Anda di halaman 1dari 5

Nama: Reni Aprilia

NIM: 180351619035

Tanggal: 25 September 2019

Offering B

JURNAL BELAJAR

1. Apa yang dipelajari? Mempelajari materi minggu lalu yakni tenaga endogen terutama seisme. Macam gelombang gempa terdiri atas:

Gelombang longitudinal/ primer yakni gelombang yang dirambatkan dari hiposentrum melalui lapisan litosfer

Gelombang transversal / sekunder yakni gelombang ynag dirambatkan bersama dengan primer wave dari hiposentrum ke segala arah di litosfer

Gelombang permukaan gelombang yang dirambatkan dari episenrum menyebar ke segala arah.

Klasifikasi gempa Berdasarkan bentuk Berdasarkan kedalaman Berdasarkan penyebabnya Berdasarkan intensitasnya
Klasifikasi gempa
Berdasarkan bentuk
Berdasarkan kedalaman
Berdasarkan penyebabnya
Berdasarkan intensitasnya
Brdasarkan jarak episentrum
episentrumnya
episentrum
Berdasarkan letk pusat
gempa
Gempa runtuhan, gempa
vulkanik, dan gempa
tektonik.
Makroseisme dan
mikroseisme
Gempa linear (Episentrum
berupa garis) dan gempa
sentral (episentrum berupa
titik)

∆= [( − ) − 1 ] × 1000 Pengukur intensitas gempa:

Skala Omari: Skala gempa menurut Omori secara umum hampir sama dengan skala kekuatan gempa yang ditulis oleh Mercalli

Skla Mercalli: Mercalli menyusun skala gempa bumi berdasarkan skala intensitas gempa. Skala Mercalli disusun dengan menggunakan angka romawi.

Skala Cancani: Perlusan dari skala Mecalli menjadi 12 oleh Adolfo Cancani pada 1902.

Skala Richter: Richter menyusun skala gempa bumi berdasarkan skala magnitudo (ukuran besarnya gempa) dengan menggunakan klasifikasi angka 0 sampai 8. Semakin besar angkanya, maka semakin besar magnitudonya.

Tenaga eksogenetik meliputi pelapukan, pengikisan, pengangkutan, dan pengendapan. Agen-agen tenaga eksogen terdiri atas sinar matahari, angin, air, gelombang laut, letser, na makhluk hidup.

Macam-macam pelapukan terdir atas pelapukan mekanik, pelapuna kimiawi dan pelapukan biologis.

Erosi merupakan proses terlepasnya partikel batuan dari induknya diakibatkan oleh air, angin, gelombang laut dan gletser.

Erosi oleh air (erosi)

gelombang laut dan gletser.  Erosi oleh air (erosi)  Erosi oleh gelombang (abrasi) yang menghasilkan
gelombang laut dan gletser.  Erosi oleh air (erosi)  Erosi oleh gelombang (abrasi) yang menghasilkan

Erosi oleh gelombang (abrasi) yang menghasilkan sea caves dan cliff

laut dan gletser.  Erosi oleh air (erosi)  Erosi oleh gelombang (abrasi) yang menghasilkan sea

Erosi oleh angin (deflasi) di area plateau menhasilkan messa dan butte

angin (deflasi) di area plateau menhasilkan messa dan butte  Erosi oleh gletser menghasilkan morena (moraine)
angin (deflasi) di area plateau menhasilkan messa dan butte  Erosi oleh gletser menghasilkan morena (moraine)

Erosi oleh gletser menghasilkan morena (moraine)

butte  Erosi oleh gletser menghasilkan morena (moraine) Mass wasting menghasilkan creep, rapid flowage,

Mass wasting menghasilkan creep, rapid flowage, landslide,dan subsidence.

oleh gletser menghasilkan morena (moraine) Mass wasting menghasilkan creep, rapid flowage, landslide,dan subsidence.

Tipe-tipe rapid flowage

Tipe-tipe rapid flowage Tipe-tipe longsor lahan Subsidence Sedimentasi menghsilkan bentuk muka bumi dunes.

Tipe-tipe longsor lahan

Tipe-tipe rapid flowage Tipe-tipe longsor lahan Subsidence Sedimentasi menghsilkan bentuk muka bumi dunes.

Subsidence

Tipe-tipe rapid flowage Tipe-tipe longsor lahan Subsidence Sedimentasi menghsilkan bentuk muka bumi dunes.

Sedimentasi menghsilkan bentuk muka bumi dunes.

2. Apa yang ditanyakan?-

2. Apa yang ditanyakan?-