artesian Water (Air Artesis)

Air artesis ini dinamakan juga air tekanan (pressure water). Air tersebut

berada di antara dua lapisan batuan yang kedap (tidak tembus) air

sehingga dapat menyebabkan air tersebut dalam keadaan tertekan. Jika


71

air tanah ini memeroleh jalan keluar baik secara disengaja atau tidak,

akan keluar dengan kekuatan besar ke permukaan bumi dan terjadilah

sumber air artesis.

b. Rawa

Rawa (swamp/marsh) adalah tanah basah yang selalu digenangi air secara

alami karena sistem drainase (pelepasan air) yang jelek atau letaknya

lebih rendah dari daerah sekelilingnya. Rawa-rawa biasanya ditumbuhi

oleh vegetasi dan selalu berlumpur. Rawa-rawa di Indonesia terdapat di

sekitar muara-muara sungai yang besar dan rapat, seperti di Pulau Sumatra

bagian timur, Kalimantan sebelah barat, selatan, dan bagian timur, serta

Papua sebelah barat dan selatan. Sebagian rawa-rawa tersebut terpengaruh

oleh pasang naik dan pasang surut air sungai terdekat sehingga air tidak

begitu asam. Ada juga air rawa yang sama sekali tidak mengalir sehingga

airnya sangat asam. Pada rawa-rawa yang airnya asam, tidak terdapat

kehidupan binatang.

Macam-macam rawa, yaitu sebagai berikut.

1) Rawa Dataran Rendah, terjadi di daerah depresi yang membentuk

permukaan datar dan cekung. Air rawa ini berasal dari air hujan, air tanah,

dan air sungai, serta kaya akan mineral. Rawa ini ditumbuhi oleh

tumbuhan autotrophic. Gambut yang terbentuk di daerah ini berasal dari

sisa-sisa tumbuhan autotrof.


72

2) Rawa Dataran Tinggi, terletak di daerah yang letaknya lebih tinggi

dari daerah sekitarnya yang memiliki bentuk permukaan cekung. Air tanah

permukaan (watertable) sangat kurang. Rawa ini mendapat air dari air

hujan. Airnya tidak begitu asam.

3) Rawa Peralihan, ditumbuhi oleh tumbuhan mesothropic. Sebagian

rawa-rawa telah diusahakan untuk dijadikan daerah pertanian dengan cara

membuat saluran drainase (pelepasan air).

VI. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model pembelajaran : Cooperatif learning Tipe NHT

Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya jawab, diskusi

VII. SUMBER/MEDIA PEMBELAJARAN

A. Sumber

1. BSE untuk SMA/MA Kelas X , halaman 3 - 8, oleh Danang Endarto,

Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Nasional, 2009.

2. BSE untuk SMA/MA Kelas X, halaman 4 - 10, oleh Bagya Waluya,

Penerbit Pusat Perbukuan Departemen Nasional, 2009.

3. BSE untuk SMA/ MA Kelas X, halaman 2 - 12, oleh Bambang Utoyo,

Penerbit PT. Pusat Perbukuan Departemen Nasional. 2009.

B. Media

Gambar Das Pola aliran sungai


73

VIII. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Langkah-langkah Kegiatan Guru dan Siswa Waktu

Kegiatan Pendahuluan 5. Berdoa, dan memperhatikan kebersihan kelas Religius, 5 menit


6. Apersepsi : guru menyapa siswa, kemudian mengabsen
Disiplin 5 menit
7. Menginformasikan SK, KD, indikator, serta tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai. Rasa ingin tahu, kerja 5 menit
keras
8. Materi : Dinamika Hidrosfer. Rasa ingin tahu, gemar
membaca, komunikatif, kreatif 5 menit

Kegiatan Inti Eksplorasi :


8. Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap peserta didik 5 menit
dalam setiap kelompok mendapat nomor. Disiplin, kreatif
Elaborasi :
9. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok
mengerjakannya. Kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, 10 menit
gemar membaca, komunikatif
10. Kelompk mendiskusikan jawaban yang benar dan
memastikan tiap anggota kelompok dapat
mengerjakannya/mengethaui jawabannya. Kerja keras, 15 menit
kreatif, rasa ingin tahu, gemar membaca, komunikatif
11. Guru memberi memanggil salah satu nomor peserta didik
dan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama
mereka.
.Kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, gemar membaca, 10 menit
komunikatif 5 menit
12. Teman yang lain memberikan tanggapan, kemudian guru
menunjuk nomor yang lain. Kerja keras, kreatif, rasa
ingin tahu, gemar membaca, komunikatif, demokrasi, 5 menit
saling mrnghargai
13. Guru dan peserta didik menyimpulkan. Kerja keras,
kreatif, komunikatif, demokrasi, saling mrnghargai
Konfirmasi : 5 menit
14. Guru memberikan evaluasi.. komunikatif

Kegiatan Penutup 3. Bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dibahas, 10 menit


kemudian guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk bertanya mengenai materi yang kurang dimengerti
.Jujur, komunikatif, kerja keras
4. Penugasan secara individu, siswa mencari konsep dasar 5 menit
geografi dari para ahli geografi dan konsep dasar geografi
dari berbagai pakar dari situs di www.yahoo.com,
www.wikipedia.com, www.google.com. Rasa ingin tahu,
kerja keras, mandiri, jujur
74

IX. PENILAIAN

A. Teknik Penilaian : Tugas individu

B. Bentuk Instrumen : Tertulis, unjuk kerja

C. Instrumen Penilaian :

1. Soal Uraian

1. Jelaskan pengertian perairan darat!

2. Jelaskaskan pengertian air tanah!

3. Jelaskan 3 air tanah berdasarkan jenisnya!

4. Jelaskan pengertian sungai dan sebutkan klasifikasinya!

5. Jelaskan dua pola aliran sungai!

Kunci Jawaban

1. Perairan darat adalah semua bentuk air yang terdapat di daratan. Air dapat berupa

benda cair atau benda padat (es dan salju).

2. Air tanah adalah massa air yang ada di bawah permukaan tanah. Air tanah pada

litosfer kurang dari 0,62 % dari seluruh air yang ada di bumi.

3. a) Meteoric Water (Vadose Water)

Air tanah ini berasal dari air hujan, dan terdapat pada lapisan tanah yang tidak

jenuh.

b) Connate Water (Air Tanah Tubir)


75

Air tanah ini berasal dari air yang terperangkap dalam rongga-rongga batuan

endapan, sejak pengendapan tersebut terjadi. Termasuk juga air yang

terperangkap pada rongga-rongga batuan beku leleran (lelehan) ketika magma

tersembur ke permukaan bumi. Dapat berasal dari air laut atau air darat.

c) Fossil Water (Air Fosil)

Air tanah ini berasal dari hasil pengendapan fosil-fosil, baik fosil tumbuhan

maupun fosil binatang.

4. Sungai adalah bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air

mengalir. Sifat yang dimaksud adalah bagian permukaan bumi yang paling

rendah jika dibandingkan dengan daerah sekitarnya.

1) Klasifikasi Sungai

Berdasarkan letaknya, sungai dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai

berikut.

- Bagian hulu

- Bagian hilir

- Bagian tengah

5. - Pola memusat (centripetal), yaitu pola aliran yang memusat pada suatu depresi,

seperti cekun gan, atau kawah.

- Pola menyebar radial (centrifugal), yaitu pola aliran yang tersebar dari suatu

puncak, seperti pada kubah, gunungapi, dan bukit terpencil.


76

Pedoman Penskoran
SKOR
NO.
4 3 2 1
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
1
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
2
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
3
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
4
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat
Jika siswa Jika siswa Jika siswa Jika siswa
menjawab secara menjawab benar manjawab menjawab tidak
5
benar dan tepat. tapi tidak tepat kurang benar dan benar dan
kurang tepat kurang tepat

Nilai = Jumlah skor perolehan x 100


Skor Maksimal

Makassar, Februari 2013

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

………………………………….
NIP. NIM.
77

DAFTAR PUSTAKA

Anjayani, Eni dkk. 2009. “Geografi 1 : Kelas X SMA dan MA Buku Sekolah
Elektronik” . Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Endarto, Danang; Sarwono; Prihadi, Singgih. 2009. “Geografi SMA/MA kelas XI


Buku Sekolah Elektronik”. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional.

Hartono, 2009. “SMA/MA kelas X Buku Sekolah Elektronik”. Pusat Perbukuan


Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Khosim, Amir. 2007. “Geografi”. Grasindo. Jakarta.

Sumantri, Lili. 2011. “Geografi”. Grafindo Media Pratama. Jakarta.

Sugiyanto, Danang Endarto. 2008. “Mengakaji Ilmu Geografi”. Platinum.

Waluya, Bagja.2009. “SMA/MA kelas X Buku Sekolah Elektronik”. Jakarta. Pusat


Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
78
80

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA SIKLUS I

Nama Sekolah : SMA Muhammadiyah IV Makassar


Kelas / Semester : X / II
Pertemuan : Pertama
Komponen yang diamati
NO Nama Siswa skor
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
81

Keterangan Komponen yang diamati

1. Siswa yang hadir pada saat pembelajaran


2. Siswa yang memperhatikan pembahasan materi pelajaran
3. Siswa yang membaca lembar tugas, materi pelajaran
4. Siswa yang aktif terlibat dalam tugas
5. Siswa yang aktif terlibat dalam diskusi
6. Siswa yang aktif memperhatikan presentasi kelompok lain
7. Siswa yang mengajukan pertanyaan kepada guru
8. Siswa yang menjawab pertanyaan dari guru atau teman
9. Siswa yang membantu memberikan penjelasan kepada teman yang
membutuhkan
10. Siswa yang meminta bimbingan pada guru dalam menyelesaikan tugas
82

LEMBAR OBSERVASI PROSES PEMBELAJARAN


MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT

Siklus I Siklus II
No Komponen yang diamati
Skor % skor %
1 Siswa yang hadir pada saat
pembelajaran

2 Siswa yang memperhatikan


pembahasan materi pelajaran

3 Siswa yang membaca lembar


tugas, materi pelajaran

4 Siswa yang aktif terlibat


dalam tugas
5 Siswa yang aktif terlibat
dalam diskusi

6 Siswa yang aktif


memperhatikan presentasi
kelompok lain

7 Siswa yang mengajukan


pertanyaan kepada guru

8 Siswa yang menjawab


pertanyaan dari guru atau
teman

9 Siswa yang membantu


memberikan penjelasan
kepada teman yang
membutuhkan

10 Siswa yang meminta


bimbingan pada guru dalam
menyelesaikan tugas
83

TES SIKLUS I

1. Proses peredaran atau daur ulang air secara yang berurutan secara terus-
menerus. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari……..
a. Siklus Hidrologi c. Siklus Pendek
b. Siklus Panjang d. Siklus sedang
2. Perbandingan antara banyaknya air yang meresap dan mengalir di
permukaan, bergantung pada berbagai faktor sebagai berikut.……..
a. Jumlah curah hujan yang jatuh. c. jumlah vegetasi
b. Dinamis e. Efektif
3. Setelah mencapai ketinggian tertentu, temperatur udara menurun, maka
terjadilah ……..
a. Kondensasi
b. Infiltrasi
c. Bangunan, jalanan dan jembatan
d. Biosfer
4. Salju yang berkumpul membentuk padang salju yang kemudian mencair
dan mengalir pada sungai es biasa disebut dengan....
a. Pencemaran c. Industri
b. Teknologi d. Gletser
5. proses berubahnya uap air menjadi butir2 air disebut dengan proses ....
a. Run off d. Metamorfosis
b. Kondensasi e. Evaporasi
6. proses berubahnya uap air menjadi butir2 es atau salju.disebut dengan
proses ....
a. Kondensasi d. Sublemasi
b.Evaporasi e. Infiltrasi
7. Air laut menguap, mengalami kondensasi menjadi awan dan hujan, lalu
jatuh ke laut …..
a. Siklus Panjang d. Siklus sedang
b. Siklus Pendek e. Siklus Hidrologi
84

8. air laut menguap, mengalami kondensasi dan dibawa angin, membentuk


awan di atas daratan, jatuh sebagai hujan, lalu masuk ke tanah, selokan,
sungai, dan ke laut lagi. ….
a. Siklus Panjang c. Siklus Sedang
b. Siklus Pendek d. Siklus Hidrologi

9. air laut menguap menjadi gas kemudian membentuk kristal2 es di atas laut,
dibawa angin ke daratan (pegunungan tinggi), jatuh sebagai salju,
membentuk gletser (lapisan es yang mencair), masuk ke sungai, lalu
kembali ke laut …………
a. Siklus Panjang d. Siklus Sedang
b. Siklus Pendek e. Siklus Hidrologi

10. Penguapan benda2 abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air
menjadi gas. Penguapan di bumi 80 % berasal dari penguapan air laut.
…….
a. Evaporasi c. infiltrasi
b. run off d. kondensasi
85

TES SIKLUS I

Kerjakanlah soal-soal dibawah ini!

1. Jelaskan proses terjadinya siklus hidrologi ?


………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………

2. Gambarkan dan jelaskan proses trjadinya siklus hidrologi panjang ?


………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………

3. Gambarkan dan jelaskan proses trjadinya siklus hidrologi sedang ?


………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………

4. Gambarkan dan jelaskan proses trjadinya siklus hidrologi pendek ?


………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
……………………………………………………………..

5. Sebutkan unsur-unsur utama (komponen) yang terjadi dalam proses siklus


hidrologi ?
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
……………………………………………………………..
86

TES SIKLUS II

1. Semua bentuk air yang terdapat di daratan. Air dapat berupa benda cair
atau benda padat (es dan salju). Merupakan pengertian dari ....
a. Rawa d. Danau
b. Perairan Darat e. Sungai
2. Massa air yang ada di bawah permukaan tanah disebut dengan…..
a. Danau d. Air Tanah
b. Rawa e. Alam itu sendiri
3. Air tanah ini berasal dari air hujan, dan terdapat pada lapisan tanah yang
tidak jenuh.....
a. Danau d. Meteoric Water
b. Connate Water e. Fossil Water
4. Air tanah ini berasal dari hasil pengendapan fosil-fosil, baik fosil
tumbuhan maupun fosil binatang. Disebut dengan....
a. Connate Water c. Fossil Water
b Meteoric Water d. Danau
5. Air ini berasal dari dalam bumi (magma). Air ini bukan dari atmosfer atau
air permukaan. Disebut dengan. . . .
a. Connate Water c. Pelliculkar Water
b. Meteoric Water d. Juvenil Water
6. Tanah basah yang selalu digenangi air secara alami karena sistem drainase
(pelepasan air) yang jelek atau letaknya lebih rendah dari daerah
sekelilingnya. Disebut dengan………
a. Rawa c. Danau
b. Air Tanah d. DAS
7. Rawa yang selalu tergenang air, dasar rawa merupakan lapisan gambut
yang tebal, dan warna airnya kemerah-merahan. Disebut dengan rawa……
a. Rawa tergenang c. Rawa Peralihan
b. Rawa Pasang Surut d. Rawa
87

8. Rawa yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut, sehingga dapat
digunakan sebagai sawah pasang surut. Disebut rawa …..
a. Rawa pasang Surut c. Rawa Peralihan
b. Rawa Tergenang d. Danau
9. Ditumbuhi oleh tumbuhan mesothropic. Sebagian rawa-rawa telah
diusahakan untuk dijadikan daerah pertanian dengan cara membuat saluran
drainase (pelepasan air). Disebut rawa …..
a. Rawa Tergenang d. Danau
b. Rawa Peralihan e. RawaPasang Surut
10. Rawa dalam istilah lain biasa disebut dengan……
a. run off c. swamp/marsh
b. infiltrasi d. DAS
88

TES SIKLUS II

Kerjakanlah soal-soal dibawah ini!

1. Jelaskan pengertian perairan darat!


………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………
2. Sebutkan jenis air tanah menurut kedalamannya?
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………
3. Jelaskan pengertian dan manfaat Rawa ?
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………
4. Jelaskan pengertian dan manfaat Danau ?
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………
5. Sebutkan dan jelaskan macam-macam Danau ?
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………
89

LEMBAR OBSERVASI PROSES PEMBELAJARAN

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT

Siklus I Siklus II
No Komponen yang diamati
Nilai % Nilai %
1 Siswa yang hadir pada saat 20 86.95% 21 91.30%
pembelajaran

2 Siswa yang memperhatikan 17 73.91% 19 82.60%


pembahasan materi pembelajaran

3 Siswa yang membaca lembar 13 56.52% 19 82.60%


tugas materi pembelajaran

4 Siswa yang aktif terlibat dalam 18 78.26% 19 82.60%


tugas

5 Siswa yang terlihat aktif dalam 11 47.82% 13 56.52%


diskusi

6 Siswa yang aktif memperhatikan 15 65.21% 18 78.26%


presentasi kelompok lain

7 Siswa yang mengajukan 2 8.69% 7 30.43%


pertanyaan kepada guru

8 Siswa yang menjawab pertanyaan 4 17.39% 6 26.08%


dari guru atau teman

9 Siswa yang membantu 3 13.04% 4 17.39%


memberikan penjelasan kepada
teman yang membutuhkan

10 Siswa yang meminta bimbingan 2 8.69% 3 13.04%


pada guru dalam menyelesaikan
tugas
90

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA SIKLUS II

Nama Sekolah : SMA Muhammadiyah IV Makassar


Kelas / Semester : X / II
Pertemuan :Kedua
Komponen yang diamati skor
NO Nama Siswa
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 ABD. HAMID √ √ √ √ 4
2 ADI SAPUTRA √ √ √ √ √ √ √ 7
3 ARDIAN SAPUTRA
4 FADIL ANUGRAH √ √ √ √ √ √ 6
5 FAHMI √ √ √ √ √ 5
6 IMRAN √ √ √ √ √ 5
7 IMRAN SALAM √ √ √ √ √ 5
8 MUH RIFANDI √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 10
9 MUH FAJRI √ √ √ √ √ 5
10 MUHLIS √ √ √ 3
11 MUHSIN ALATAS √ √ √ √ √ √ √ √ 8
12 SYNTIA ANASTASYA √ √ √ √ √ √ 6
13 SRI DEWI √ √ √ √ √ √ √ √ √ 9
14 WAHYUDI √ √ √ √ √ 5
15 ROHADI AGUS √ √ √ √ √ √ 6
16 ABD. RAHMAN
17 ADYTIA YUDA P. √ √ √ √ √ 5
18 ABD. RAHMAN √ √ √ √ √ √ 6
19 CAHYADI √ √ √ √ √ 5
20 YULIANI N. √ √ √ √ √ √ √ 7
21 SULAIMAN √ √ √ √ √ √ 6
22 AGUNG RAMADHAN √ √ √ √ √ √ √ 7
23 M. ADITYA N. √ √ √ √ √ √ √ √ √ 9
91

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA SIKLUS I

Nama Sekolah : SMA Muhammadiyah IV Makassar


Kelas / Semester : X / II
Pertemuan : Pertama
Komponen yang diamati skor
NO Nama Siswa
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 ABD. HAMID
2 ADI SAPUTRA √ √ √ √ √ √ 6
3 ARDIAN SAPUTRA √ √ √ √ 4
4 FADIL ANUGRAH √ √ √ √ √ 5
5 FAHMI √ √ √ √ 4
6 IMRAN √ √ √ √ 4
7 IMRAN SALAM √ √ √ √ 4
8 MUH RIFANDI √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 10
9 MUH FAJRI √ √ √ √ 4
10 MUHLIS
11 MUHSIN ALATAS √ √ √ √ √ √ 6
12 SYNTIA ANASTASYA √ √ √ √ √ 5
13 SRI DEWI √ √ √ √ √ √ √ √ √ 9
14 WAHYUDI √ √ √ √ 4
15 ROHADI AGUS √ √ √ √ √ 5
16 ABD. RAHMAN
17 ADYTIA YUDA P. √ √ √ √ 4
18 ABD. RAHMAN √ √ √ √ √ 5
19 CAHYADI √ √ √ √ 4
20 YULIANI N. √ √ √ √ √ 5
21 SULAIMAN √ √ √ √ 4
22 AGUNG RAMADHAN √ √ √ √ √ √ 6
23 M. ADITYA N. √ √ √ √ √ √ \ √ 7
92

Keterangan Komponen yang diamati

1. Siswa yang hadir pada saat pembelajaran


2. Siswa yang memperhatikan pembahasan materi pelajaran
3. Siswa yang membaca lembar tugas, materi pelajaran
4. Siswa yang aktif terlibat dalam tugas
5. Siswa yang aktif terlibat dalam diskusi
6. Siswa yang aktif memperhatikan presentasi kelompok lain
7. Siswa yang mengajukan pertanyaan kepada guru
8. Siswa yang menjawab pertanyaan dari guru atau teman
9. Siswa yang membantu memberikan penjelasan kepada teman yang
membutuhkan
10. Siswa yang meminta bimbingan pada guru dalam menyelesaikan tugas
93

DATA HASIL TES EVALUASI

Nama Sekolah : SMA Muhammadiyah IV Makassar


Kelas / Semester : X / II
No Nama Siswa Tes Siklus I Tes Siklus II
1 ABD. HAMID 50
2 ADI SAPUTRA 70 75
3 ARDIAN SAPUTRA 45 60
4 FADIL ANUGRAH 55 70
5 FAHMI 55 60
6 IMRAN 60 60
7 IMRAN SALAM 50 60
8 MUH RIFANDI 95 95
9 MUH FAJRI 60 60
10 MUHLIS 50
11 MUHSIN ALATAS 65 85
12 SYNTIA ANASTASYA 60 60
13 SRI DEWI 85 90
14 WAHYUDI 55 60
15 ROHADI AGUS 60 75
16 ABD. RAHMAN

17 ADYTIA YUDA P. 55 60
18 ABD. RAHMAN 65 75
19 CAHYADI 55 60
20 YULIANI N. 60 75
21 SULAIMAN 50 70
22 AGUNG RAMADHAN 70 80
23 M. ADITYA N. 80 90
94

Gambar 1. Guru memberikan pengarahan kepada siswa

Gambar 2. Siswa memperhatikan materi yang disampaikan


95

Gambar 3. Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok kecil

Gambar 4. Guru memberi pengarahan pada siswa


96

RIWAYAT HIDUP

ANUGRAH SYAMSI S.Si, dilahirkan di Kabupaten Soppeng

01 Januari 1991, merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara,

yang merupakan buah kasih dari pasangan Drs. Syamsi Siraje

(Almarhum) dan Nuraini A.Ma.Pd Penulis menempuh jenjang

pendidikan formal pertama kali di TK Perwanida, Lapajung Kec. Lalabata Kab.

Soppeng dan tamat pada tahun 1996, kemudian melanjutkan pendidikannya ke

jenjang sekolah dasar di SD Negeri 23 Tanete, Kec. Lalabata Kabupaten

Soppeng, dan tamat pada tahun 2002, kemudian pada tahun yang sama

melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama di SMP Negeri 1

Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, dan tamat tahun 2005, dan pada tahun itu

pula penulis melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas dan di terima di SMA

Negeri 2 Watansoppeng, Kab.Soppeng dan tamat pada tahun 2008.

Selanjutnya pada tahun 2008 penulis melanjutkan pendidikan ke jenjang

perguruan tinggi yaitu pada Universitas Negeri Makassar pada Program Studi

Geografi Jurusan Geografi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

melalui jalur penerimaan mahasiswa jalur SNMPTN dan selesai di tahun 2012.

Kemudian pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan dengan

mengambil penyetaraan S1 ke dua pendidikan geografi masih pada Fakultas yang

sama.