Anda di halaman 1dari 2

GIAN PERDANA PUTRA

23115037

RESUME TOPIC 1 FOTOGRAMETRI DASAR

Fotogrametri adalah penggambaran suatu objek menggunakan cahaya. Fotogrametri ditemukan


oleh bangsa Arab yang sedang berkemah, disalah satu tenda terbentuk gambar objek luar, gambaran
objek tersebut terbentuk dari pantulan cahaya yang masuk melewati lubang kecil. Kemudian
seniman perancis menggunakan prinsip lubang jarum yang di temukan oleh bangsa arab tersebut
untuk menggunakan gambaran persfektif sebagai alat bantu melukis. Lalu pada tahun 1839 Louis
Daguerre dari Perancis mengembangkan film sebagai wadah pencetakan gambaran yang terbentuk
dari fotogrametri. Dan pada saat ini fotogrametri tidak menggunakan film yang sudah digantikan
oleh kamera digital.

Dalam prinsip dasar optic, cahaya dianggap melakukan perambatan melalui media seperti udara,
dimana cahaya tersebut merambat kesegala arah yang terpancar dari sumber cahaya, perambatan
kesegala arah membentuk lingkaran kosentris, perambatan ini mirip dengan perambatan gelombang
saat batu dijatuhkan ke air, dan gelombang cahaya ini pun memiliki frekuensi, amplitude, dan
Panjang gelombang masing masing. Jalur rambatan cahaya dalam garis lurus disebut dengan sinar
cahaya.

Intro kamera dan perangkat imaging lainnya, intrumen utama dalam fotogrametri ialah kamera
karena kamera digunakan untuk membuat foto yang akurat. Kamera adalah sebuah kotak kedap
cahaya dimana gambar objek luar diproyeksikan pada film, melalui lensa dan perangkat lain pada
kamera. Dalam fotogrametri kamera yang digunakan adalah kamera yang memiliki kualitas
geometris yang tinggi. Dan kamera kamera tersebut dituntut untuk dapan melakukan pengambilan
gambar dengan kecepatan tinggi, oleh karena itu kamera yang digunakan untuk fotogrametri harus
memiliki lensa yang cepat dan efisien, dan dapat berfungsi di berbagai kondisi.

Fokal plane dan fidusial mark, bidang fokal kamera merupakan suatu bidang dimana seluruh berkas
sinar difokuskan, sedangkan fidusial mark adalah tanda pada ujung ujung foto yang berfungsi
sebagai garis yang menghubungkan dua tanda fidusial mark yang berhadapan saling berpotongan

Kalibrasi kamera non metrik, kamera dapat dikalibrasi dengan beberapa metode yakni

1. Laboratory calibration
2. In Field Calibration
3. Self Calibration

Kalibrasi kamera menjadi penting karena saat kalibrasi kamera besaran besaran yang ditunjukan
oleh alat ukur di tetapkan karena pada setiap kamera tidaklah sempurna dengan dilakukannya
kalibrasi maka error yang terjadi pada kamera dapat dihitung.
Diistorsi lensa, 1. Distorsi radial, distorsi radial merupakan distorsi yang terjadi sepanjang garis radial
utama yang terjadi pada gambar

2. Distorsi tangensial merupakan pergeseran titik foto searah garis normal distorsi ini disebabkan
oleh kesalahan dalam mengatur titik pusat lensa

Bagian kamera digital

Bagian Kamera digital

▪ Pengatur iso
▪ Pentaprisma, berfungsi untuk membalikkan sinar gambar yang masuk agar
dapat dilihat pada view finder
▪ Cermin pantul, yang berfungsi untuk memantulkan gambar ke pentraprisma
▪ Tirai rana
▪ Shuttle speed
▪ Aperture
▪ Sensor kamera