Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN SINKOP

No. Dokumen : 445/PKM-


II/SOP-
P/…./…./2019
SOP No.Revisi : 00
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2

BLUD
PUSKESMAS dr. BAMBANG HERMANTO
PANGKALAN NIP.19790719 201001 1 010
KURAS II

1. Pengertian Sinkop adalah suatu keadaan menurunnya kesadaran akibat ketidakseimbangan


dalam sirkulasi/distribusi darah ke perifer. Adanya kekurangan darah di dalam
otak dalam waktu tertentu disebabkan oleb peningkatan alimn darah ke dalarn
pembuluh darah yang lebih besar sehingga otak akan berefek lebih dahulu akibal
kekurangan volume darah di dalam sirkulasi.
Gejala-gejala sinkop adalah ,weakness, dizzire, pucat, rasa dingin, nadi lemah
(mula-mula cepat kemudian lanbat) dan akhirnya pasien mulai kehilangan
kesadaran secara penuh
Faktor kontribulor terjadinya sinkop anrara lain nyeri, rasa takut, mual,
dehidrasi, dental offiice smell , melihat instrumen/ darah, keadaan pasien tegang,
keadaan hamil, atau menjelang menstruasi
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penanganan sinkop dalam peningkatan mutu kinerja ruang
pengobatan gigi di Puskesmas Pangkalan Kuras II
3. Kebijakan 1. SK Kepala Puskesmas Nomor ….. Tahun ….. tentang Kebijakan Jenis – jenis
Pelayanan Kesehatan
2. SK Kepala Puskesmas Nomor …. Tahun ……. tentang Penyampaian Hak dan
Kewajiban Pasien dan Keluarganya
4. Referensi 1. Eliastarn M., dkk, Tahun 1998, Penuntun Kedaduratan Medis, EGC, Jakarta
2. Indonesia Journal of Dentistry 2006; Edisi Khusus KPPIKG XIV : 169-173
3. Buku Praktisi Kardiologi, FKUI, 2014, 222-225
5. Prosedur 1. Baringkan penderita dengan posisi berbaring dengan kedua tungkai lebih
tinggi dari kepala (diangkat/diganjal)
2. Pembebasan jalan nafas dengan chin lift atau head lift
3. Longgarkan pakaia yang ketat atau bersifat restriktif seperti ikat pingganng
4. Petugas memonitoring tanda vital
5. Berikan stimulasi reflex seperti wewangian yang tajam dan kompres dingin.
6. Petugas melanjutkan prosedur penyelamtan jiwa (Basic Life Support) dan
mempertimbangkan penyebab lain sinkop apabila tidak terdapat perbaikan
6. Hal-hal yang 1. Minimalkan stress dan kecemasan pada psien/ pelanggan
perlu 2. Menggunkan sedasi yang sesuai dengan metode control nyeri
diperhatikan 3. Memberikan saran asupan makanan sebelum tindakan
4. Membaringkan pasien/pelanggan dalam posisi telentang atau semi telentang
di saat yang memungkinkan
7. Unit terkait 1. UGD
2. Farmasi
8. Dokumen 1. Buku Register
terkait 2. Rekam Medik
3. Persetujuan/ Pnolakan tindakan medis
4. Kertas Resep

9. Rekaman historis perubahan


No. Yang dirubah Isi Perubahan Tangal mulai diberlakukan