Anda di halaman 1dari 2

KEMUNGKINAN PRODUKSI

Terbatasnya sumber-sumber daya yang mampu menghasilkan berbagai macam barang


memaksa manusia untuk memilih diantara berbagai kemungkinan. Secara kuantitatif persoalan ini
dapat dijelaskan dengan mempergunakan kurva kemungkinan produksi (production possibility
curve).
Kurva kemungkinan produksi adalah kurva yang menunjukkan berbagai gabungan jumlah
barang yang dapat diproduksikan oleh suatu perekonomian. Pembahasan kurva kemungkinan
produksi berdasarkan atas asumsi berikut :
1. Barang yang dihasilkan dalam perekonomian terdiri dari dua jenis barang, misalnya :
mentega dan senjata.
2. Sumber-sumber adalah terbatas
3. Perekonomian dalam keadaan full employment, artinya semua sumber digunakan secara,
penuh, tidak ada yang menganggur.
4. Keadaan teknologi tidak mengalami perubahan, artinya tingkat teknologi. Dalam keadaan
statis/tertentu.
Seluruh sumber yang tersedia dalam perekonomian hanya dapat dipergunakan untuk
menghasilkan dua jenis barang saja, yaitu mentega dan senjata dan pada umumnya masyarakat
menghendaki kedua jenis barang tersebut.

Mentega Senjata
Kombinasi
X 1 juta kg X 1000

A 0 15

B 1 14

C 2 12

D 3 9

E 4 5

F 5 0
Bila jumlah mentega yang dihasilkan mencapai maksimum yakni 5 juta kilogram, maka senjata
tidak dapat diprodusir (0). Sebaliknya, bila semua sumber daya digunakan untuk memprodusir
senjata jumlah maksimal yang bisa dicapai 15 ribu dengan konsekuensi tidak dapat memprodusir
mentega.
Pada gambar diatas titik A dan F merupakan titik ekstrem titik A menunjukkan bahwa hanya
senjata saja yang diprodusir, sedangkan titik F menunjukkan bahwa hanya mentega saja yang
diprodusir. Asumsi adalah bahwa perekonomian dalam keadaan full employment, maka sumber-
sumber digunakan sepenuhnya dengan efisiensi penuh. B, C, D dan E menunjukkan bahwa
penambahan produksi senjata pengurangan produksi mentega.
Kurva kemungkinan produksi disebut :
1. Production Possibility Curve
2. Production Possibility Frontier
3. Production Possibility Boundary
Ketiga nama ini dipakai karena kurva tersebut menunjukkan kemungkinan-kemungkinan
kombinasi untuk melakukan produksi.
4. Transformation Curve
Disebut demikian karena kurva tersebut menggambarkan bahwa harus dilakukan penggeseran
(transformation) sumber yang semula digunakan untuk memprodusir barang yang lain, jika kita
ingin menambah salah satu jenis barang.
Konsep production possibility curve dapat dipakai memperkenalkan dan mengilustrasikan
banyak konsep penting dalam ilmu ekonomi.