Anda di halaman 1dari 12

Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk)

PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN TEMATIK


UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS III

Retno Ningtyas dan Tri Nova Hasti Yunianta


Program Studi Pendidikan Matematika-FKIP – UKSW Salatiga
e-mail: 202010022@student.uksw.edu

Wahyudi
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-FKIP – UKSW Salatiga

ABSTRAK

Bahan ajar yang sering digunakan siswa di sekolah adalah Lembar Kerja
Siswa (LKS) karena harganya yang ekonomis dan relatif terjangkau. Banyak
sekolah yang hanya menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) saja tanpa adanya
handout atau buku penunjang sebagai pegangan siswa sehingga bahan ajar yang
dapat digunakan anak belajar secara mandiri kurang dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berupa handout
pembelajaran tematik gambar seri untuk siswa sekolah dasar kelas III pada materi
keliling dan luas persegi dan persegi panjang yang valid, efektif dan praktis.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D (Research and Development).
Penelitian ini mengacu pada model desain sistem pembelajaran ADDIE, yaitu:
analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen yang
digunakan untuk memperoleh data pembuatan dan kualitas handout, yaitu: lembar
penilaian handout, lembar pendapat siswa, wawancara guru, dan pretest-postest.
Keberhasilan pembuatan produk ini ditinjau dari segi valid, efekif, dan praktis.
Hasil penelitian menyatakan: (1) valid yang ditunjukkan dalam dua aspek yaitu (a)
aspek materi yang memperoleh persentase penilaian 78,66% menunjukkan kategori
kualitatif baik (B), (b) aspek tampilan memperoleh persentase penilaian 80%
menunjukkan kategori kualitatif sangat baik (SB); (2) Efektif yang dinilai
berdasarkan (a) uji ketuntasan klasikal yang menunjukkan thitung = 5,148 dengan
taraf signifikan 5% dan dk = (n-1) = 33 diperoleh nilai ttabel = 1, 697, maka thitung >
ttabel sehingga dapat disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa melampaui KKM (b)
persentase ketuntasan postest banyak siswa yang lulus KKM sekolah yaitu
79,412% siswa; (3) Praktis yang ditentukan oleh (a) penilaian observer memperoleh
persentase penilaian 87% menunjukkan kategori kualitatif sangat baik (SB), (b)
handout memperoleh respon positif siswa dalam penggunaannya pada pembelajaran
matematika. Pembelajaran dengan menggunakan produk ini menjadi lebih
menyenangkan dan membuat siswa menjadi aktif. Produk ini selain berisi gambar-
gambar yang sesuai dengan dan tema yang berkaitan dengan lingkungan rumah juga
di dalam materi yang disajikan diberikan proses terbentuknya suatu rumus sehingga
siswa dapat belajar secara runtut tentang rumus yang diperoleh.

Kata kunci: handout, pembelajaran tematik, gambar seri

42
Scholaria, Vol. 4, No. 3, September 2014: 42-53

PENDAHULUAN bahan ajar yang digunakan guru


memberikan dampak cukup besar bagi
Proses pembelajaran di sekolah
siswa dalam memahami materi yang
selain guru yang memegang peranan
diberikan oleh guru apalagi jika
penting, keberadaan bahan ajar juga
handout tersebut dibuat oleh guru itu
sangat menunjang proses pembelajaran
sendiri karena sesuai dengan kondisi
agar terlaksana dengan baik (Prastowo,
siswa di dalam kelas. Hal tersebut
2012). Bahan ajar yang sering
karena handout merupakan salah satu
digunakan siswa di sekolah adalah
bahan ajar yang dapat dimanfaatkan
Lembar Kerja Siswa (LKS) karena
dalam pembelajaran (Setiawan, 2007).
harganya yang ekonomis dan relatif
Raharjo (2011) menyatakan fungsi
terjangkau. Banyak sekolah yang hanya
handout adalah sebagai alat bantu
menggunakan Lembar Kerja Siswa
sehingga siswa lebih memahami materi
(LKS) saja tanpa adanya handout atau
yang diajarkan.
buku penunjang sebagai pegangan
Berdasarkan hasil wawancara
siswa sehingga bahan ajar yang dapat
dengan Ibu Ike Damayanti di SD
digunakan anak belajar secara mandiri
Negeri Kutowinangun 07 pada tanggal
kurang dalam proses pembelajaran.
13 Januari 2014 dapat disimpulkan
Guru-guru di Sekolah Dasar banyak
bahwa siswa sebenarnya lebih menyu-
mengandalkan penggunaan LKS dalam
kai adanya bahan ajar dalam pembe-
pembelajaran matematika yang
lajaran yang bergambar dibandingkan
penyusunannya pun masih abstrak
Lembar Kerja Siswa (LKS) karena
terutama untuk anak usia Sekolah
hanya berisikan latihan-latihan saja
Dasar kelas III sehingga kurang efektif
tanpa adanya kegiatan-kegiatan yang
dalam pembelajaran matematika.
dapat menunjang proses pembelajaran
Berdasarkan hal tersebut dalam
di dalam kelas. Guru mereka hanya
penelitian ini akan menghasilkan bahan
memberikan penjelasan sebentar, ke-
ajar yang dapat digunakan sebagai
mudian siswa diminta untuk menger-
pegangan siswa, bahan ajar yang
jakan soal-soal di Lembar Kerja Siswa
dipilih adalah handout.
(LKS) dan diminta mencocokkan
Handout merupakan salah satu
jawaban dengan temannya. LKS yang
bahan ajar yang sangat ringkas.
digunakan sebagai pegangan utama
Handout bersumber dari beberapa
siswa berisikan pemberian rumus
literatur yang relevan terhadap
langsung tanpa adanya proses yang
kompetensi dasar dan materi pokok
menghasilkan rumus-rumus tersebut
yang diajarkan serta dapat
sehingga diperlukan bahan ajar yang
memudahkan siswa dalam mengikuti
dapat membantu siswa untuk lebih
proses pembelajaran (Prastowo, 2012).
memahami materi yang diajarkan.
Penggunaan handout sebagai salah satu

43
Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk)

Siswa cenderung menyukai bahan ajar menerangkan suatu rangkaian perkem-


yang berisikan contoh-contoh langsung bangan. Setiap seri media gambar
dalam kehidupan nyata sehingga bersambung dan selalu terdiri atas
mereka dapat lebih paham dengan apa sejumlah gambar (Rohani, 1997).
yang sedang mereka pelajari. Handout Pembelajaran Tema-
Salah satu alternatif bahan ajar tik Gambar Seri merupakan handout
yang dapat digunakan untuk menambah yang disusun dengan menerapkan
pengetahuan dan pegangan siswa model pembelajaran tematik serta
adalah handout pembelajaran tematik. gambar yang alur ceritanya saling
Pembelajaran tematik adalah pembela- berurutan (gambar seri). Pemberian
jaran yang menggunakan tema dalam gambar pada handout bertujuan agar
menyatukan beberapa mata pelajaran siswa lebih mudah memahami materi
sehingga diharapakan dapat memberi- yang disampaikan serta dapat membuat
kan pengalaman yang bermakna pada siswa tertarik dengan materi yang
siswa. Model pembelajaran tematik diajarkan. Proses pemberian materi di
melibatkan beberapa mata pelajaran dalam handout ini disusun berdasarkan
menjadi satu tema dan menggunakan proses sehingga siswa dapat menge-
konsep-konsep yang sudah diperoleh tahui proses menghasilkan rumus
peserta didik melalui pengalaman tersebut, hal ini yang membedakan
langsung serta menghubungkannya de- dengan bahan ajar yang digunakan
ngan konsep lain yang telah dipa- siswa selama ini yang berisikan
haminya. Pembelajaran tematik berfo- pemberian rumus langsung tanpa
kus pada pada tahapan yang harus adanya proses.
ditempuh siswa dalam memahami Fitriani (2013) menemukan
materi yang disampaikan serta proses bahwa pembelajaran dengan menggu-
pengembangannya dalam keterampilan nakan media gambar seri menunjukkan
(Musclich, 2011). hasil yang positif dari siswa. Izzati
Handout yang akan dikem- (2013) menemukan bahwa pembe-
bangkan dalam penelitian ini adalah lajaran dengan menggunakan bahan
handout yang mempunyai ciri khusus ajar tematik mendapatkan hasil yang
berseri dan bergambar yang membe- positif dan dapat meningkatkan akti-
dakan dengan handout yang ada selama vitas siswa. Tujuan penelitian ini
ini. Media gambar merupakan media adalah untuk mengetahui kevalidan,
yang paling umum dipakai dalam keefektifan dan kepraktisan handout
media pendidikan serta dapat dime- pembelajaran tematik gambar seri.
ngerti dan dinikmati dimana-mana
(Sadiman, 2011). Gambar seri merupa-
kan media grafis yang digunakan untuk

44
Scholaria, Vol. 4, No. 3, September 2014: 42-53

METODOLOGI PENELITIAN Tahap analysis, pada tahap ini


dilakukan analisis kurikulum, materi
Penelitian ini merupakan jenis
dan situasi. Pada analisis kurikulum
penelitian R&D adalah metode pene-
dan materi dipilih kompetensi dasar
litian yang untuk menghasilkan produk
menghitung keliling dan luas persegi
tertentu, dan menguji keefektifan pro-
dan persegi panjang. Pada analisis
duk tersebut (Sugiyono, 2010). Produk
situasi berdasarkan hasil wawancara
yang akan dihasilkan dalam penelitian
dengan guru ditemukan masalah pem-
ini berupa handout pembelajaran
belajaran matematika masih terbaatas
tematik gambar seri pada materi
pada: (1) peran aktif siswa yang belum
keliling dan luas persegi dan persegi
maksimal; (2) ketergantungan siswa
panjang untuk siswa SD kelas III.
terhadap guru dalam memahami materi
Subjek yang dalam penelitian ini
matematika, (3) belum ada bahan ajar
adalah guru dan siswa kelas III SDN
matematika untuk siswa yang menarik
Kutowinangun 07 Salatiga.
dan menyenangkan. Salah satu solusi
Model desain sistem pembela-
yang dapat dipertimbangkan dengan
jaran untuk menghasilkan handout
menggunakan handout pembelajaran
pembelajaran yang digunakan dalam
penelitian ini adalah model ADDIE.
Model ini sesuai dengan namanya,
terdiri dari lima fase atau tahap utama,
yaitu Analysis, Design, Development,
Implementation, dan Evaluation
(Pribadi, 2012).
Data dikumpulkan berdasarkan
lembar penilaian handout dan tes.
Lembar penilaian handout terdiri dari
lembar kevalidan dan kepraktisan
handout. Tes dilakukan untuk
mengetahui keefektifan penggunaan
handout dalam proses pembelajaran.

HASIL PENELITIAN
tematik gambar seri sebagai tambahan
Berdasarkan penelitian yang
(suplemen) bahan ajar siswa dalam
dilakukan, diperoleh handout pembela-
mempelajari matematika disamping
jaran tematik gambar seri dengan
penggunaan LKS (Lembar Kerja
menggunakan model desain sistem
Siswa).
pembelajaran ADDIE yang terdiri dari
lima tahap.

45
Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk)

Tahap design, pada tahap ini (2) komponen-komponen dalam


dilakukan beberapa hal yaitu: (1) handout pembelajaran tematik gambar
mengumpulkan referensi materi; (2) seri. Revisi handout berdasarkan
menyusun kerangkan handout; (3) masukan para ahli meliputi tampilan
merancang pembelajaran sesuai tujuan handout, overview materi, tata tulis
handout; (4) menyusun handout sesuai penggunaan EYD, penggunaan kalimat
kerangka dan alur pembelajaran; (5) yang efektif dan perbaikan beberapa
melengkapi unsur-unsur handout sesuai soal dalam latihan soal. Berikut over-
kerangka; (6) merancang tampilan/ view materi pada pembuatan handout
layout handout matematika. tahap awal.
Tahap development, pada tahap
ini dilakukan pembuatan handout awal, Saran dan kritik juga diberikan
valiadasi ahli dan revisi handout validator sampai handout dapat
sebelum akhirnya diimplementasikan diimplementasikan. Berikut daftar
ke siswa. Pembuatan handout awal saran dan kritik serta tindak lanjut.
meliputi: (1) berbentuk media cetak;
Saran dan Kritik Tindak Lanjut
Gambar cover atau sampul Gambar cover atau sampul lebih
sebaiknya lebih diperjelas. diperjelas dalam proses
pembuatannya.
Judul lebih dibuat simpel Mengganti judul “Lingkungan Rumah
dengan judul “Lingkungan dan Sekitarnya” dengan judul
Rumahku”. “Lingkungan Rumah”.
Perbaiki pemilihan kata pada Memperbaiki penggunaan kata “kau”
halaman tertentu, masih ada pada halaman 7 dan 8.
penggunaan kata “kau”.
Perbaiki beberapa gambar Memperbaiki letak beberapa gambar
yang terlihat tidak yang tidak proporsional.
proporsional (gambar terlihat
gemuk).
Tata tulis penggunaan EYD Memperbaiki beberapa kalimat yang
masih banyak yang perlu penulisannya tidak sesuai dengan
disempurnakan. EYD.
Saran dan Kritik Tindak Lanjut
Penggunaan rumus keliling Memperbaiki penanaman konsep
dan luas persegi dan persegi keliling dan luas persegi dan persegi
panjang tidak ditemukan, panjang dengan menggunakan
masih diberikan. Munculkan ilustrasi, serta merancang alur

46
Scholaria, Vol. 4, No. 3, September 2014: 42-53

penanaman konsep keliling penemuan rumus keliling dan luas


dan luas oleh tokoh cerita persegi dan persegi panjang dengan
melibatkan percakapan antar tokoh.
Pergunakan kalimat yang Memperbaiki penggunaan kalimat
efektif, bahasa resmi dan yang tidak efektif serta
perhatikan tanda baca. memperbaikinya dengan bahasa
resmi, memperbaiki tanda baca di
dalam penggunaan kalimat.
Penggunaan gambar yang Mengurangi penggunaan gambar yang
tidak efektif sebaiknya tidak efektif di dalam handout.
dikurangi.
Perbaiki beberapa soal dalam Memperbaiki beberapa soal dalam
cek pemahaman yang kurang cek pemahaman agar lebih jelas
jelas sehingga bisa sehingga dapat dikerjakan.
dikerjakan.

Handout yang sudah divali- validator. Berikut beberapa revisi


dasi selanjutnya direvisi sesuai saran sesuai saran validator.

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

Sebelum Revisi Sesudah Revisi

47
Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk)

Tahap implementation, pada analisis data kevalidan ang terdiri dari


tahap ini dilakukan proses penerapan aspek materi dan aspek tampilan, pada
handout akhir berdasarkan hasil aspek materi diperoleh skor rata-rata
beberapa kali revisi yang sudah adalah 59 dengan persentase 78,66%
disetujui oleh para validator. menunjukkan kategori baik sedangkan
Implementasi handout ini dilaksanakan pada aspek tampilan diperoleh skor
dalam enam kali pertemuan. Pada awal rata-rata adalah 36 dengan persentase
proses implementasi ini siswa belum 80% menunjukkan kategori sangat
terbiasa dengan bahan ajar yang baru, baik sehingga dapat disimpulkan
siswa masih kesulitan dalam handout yang dikembangkan dapat
memahami alur handout akan tetapi disimpulkan valid. Analisis data
pada pertemuan selanjutnya siswa keefektifan terdiri dari uji ketuntasan
sudah paham dan aktif dalam proses klasikal dan persentase ketuntasan
pembelajaran. siswa pada posttest. Berdasarkan uji
Tahap evaluation, pada tahap ketuntasan klasikal diperoleh nilai thitung
ini dilakukan evaluasi penggunaan = 5,134. Taraf signifikan 5% dan dk
handout yang telah disusun dan = (n-1) = 33 diperoleh nilai ttabel = 1,
diujicobakan. Hasil evaluasi handout 697, maka thitung > ttabel, berarti H0
terdiri dari analisis kevalidan, keefek- ditolak, hal ini berarti juga bahwa rata-
tifan dan kepraktisan. Berdasarkan rata hasil belajar siswa melampaui

48
Scholaria, Vol. 4, No. 3, September 2014: 42-53

KKM. Persentase ketuntasan posttest validator yaitu dibuat overview materi


siswa diperoleh 79,412% menunjukkan yang tidak diberikan rumus secara
keefektifan hasil belajar tinggi atau langsung seperti bahan ajar pada
dapat dikatakan handout efektif untuk umumnya dengan harapan anak dapat
pembelajaran matematika. Analisis menemukan rumus keliling dan luas
data kepraktisan yang terdiri dari persegi dan persegi panjang secara
penilaian observer dan respon siswa. mandiri sesuai dengan alur cerita. Pada
Berdasarkan penilaian observer alur cerita dalam setiap gambar direvisi
diperoleh skor rata-rata 43,5 dengan dengan penggabungan beberapa mata
persentase 87% menunjukkan kategori pelajaran sesuai dengan konsep
sangat baik. Respon siswa terhadap pembelajaran tematik serta diberikan
handout yang dihasilkan berdasarkan sisipan pendidikan karakter pada siswa.
lembar pendapat siswa secara keselu- Perubahan kegiatan belajar
ruhan memperoleh respon positif, dapat yang direncanakan semula hanya 4
disimpulkan handout praktis. kegiatan belajar dirubah menjadi 6
kegiatan belajar karena siswa akan
PEMBAHASAN kesulitan jika materi antara keliling
Handout yang baik adalah atau luas persegi dan persegi panjang
handout yang dapat digunakan sebagai dimasukkan menjadi 1 kegiatan belajar.
pendamping bahan ajar yang digunakan Kegiatan belajar disusun menjadi 2
guru, ditulis dengan menggunakan macam yaitu kegiatan belajar
bahasa yang baik dan mudah dime- kelompok dan mandiri dengan harapan
ngerti, disajikan secara menarik bila siswa lebih antusias mengikuti proses
perlu dilengkapi dengan gambar, isi pembelajaran. Revisi perbaikan pemi-
handout juga dapat membantu lihan kata dan penggunaan kalimat
mengaktifkan siswa dalam proses yang efektif juga dilakukan dalam
pembelajaran. Revisi pada handout pembuatan handout karena kalimat
meliputi revisi materi, penulisan yang kurang efektif akan membuat
kata,tata tulis, penggunaan kalimat siswa bingung dalam memahami alur
efektif, tanda baca dan gambar sesuai cerita di dalam handout. Berdasarkan
dengan tujuan penelitian yaitu handout hasil beberapa kali revisi materi
pembelajaran tematik gambar seri. sehingga diperoleh hasil penilaian pada
Revisi handout terkait dengan aspek materi dengan skor rata-rata
aspek materi. Pada revisi ini dimulai adalah 59 dengan persentase 78,66%
dengan perubahan handout yang dan termasuk kategori baik.
semula terlihat kaku dan masih terlihat Revisi handout terkait dengan
seperti LKS pada umumnya. Handout aspek tampilan. Pada revisi pada aspek
kemudian dirubah sesuai dengan saran ini dimulai dengan perubahan judul

49
Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk)

tampilan handout yang semula pembelajaran karena dapat menarik


“lingkungan rumah dan sekitarnya” minat belajar siswa dalam mempelajari
dipersingkat menjadi” lingkungan matematika khususnya dalam materi
rumah”. Layout sampul depan juga keliling persegi dan persegi panjang.
diperbaiki agar terlihat lebih jelas. Produk ini selain terdiri dari gambar-
Perbaikan gambar juga dilakukan pada gambar yang berwarna-warni, juga
gambar yang terlihat tidak proposional terdiri dari alur cerita yang mudah
(terlihat gemuk). Pengurangan gambar dipahami oleh anak-anak usia Sekolah
yang tidak memiliki fungsi juga Dasar kelas III. Tema dan tokoh-tokoh
dilakukan agar tampilan handout lebih yang digunakan juga dekat dengan
efektif. Berdasarkan hasil beberapa kali keseharian siswa berupa lingkungan
revisi tampilan sehingga diperoleh rumah serta kegiatan-kegiatan yang
hasil penilaian pada aspek tampilan dilakukan di dalam rumah dapat
dengan skor rata-rata adalah 36 dengan memberikan pemahaman lebih
persentase 80% dan termasuk kategori mendalam pada siswa.
sangat baik. Secara keseluruhan Materi di dalam handout ini juga
berdasarkan aspek materi dan tampilan disusun sesuai dengan pembelajaran
handout pembelajaran tematik gambar tematik yaitu mengaitkan beberapa
seri valid. matapelajaran menjadi satu di dalam
Berdasarkan hasil uji ketuntas- sebuah bahan ajar, mata pelajaran yang
an klasikal dapat dinyatakan bahwa dikaitkan adalah Bahasa Indonesia,
handout pembelajaran tematik gambar Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu
seri efektif, hal tersebut dibuktikan Pengetahuan Alam, dan Ilmu Penge-
dengan perhitungan yang memperoleh tahuan Sosial. Handout pembelajaran
nilai thitung = 5,134. Taraf signifikan tematik gambar seri ini juga dapat
5% dan dk = (n-1) = 33 diperoleh nilai membantu guru menanamkan karakter-
ttabel = 1, 697, maka thitung > ttabel, berarti karakter yang diharapkan dapat
H0 ditolak, hal ini berarti juga bahwa tertanam di dalam diri siswa. Karakter
rata-rata hasil belajar pada siswa dalam yang ingin ditanamkan kepada siswa
kelas uji coba produk melampaui melalui handout ini adalah rasa percaya
KKM. Hal ini menunjukkan bahwa diri, mandiri, kerjasama, cinta ling-
terjadi keberhasilan penggunaan hand- kungan, kebersihan, dan patuh kepada
out pembelajaran tematik gambar seri orangtua. Kegiatan-kegiatan belajar di
di dalam pembelajaran matematika dalam handout ini juga disusun dengan
untuk siswa Sekolah Dasar kelas III mengaplikasikan beberapa model pem-
pada materi keliling dan luas persegi belajaran kooperatif. Model pembe-
dan persegi panjang. Keberhasilan lajaran kooperatif yang digunakan
penggunaan produk ini di dalam proses adalah Numbered Heads Together dan

50
Scholaria, Vol. 4, No. 3, September 2014: 42-53

Talking Stick. Kegiatan belajar dengan pembelajaran. Guru memberikan siswa


mengaplikasikan beberapa model kesempatan untuk aktif dalam proses
pembelajaran tersebut dapat membuat pembelajaran serta dapat mengelola
mereka antusias dalam mengikuti kelas dengan baik dalam kegiatan
proses pembelajaran. Pada bagian kelompok maupun mandiri. Handout
refleksi diri bermanfaat untuk juga dinilai oleh observer sudah baik
meringkas materi yang sudah dipelajari dan pembelajaran tematik sudah
siswa. Handout pembelajaran tematik tercermin di dalam handout. Kegiatan
gambar seri dapat digunakan sebagai kelompok dan individu dapat
suplemen bahan ajar yang digunakan terlaksana dengan baik serta
dalam pembelajaran matematika karena memberikan hal baru pada siswa yang
telah efektif dalam proses uji coba sebelumnya belum pernah dalam
penggunaannya. proses pembelajaran menggunakan
Persentase ketuntasan 79,412% model-model pembelajaran kooperatif.
menunjukkan keefektifan hasil belajar Observer mengatakan bahwa handout
tinggi. Sebanyak 27 siswa tuntas serta yang dibuat dapat membantu siswa
7 siswa tidak tuntas dalam posttest. dalam memahami materi, gambar yang
Jumlah ini meningkat dibandingkan berwarna-warni yang membuat siswa
pada saat melihat kondisi awal yaitu lebih senang mempelajarinya, dan
dengan pemberian pretest yang hanya dapat membuat siswa lebih antusias
16 siswa tuntas. Hal ini membuktikan dalam proses pembelajaran.
bahwa pada saat kondisi awal Dari hasil lembar pendapat siswa
kemudian diberikan perlakuan dengan menunjukkan bahwa handout
handout pembelajaran tematik gambar mempunyai tampilan yang menarik dan
seri menjadikan peningkatan pemaham- menarik minat belajar matematika.
an siswa. Pengaruh dari kondisi awal Handout juga mudah dipahami dalam
kemudian dilakukan posttest untuk penggunaannya serta siswa juga
mengukur hasil belajar dan mengalami berharap dapat disusun handout
peningkatan menunjukkan bahwa pembelajaran tematik gambar seri
handout pembelajaran tematik gambar untuk materi selanjutnya. Secara
seri efektif digunakan dalam proses umum dapat disimpulkan bahwa respon
pembelajaran. siswa positif.
Berdasarkan penilaian observer Berdasarkan observasi penelitan
diperoleh skor rata-rata 43,5 dengan penggunaan handout pembelajaran
persentase 87% dan menunjukkan tematik gambar seri yang telah
kategori sangat baik. Hal ini karena dilakukan peneliti mendapatkan
guru dapat menerapkan handout beberapa hal yang dapat dijadikan
dengan baik dalam proses temuan penelitian antara lain: (1)

51
Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk)

beberapa siswa pada saat pembagian 36 dengan persentase 80%,


kelompok tidak mau bergabung dengan menunjukkan kategori sangat baik,
temannya akhirnya dapat bekerja sama sehingga dapat disimpulkan handout
menyelesaikan kegiatan yang ada di yang dikembangkan valid; (2)
dalam handout; (2) respon siswa Keefektifan pembelajaran matematika
terhadap model pembelajaran yang pada materi keliling dan luas persegi
diterapkan sangat antusias karena dan persegi panjang dengan
sebelumnya siswa belum mendapatkan menggunakan Handout Pembelajaran
model pembelajaran yang diterapkan di Tematik Gambar Seri memenuhi 2
dalam handout; (3) siswa menyukai indikator efektif, yaitu: Handout
tampilan dan gambar yang ada di Pembelajaran Tematik Gambar Seri
dalam handout pembelajaran tematik berdasarkan hasil perhitungan uji
gambar seri yang berwarna-warni ketuntasan klasikal diperoleh nilai thitung
karena sebelumnya mereka hanya = 5,134. Taraf signifikan 5% dan dk
menggunakan bahan ajar berupa LKS = (n-1) = 33 diperoleh nilai ttabel = 1,
yang hanya berupa latihan soal dengan 697, maka thitung > ttabel, berarti H0
kertas buram; (4) siswa dapat ditolak, hal ini berarti juga bahwa rata-
memahami rumus keliling dan luas rata hasil belajar siswa melampaui
persegi dan persegi panjang melalui KKM dan menunjukkan handout
proses penemuan alur cerita sehingga efektif digunakan dalam proses
siswa tidak diberi rumus secara pembelajaran. Persentase ketuntasan
langsung. 79,412% menunjukkan keefektifan
hasil belajar tinggi atau dapat dikatakan
SIMPULAN handout efektif untuk pembelajaran
Berdasarkan hasil penelitian matematika. (3) Kepraktisan penggu-
dan pembahasan yang telah diuraikan naan Handout Pembelajaran Tematik
sebelumnya maka diperoleh beberapa Gambar Seri di dalam proses pembe-
kesimpulan sebagai berikut: (1) produk lajaran berdasarkan penilaian observer
berupa Handout Pembelajaran Tematik diperoleh skor rata-rata 43,5 dengan
Gambar Seri yang dihasilkan dalam persentase 87%, menunjukkan kategori
penelitian berdasarkan penilaian sangat baik. Respon siswa juga positif
validator pada aspek materi diperoleh di dalam penggunaan handout dalam
skor rata-rata adalah 59 dengan proses pembelajaran matematika,
persentase 78,66% menunjukkan secara keseluruhan handout praktis
kategori baik. Aspek tampilan dalam penggunaannya untuk pembe-
diperoleh dengan skor rata-rata adalah lajaran matematika.

52
Scholaria, Vol. 4, No. 3, September 2014: 42-53

DAFTAR PUSTAKA
Fitriani, Dian. 2012. Peningkatan Keterampilan Bercerita dengan Media Gambar
Seri pada Siswa Kelas VII Mts Padureso. ejournal.umpwr.ac.id. Diunduh
16 Januari 2014. Pukul 08.50.
Izzati, N. 2013. Pengembangan Modul Tematik dan Inovatif Berkarakter pada
Tema Pencemaran Lingkungan untuk Siswa Kelas VII SMP.
http://journal.unnes.ac.id/vol 2 No 2 (2013). Diunduh 12 Januari 2014.
Pukul 09.15
Musclich, Mansur. 2011. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan
Kontekstual. Jakarta: Bumi Aksara
Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar. Yogyakarta: Diva
Press
Pribadi, Benny A. 2011. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat
Raharjo. 2011. Pengembangan Bahan Ajar Handout Sistem Penerima TV di SMK
Piri 1 Yogyakarta. http://eprints.uny.ac.id/10269/. Diunduh 10 Januari
2014. Pukul 10.25.
Rohani, Ahmad. 1997. Media Intruksional Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta
Sadiman, Arief S dkk. 2008. Media Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Setiawan, Denny. 2007 . Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,
dan R&D). Bandung: Alfabeta

53